Dugaan Penyalahgunaan Donasi Kemanusiaan Untuk Palestina 2023 Kota Solok Penuh Misteri

More articles

spot_img
Kota Solok, investigasi.news – Dugaan penyalahgunaan dana bantuan kemanusiaan (donasi) untuk Palestina tahun 2023, kian Senter seantaro Kota Solok.

Pasalnya hingga saat ini dana bantuan tersebut belum di salurkan oleh pihak Baznas selaku Bendahara yang diamanahkan melalui Surat Himbauan Walikota Solok Nomor Surat : 263/Kesra/XI/2023 Tentang Donasi Kemanusiaan Untuk Palestina,

BAZNAS Kota Solok ditunjuk dan di amanahkan sebagai bendahara untuk donasi/ penghimpunan bantuan untuk palestina.

kepedulian dan keprihatinan tersebut dapat kita wujudkan dalam bentuk dana yang dapat disalurkan melalui rekening yang sudah ditetapkan (rekening baznas kota solok cq. peduli palestina, BTN syariah : 200071387).

Himbauan tersebut menghimbau seluruh elemen baik itu ASN, Non ASN, BUMN, BUMD, Swasta, Perguruan Tinggi, Sekolah, Pramuka, Rumah Ibadah dan Masyarakat umum untuk peduli terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

Ketua BAZNAS Kota Solok beserta Wakil Pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kota Solok lainnya saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan penggalangan dana ke tengah-tengah masyarakat, ada yang ke toko-toko dan kunjungan langsung ke rumah-rumah masyarakat yang menitipkan bantuannya untuk Palestina melalui BAZNAS Kota Solok.

Tim yang turun dari BAZNAS Kota Solok membawa Surat Himbauan dan Izin Penggalangan dana dari Dinas Sosial nomor : 460/272/DSOS/2023 tentang penggalangan dana untuk Palestina.

Terkait dengan dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Palestina yang semakin hangat di kota Solok tersebut, pasalnya Dana bantuan tersebut diduga digunakan oleh Oknum Pimpinan Baznas untuk kepentingan individu partai politik tertentu saat Pileg tahun ini, berbagai macam tudingan dan dugaan terhadap Baznas kian beragam, ada Surat Kaleng Dari Unsur Masyarakat Badarai Kota Solok beredar luas hingga ke KPU, Bawaslu, bahkan ke Aparat Kepolisian, untuk itu demi kepastian dan kejelasan informasi yang diperoleh, Tim investigasi.news bersama Rekan media online lainnya melakukan Wawancara khusus bersama Ketua BAZNAS Kota Solok AKBP (Purn) H. Zaini, SH,

Terhadap isyu tersebut Sebelumnya Ketua Baznas mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Solok atas kerjasamanya dalam penggalangan dana tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Solok dalam penggalangan dana kemanusian untuk palestina dan juga sangat mengharapkan sekali kerja-samanya serta agar sama-sama saling mengingat kepada individu lainnya agar turut serta dalam penggalangan dana kemanusian ini , kamipun dari BAZNAS Kota Solok juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan penggalangan dana kemanusian yang terjadi di palestina,” ujar H. Zaini.

Sementara mengenai Dugaan beragam terhadap penyalahgunaan Donasi untuk Palestina tersebut, ketua Baznas dengan tegas Membantah tidak pernah melakukan hal yang di tuduhkan kepada Baznas, lagi pula kami di Baznas ini tidak ada kepentingan Politik dan tidak ada pula melakukan kampanye untuk oknum Caleg. Terangnya

Sementara mengenai Dana Donasi yang telah kami kumpulkan untuk Palestina, memang hingga saat ini donasi tersebut belum kami salurkan dan dananya masih ada di rekening, karna informasi yang kami terima terhadap semua bantuan untuk palestina saat ini sedang kacau, makanya kami menunggu waktu yang tepat, karna situasi dan kondisi saat ini untuk bantuan kepalestina belum nyaman, jelasnya.

Terhadap persoalan ini Anggota DPRD Kota Solok yang juga selaku Tim Banggar Yoserizal fraksi Solok Bersatu saat dimintai tanggapannya menyatakan. ” Sangat disayangkan bantuan dari Kota Solok untuk saudara kita di Palestina sampai saat ini belum disalurkan, sedangkan kebutuhan korban di Palestina tersebut sangat urgen. Pemerintah Daerah Kota Solok seharusnya peka terhadap kasus kemanusiaan tersebut. Jangan biarkan saudara kita di Palestina tersebut tidak hidup akibat keterlambatan bantuan, terangnya.

Yoserizal juga berharap Pemko Solok harus tegas terhadap Baznas sebagai lembaga yang menghimpun bantuan Palestina itu. Jangan biarkan bantuan tersebut tersendat, dan terkesan mencari alasan lain. Atau mungkin, isyu yang beredar, bahwa dana bantuan tersebut dimanfaatkan untuk membantu kemenangan salah satu peserta Pemilu 2024, sehingga sampai saat ini belum juga disalurkan. Maka dari itu saya berharap sekali lagi Jangan biarkan masyarakat berpikir dana tersebut dipakai untuk kepentingan politik, sebab rumor sebelumnya disorot ikut bermain politik praktis. Katanya. ( Wahyu)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img