Beranda blog Halaman 4920

Wako Solok Dan Mendagri Launching Sinergitas Pengelolaan MPC

0

Kota Solok.Investigasi.News

Walikota Solok H.Zul Elfian Umar didampingi Inspektur kota Solok,Kanfilka, secara virtual mengikuti launching sinergitas pengelolaan bersama Monitoring Centre Prevention (MCP), Selasa,31 Agustus 2021, di E-Gov Monitoring Room Balaikota Solok.

Sinergitas pengelolaan bersama MPC, merupakan sebuah program yang dikemas Kemendagri untuk mendorong Pemerintah Daerah, agar dapat melakukan transformasi nilai dan praktek, sehingga tercipta tata kelola Pemerintah Daerah yang baik.

Kegiatan ynag dilaksanakan secara Vicon tersebut, juga menghubungkan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Firli Bahuri, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, Muhammad Yusuf Ateh, Gubernur, Bupati dan walikota se-Indonesia.

Dalam paparannya itu, Mendagri Tito Carnavian mengatakan, secara umum penegak hukum atau pengawas keuangan sering menemukan sebuah kelalaian dari perencanaan dan penganggaran yang kurang tepat, serta beberapa program yang kurang sesuai dan maksimal, dan diharapkannya, program dikemasnya itu, dapat menjadi acuan dan mengatasi kelalaian yang terjadi.

Untuk mendorong apa yang telah diupayakannya tersebut, Mendagri meminta seluruh kepala daerah untuk
menguatkan Inspektorat yang ada, dengan melakukan perencanaan yang matang dan kuat, sehingga tupoksi yang dijalankannya selaku badan pengawas dapat berjalan dengan baik dan terarah.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mengapresiasi inovasi yang dilahirkan oleh Kemendagri tersebut, dan dikatakannya, MCP merupakan salah satu cara menyelamatkan NKRI dari praktek-praktek korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

” Inovasi ini adalah salah satu cara untuk menghindari korupsi, dan sistim yang ada dari inovasi itu, akan menutup celah celah atau ruang masuk bagi oknum yang keranjingan melakukan praktek Korupsi ” ujar Firli Bahuri.

Pada kesempatan lain, Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan RI, memperkuat paparan yang disampaikan itu, dan dikatakannya, tindakan kecurangan (Fraud) merupakan suatu tindakan illegal yang ditandai dengan penipuan, penyembunyian atau pelanggaran kepercayaan.

“Salah satu risiko utama yang menghambat pencapaian tujuan adalah risiko Fraud. Oleh karena itu, manajemen perlu mengidentifikasi dan mengimplementasikan mitigasi risiko fraud. Adapun area intervensi MCP ialah perencanaan, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu pintu atau perizinan, kapabilitas APIP, manajemen ASN, serta Optimalisasi pendapatan.

(Gia Wiranda)

Webiner, Gubernur Ingatkan Pelajar Selektif Gunakan Media Sosial

0

Bengkulu, Investigasi.News

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Drs. Eri Yulian Hidayat menghadiri webinar bersama Siswa-Siswi SMA/SMK se-Provinsi Bengkulu dengan tema ‘Tetap Berprestasi di Masa Pandemi COVID-19″, yang dilakukan secara virtual, di Gedung Daerah Bengkulu, Kemaren

Dalam amanatnya, Gubernur Rohidin mengingatkan agar para pelajar dapat selektif dalam menggunakan media sosial.

Peraih predikat lulusan tercepat dan terbaik di UGM dan ITB ini meminta pelajar dapat fokus pada ilmu pengetahuan yang dipelajari melalui sarana media sosial.

Sebab menurutnya, jika sudah di dalam dunia maya seharusnya kitalah yang menentukan apa yang akan kita lihat dan kita pelajari.

“Anak-anak ku sekalian, pergunakanlah media sosial itu secara sehat dan jadilah pengguna internet yang produktif,” amanat Gubernur Rohidin, melalui video conference.

Selain itu, kata Gubernur, dengan era digital ini semua informasi dapat diakses tapi harus lebih cerdas memanfaatkannya, sehingga dapat mengasah kemampuan inovasi dan kreatifitas.

