Anjal dan Pengamen Merajalela, Pemkot Dinilai Tidak Bisa Kerja

Lubuklinggau, Investigasi.news – Keresahan masyarakat di Kota Lubuklinggau semakin memuncak akibat maraknya keberadaan anak jalanan dan pengamen di beberapa titik strategis kota. Pusat-pusat aktivitas mereka terfokus di Simpang 4 Lampu Merah Kenanga, Simpang RCA, dan Simpang Lapter, yang telah menjadi saksi bisu akan kehadiran mereka.

Tidak sedikit dari anak jalanan dan pengamen ini yang mengganggu kenyamanan warga dan pengendara saat berhenti di lampu merah. Suara gemericik musik yang kadang tidak selaras dengan irama lalu lintas menjadi pemandangan dan pengalaman yang mengganggu bagi banyak orang.

Koordinator Aliansi Pemuda Silampari Bersatu, Alam Budi Kesuma, menanggapi kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya anak jalanan dan pengamen dengan menyerukan kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Sosial untuk segera mencari solusi tepat terhadap masalah ini.

Alam menilai bahwa selama ini langkah yang diambil Pemkot Lubuklinggau hanya sebatas mengamankan anak jalanan dan pengamen tersebut, namun setelah dilepas kembali, kondisi kembali seperti semula. Tidak ada langkah konkret yang diambil untuk menertibkan keberadaan mereka, sehingga masalah ini terus berulang tanpa solusi yang memadai.

“Saya rasa masalah ini cukup klasik di Kota Lubuklinggau, setelah viral keresahan dari masyarakat kemudian mereka ini ditangkap dibawa untuk dilakukan pendataan dan setelahnya dilepas kembali. Selalu seperti itu terus-menerus tidak ada tindakan yang serius, Pemkot harusnya peka dengan masalah ini saya rasa tidak mungkin sekedar masalah kecil terkait anjal saja tidak bisa teratasi,” ungkapnya Jum’at (02/02/2024).

Masyarakat Lubuklinggau berharap agar Pemerintah Kota segera mengambil langkah-langkah yang lebih proaktif dan efektif dalam menangani masalah ini, sehingga kembali tercipta suasana kota yang nyaman dan aman bagi semua warganya. (Tim)

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles