Beranda blog Halaman 4931

Kalapas Bukittinggi ikuti Sosialisasi Survei Persepsi Integritas

0

Bukittinggi, Investigasi.News

Upaya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, Kantor Wilayah Kemenkuham Sumatera Barat menggelar Sosialisasi Survei Persepsi Integritas (SPI) KPK tahun 2021.

Sosialisasi dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat, R Andhika Prasetya dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat secara virtual.

Dalam kesempatan ini Kalapas mengajak pejabat struktural, JFT dan JFU Lapas Bukittinggi agar seluruh petugas dapat memahami secara langsung tujuan dari SPI KPK Tahun 2021 dan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

SPI merupakan acuan program pencegahan korupsi dan peningkatan integritas di pemerintahan untuk dijadikan sebagai dasar penyusunan program integritas anti-korupsi.

“Dalam mensukseskan survei integritas, setiap insan Pengayoman Sumatera Barat harus berperan aktif menjadi agen perubahan untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan menjamin seluruh kegiatan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan aturan dalam mencapai tujuan organisasi,” tegas Andhika saat membuka SPI, Jum,at (20/08).

Ia menegaskan, seluruh stakeholder berperan aktif untuk mendukung Persepsi integritas sehingga cita-cita yang diharapkan menuju good and clean government bisa terwujud.

Selanjutnya, Kepala Divisi Administrasi, Susilo menjelaskan bahwa survei Persepsi integritas adalah Persepsi integritas berbentuk survei yang dilakukan kepada suatu institusi dengan mengkombinasikan pendekatan persepsi dan pengalaman baik secara langsung maupun tidak langsung dan diwakili oleh pegawai/pejabat publik dalam melaksanakan tugas secara transparan, akuntabel, dan anti korupsi.

“Persepsi integritas berbentuk survei dengan mengkombinasikan pendekatan langsung maupun tidak langsung oleh petugas aparatur secara transparan,” jelasnya.

Menurut Susilo, tujuan sosialisasi SPI adalah memetakan integritas dan capaian upaya pencegahan korupsi pada lembaga pemerintah seperti, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah (K/L/PD).

Sementara manfaat sosialisasi SPI merupakan identifikasi prioritas area yang rentan terhadap korupsi bagi dasar penyusunan program integritas/anti korupsi organisasi, memberikan informasi kepada K/L/PD terkait capaian program pencegahan korupsi yang telah dilakukan, dan peningkatan kepercayaan publik pada K/L/PD melalui penyampaian hasil kepublik dan keinstansi yang tersambung langsung di server Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Selain tujuan memetakan integritas dan capaian upaya pencegahan korupsi, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh aparatur pemerintah dalam menyukseskan SPI, di antaranya koordinasi dan kolaborasi yang kuat antar lini, perlu adanya kerja sama seluruh stakeholder serta menjaga profesionalisme, integritas dan amanah seluruh pelaksana SPI. Hal tersebut untuk melancarkan laporan hasil Persepsi ke server langsung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” kunci Andhika. (JR/Malin As)

Serahkan SK Pengurus, Cabang Panahan Berkuda Jadi Binaan Pordasi Sumbar

0

BUKITTINGGI, INVESTIGASI.NEWS

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat mendukung mengembangkan nomor panahan berkuda didaerah ini.
Upaya ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus kepada Ir Darma Hendra, ST, MT, IPP sebagai Ketua Komisi Horseback Archery (HBA) Pordasi Sumbar, Kamis (19/8/2021)

Ketua Pengprov Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias berharap dengan diserahkannya SK komisi HBA Pordasi Sumbar ini dapat lebih mengembangkan nomor panahan berkuda di provinsi ini.

“ dan komisi HBA terlah menjadi bagian dari pembinaan sama dengan bidang equestrian atau ketangkasan serta pacuan kuda yang lebih dahulu menjadi bagian pembinaan di Pordasi di Sumbar” kata Ramlan

Diharapkan, panahan berkuda ini juga menjadi salah satu andalan Sumbar di berbagai kejuaraan berkuda.