“Ini yang harus betul-betul diasah, kemampuan inovasi dan kreatifitas dengan memanfaatkan kesempatan yang ada di internet dan tentu anak-anak muda harus cerdas untuk memanfaatkannya”, ujarnya.

Gubernur Rohidin juga mengingatkan untuk tetap semangat, tidak mengeluh dan jangan menyalahkan keadaan. Karena menurutnya di masa pandemi ini keluhan semua orang sama.

“Karena keluhan dan menyalahkan keadaan tidak akan berubah. Maka yang akan menjadi pemenangnya nanti adalah orang yang bisa ‘survive’ yang bisa menghadapi dan sukses menghadapi keadaan sulit ini,” tegasnya.

Di samping itu, Gubernur Rohidin juga meminta dewan guru dapat memanfaatkan era digital dalam kondisi Pandemi COVID-19 ini, agar bermusyawarah untuk membahas materi dan teknik-teknik pembelajaran, karena di masa pandemi ini kegiatan belajar dan mengajar melalui virtual.

Webinar ini diikuti seluruh SMK dan SMA se-Provinsi Bengkulu yang juga menghadirkan narasumber dari akademisi UNIB. (R)

Peduli Lingkungan, DPUPR Kota Padang Melalui Bidang SDA Lakukan Penggalian Sendimen Di Purus IV

0

Padang, Investigasi.news

Pekerjaan Penggalian sedimen pada saluran drainase oleh Dinas PUPR Kota Padang, melalui bidang sumber Daya Air dibawah komando Nico Lesmana, ST, MT selaku kepala bidang. di jalan Puri IV Kecamamatan Purus mendapat apresiasi dari masyarakat.

Aksi Peduli lingkungan yang dilakukan oleh dinas PUPR Kota Padang merupakan program kerja untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas banjir. Seperti halnya pada penggalian sendimentasi di Purus IV.

Dikatakan Ujang pada media ini, Selasa (31/08) secara pribadi saya sangat berterimakasih atas penggalian sendimen oleh PUPR Padang.

“Ini juga harapan warga, biasanya saat hujan datang, jalan disini sudah tergenang air, dengan dilakukan pekerjaan ini tentu saja telah mewujudkan harapan masyarakat, sebab telah lama kami berharap drainase ini dibersihkan”. Ucap Ujang.

Disamping itu, Ujang juga berharap pekerjaan penggalian sendimen ini cepat selesai, karena sekarang musim hujan, jadi kekhawatiran kami atas terjadi genangan air dapat teratasi.

“Kami sangat mendukung pekerjaan ini, karena untuk kepentingan warga sekitar Purus IV juga”, tambah Ujang.

Senada dengan Ujang, Pen juga berharap kepada warga setempat, agar menjaga kebersihan, jangan membuang sampah ke dalam drainase, karena nanti akibatnya terhadap kita juga”, tuturnya.

Tim

Pemugaran Situs Cagar Budaya ‘Kerkhof’ Kota Sawahlunto Dilanjutkan

0

Sawahlunto, Investigasi.news

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat melanjutkan pemugaran situs kuburan Belanda (Kerkhof) tahap ketiga di kawasan Lubang Panjang Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Sejak tahun 2018 hingga 2019, telah dilakukan pemugaran terhadap 60 bangunan, tersisa 34 bangunan yang harus dipugar yang dilaksanakan tahun ini .

Kepala Bidang Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto Rahmad Gino Sea Games mengutarakan pemugaran Kerkhof tahap ketiga.

Pada tahun 2018, sebutnya tahap pertama pemugaran pada 12 bangunan makam di bagian muka dan pengedaman mengelilingi situs sebagai perkuatan tanah situs agar tidak terjadi kelongsoran. Sedangkan tahap kedua tahun 2019 lalu dengan objek 48 bangunan makam

“ untuk tahap ketiga dengan 34 makam dan bangunan tahun ini dilaksanakan rekanan CV Andesta Jaya dengan nilai kontrak Rp713 juta dengan konsultan pengawas RAE Consultant” kata Gino Selasa (31/8/2021)

Dia menerangkan situs kuburan Belanda di Lubang Panjang menjadi salah satu situs cagar budaya zona inti kawasan cagar budaya nasional kota lama. Tercatat ada 94 unit bangunan kuburan yang dilengkapi dengan nisan serta bangunan pelengkap lainnya

“ dengan dilakukan pemugaran ini telah mengalami tiga kali tahapan pemugaran dan 94 unit bangunan yang ada sudah mengalami pemugaran” pungkasnya.(T.Ab)

Pemkab “Basilengah”, Masyarakat Gelar Aksi Sejuta Coin Untuk Atlet PON Kab.Solok

0
Masyarakat

Kab Solok. Investigasi.News

Dengan segala keterbatasan melihat serta mengetahui Kondisi Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kabupaten Solok yang sengaja diabaikan oleh Pemerintah daerah dan terkesan Dendam Politik Pemilu masih ada, bahkan Kondisi Keuangan terkini sangat memperhatinkan, Pada hal semua orang tau dana Hibah untuk KONI Kabupaten Solok telah tersedia namun hingga kini tidak kunjung dicairkan oleh Pemerintah, akhirnya mengingat PON ke 20 akan digelar membuat Masyarakat Peduli olah Raga Kabupaten Solok menggelar Aksi Sosial mengumpulkan sumbangan para Donatur dan berbagai elemen masyarakat untuk bekal para Atlet dengan judul aksi “Sejuta Coin Untuk Atlet PON Kabupaten Solok 2021.”

Yuslir Mak Itam Wartawan Senior yang juga Tokoh Masyarakat Kayu Aro ikut turun kelapangan menggelar aksi Sejuta Coin tersebut, “ Demi Olah Raga dan Demi Nama Baik Kabupaten Solok Saya selaku masyarakat Kabupaten Solok berharap kepada semua masyarakat mari bersama kita galang dana untuk atlet olah raga kita ini yang akan bertanding di kejuaraan Pekan Olah Raga Nasional Di Papua, Walaupun Pemerintah Kabupaten Solok di Rezim ini Tidak Peduli Olah Raga tapi Kita sebagai Masyarakat Kabupaten Solok selalu ada untuk Generasi Muda Olah Raga, Tegasnya.

Kini nasib atlet-atlet dan pelatih Kabupaten Solok yang akan mewakili Sumbar di helatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua, tanggal 2-15 Oktober 2021 tidak mendapat apresiasi dan dukungan dari Pemkab Solok. Di saat sejumlah daerah di Sumbar telah melepas dan memberi dukungan moril dan materil, para atlet Kabupaten Solok yang akan mewakili “Tuah Sakato” di alek olahraga terbesar di Indonesia itu, seperti “dilapeh ayam”. Tidak ada tanda-tanda Pemkab Solok akan mengapresiasi duta-duta olahraga tersebut.

Dengan kondisi Kas KONI yang Nol, sebanyak 15 orang atlet asal Kabupaten Solok berangkat ke Propinsi Papua dalam rangka mengikuti kegiatan PON ke XX, tetap dengan semangat 45, walau responsif Pemerintahan Daerah Kabupaten Solok tidak ada. Miris sangat, Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diikuti oleh putra putra terbaik Kab Solok dengan segudang prestasi tersebut ikut bertarung dikancah olahraga dengan membawa nama besar daerahnya, namun terkesan diabaikan.

Tercatat, sebanyak 15 orang putra terbaik Kab Solok terpilih melalui seleksi yang super ketat untuk ambil bagian pada helatan PON XX Papua Oktober 2021 mendatang, Kab Solok salah satu terbanyak mengirim atlet untuk Sumbar, yakni sebanyak 15 atlet dan 3 orang pelatih. Atlet tersebut terdiri dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor), yakni Cabor Karate 6 orang, Cabor Kempo 2 orang, Cabor Muay thai 2 orang, Cabor Wushu 2, Cabor Taekwondo 1 orang dan Cabor Gulat 2 orang. Selain itu, sebanyak tiga orang pelatih mendampingi atlet Kab Solok, yakni Zelly Harianto, pelatih Cabor Karate, Hidayat dari Cabor Catur, dan Rudi Horizon dari Cabor Kempo.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Solok, Mevrizal, SH, MH, mengharapkan para atlet dan pelatih asal Kabupaten Solok yang akan mewakili Sumbar di PON XX Papua, untuk tidak berharap banyak ke Pemkab Solok. Hal itu menurutnya, disebabkan tidak ada dana yang dialokasikan untuk keikutsertaan para atlet dan pelatih di PON XX Papua tersebut. Pengacara muda Kabupaten Solok tersebut, dengan tegas menyatakan hingga saat ini kas di KONI Kabupaten Solok, kosong, “ Kas di KONI Kabupaten Solok Rp0 (nol rupiah). Pemkab Solok, telah me-nol-kan anggaran dana hibah KONI Kabupaten Solok tahun 2021, dengan alasan refocusing anggaran. Hal ini sudah kami tanyakan ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok. Anggaran hibah untuk KONI Kabupaten Solok 2021, tidak ada,” ungkapnya.

