Terdampak Banjir Lumpur, Objek Wisata Waterboom Muarakalaban Tutup Sementara

More articles

spot_img
Sawahlunto, investigasi.news – Terdampak bencana saat hujan lebat melanda Kota Sawahlunto pada Jumat (3/5/2024) mengakibatkan banjir dan longsor di enam desa di Kecamatan hingga Sabtu (4/5/2024) dinihari lalu, terimbas pada Objek Wisata Waterboom Muarakalaban Kota tersebut.

Objek wisata Waterboom Muarakalaban Kecamatan Silungkang itu terimbas lumpur yang menggenangi kolam pemandian serta sumber air yang digunakan.wahana wisata air dikelola PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) itu.

“ sebelumnya lumpur menggenangi kolam dan saat ini sedang tahap pembersihan sisa lumpur yang ada didalam beberapa kolam” jelas Vivi salah seorang staf Waterboom Jumat (10/5/2024).

Dalam waktu dekat, sebutnya beberapa kolam akan dapat dipergunakan atau waterboom dapar beroperasi menerima kunjungan kalau kondisi memungkinkan.

Dari data sementara rekapitulasi dampak bencana yakni di Desa Silungkang Tigo tercatat longsor melanda 16 rumah, 5 ruas jalan, 1 sekolah dan 1 toko. Kemudian di Desa Silungkang Duo tercatat 19 rumah, 9 ruas jalan, 1 sekolah, 1 surau dan 1 sekolah. Desa Silungkang Oso, tercatat 18 rumah, 3 ruas jalan dan 1 kantor desa.

Setelah itu di Desa Muaro Kalaban ada 123 rumah terdampak banjir, 74 rumah terdampak longsor.Sementara di Desa Taratak Bancah, tercatat 5 rumah terdampak longsor, ditambah 10 ruas jalan.

Untuk korban, tercatat 1 orang meninggal dunia yakni terdampak tanah longsor di Desa Silungkang Oso atas nama Rini Maharani. Sementara adik dari almarhumah Rini menjadi korban luka dan sedang dirawat di RSUD M. Natsir Kota Solok. (tumpak)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img