” silahkan komisi HBA berkoordinasi dengan Pengurus kota dan kabupaten untuk pengembangan nomor olahraga ini dan kalau ada kejuaraan yang digelar di gelanggang yang ada di kota dan kabupaten agar dilakukan pula pengenalan dan eksebisi nomor panahan berkuda “ pinta Ramlan

Ketua Komisi HBA Pordasi Sumbar Darma Hendra sangat apresiasi terhadap dukungan Pengprov Pordasi Sumbar dan Pengkot dan Pengkot yang telah membuka diri untuk pengembangan cabang panahan berkuda

“ dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi organisasi terhadap pengurus Pordasi kota dan kabupaten “ harap Darma.

(T.Ab)

Tingkatkan Imunitas Tubuh, Kalapas Kelas IIA Bukittinggi Giatkan Senam Bio Energy Power

0

Bukittinggi, Investigasi.News

Kalapas Kelas IIA Bukittinggi, Marten, mengajak para pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan meningkatkan imunitas dengan Bio Energy Power (BEP). Seperti halnya, yang terlihat pada Jumat (20/08) tadi, Kalapas mengajak anggotanya untuk senam BEP di bawah sinar matahari pagi.

Kalapas Bukittinggi beserta seluruh jajarannya mengikuti kegiatan senam pernapasan Bio Energy Power (BEP) ini secara virtual melalui aplikasi zoom teleconference.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Bukittinggi, Marten menjelaskan bahwa senam pernapasan ini memiliki banyak manfaat, selain untuk meningkatkan power fisik dapat juga untuk mempercepat kesembuhan bagi pasien covid-19.

“Senam pernapasan ini dapat meningkatkan imunitas dan memperbaiki sel tubuh sehingga daya tahan tubuh selalu prima dan dijauhkan dari virus Covid-19,” ujar Kalapas.
Kegiatan yang dilakukan Lapas Bukittinggi senada dengan instruksi Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol.

Andap Budhi Revianto yang mengatakan bahwa kesehatan sangat penting untuk mendukung kinerja pegawai. Hanya dengan tubuh yang sehat, jajaran Kemenkumham dapat memberikan produktivitas yang maksimal. “Jangan abaikan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini. Menjadi sehat bukan hanya kiasan, tetapi goals kita adalah memiliki jiwa dan raga yang sehat,” tegas Sekjen.

Marten menjelaskan, bahwa kegiatan senam Bio Energy Power menjadi rutinitas sehat di Lapas Kelas IIA Bukittinggi. Tujuannya, guna menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan para pegawai. “Kita adakan kegiatan senam BEP ini setiap seminggu sekali. Fungsinya, untuk membantu dalam menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh para pegawai,” ujar Marten.

“Kita harus terus menjaga kegiatan positif yang ada di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, demi terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih. Targetnya, pegawai tetap sehat, lingkungan Lapas bersih dan yang terpenting Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Bukittinggi pastinya ikut sehat,” tutup Kalapas.

(JR/Malin As)

Rapat Koordinasi TdS 2021 Akan Adopsi Sistem Olimpiade Tokyo

0

Tanahdatar, Investigasi.News

Pelaksanaan Tour de Singkarak 2021 akan mengadopsi sistem pelaksanaan Olimpiade Tokyo yang sangat ketat mengatur pola pergerakan atlet, official dan penyelenggara agar bisa berjalan sukses dalam masa pandemi dan tidak menjadi cluster baru COVID-19.

“Tim teknis harus mempelajari protokol pelaksanaan Olimpiade Tokyo untuk diadopsi dalam TDS 2021 sehingga bisa tetap berjalan dengan baik di tengah pandemi,” kata Wakil Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Jadi Rajaguguk dalam Rapat Koordinasi TdS 2021 di Batusangkar, Kamis (19/08).

Menurutnya saat kontingen dan official sampai di Tokyo langsung tes swab PCR dan menjalani karantina selama 14 hari. Keringanan diberikan bagi kontingen sehingga isolasi tidak sampai selama itu.