Mevrizal mengaku, tindakan Pemkab Solok menghapus dana hibah untuk KONI Kabupaten Solok, sungguh sangat mengecewakan. Menurutnya, KONI sebagai induk organisasi olahraga di Kabupaten Solok, akan menggelar hearing dengan DPRD Kabupaten Solok terkait hal ini. Mevrizal menegaskan bahwa atlet dan pelatih adalah aset Kabupaten Solok, Sumbar dan Indonesia. “Ini adalah sejarah. Di rezim inilah perhatian terhadap olahraga ditiadakan. Telah nyata terjadi pembunuhan kreativitas dan potensi olahraga di Kabupaten Solok. Padahal, olahraga adalah sebuah entitas bagi daerah, yang butuh perhatian khusus. KONI Kabupaten Solok akan mengadukan hal ini ke DPRD Kabupaten Solok. Mudah-mudahan Pemkab Solok tersentuh hatinya. Jangan memandang KONI, tapi, pandanglah atlet dan pelatih yang telah berjuang sekuat tenaga untuk lolos ke PON. Tidak mudah lolos ke PON, dan tidak setiap saat PON itu ada, tapi hanya sekali dalam 4 tahun,” ungkapnya. (Bram)

Pelatihan Kompetensi Pengelola Homestay di Kabupaten Agam Dibuka

0

Agam, Investigasi.news

Bupati Agam Sumatera Barat, Dr. H. Andri Warman, Bukak acara pelatihan pengelolaan homestay atau pondok wisata, di Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Senin (30/8/2021).

Dimana Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam laksanakan gegiatan pelatihan pengelolaan homestay atau pondok wisata, di Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso.

Pelatihan yang akan berlangsung tiga hari ini, diikuti 40 peserta berasal dari pengelola homestay tersebar dibeberapa kecamatan di daerah itu.

Kadis Parpora Agam, Syatria mengatakan, bahwa pelatihan ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola usaha homestay atau pondok wisata, agar lebih profesional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan pada wisatawan.

“Pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah atau tanya jawab dan diskusi, serta kunjungan lapangan,” ujarnya.

Dalam hal ini, Disparpora mendatangkan narasumber dari unsur pemerintahan, akademisi, industri dan praktisi pelaku usaha kepariwisataan.

“Pelatihan dilaksanakan mulai hari ini, Senin (30/8/2021) sampai Rabu (1/9/2021), yang dibuka Bupati Agam.

Sementara itu, menurut bupati pelatihan ini memiliki korelasi terhadap penciptaan iklim pariwisata, terutama dalam penyediaan jasa layanan usaha wisata khususnya layanan akomodasi.

Dengan begitu, pihaknya berupaya jadikan homestay yang ada di Kabupaten Agam punya kualitas dengan standar sesuai kebutuhan wisatawan saat ini.

“Homestay bukan saja jasa penginapan, tapi model lain dari segmentasi pariwisata, layanannya juga meliputi transfer pengalaman pada wisatawan bagaimana cara dan kebiasaan hidup masyarakat di lokasi tertentu,” katanya.

Ia berharap pengelolaan homestay harusnya lebih khas dibanding penginapan massal lainnya, maka ia pandang perlu dilakukan peningkatan kapasitas pengelolaan sehingga dapat tersaji kekhas-an pelayanan.

Namun, pandemi Covid-19 jadi rintangan dan tantangan dalam mengelola pariwisata, sehingga bagaimana tantangan itu bisa jadi peluang berinovasi dalam pengelolaan homestay.

