Beranda blog Halaman 4353

Terkonfirmasi Covid-19 Di Agam Kembali Bertambah

0

AGAM, INVESTIGASI

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Drs. Martias Wanto kembali mengumumkan perkembangkan kasus Covid-19 untuk daerah Kabupaten Agam. Sampai hari sabtu (3/7/2021) total kasus warga Kabupaten Agam terinfeksi Covid-19 mencapai 3.983 orang dengan penambahan 43 kasus terbaru.

Dimana sebanyak 43 orang warga Agam dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, sehingga total keseluruhan kasus terkonfirmasi menjadi 3.983 orang,” ujarnya.

Mereka yang menambah daftar panjang kasus positif Covid-19 tersebar di sebelas kecamatan. Dan di Kecamatan Palembayan bertambah 9 kasus, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Tilatang Kamang masing-masing 6 kasus.

Kecamatan Ampek Nagari sebanyak 5 kasus, Kecamatan Banuhampu 4 kasus. Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan IV Koto dan Kecamatan Ampek Angkek masing-masing bertambah sebanyak 3 kasus.

“Kecamatan Baso 2 kasus, Kecamatan Lubuk Basung dan Kecamatan Palupuh masing-masing bertambah 1 kasus,” sebutnya.

Sedangkan hari ini pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga bertambah 25 orang. Total pasien yang dinyatakan sembuh hingga hari ini menjadi 3.417 orang.

“Persentase kesembuhan hari ini tercatat di angka 85,78 persen,” ucapnya.

Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia juga bertambah sebanyak 1 orang, yakni warga Kecamatan Banuhampu.

Total kasus meninggal dunia menjadi 95 orang atau sekitar 2,38 persen.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu membentengi diri dari penularan virus corona dengan cara mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pihaknya mengajak masyarakat tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh.

“Pandemi Covid-19 ini tidak lagi bisa kita sepelekan, untuk itu tetap patuhui protokol kesehatan Covid-19 di setiap beraktivitas,” ujarnya.

(Daji)

Jadi Inspektur Upacara HUT ke-99 Taman Siswa, Wako Hendri Septa Berikan Apresiasi

0

PADANG, Investigasi

Pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Taman Siswa yang ke-99, Wali Kota Padang Hendri Septa didapuk menjadi inspektur upacara yang dilangsungkan di halaman Kampus Taman Siswa Padang, Sabtu pagi (3/7/2021).

Dalam sambutannya orang nomor satu di Kota Padang tersebut terlebih dahulu menyampaikan selamat atas hari jadi bagi perguruan pendidikan yang telah berusia 99 tahun tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita mengucapkan selamat HUT dan sukses selalu buat Perguruan Taman Siswa. Kita tahu usia 99 tahun merupakan usia yang cukup matang, semoga Perguruan Taman Siswa terus eksis dan mampu menjadi lokomotiv bagi dunia pendidikan khususnya di Kota Padang,” harap wako yang disambut antusias peserta upacara saat itu.

Kegiatan upacara HUT tersebut dihadiri dan diikuti Ketua Yayasan Taman Siswa Padang Irwandi Yusuf, Rektor Universita Taman Siswa (Unitas) Sepris Yonaldi beserta para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Sekolah, Alumni Unitas Lintas Angkatan serta segenap civitas akademika salah satu perguruan swasta terbaik di Padang itu.

Wako Hendri pun juga menyambut baik Perguruan Taman Siswa yang terus memiliki daya tarik bagi generasi muda Kota Padang. Sehingga banyak yang memilih pendidikannya di perguruan tinggi, SMP serta SMA dan SMK dari Yayasan Taman Siswa tersebut.

“Kita di Pemko Padang sangat mengapresiasi. Insya Allah siap bersinergi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan Perguruan Taman Siswa kepada para anak didik di Kota padang,” tuturnya.

Lebih lanjut Wako Padang itu juga mengungkapkan tentang adanya Gerakan Merdeka Belajar yang tengah digalakkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru-baru ini.

“Ternyata, seperti kita ketahui bersama, Gerakan Merdeka Belajar ini telah dimulai pertama kalinya oleh Perguruan Taman Siswa. Yaitu dimana pada zaman kolonial Belanda yang dibawakan oleh pahlawan nasional Ki Hadjar Dewantara selaku pendiri sekolah tersebut.”