Namun pergerakan sangat dibatasi sesuai penerapan prinsip bubble sistem (karantina) yaitu hanya diperbolehkan dari hotel ke venue pertandingan. Tidak boleh ke tempat lain bahkan mengunjungi wisma atlet.

Konsep itu harus diterapkan pula pada TdS 2021. Atlet dan official hanya diberi ruang pergerakan dari hotel tempat menginap ke lokasi lomba sehingga benar-benar terjaga.

Tidak itu saja, penyelenggara dan pejabat setempat yang tidak terdaftar dalam sistem registrasi elektronik, tidak diperkenankan untuk berada di lokasi pertandingan yang telah dikarantina.

Ia menyatakan PB ISSI memiliki tanggung jawab besar terhadap suksesnya pelaksanaan TdS 2021, karena TdS sebenarnya sudah menjadi salah satu aset bangsa.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial mengatakan pengalaman PB ISSI saat membawa atlet ke Olimpiade Tokyo itu sangat besar artinya dalam kesuksesan penyelenggaraan TdS 2021. Tim teknis benar-benar harus mempelajari pengalaman itu untuk diterapkan dalam pelaksanaan iven kebanggaan masyarakat Sumbar itu.

Ia mengatakan TdS 2021 sebagai role model dari modern sport tourism terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara harus bisa menunjukkan konsep pelaksanaan yang matang dan terukur dalam masa pandemi.

Sebagai Sport Tourism, TdS 2021 menghadirkan sesuatu yang baru yaitu Singkarak Grand Fondo yang selama ini belum pernah dilakukan. Dalam konsep itu, para penggiat balap sepeda dan penghobi bisa menjajal dan merasakan keindahan rute TdS.

Pada TdS 2021, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi kembali ikut menjadi salah satu tuan rumah sehingga pelaksanaan iven kembali menyertakan dua provinsi.

TdS 2021 direncanakan digelar dalam lima etape pada 16-21 Oktober 2021 melibatkan dua kota dan dua kabupaten di Sumbar dan satu kabupaten di Jambi sementara Singkarak Grand Fondo pada 23-24 Oktober 2021.

Sementara Gubernur Sumbar melalui staf ahli M.Yani mengatakan pelaksanaan TdS 2021 harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam pelaksanaan kali ini efek ekonominya juga bisa diukur dengan penerapan e register dan e money untuk transaksi ekonomi.

Sc

“Nyala Asa di Tengah Badai Corona” Gubernur Sumbar Sebut Buku Abadi

0

PADANG, Investigasi.News

Buku Nyala Asa di Tengah Badai Corona, yang ditulis oleh mantan General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat (Sumbar), kembali menggugah pihak-pihak yang berada di posisi strategis dalam pembangunan. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi, saat menerima buku setebal 212 halaman ini, mengaku bangga dengan kehadiran buku yang ditulis pria yang saat ini menjabat GM PT PLN UIW Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu itu.

“Ini satu hal yang luar biasa.Pak bambang ini yang pertama sekali menghadirkan buku. Dan jelas buku ini abadi. Kapan buku ini ada, dibaca orang. Menjangkau seluruh generasi. Tak hanya generasi sekarang saja. Generasi besok juga bisa baca,” sebut Gubernur, baru-baru ini, saat menerima buku dari tim Komunikasi PLN Sumbar.

Menurut Gubernur, dengan ditulisnya pengalaman sang GM dalam menghadapi masa pandemi di Sumbar, maka bisa jadi bahan pegangan untuk 5-10 tahun mendatang.

“Ini jadi sejarah. Kenapa masa Corona ini kita tidak opunya referensi, karena di masa Corona ini kita akrobat semua. Dengan adanya buku ini, bisa jadi bahan perbandingan informasi bagi masa depan. Terutama untuk level perusahaan, ini menjadi masukan pada para pengusaha, apalagi dalam menghadapi masa pandemi, terkait bagaimana strategi bertahan,” tutur Mahyeldi.

Ditambahkan, pahala menulis buku juga akan mengalir terus kepada sang penulis.

“Tokoh utama dalam buku ini Pak Bambang. Pahalanya bisa mengalir terus untuk Pak Bambang,” imbuh Gubernur.

