Pembagian Sumbangan Bupati Sula Ke Desa-desa Mendapat Sorotan

More articles

spot_img

Malut, Investigasi.news Kegiatan pembagian sumbangan atau paket Ramadhan berupa sembako oleh Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus dan rombongan mendapat sorotan.

Pasalnya kegiatan yang dilakukan hampir ke semua desa di dataran pulau Sulabesi dan Mangoli tidak ada kejelasan apakah bantuan yang diterima sejumlah masyarakat desa tersebut dari pribadi Hj. Fifian Adeningsi Mus (Bupati) dan Hi. Saleh Marasabessy, atau bantuan tersebut dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Kepulauan Sula.

”Kita bingung dipertontonkan oleh berbagai media kegiatan yang disitu Bupati Sula kapasitasnya selaku pribadi, pengurus partai atau kepala daerah”, ujar Iwan Duwila, mantan Ketua Bawaslu Sula (24/3).

Jika sebagai kepala daerah maka wajar pimpinan OPD mendampingi, teman-teman parpol tidak bisa hadir dalam kegiatan tersebut, sebaliknya jika sebagai pengurus parpol maka pejabat Pemda Sula tidak bisa hadir, karena kegiatan partai politik, tegas Iwan.

“Makanya setiap kegiatan penyaluran bantuan harus jelas agendanya, agenda Pemda atau parpol”, tambah Iwan.

Kepada investigasi, Iwan Duwila menyayangkan jika seorang Kepala Daerah tidak bisa menempatkan diri, dan jika itu terjadi seharusnya banyak pihak di lingkaran Bupati mengingatkan, misalnya protokoler yang memperingatkan.

“Kehadiran Bupati, bersama teman-teman pimpinan partai politik ditengah-tengah masyarakat tentu menjadi pertanyaan, apa lagi secara bersamaan juga ada pimpinan OPD”, lanjut Iwan lagi.

Sebagai informasi tambahan, kehadiran Bupati Ningsi di desa-desa memang selain didampingi pejabat teras Pemda Sula juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan partai politik koalisi FAM-SAH, sehingga hal ini mendapat sorotan dan pertanyaan publik, karena selain menggunakan fasilitas pemda dalam mobilisasi, Ningsi juga banyak membicarakan politik (kampanye) pada setiap desa yang dikunjunginya, maklum saja sebentar lagi (November) akan ada pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Sementara itu seperti biasanya, Kadis Kominfo dan Kabag Prokopim Pemda Kab. Kepulauan Sula bungkam ketika ditanyakan persoalan ini, sampai kemudian berita ini ditayangkan.

(RL)

 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img