“Hal itu dilakukan beliau sebagai bentuk perlawanan terhadap deskriminasi pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Nah, sekarang istilah merdeka belajar itu digunakan kembali oleh Mendikbud,” sebut wako mengisahkan.

“Saya tentu berharap, Yayasan Perguruan Taman Siswa khususnya para guru dan dosen bagaimana dapat mempolakan kembali pola merdeka belajar tersebut. Jadi ini tantangan bagi kita ke depan sesuai arahan yang telah disampaikan Kemendikbud. Kita harus sambut baik dan terapkan secara baik dan optimal tentunya,” tukasnya

Lebih jauh terkait Gerakan Merdeka Belajar sambung wali kota milenial itu, setidaknya ada empat pokok kebijakan baru Kemendikbud RI yaitu pertama Ujian Nasional (UN) akan digantikan oleh Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Kedua Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan diserahkan ke sekolah, ketiga Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan keempat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), sistem zonasi diperluas tidak termasuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Jadi pada tahun ajaran mendatang, sistem pengajaran juga akan berubah dari yang awalnya bernuansa di dalam kelas menjadi di luar kelas. Nuansa pembelajaran akan lebih nyaman, karena murid dapat berdiskusi lebih dengan guru, belajar dengan outing class, dan tidak hanya mendengarkan penjelasan guru. Tetapi lebih membentuk karakter peserta didik yang berani, mandiri, cerdik dalam bergaul, beradab, sopan, berkompetensi,” ulasnya menjelaskan.

(Rel)

Hendri Septa Apresiasi Gelaran Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang

0

PADANG, INVESTIGASI

Keberadaan ekonomi kreatif (ekraf) harus mampu menjadi penyalur bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Pasalnya, melalui ekraf diharapkan barang produksi olahan UMKM dapat ditampung dan diminati oleh konsumen. Sehingga mampu menjadi lokomotiv penggerak ekonomi masyarakat dewasa ini.

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan ekonomi kreatif dengan menghandalkan ide-ide serta pengetahuan dari sumber daya manusia (SDM) sebagai sektor produk utamanya.

Hal itu disampaikan wali kota sewaktu membuka Pekan Ekonomi Kreatif Pariwisata Kota Padang Tahun 2021 di Lantai 1 Plaza Andalas, Sabtu (3/7/2021).

Kegiatan ini digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pariwisata serta di dukung Anggota DPRD Kota Padang Dewi Susanti dan stakeholder terkait lainnya. Dalam kesempatan itu juga hadir Ketua TP-PKK Kota Padang Genny Hendri Septa.

Hendri Septa mengaku mengapresiasi da menyambut baik digelarnya Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang tersebut. Dimana kegiatan ini di samping ajang silaturrahmi juga memberikan ruang kreatif dan inovasi bagi sesama pelaku ekraf.

“Oleh sebab itu kegiatan ini diharapkan bisa menjadi akses bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang dalam pengembangan usaha masyarakat secara berkelanjutan. Semoga dengan itu dapat memantik pelaku ekonomi kreatif untuk terus berinovasi sehingga meningkatkan taraf kehidupannya. Secara khusus ekraf tentu memberikan ruang pertumbuhan sub sektor ekonomi kreatif di Kota Padang,” kata wako.

Sementara pada saat yang sama Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian menyebutkan tujuan pelaksanaan kegiatan Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang Tahun 2021 yakni memberikan peluang pasar yang sangat luas bagi pelaku ekraf untuk memasarkan produk yang dijual. Disamping itu juga memberikan ‘out put’ kepada para pelaku ekraf dalam melatih cara berkomunikasi kepada konsumen.

“Kegiatan ini kita laksanakan selama 3 (tiga) hari dimulai Sabtu hingga Senin (3-5/7/2021). Pesertanya terdiri dari sebanyak 12 kelompok merupakan pelaku ekraf UMKM di Kota Padang.

(Prokompim Pdg)

Nasib PT LBS, PT BSM, PT WWS dan Dana BDC Kembali Jadi Sorotan

0
nasib
Sawahlunto. Investigasi.news-Tak jelasnya nasib Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dikota Sawahlunto, dipertanyakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota ini pada Rapat paripurna tentang laporan pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2020.