Mewakili PLN, dalam kesempatan itu, Manajer Komunikasi PLN Sumbar Afriman juga menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi, atas apresiasi yang diberikan dan kepedulian dalam proses kreatif penyusunan buku tersebut.

Selain Gubernur, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sumbar, yang juga Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Jasman Rizal, juga memberi pujian dengan lahirnya karya ini. Jasman menilai apa yang dilakukan oleh pihak PLN Sumbar merupakan satu hal yang luar biasa, terutama dalam hal ini oleh Bambang Dwiyanto.

“Beliau punya talenta yang luar biasa. Buku ini sebenarnya literasi. Sekarang, masalah literasi ini merupakan kekurangan kita. Ini contoh yang bai dan sangat luar biasa. Bagi saya pribadi, yang dilakukan oleh pimpinan manajer tingkat tinggi di provinsi ini bisa jadi motivasi dan suri tauladan bagi pimpinan lain,” ujar Jasman, mengomentari buku yang dieditori oleh tim dari SumbarFokus, Muhammad Subhan dan Sisca Oktri Santi itu.

Jasman menekankan, selama ini kelemahan yang terjadi di level pimpinan, salah satunya adalah tidak terpublikasikan dan tidak tertulisnya keputusan-keputusan baik yang sudah dihasilkan. Padahal, dengan mempublikasikan, sasaran edukasi bisa tercapai dan bisa jadi tonggak sejarah untuk masa depan.

***

Zulfahmi,SH.M.Kn, Komisi DPRD Agam : Bidan Desa dan Perangkat Nagari Pro Aktif Ke Lapangan Tekan Covid-19

0

Agam, Investigasi.news

Kabupaten Agam termasuk salah satu daerah tercatat cukup tinggi warganya yang terkonfirmasi positif Covid 19 di Agam diantara kota dan kabupaten di Sumbar.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Agam,Zulfahmi,SH,M.Kn menilai,cukup tingginya warga Agam yang terkonfirmasi positif Covid 19 di Kab.Agam disebabkan ketidaktahuan serta ketakutan karena banyaknya berita bohong (hoax) yang terlanjur menjadi “brand image”

Menurut Zulfahmi, ketidaktahuan dan kesalahmengertian warga terhadap Covid 19 menjadikan masyarakat apatis untuk memeriksakan diri ke sarana kesehatan ketika mengalami gejala .

Misalnya ketika mengalami demam, mereka takut untuk datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit karena sudah pasti akan divonis kena Covid 19.

Ketakutan warga disebakan oleh berita bohong bersifat negatif kalau harus menjalani isolasi, karena harus menghadapi berbagai perlakuan yang negatif.

Warga juga banyak menerima berita tidak benar tentang vaksin yang dikatakan justru berdampak negatif terhadap kesehatan mereka,bahkan bisa menyebabkan meninggal dunia.

Padahal belajar dari perkembangan penyebaran Covid 19 disejumlah negara, mereka sudah mulai ke luar dari virus dengan melakukan aktivitas hampir seperti biasa.

” Kalau ternyata ada diantara warga yang positif, dengan ketakutan tersebut, tentu saja akan menjadi penyebar kepada keluarga dan masyarakat lainnya”, ulas Zulfahmi.

Menghadapi kondisi warga Agam yang masih banyak hanya menerima hoax, Zulfahmi menyarankan agar petugas kesehatan di lapangan seperti bidan Desa untuk lebih proaktif mengedukasi tentang Covid 19.

Selain itu sikap proaktif itu juga perlu dilakukan oleh perangkat Nagari (Desa) memberikan penyuluhan secara lebih komprehensif kepada warga agar bisa merubah pengertian warta tentang Covid 19.

Petugas lapangan itu juga diharapkan Wakil ketua Komisi I DPRD Agam itu untuk dapat melakukan testing, tracing dan treatment ( 3 T ) kepada warga terkonfirmasi positif Covid 19.

Dan tentu saja petugas perlu memberikan pengertian kepada warga, terutama yang berada di kampung-kampung untuk selalu disiplin menerapkan Prokes dengan 3 M yang belum begitu dirasakan menjadi kebutuhan.