“Kita berharap melalui pelatihan ini peserta mampu menyerap materi dengan baik dan lebih dialogis, sehingga bermunculan homestay yang siap mendukung sektor pariwisata berkualitas di Agam,” ujarnya berharap. (Daji)

Gubernur Dan Kepala Daerah Se Sumatera Barat Ikuti Rakor TP2DD Semester II

0

Padang.Investigasi.News

Dalam mendorong inovasi, percepatan, dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP), serta untuk menghapus hambatan hambatan peningkatan perekonomian dan keuangan digital, dalam mewujudkan efisiensi, efektifitas, dan transparansi tata kelola keuangan, pemerintah provinsi Sumatera Barat, kembali mengahdiri rapat koordinasi (Rakor) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Senin, 30 Agustus 2021, di Aula Anggun Nan Tongga, KPW BI Provinsi Sumatera Barat.

Rakor TP2DD semester II yang digagas oleh Bank Indonesi wilayah Sumbar itu, dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat H.Mahyeldi, dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah tingkat II, serta kepala kantor BI wilayah Sumatera Barat.

TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait, yang dibentuk dengan tujuan untuk mendorong percepatan dan perluasan ETP dalam tiap daerah yang ada, dan pada rakor yang dilansungkan itu, dari perintah kota Solok, dihadiri oleh wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra.

Dalam membuka kegiatan itu, Gubernur Sumatera Barat mengatakan, transaksi digital, selain memberikan kemudahan, juga berdampak terhadap peningkatan perekonomian, dan secara nasional, provinsi Sumatera Barat termasuk tercapat dalam pelaksanaannya.

Sementara itu pasca rakor TP2DD dilaksanakna, wakil walikota Solok, saat dikonfirmasi media ini menerangkan, TP2DD dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden nomor 3 tahun 2021, tentang satuan tugas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Adapun tujuan dibentuknya tim tersebut, Dr.Ramadhani Kirana Putra mengatakan, adalah untuk mempercepat transaksi Elektronifikasi diwilayah kerja masing masing, baik yang berkaitan dengan pemasukan maupun pengeluaran anggaran, salah satu contoh pembayaran pajak atau restribusi oleh masyarakat.

Elektronifikasi atau digitalisasi memberikan kemudahan untuk masyarakat dalam membayarkan kewajibannya, serta akan membantu pemerintah daerah dalam mengelola serta meningkatkan tata kelola keuangan daerah, yang berorientasi terhadap peningkatan PAD setempat.

” Lahirnya program TP2DD merupakan sebuah inovasi yang inovatif, dan multi guna, baik untuk masyarakat maupun pemerintah daerah ” ungkap wakil walikota Solok mengakhiri.

(Gia Wiranda)

Unsur-unsur Dalam Pembuatan Rumah Gadang

0

Oleh: M Nazwira Hidayat Dj

Rumah adat miliki ketentuannya tersendiri dalam membangun sebuah rumah. Rumah Gadang pun sebagai tempat tinggal mempunyai ketentuan nya tersendiri dalam menentukan jumlah kamar. Jumlah kamar pada rumah adat ini bergantung pada jumlah perempuan yang tinggal di dalamnya.

Namun, biasanya tetap ada satu kamar tambahan di bagian belakang rumah yang dikhususkan untuk orangtua lanjut usia dan anak gadis. Untuk penghuni laki-laki, biasanya tidur di bagian luar kamar atau jika sudah beranjak dewasa, laki-laki di Minangkabau akan memilih untuk merantau. 

Atap Rumah

Salah satu bagian rumah yang sukses membuat banyak orang terpesona adalah bagian atap rumah adat ini. Terbuat dari ijuk serta memiliki bentuk menyerupai tanduk kerbau sehingga melambangkan kemenangan suku Minang dalam perlombaan adu kerbau di Pulau Jawa.

Bentuk atap yang melengkung dan runcing ke atas juga sering disebut dengan kata gonjong. Maka tak heran jika dijuluki rumah bagonjong. Bentuk gonjong yang runcing diibaratkan seperti harapan untuk mencapai Tuhan. Desain atap yang melengkuk juga berfungsi untuk menahan curahan hujan dan tidak membebani bangunan di bawah nya.