Juru bicara PPP, Demokrat dan Perindo Iwan Kurniawan pada rapat paripurna dewan yang dipimpin ketua Eka wahyu, Wakil Ketua Jaswandi dan Elfia Rita Dewi mempertanyakan status BUMD, PT Lembu Betina Subur (LBS).PT Bumi Sawahlunto Mandiri (BSM), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS).

“ fraksi kami ingin mengetahui status BUMD yang ada dikota Sawahlunto. Dan ada tindakan dari pemerintah daerah terhadap BUMD yang tidak produktif lagi” sorot Iwan pada paripurna yang dihadiri Wali Kota Sawahlunto Deri Asta dan kepala OPD dikota ini.

Dikesempatan itu, Iwan Kurniawan juga meminta kejelasan data dana bergulir Bussines Development Center (BDC). “ fraksi ingin mengetahui data dana bergulir BDC dan data dana bergulir untuk tahun 2020 yang diberikan kepada masyarakat” kata Iwan minta penjelasan.

Gelinding dana BUMD yang puluhan milyar dikucurkan ini sebelumnya pernah menjadi bola panas. Bahkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Sawahlunto tahun 2015-2016 pernah mencuat.

Pemerintah Kota Sawahlunto memiliki empat BUMD yaitu PT LBS, PT BSM, PDAM dan PT WWS. Empat perusahaan daerah tersebut saat ini tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, juga tengah mengalami masalah dengan keuangan dan operasional.

(T.Ab)

Hari Pertama PPKM Darurat, Kapolri Tinjau Penyekatan Hingga Vaksinasi Massal

0

JAKARTA, INVESTIGASI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito melakukan peninjauan empat titik di wilayah DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan PPKM Darurat hari pertama berlangsung dengan baik.

Mereka melakukan peninjauan di hari pertama PPKM Darurat ini mulai dari pelaksanaan vaksinasi massal, PPKM Mikro hingga posko penyekatan.

Tinjauan pertama menuju ke proses vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Sigit memberikan motivasi kepada para petugas yang terdiri dari TNI-Polri serta Petugas Dinas Kesehatan dan Relawan.

“Target yang dicapai sekitar 20.000 vaksinasi yang akan dilakukan di GBK dengan melibatkan personel TNI maupun Polri. Ada 320 orang yang tergabung dalam 80 tim vaksinator,” kata Sigit dalam rangkaian tinjauannya di hari pertama PPKM Darurat.

Tinjauan kedua yakni, pelaksanan vaksinasi di Kantor RW 02 Pasar Rajawali, Pademangan, Jakarta Utara. Disana ditargetkan terhadap 400 orang yang divaksinasi.

“Kami mengerti para tenaga kesehatan dilapangan merasa lelah, capek, namun kami tetap semangat untuk memberantas virus Covid-19 ini. Tetap semangat serta tetap rutin mengkonsumsi vitamin demi menjaga kondisi kesehatan kita ditengah situasi yang padat ini,” ujar Hadi.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju, pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah Tegal Alur, Jakarta Barat. Pada kesempatan itu, Sigit melihat langsung kesiapan petugas, kelengkapan alat kesehatan dan tenaga kesehatan dalam menangani pasien.

“Babinsa dan Bhabinkamtibas agar tetap menjaga sinergitas yang telah terjalin dan memperkuat PPKM Mikro yang ada di wilayah Tegal Alur, tetap memakai masker saat melaksanakan kegiatan meskipun sudah melaksanakan vaksin,” ucap eks Kapolda Banten tersebut.

Kunjungan terakhir yakni, melihat secara langsung proses penyekatan untuk membatasi pergerakan dan mengendalikan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat di Kalideres, Jakarta Barat.

Terkait penyekatan itu, Sigit mengimbau kepada petugas untuk melakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat pelaksanaannya.

“Anggota yang bertugas dilapangan agar diberikan juga pengetahuan mengenai PPKM Darurat ini sehingga tidak terjadi kekeliruan antara masyarakat dengan petugas yang ada dilapangan,” tutur mantan Kabareskrim Polri ini.