(Pon)

Wawali Resmikan Tempat Isoman dan Terima 1 Unit Ambulans dari PT KRU

0

Bengkulu, Investigasi.news

Tempat isolasi mandiri (isoman) untuk pasien atau masyarakat yang terkena gejala Covid-19 sekarang sudah tersedia di luar rumah sakit, yakni di ruko pribadi milik dua pengusaha Bengkul atas nama Pendi dan Atung yang berlokasi di Jalan Tribrata Kelurahan Lingkar Barat.

Kamis siang (19/8/2021) tempat isoman tersebut dikunjungi sekaligus diresmikan oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang pada kesempatan itu didampingi Sekda Arif Gunadi. Hadir juga Plt Kadis Kesehatan dan Kepala BPBD Kota Bengkulu.

Di lokasi juga hadir Direktur PT Kusuma Raya Utama (KRU) Broto, Direktur PT Cakrawala Dinamika Energi (CDE), pihak dari Suzuki Kangaroo Motor, perwakilan Polsek Gading Cempaka, perwakilan Koramil, ketua RW dan ketua RT setempat.

Koordinator PT KRU, Ade menjelaskan bahwa PT KRU yang merupakan salah satu perusahaan tambang batu bara memberikan 1 unit mobil ambulans kepada Pemkot Bengkulu untuk dipergunakan antar jemput pasien warga Kota Bengkulu, terutama untuk pasien Covid-19.

Sementara dari PT CDE, masih kata Ade memberikan fasilitas alat kesehatan,10 buah tabung oksigen, meja dokter, meja perawatan lengkap dengan tempat tidur untuk pasien atau warga yang ingin melakukan isoman di tempat tersebut.

Tentu saja Dedy selaku wakil Walikota sagat bangga dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pengusaha yang telah ikut andil dalam membantu misi sosial di masa pandemi ini.

“Walikota Bengkulu, wakil walikota dan atas nama Pemkot Bengkulu merasa bagga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengusaha khsusnya PT KRU dan PT CDE yang dimotori oleh bu Ade selaku koordinator yang mengajak para pengusaha tersebut untuk berbagi. Maka hari ini diserahkan 1 unit ambulans dan Insya Allah berikutnya akan ada 2 ambulan lagi,” ujar Dedy.

Dedy juga sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Endra dan Atung (pengusaha Bengkulu) yang meminjamkan ruko mereka secara gratis untuk warga yang ingin melakukan isolasi mandiri.

Dedy berharap ini jadi contoh bagi pengusaha lainnya atau perusahaan tambang yang lain untuk ikut membantu pemerintah dalam melaksanakan misi sosial terkait pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan ini akan ada pengusaha-penguaaha yang lain yang ikut membantu karena rumah sakit kita sempat penuh, oksigen sempat kurang termasuk tenaga medis. Insya Allah tempat ini bisa jadi pilihan masyarakat yang ingin isolasi mandiri,” kata Dedy.

Dedy pada kesempatan itu juga menyampaikan kabar baik bahwa saat ini tren kasus covid-19 khususnya di Kota Bengkulu sudah mengalami penurunan dari minggu sebelumnya.

“Ada kabar baik, sekarang terjadi tren penurunan kasus covid. Angkanya mulai melandai. perhari rata-rata cuma 5 sampai 10 dibandingkan minggu sebelumnya sampai 100 kasus perhari. Ini karena masyarakat banyak yang mematuhi prokes dan sudah divaksin,” demikian Dedy.

(R)

Bupati DRA Surati Kementerian PUPR dan Kemenhub, Desak Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak

0

Dodi Reza Warning Larang Melintas Truk Muatan Besar

Muba, Investigasi.News

Kondisi memprihatinkan tampak pada jalan dan jembatan di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) tepatnya Desa Bailangu dan Desa Epil Kabupaten Musi Banyuasin.

Diketahui, ruas jalan dan jembatan yang rusak parah tersebut merupakan dibawah pengelolaan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).