Tiang Rumah

Lain dengan tiang rumah biasanya, tiang pada Rumah Gadang tidak ditanamkan ke tanah tetapi bertumpu ke atas batu datar yang kuat dan lebar. Hal ini bertujuan jika terjadi gempa, Rumah Gadang akan bergerak di atas batu datar tempat tiang itu berdiri.

Biasanya tiang yang digunakan berasal dari pohon juha. Sebelum digunakan untuk tiang rumah, pohon juha direndam di dalam kolam selama bertahun-tahun sehingga menghasilkan tiang yang kuat dan kokoh. Jadi tidak heran, tiang rumah adat ini berumur sangat tua.

Ukiran

Keunikan yang terlihat dari rumah adat Minangkabau ini salah satunya disebabkan oleh ukiran – ukiran pada bagian dinding bangunan nya. Tak jarang ukiran tersebut diwarnai dengan warna – warna yang mencolok sehingga rumah adat Minangkabau tersebut terlihat sangat unik dan menarik.

Biasanya, ukiran pada rumah adat ini bermotif flora dan fauna. Tidak hanya sebagai unsur dekoratif saja, ukiran pada bangunan rumah adat Minangkabau ini pun memiliki makna, yaitu keselarasan masyarakat Minangkabau dengan alam di sekitarnya.

Tidak mengunakan Paku

Biasanya sebuah paku memiliki peran penting dalam sebuah pembangunan rumah. Namun berbeda dengan rumah adat yang satu ini. Rumah adat Minangkabau ini dibangun tanpa menggunakan paku untuk menggabungkan tiap bagian kayu guna membentuk sebuah rumah.

Sebagai gantinya, alat penyambung yang digunakan adalah pancang yang juga terbuat dari kayu. Ketika terjadi gempa setiap sambungan yang dihubungkan oleh pasak kayu bergoyang. Konstruksi itulah yang membuat rumah gadang menjadi tahan gempa.

Tangga

Dalam membuat tangga, tentu tidak boleh sembarangan bagi rumah adat ini. Tangga dalam rumah gadang hanya memiliki satu tangga di setiap rumah. Tangga tersebut terletak di setiap pintu depan rumah.

Tidak sekedar jumlah, ternyata satu tangga ini mempunyai makna yang berkaitan erat dengan agama Islam yang dianut oleh masyarakat Minangkabau. Hal ini memiliki arti, percaya kepada Tuhan yang Maha Esa.

Pembagian Ruang

Rumah Gadang memiliki 2 bagian yaitu lanjar dan ruang lepas. Cara pembagian ini ditentukan dari arah banjar tiang, yaitu tiang yang berbanjar dari depan ke belakang menandakan lanjar, sedangkan tiang dari kiri ke kanan menunjukkan ruang. 

Di bagian depan, Rumah Gadang biasa nya memiliki dua bangunan Rangkiang atau lumbung padi. Bagian sisi Ruang Gadang juga memiliki Anjuang atau tempat penobatan kepala adat atau pengantin.

Menang Lomba PKK Tingkat Sumbar, Nagari Sianok VI Suku Terima Hadiah Dari Ketua TP-PKK Agam

0

Agam, Investigasi.news

Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Yenni Andri Warman, mengantarkan hadiah pemenang lomba Kegiatan Gerak (KG) PKK Kencana Kesehatan tingkat Provinsi Sumbar 2020 kepada TP-PKK Nagari Sianok VI Suku, Senin (30/8/2021).

Berbagai hadiah yang diterima PKK nagari diantaranya, berupa uang tunai dan berbagai piala. Diantara prestasi yang diraih adalah, terbaik 1 kategori PHBS, terbaik 3 kategori kegiatan Posyandu, terbaik 3 kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) dan terbaik 3 kategori PKK Bangga Kencana.
“Kita mengantarkan langsung hadiah kepada pkk nagari, sebagai ucapan terimakasih dan apresiasi atas prestasi yang telah diukir,” ujarnya.

Turut mendampingi penyerahan hadiah itu, Camat IV Koto Ekko Espito, Wali Nagari Sianok VI Suku, Aljufri, Ketua TP-PKK IV Koto Ny. Reni Ekko Espito dan Kepala Puskesmas IV Koto Yori Yulistia.