Korlantas Polri menyekat 407 lokasi saat pelaksanaan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Dalam hal ini, Korlantas, membagi penyekatan menjadi wilayah-wilayah pembatasan mobilitas dan pengendalian mobilitas.

(Rel)

Ketua DPD RI Minta Masyarakat Patuhi Aturan PPKM Darurat

0

JAKARTA, INVESTIGASI

Mulai Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli mendatang, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak masyarakat mendukung upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan mematuhi aturan selama PPKM Darurat.

Penerapan PPKM Darurat mencakup 48 Kabupaten/Kota dengan nilai Assessment 4, serta 74 Kabupaten/Kota dengan nilai Assessment 3 di seluruh Pulau Jawa dan Bali.

“Kebijakan PPKM Darurat harus dibarengi dengan partisipasi warga, sebab target pemerintah menurunkan penambahan kasus Corona akan sulit tercapai apabila masyarakat abai. Maka saya mengimbau, mohon kiranya kepada masyarakat di Pulau Jawa dan Bali untuk mematuhi segala aturan selama PPKM Darurat,” tutur LaNyalla, Sabtu (3/7/2021).

Senator asal Jawa Timur ini mengingatkan, siapapun yang melanggar PPKM Darurat dengan menimbulkan kerumunan bisa dipidana dengan pasal di KUHP, UU Kekarantinaan Kesehatan, dan UU tentang Wabah Penyakit Menular.

Ada sejumlah aturan yang diterapkan selama PPKM Darurat, seperti kebijakan 100% work from home (WFH) bagi perkantoran maupun perusahaan di luar sektor esensial dan kritikal. Hanya dua sektor tersebut yang diperbolehkan menerapkan kebijakan work from office (WFO), dengan aturan yang ketat.

Sektor esensial itu mencakup bidang keuangan, teknologi informasi, perbankan. Bidang komunikasi, perhotelan, penanganan karantina, hingga industri yang berorientasi ekspor juga masuk dalam kategori sektor tersebut.

Sementara sektor kritikal itu dari bidang energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman, petrokimia, semen, hingga objek vital nasional, strategis nasional, utilitas dasar listrik dan air serta pemenuhan pokok masyarakat.

“Maka penting sekali bagi perusahaan dan perkantoran di sektor esensial dan kritikal memberikan surat tugas bagi pegawainya yang harus bekerja di kantor. Dengan demikian, petugas akan memberikan izin bagi pegawai baik saat di perjalanan, maupun ketika sedang beraktivitas dalam pekerjaannya,” kata LaNyalla.

Ditambahkannya, PPKM Darurat juga mengatur agar pembelajaran dilakukan dengan sistem online. Tidak itu saja, aturan perjalanan keluar kota yang semakin ketat, termasuk dengan menunjukkan surat vaksin bagi penumpang dengan bukti dokumen bebas Covid (PCR atau antigen dengan hasil negatif).

“Satgas Covid-19 juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2021 yang mengatur ketentuan perjalanan di dalam negeri selama PPKM Darurat. Mulai dari pengetatan protokol kesehatan, sampai pelarangan melakukan percakapan serta makan dan minum selama perjalanan,” urainya.

PPKM Darurat pun membatasi mobilitas masyarakat. Korlantas Polri menyiapkan 407 posko penyekatan mobilitas warga di Jawa dan Bali.

Bahkan Polda Metro Jaya menutup akses keluar-masuk ibu kota, DKI Jakarta, sehingga masyarakat dilarang melakukan mobilitas di luar kegiatan yang diizinkan satgas Covid-19 di masa PPKM Darurat.

“Ada 63 titik penjagaan di sejumlah ruas jalan ke Jakarta, mulai dari ruas jalan dalam kota, jalan tol, sampai perbatasan menuju Jakarta. Polisi akan memantau mobilitas warga selama PPKM Darurat dengan melakukan penyekatan, termasuk di tol dalam kota,” terang LaNyalla.

Jam operasional transportasi umum juga menjadi lebih pendek dengan penumpang yang semakin terbatas. Untuk itu LaNyalla meminta kepada warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, untuk betul-betul memperhatikan jadwal operasional transportasi umum.

Selain itu, mal dan pusat perbelanjaan harus ditutup selama PPKM Darurat berlangsung.

LaNyalla menyadari akan banyak sektor usaha yang terdampak akibat kebijakan ini, namun ia berharap para pengusaha tetap bisa berinovatif agar usahanya tetap berjalan saat PPKM Darurat diberlakukan.

“Toko-toko bisa berkreasi dalam menjalankan usaha atau penjualannya. Misalnya dengan melakukan penawaran melalui sistem online, sehingga walaupun secara fisik toko tutup, tapi proses perdanganan masih tetap bisa dilakukan. Dengan demikian, pegawai juga masih bisa mencari nafkah dan tidak perlu mengalami pemutusan hubungan kerja,” imbaunya.

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari masih diperbolehkan buka, namun dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen). Untuk apotik dan toko obat bisa buka full selama 24 jam.

PPKM juga masih mengizinkan restoran atau tempat makan untuk buka, namun tidak boleh makan di tempat (dine in). Restoran harus menerapkan sistem take away atau delivery kepada pelanggan.

“Saya rasa sistem delivery ini akan membantu pekerja yang mengandalkan pemasukan harian untuk mencari nafkah, seperti driver ojek online,” sebut LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI tersebut pun meminta masyarakat memaklumi aturan PPKM Darurat yang mewajibkan tempat ibadah, area publik, taman, dan tempat wisata ditutup. Begitu juga terhadap kegiatan sosial, seni/budaya, dan olahraga.

“Dengan ditutupnya tempat ibadah, bukan berarti kita tidak bisa menjalankan kewajiban ibadah karena kita masih bisa melakukannya dari rumah. Perlu diingat, kebijakan ini dibuat untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 yang saat ini kondisinya cukup parah,” ujarnya.

“Saya juga mengingatkan kepada kepala daerah untuk melarang setiap bentuk aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan. Peran perangkat desa sangat penting untuk memantau dan memberi pembinaan kepada warganya,” tambah LaNyalla.

Tak hanya itu, peran keluarga sebagai kelompok lingkungan terkecil juga tidak kalah pentingnya. Menurut LaNyalla, setiap anggota keluarga harus saling mengingatkan agar aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah selama masa PPKM Darurat.

“Peran orang tua untuk menjaga seluruh anggota keluarga dari ancaman penularan Covid-19 yang semakin meningkat sangat penting. Anak juga harus mengingatkan orang tua untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Mari kita sama-sama menjaga diri, menjaga keluarga, dan lingkungan dari ancaman virus Corona,” tutup alumnus Universitas Brawijaya tersebut.

(Rel)

CPNS di Kanwil Kemenkumham Sumbar Dijatah 240 Orang

0

PADANG, INVESTIGASI

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Sumbar) untuk tahun 2021 ini mendapatkan kuota sebanyak 240 orang dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham RI 2021.

“Kemenkumham RI kembali memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dengan insan pengayoman. Tahun 2021 ini Sumbar mendapatkan kuota sebanyak 240 orang,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar, R Andika Dwi Prasetya, di Padang.

Dia mengatakan kuota 240 orang itu dibuka untuk dua formasi yakni penjaga tahanan sebanyak 239 orang. Sedangkan sisanya adalah pemeriksa keimigrasian bagi tamatan SLTA sederajat.

Ditambahkan Kakanwil, pendaftaran CPNS Kemenkumham tersebut telah dibuka dari 30 Juni hingga 21 Juli 2021.
“Kami mengimbau putra-putri terbaik di Sumbar agar bergabung bersama Kemenkumham RI untuk mengabdikan diri,” katanya.

Andika juga menyatakan bahwa pendaftaran CPNS 2021 gratis tanpa dipungut biaya apapun. Sehingga pendaftar diimbau tidak memberikan imbalan dalam bentuk apapun jika ada yang meminta terkait pendaftaran. Dia juga mengingatkan kepada para pendaftar agar berhati-hati pada aksi-aksi penipuan dengan iming-iming bisa meluluskan jadi CPNS.
“Jika ada yang menjanjikan bisa membuat lulus jangan dihiraukan, karena seleksi dilakukan secara terbuka dan pengawasan yang ketat,” katanya.

Terakhir, Andika menegaskan bahwa kelulusan ditentukan oleh diri melalui tes, ujian, dan tahapan lainnya dalam penerimaan CPNS.

SELEKSI DILAKUKAN SECARA TERBUKA DAN PENGAWASAN KETAT

(Rel)

Rekap Transfer Liga Spanyol: Lionel Messi Habis Kontrak Bersama Barcelona

0

Jakarta, Investigasi

Lionel Messi telah meninggalkan Barcelona dan menjadi pengangguran. Ini adalah kalimat yang tidak akan pernah ingin dibaca oleh para penggemar Barca, tetapi itu adalah kebenarannya.

Per Kamis, 1 Juli 2021, kontrak Lionel Messi dengan Barcelona, klub yang telah ia bela sejak masih jadi remaja jerawatan itu telah berakhir. Megabintang asal Argentina itupun kini tak memiliki klub.

Tapi tenang, bukan berarti La Pulga tak bisa kembali membela Barcelona. Manajemen The Catalan Giants tetap yakin bahwa Messi akan memperbarui kontraknya dengan klub dan melanjutkan untuk dua musim lagi, walaupun situasinya jauh dari ideal.

Lionel Messi berusia 34 tahun pada minggu lalu, dan mungkin sudah melewati masa-masa jayanya. Akan tetapi, ia masih dianggap sebagai satu dari beberapa pemain terbaik di dunia saat ini.

Argentina saat ini berada di Copa America, dan Lionel Messi masih jadi pemimpin timnya. Ia telah mencetak tiga gol dan menyumbangkan dua assist dalam empat penampilan sejauh ini. Bersama Barcelona musim lalu, ia mencetak 30 gol dan menyumbang sebelas assist dalam 35 penampilan.

Rival Barcelona, Real Madrid, juga sudah mendapatkan rekrutan anyar. Dia adalah David Alaba, bek serbabisa yang didatangkan secara gratis.

David Alaba bermain terakhir kali untuk Bayern Munchen. Kebersamaannya berakhir per 2021, dan Real Madrid yang telah dipastikan kehilangan Sergio Ramos pun merekrut kapten Timnas Austria di Euro 2020 itu secara cuma-cuma.

Seperti diketahui, Sergio Ramos sudah bukan menjadi pemain Real Madrid untuk musim 2021/2022. Kabarnya, ia meminta perpanjangan kontrak dua tahun, namun manajemen Los Blancos menolak permintaan tersebut.

Real Madrid terbilang pasif pada periode bursa transfer musim panas 2021. Krisis finansial membuat mereka sulit bermanuver.

Sejumlah pemain pinjaman seperti Martin Odegaard dan Brahim Diaz serta Dani Ceballos akan kembali, dan berbekal pemain yang ada seperti Raphael Varane dan Karim Benzema, Real Madrid diharapkan mampu meraih trofi La Liga musim depan.

Gareth Bale juga sepertinya akan tetap berada di Real Madrid. Musim lalu, ia bermain untuk Tottenham Hotspur dan perlahan mulai menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya di sana.

Sumber: bola.com

Pulau Pasumpahan, Salah Satu Destinasi Wisata Yang Ada di Kota Padang

0

Padang, Investigasi

Kota Padang memiliki deretan pulau kecil yang indah nan eksotis, salah satunya yang tak boleh Anda lewatkan adalah Pulau Pasumpahan. Pulau Pasumpahan merupakan satu dari 11 gugusan pulau yang ada di perairan depan Kota Padang. Pulau satu ini terletak di perairan Bungus Teluk Kabung dan memiliki luas sekitar 5 hektar.

Sebelumnya, Pulau Pasumpahan mungkin belum begitu populer, namun sekarang banyak diminati wisatawan karena memiliki pasir putih yang halus dan air laut yang relatif masih jernih juga pemandangan alamnya yang indah.

Untuk menyeberang menuju Pulau Pasumpahan, Anda bisa melalui dua titik, yakni melalui Sungai Pisang atau Pelabuhan Teluk Bungus.