Pantauan Kamis (19/8/2021) pagi tampak Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA geram saat meninjau lokasi Jembatan dan Jalan di Desa Bailangu dan Epil yang rusak berat.

“Saya sudah telpon dan surati langsung Kementerian PUPR dengan tembusan ke Kementerian Perhubungan untuk minta segera diperbaiki Jalan dan jembatan yang sudah sangat rusak parah ini,” ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin.

Lanjutnya, ia juga sudah sudah menghubungi langsung Kepala BBPJN untuk segera merespon dan memperbaiki ruas jalan dan jembatan yang rusak tersebut.

Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini juga memberikan warning kepada kendaraan truk yang bermuatan besar apabila jalan dan jembatan di Jalinteng wilayah Muba tidak kunjung diperbaiki.

“Kalau jembatan, jalan masih belum diperbaiki, saya minta putar truk-truk tonase besar yang dari/ke Lubuklinggau. Saya larang lewat Betung-Sekayu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori ST MT merinci, terdapat 12 ruas jalan serta jembatan rusak yang pengelolaannya dibawah Kementerian PUPR berada di wilayah Muba.

“Diantaranya berada di STA KM. 80+600 (Jembatan Karang Periuk Teluk Kijing 3), STA KM. 86+600
(Sebelum Tikungan Sp. Tekad), STA KM. 88+200 (Sebelum Polsek Lais), STA KM. 94+100 (Jembatan Dalam Desa Epil Setelah Masjid Abdul Kadim), STA KM. 94+400 (Jembatan Air Sawah Setelah SMPN 2 Lais yang bupati berhenti),” urainya.

“STA KM. 99+950 (Jembatan Air Sungai Guci), STA KM. 101+000 (Longsoran Sebelum Desa Bailangu Timur), STA KM. 110+600 (Jembatan Air Tilan, jebol plat lantai), STA KM. 127+350 (Longsor tepi badan sebelum Desa Sukarami), STA KM. 131+270 (Longsor tepi badan jalan di Desa Sukarami), STA KM. 142+300 (Oprit Jembatan Air Paye Lajung Desa Karang Waru), dan STA KM. 149+290 (Oprit Jembatan Air Durian 2 Baru),” tandasnya.

(Mira)

Ratusan WBP Lapas Padang Jalani Tes Urin, Kalapas Ungkap Ini

0

Padang, Investigasi.News

Dalam rangka cegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang, ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rehabilitasi jalani tes urin secara mendadak pada Kamis (19/8).

Ratusan warga binaan Lapas Kelas IIA Padang mengikuti tes urin dadakan bekerjasama dengan Konselor Rehabilitasi. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Padang Era Wiharto didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Bayu Nurindra dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Bagus Dwi Siswandono serta Petugas Pengelola Pembinaan Kepribadian Marwanto dan Muhammad Iqbal.

Kalapas Era Wiharto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan satu langkah progresif dalam rangka cegah dan berantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di dalam lapas. “Saat ini kita tidak main-main dengan sanksi yang akan diberikan kepada warga binaan yang terbukti masih bermain dengan barang terlarang tersebut. Tidak hanya bagi WBP, hal ini juga berlaku bagi seluruh petugas pemasyarakatan sebagai wujud keseriusan komitmen Pemasyarakatan perang melawan Narkoba,” ungkap Kalapas Era Wiharto.

Dari total sebanyak 127 orang WBP dengan rincian 54 orang WBP Rehab Sosial, 51 orang WBP Rehabilitasi Medis dan 22 orang WBP perangkat santri yang telah diuji, diperoleh hasil bahwa seluruh WBP Rehabilitasi Sosial menunjukkan hasil yang negatif. Sementara itu, dari 51 sample milik WBP Rehabilitasi Medis menunjukkan empat orang positif Benzo. Setelah dikonfirmasi, ternyata empat orang tersebut tengah mengkonsumsi obat rutin yang diberikan oleh tim kesehatan Lapas Kelas IIA Padang.