Menanggapi penyerahan hadiah oleh Ketua TP.PKK Agam, Ketua TP-PKK Nagari Sianok VI Suku, Ny. Hilmariza Aljufri menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih kadernya.

“Yang membuat kita bangga dan terkesan adalah diantarkan langsung Ketua PKK Agam. Biasanya, cukup kita yang menjemput ke kabupaten dan tidak mengadakan pertemuan resmi seperti sekarang,” ujarnya.

Ketua TP-PKK Agam Ny. Yenni Andri Warman kepada AMC mengatakan, prestasi yang diraih TP PKK Nagari Sianok VI Suku itu tidak lepas dari kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh komponen terkait dalam upaya membangun keluarga dan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Ucapan terimakasih secara khusus saya sampaikan kepada seluruh elemen kader PKK di Nagari Sianok VI Suku Kecamatan IV Koto yang sudah mengangkat nama baik daerah,” jelas Ny. Yenni.

Ketua TP PKK Agam juga mengajak kepada seluruh kader di kecamatan dan nagari untuk tidak lengah dalam menerapkan PHBS salah satunya meningkatkan imunitas tubuh, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami minta tingkatkan prestasi ini, karena tidak tertutup kemungkinan menjadi percontohan bagi nagari di Agam bahkan daerah lain untuk study banding. Maka berikan pelayanan terbaik,” pinta Ny. Yenni.

Hal senada juga disampaikan Camat IV Koto Ekko Espito. Ia berharap agar kader PKK tidak mengorientasikan kegiatan PKK sebagai lomba, namun untuk kebutuhan sehari-hari.

“Tidak hanya menjalankan program kerjanya saja, di PKK kita bisa merajuk silahturahmi. Sehingga berkat kekompakan bersama, proses dan usaha yang kita lalui tidak membohongi hasil. Alhamdulillah kita meraih juara,” terangnya.

(Daji)

Perkuat Sumbar PON XX Papua, Atlet Gantole Sawahlunto NSR Yalatif Bertekad Pertahankan Medali Emas

0

Sawahlunto, Investigasi.news

Atlet Cabang olahraga (Cabor) Aero Sport Gantolle Kota Sawahlunto NSR Yalatif yang memperkuat Propinsi Sumatera barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua bertekad mempertahankan dua medali emas yang diraih pada PON XIX Jabar 2016 lalu.

Pada PON XIX lalu NSR Yalatif meraih medali emas dikelas Lintas Alam Kelas B Perorangan dan beregu.

“Selain persiapan diri, persiapan juga dilakukan dalam kerjasama tim serta beregu tetap dilakukan disaat latihan baik di kampung “Bukik Kanter (Kampung Terandam) Pasar Usang Padang Pariaman maupun di Bukit Gado-Gado Pantai Air Manis Padang “ kata Yalatif Senin (30/8/2021)

Yalatif mengaku mempunyai misi pribadi, mempertahankan dua emas saat turun pada PON XIX Jabar 2016 lalu. Dan pada kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Lanud Sulaeman Bandung, tanggal 9-11 Oktober 2020 lalu berhasil meraih 2 Medali Emas dan 1 Medali Perak.

“ mohon dukungan dan doa dari masyarakat Sumatera barat dan khususnya kota Sawahlunto agar bisa tampil maksimal dengan cuaca mendukung di PON Papua nanti” harap Yalatif

Sekretaris KONI Kota Sawahlunto Hendri Febriyudi berharap kepada Yalatif tetap menjaga stamina serta disiplin dalam mengikuti sesi pemusatan latihan jelang PON XX Papua.

“ semoga bisa memberikan yang terbaik serta prestasi bagi Sumbar sehingga bisa memotivasi atlet Gantole kota ini untuk lebih giat dan berprestasi serta diikuti pula dengan atlet Sawahlunto lainnya yang ikut memperkuat Sumbar di PON XX Papua” harap Hendri

Pada PON XX Papua Sumatera Barat menurunkan empat atlet yakni, Syahroni, Khaidir Anas, Rijalul Fatoni dan NSR Yalatif.

(T.Ab)