Dari pusat Kota Padang ke Pelabuhan Teluk Bungus berjarak hanya 18,6 km. Sementara ke Sungai Pisang lumayan jauh 32,9 km. Namun jika bertolak dari Sungai Pisang penyeberangan lebih cepat dari Pelabuhan Teluk Bungus. Karena jarak dermaga di Sungai Pisang Pulau Pasumpahan lebih dekat dibanding dari Pelabuhan Teluk Bungus.

Setelah menginjakkan kaki di Pulau Pasumpahan, fasilitas yang ada di tempat tersebut terbilang lengkap. Anda bisa menemukan berbagai warung milik warga setempat yang menjual makanan dan minuman dengan harga cukup terjangkau. Selain itu, di Pulau Pasumpahan juga tersedia penginapan bagi Anda yang hendak bermalam.

Pulau Pasumpahan awalnya dikenal sebagai pulau yang tak berpenghuni, namun karena lama-kelamaan dikenal memiliki potensi wisata yang memikat, pulau satu ini pun mulai dikelola oleh masyarakat setempat. Dari yang awalnya hampir tak ada penginapan di Pulau Pasumpahan, kini sudah terdapat beberapa cottage atau pondokan dan diperkirakaan akan terus bertambah.

Selain menyewa penginapan juga bebas mendirikan tenda sendiri untuk berkemah di tepi pantai. Jika tidak membawa tenda, Anda dapat menyewa tenda yang disediakan oleh pihak pengelola dengan biaya sewa cukup terjangkau.

Sumber: pariwisata.padang.go.id

Ikuti Rakor Akselerasi Vaksinasi Covid-19 Bersama Wagub Sumbar, Bupati Agam Sampaikan Capaian Target

0

AGAM, INVESTIGASI

Masih rendahnya cakupan vaksinasi di Sumatera Barat, maka diperlukan upaya yang lebih keras, khususnya dari kabupaten kota yang persentase capaian masih rendah.

Untu mencapai hal tersebut Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM didampingi Sekretaris Daerah, Drs. Martias Wanto, MM mengikuti rapat koordinasi akselerasi vaksinasi Covid-19 bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng, Jumat (2/7/2021).

Rapat koordinasi yang berlangsung secara virtual itu juga diikuti bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, Sekretaris Daerah se-Sumatera Barat, dan jajaran OPD.

Dalam rapat itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan, pada tangga 16 hingga 30 Juni 2021 lalu, Provinsi Sumatera Barat menggelar gebyar vaksinasi Covid-19.

Dikatakan, posisi awal cakupan angka vaksinasi sebelum gebyar vaksinasi berada di angka 23 persen. Saat ini angka cakupan vaksinasi naik menjadi 33,9 persen.

“Artinya dalam 15 hari kita bisa menambah angka cakupan sebesar 10 persen, namun secara nasional kita masih di nomor 2 terbawah,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, terhitung 1 Juli 2021, vaksinasi Covid-19 di Sumatera Barat sudah menyasar kelompok masyarakat berisiko atau vaksinasi tahap 3.

Disebutkan, pada tahap 1 dan 2, Sumatera Barat masih belum mencapai target persentase sebesar 10 persen.

“Pada tahap ketiga ini sasaran sebanyak 1,3 juta jiwa, mudahan-mudahan dengan gebyar vaksinasi bisa mencapai target nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng menuturkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya perlu dievaluasi. Wagub menginstruksikan kepala daerah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Saat ini persentase pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berada di posisi dua terbawah secara nasional, kedepan kita menargetkan persentase itu meningkat,” kata wagub.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM saat menyampaikan laporan vaksinasi Covid-19 mengatakan sejumlah upaya percepatan telah dilakukan. Disebutkan, pada vaksinasi Covid-19 tahap I, Kabupaten Agam berhasil mencapai target 95 persen cakupan sasaran.

“Untuk tahap satu vaksinasi terhadap tenaga kesehatan mencapai angka 95 persen, pada tahap 2 persentase 86 persen,” sebutnya.

Disampaikan bupati, pihaknya menemukan sejumlah kendala dalam proses vaksinasi Covid-19 di daerahnya, seperti belum tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

“Namun kami di Kabupaten Agam akan terus berupaya agar vaksinasi Covid-19 bisa berjalan sesuai target cakupan,” ujarnya.

(Daji)