Tidak hanya WBP Rehabilitasi yang menjadi sasaran tes urin dadakan ini, 22 orang para perangkat baru Santri Lapas Kelas IIA Padang juga menjadi target. “Alhamdulillah dari 22 sample milik perangkat santri yang baru saja dikukuhkan beberapa waktu yang lalu menunjukkan hasil yang negatif. Mudah-mudahan kedepannya tetap seperti ini sehingga para perangkat santri tersebut benar-benar bisa amanah dalam melaksanakan tugasnya dan terhindar dari barang terlarang tersebut,” ujar Kalapas Era Wiharto.

(Rel/Ag)

Bahas Kerjasama Bidang Pendidikan, Bupati Agam Gelar Audiensi Dengan Rektor UNP

0

AGAM, Investigasi.News

Bicarakan tentang rencana perjanjian kerjasama di bidang pendidikan yakni pemberian beasiswa studi S2 atau izin belajar bagi ASN di lingkungan Pemkab Agam.

Bupati Agam, Dr Andri Warman melakukan audiensi dengan Rektor UNP Padang, Prof. Ganefri, PhD membahas kerjasama bidang pendidikan, Rabu (18/8/2021), di ruang sidang Rektor UNP.

Hadir juga mendampingi Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, Wakil Rektor II Ir. Syahril, M.Sc, Wakil Rektor III Drs. Hendra Syarifuddin, Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Yasri bersama senat dan sejumlah pejabat struktural UNP lainnya.

Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan beberapa hal penting terkait kebijakan yang ia ambil guna mewujudkan salah satu visi dan misi Kabupaten Agam yakni meningkatkan Sumber Daya Manusia.

“Termasuk dalam progam kita adalah meningkatkan kualitas SDM ASN. Untuk itu kita sangat berharap pak Rektor berkenan membantu merealisasikan program ini,” harap Bupati AWR.

Bentuk keseriusan itu, jelas bupati, pihaknya melalui BKPSDM telah melakukan persiapan, seperti pendataan ASN yang ingin melanjutkan kuliah S2 tersebar di 16 kecamatan yang ada.

Saat ini, tambahnya, kondisi pegawai di Agam dilihat dari tingkat pendidikannya tercatat, sebanyak 6.255 ASN. Sebanyak 220 pendidikan S2, 4.200 S1 dan sisanya berpendidikan D1,D2 dan D3.

“Sampai sekarang sudah ada 5 orang untuk mendaftar S3. Insya allah akan juga kita fasilitasi untuk program beasiswanya,” jelas bupati.

Apabila pihak UNP juga berkenan, bupati juga sudah menyiapkan tanah hibah yang akan diberikan oleh salah seorang tokoh masyarakat Lubuk Basung.

Menanggapi keinginan orang nomor satu di Agam itu, Rektor UNP Prof. Ganefri, PhD menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Agam yang telah mempercayakan kampusnya sebagai salah satu tempat bagi ASN Agam menempuh jenjang pendidikan S2 melalui program beasiswa atau izin belajar.

Ia juga menyampaikan bahwa pada dasarnya pihaknya sangat mendukung program Pemkab Agam untuk meningkatkan SDM ASN.

“Tidak bisa dipungkiri, bahwa Agam termasuk pencetak SDM unggul di Sumbar. Mahasiswa yang ada di UNP juga banyak berasal dari Agam,” jelasnya.

Oleh karena itu hal tersebut perlu dibicarakan lebih lanjut terkait kuota dan berbagai jurusan prodi yang dipilih dari 23 progrm studi S2 di UNP.

Pada kesempatan itu, Rektor UNP Padang, Prof. Ganefri memaparkan situasi dan kondisi sistem pendidikan di UNP, terlebih saat pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, saat ini UNP terus berupaya menjadi universitas terbaik dari bidang kualitas penyelenggaraan pendidikan di Sumbar. “Kita ingin mewujudkan UNP sebagai sektor bidang pendidikan,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pegawai UNP, pihaknya tahun ini akan menerima 200 orang lebih CPNS.

Mengenai usulan program beasiswa tersebut, pihaknya akan meninjau lebih jauh sembari menyiapkan draft terkait kerjasama yang akan dilakukan. (Daji)