Gubernur Mahyeldi Buka Kegiatan Operasi Bibir Sumbing Di RSUD Sawahlunto

Sawahlunto, investigasi.news-Gubernur Mahyeldi buka kegiatan operasi bibir sumbing yang diadakan pada RSUD Sawahlunto. Diprakasai oleh Ikatan Alumni SMA 1 Landbow (IASMA) Bukitinggi gelar operasi bibir sumbing di RSUD Sawahlunto, Sabtu (13/1).

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto dan RSUD Sawahlunto untuk melakukan operasi bibir sumbing terhadap 18 peserta yang berasal dari 5 Kab/Kota Sawahlunto.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengucapkan terimakasih kepada Tim Peduli Kemanusiaan IASMA 1 LANDBOW Bukittinggi. ” Yang selalu rutin tiap tahun mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing untuk masyarakat Sumbar. Sehingga keluarga dari pasien merasa senang dan terbantu. Sehingga bagi pasien dalam berkomunikasi dan kesehariannya bisa lebih baik, aktifitasnya menjadi lancar. Dan banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan, kita akan support kegiatan seperti ini, karena kegiatan ini adalah mulia. Di Indonesia warga yang operasi bibir sumbing ini sekitar 2500, di Sumatera Barat pun masih banyak,” ucapnya.

Menurut Ketua IASMA Sumbar Prof. Marlina, APt. ” Kegiatan ini adalah program sosial dari IASMA Bukitinggi melalui TPK (Tim Peduli Kemanusiaan) untuk membantu masyarakat yang ada di Propinsi Sumatera Barat yang memiliki bibir sumbing. Karena biaya dari operasi bibir sumbing ini cukup mahal maka kita berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Sawahlunto dan RSUD Sawahlunto untuk melakukan operasi ini secara gratis,” ucapnya.

Penasehat TPK dari IASMA Bukitinggi Purnawirawan Mayjen TNI Mazni Harun menyebutkan, ” Kegiatan sosial bibir sumbing ini sudah 3 (tiga) tahun dilaksanakan, pada RSUD Ahmat Muchtar Bukittinggi, RSUD Sijunjung dan sekarang di RSUD Sawahlunto. Jumlah peserta awalnya 20 orang, namun ada yang sakit 2 orang, sehingga 18 orang yang bisa mengikuti operasi bibir sumbing ini,” ujarnya.

Pejabat Walikota Sawahlunto Zefnihan sangat mengapresiasi kegiatan operasi bibir sumbing yang dibantu pendanaannya oleh IASMA 1 LANDBOW Bukittinggi. ” Semoga bermanfaat bagi pasien kedepannya. Dan makin banyak pasien bedah mulut dan gigi mendatangi Kota Sawahlunto, karena Dokter Spesialis dan fasilitas RSUD Sawahlunto sudah lengkap,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Sawahlunto Ranu Vera menginformasikan,” RSUD Sawahlunto akan membuka Poliklinik Gigi, karena sudah dilengkapi dengan fasilitas dan Dokter Spesialis 3 orang ditambah Dokter gigi umum 1 orang. Untuk masyarakat yang ada di Propinsi Sumatera Barat boleh rujukan bedah mulut dan gigi ke RSUD Sawahlunto,” pungkasnya. (pin)

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles