Beranda blog Halaman 4936

Bupati Agam Bantu Warga Nagari Nan Tujuah

0

AGAM, Investigasi.News

Bupati Agam yang akrab disapa AWR ini melaksanakan Shalat Jum’at di masjid Taqwa, yang juga dihadiri tiga orang anggota DPRD Agam, Kepala DPUTR Agam, Ofrizon, camat, wali nagari dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman menyempatkan untuk berkunjung dan bersilaturahmi dengan warga Lariang Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, di Masjid Taqwa Lariang pada hari, pada jum’at (13/8/2021).

Dalam kunjungan tersebut, atas nama pribadi Bupati AWR menyerahkan bantuan 50 sak semen untuk membantu pengecoran jalan Kampuang Tampuniak, dan satu set sound system beserta toa untuk Musala Al Ikhlas Lariang.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga Lariang,” ujarnya.

Ia berharap, pembangunan jalan yang direncanakan warga terlaksana dengan baik, begitu juga bantuan satu set sound system untuk musala agar dapat berikan manfaat bagi warga.

Dikesempatan itu, bupati juga memaparkan berbagai program prioritas kepada warga Lariang, salah satunya terkait pengembangan SDM bidang agama, dalam melahirkan generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah di daerah itu.

“Melalui program ini kita akan berdayakan rumah tahfidz yang ada di Agam dalam mendukung generasi untuk belajar hafidz,” sebutnya.

Ia menargetkan, minimal satu nagari ada satu rumah tahfidz, namun setelah dilakukan pemantauan ternyata ada satu jorong yang memiliki banyak rumah tahfidz meski belum menyeluruh diseluruh nagari.

“Apabila di nagari atau jorong sudah ada rumah tahfidz, ini akan mempercepat anak dalam belajar hafidz. Dalam hal ini, kita juga bakal laksanakan MoU bersama Kankemenag dan MUI,” sebutnya.

Tentu ke depan, katanya, akan dilakukan lomba hafidz secara berjenjang mulai tingkat jorong hingga kabupaten, dengan hadiahnya umroh ke tanah suci.

“Apabila pandemi berakhir, para pemenang kita beri hadiah umroh ke tanah suci, sebagai motivasi bagi anak dalam belajar hafidz,” terangnya.

(Daji)

Bupati Agam Anggarkan Rp.30,7 M di Tahun 2022 Untuk Peningkatan Dan Pngembangan Mutu SDM

0

Agam, Investigasi.news

Alokasikan anggaran Rp.30,7 miliar untuk peningkatan dan pengembangan mutu sumber daya manusia (SDM) tahun 2022, sebagai bagian dari rencana Pemkab Agam untuk pengembangan SDM dalam mendukung visi-misi Bupati Agam 2022-2024 dan potensi daerah.

Selain itu, dalam pengembangan SDM, Bupati Agam memiliki 6 program strategis mencapkup bidang pendidikan agama, adat istiadat, penguasaan bahasa Inggris, SDM pariwisata, pertanian dan UMKM.

Hal itu disampaikan Bupati Agam Dr.H.Andri Warman, terkait dengan rencana aksi pengembangan SDM yang dipaparkan dalam pembekalan kepemimpinan pemerintah dalam negeri bagi bupati-wakil bupati dan walikota-wakil walikota se Indonesia secara virtual, Kamis,(12/8).

Dalam paparannya, Bupati Agam menjelaskan, SDM di kabupaten Agam pada periode 2022-2024, diprioritaskan untuk mendukung visi misi kepala daerah dan potensi daerah, dengan 6 bidang prioritas, yang akan mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar dibanding bidang tahun setiap tahun sampai tahun anggaran 2024.

Andri Warman menegaskan, untuk tahun 2022, Pemkab.Agam menyiapkan anggaran RP.30,7 miliar, yang diharapkan terus meningkat setiap tahun.

Rencana aksi pengembangan SDM Bupati Agam itu, mendapat apresiasi khusus BPSDM Kemendagri, pasalnya penyusunan rencana pengembangan SDM tersebut, didasari prioritas dan potensi daerah bahkan, runut program sudah mengacu pada tahapan sampai tahun 2024.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Pemerintahan Dalam Negeri-BPSDM Kemendagri Dr.Rochayati Basra, khusus di kabupaten Agam, pengembangan 6 bidang SDM itu, dinilai sangat tepat, karena penyusunan pengembangan SDM berdasarkan prioritas dan potensi daerah sangat penting, karena selama ini pemerintah daerah lebih cenderung kembangkan SDM non teknis.

“ Hal ini diharapkan bisa diimplementasikan untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Agam dan rencana aksinya mesti didukung seluruh unsur terkait, karena sepenuhnya akan bermuara pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Daji

Pengabdian masyarakat Kelompok Kukerta UNRI Dirikan Rumahbaca Bantu Pembelajaran Jarakjauh di Panampuang

0

Bukittinggi,investigasi.news

Mahasiswa Universitas Riau melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Nagari Panampuang, kecamatan Ampek Angkek, Agam. Kelompok Kukerta ini beranggotakan 9 orang mahasiswa berasal dari nagari itu sendiri.

Kondisi pandemi Covid 19 saat ini menjadi salah satu alasan salah satu kelompok UNRI melakukan Kukerta di kampung halaman.

“Sesuai kondisi pandemi Covid 19 inilah yang menjadi pertimbangan kampus untuk melaksanakan Kukerta di kampung masing-masing”,jelas ketua kelompok Kukerta Nagari Panampung, Muhammad Kuswari Putra, didampingi dosen pembimbing lapangan Muhammad Arief Wibowo,S.Kel.,M.Si.

Berhubung dengan kondisi itu pulalah UNRI memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk melaksanakan Kukerta “Balek Kampung”, dan salah satu tema literasi dengan program kerja “Peran Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah”.

Menurut Muhammad Kuswari, dimasa pandemi covid yang sudah hampir satu setengah tahun mengakibatkan proses pembelajaran disekolah terhambat sehingga mengharuskan siswa untuk belajar jarak jauh atau secara daring.

Dalam proses belajar daring, tambah Kuswari, tidak sedikit kendala yang dihadapi oleh orang tua dan siswa karena keterbatasan pengetahuan dan alat komunikasi.

Kuswari menjelaskan, pada kondisi pandemi dengan pembelajaran daring, banyak keluhan serta kesulitan bagi siswa dalam memahami pelajaran yang diberikan oleh guru mereka, termasuk dalam kebutuhan akan buku referensi dan bacaan yang menyangkut pembelajaran tersebut.

Dengan kondisi itu timbul inisiatif kami sebagai mahasiswa untuk mendirikan rumah baca ini dengan harapan kesulitan ataupun keluhan dari siswa siswi tersebut dapat diatasi.

“Selain itu alasan kami mendirikan rumah baca ini adalah untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang lumayan rendah. Harapannya,rumah baca dapat berlanjut dan dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat maupun siswa yang sedang menempuh pendidikan, walaupun kegiatan KKN telah selesai”,tutur ketua Kukerta Nagari Panampuang

Oleh karena itu, kelompok kukerta Universitas Riau Nagari Panampuang bersama pemerintah nagari mendirikan sebuah rumah baca yang dapat digunakan sebagai tempat belajar anak-anak nagari panampuang yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas pembelajaran jarak jauh.

Buku-buku rumah baca diperoleh dari sumbangan masyarakat yang dilakukan melalui open donasi sebelum rumah baca didirikan.

Bantuan buku dari masyarakat tersebut dinilai mahasiswa UNRI sebagai wujud dukungan dari warga itu sendiri .

Pelaksana tugas (Plt) Walinagari Panampung, Ariadi Z,S.Sos menyatakan dukungannya terhadap program kegiatan Kukerta mahasiswa UNRI di kampung halaman mereka sendiri.

Pada prinsipnya,tambah Ariadi, pemerintah nagari selain mendukung penuh adanya rumah baca di nagari panampuang, para mahasiswa sangat membantu dari segi persiapan tempat maupun dari segi pelaksanaannya.

“Kami pemerintahab nagari berterimakasih kepada adik-adik mahasiswa atas program rumah bacanya. Semoga bermanfaat bagi anak nagari di Panampuang. Dan apa yang ditinggalkan bukan untuk kenangan tapi untuk kemajuan nagari” tutur Ariadi Z. S.Sos.

Rangkaian kegiatan Kukerta UNRI di Panampuang selama 40 hari dan berakhir 20 Agustus mendatang,menurut Kuswari juga sudah banyak melaksanakan kegiatan di Panampuang.

“Semua kegiatan sesuai pandemi Covid 19 dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Karena selain menaati aturan,kami juga berusaha untuk mewujudkan kebiasaan baru masyarakat dan terutama siswa”,tegas Kuswari.

(Pon)

Dua Dekade Partai Demokrat, AHY Luncurkan Bulan Bakti untuk Bantu Masyarakat Indonesia

0

Jakarta, Investigasi.News

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menginstruksikan seluruh jajaran pengurus, kader partai, dan para wakil rakyat dari Demokrat, untuk meningkatkan bantuan pada rakyat semaksimal mungkin, dalam Bulan Bakti Demokrat yang digelar mulai 11 Agustus hingga akhir September 2021. Ini kelanjutan Gerakan Nasional Partai Demokrat Peduli dan Berbagi, yang sudah dijalankan selama 17 bulan ini.

Menjelang Dua Dekade Demokrat yang akan jatuh pada 9 September 2021 nanti, Ketum AHY menegaskan, “Saya instruksikan pada seluruh jajaran partai, khususnya pada para anggota Dewan Demokrat di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/ kota, untuk, pertama, memanfaatkan waktu dan anggaran reses untuk semaksimal mungkin membantu konstituen masing-masing, sesuai kebutuhan mereka. Kedua, gerakkan struktur partai, relawan dan simpatisan yang kita miliki untuk semaksimal mungkin membantu rakyat dengan bergerak dari pintu ke pintu. Ketiga, jaga kesehatan diri, keluarga, pengurus, kader, simpatisan dan relawan yang terlibat. Sudah terlalu banyak pengurus, kader, simpatisan dan relawan maupun keluarga Demokrat yang gugur selama pandemi ini. Kita berduka.”

“Sejak bulan Maret tahun 2020 lalu, kita sudah menjalankan Gerakan Nasional Partai Demokrat Peduli dan Berbagi untuk membantu dengan berbagai cara. Kita juga sudah memberikan Rekomendasi, saran serta mengingatkan pemerintah dengan berbagai cara,” kata Ketum AHY dalam instruksi yang disampaikan melalui siaran video, “Memasuki bulan ke-17 sejak berlangsung, pandemi ini belum ada tanda-tanda mereda. Perekonomian rakyat masih terpuruk dan kita lihat pengangguran serta kemiskinan meningkat di sekeliling kita.”

Sementara itu, Srikandi Demokrat, yang dipimpin Annisa Pohan, juga ikut berpartisipasi dalam bulan bakti Demokrat ini dengan menggelar program pengisian tabung oksigen gratis, yang ditujukan bagi para pasien Covid-19, yang sangat membutuhkan.

Partai Demokrat menyambut baik tren penurunan kasus harian Covid-19 selama beberapa hari ini, tapi menyoroti turunnya juga tren tes dan lacak, jauh dibawah target 300 ribu tes dan lacak per hari yang dicanangkan pemerintah. Partai Demokrat juga mempertanyakan dihilangkannya tingkat kematian sebagai salah satu indikator untuk mengukur efektivitas penanganan pandemi. Ketidakselarasan pendataan yang menjadi alasan pemerintah untuk menghilangkan indikator ini, harusnya mendorong perbaikan pendataan, bukan menghapus indikator.

Ketum AHY menegaskan, “Sebagai partai yang didirikan dengan semangat pro-rakyat, Partai Demokrat sejak awal berpandangan pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi yang menyertainya adalah masalah yang juga kita harus bantu atasi, bukan hanya kita kritik, meski kita berada di luar pemerintahan.”

Demikian press rilis yang diterima reportaseinvestigasi.com dari BAKOMSTRA DPP Partai Demokrat hari ini Kamis (12/8), melalui DPD Partai Demokrat Sumbar.

(Rel/hen)

Sumbar Terima Bantuan Rp27 Miliar Peralatan TIK Dari Kemendikbud

0

Padang, investigasi.news

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerima bantuan sebesar Rp27 miliar untuk sejumlah peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI untuk mendorong terciptanya SDM unggul sesuai salah satu fokus utama visi Indonesia Maju yaitu pencapaian SDM yang lebih baik.

“Di dalam masa pandemi yang serba keterbatasan dana, bantuan ini adalah berkah untuk pendidikan di Sumbar yang akan dimanfaatkan semaksimal mungkin menciptakan generasi yang unggul secara SDM,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menghadiri Bimbingan Teknis Sekolah Penerima Bantuan TIK SMP Tahun 2021 di Hotel Mercure Padang, (12/8/2021) malam.

Ia mengatakan dalam masa pandemi, banyak anggaran tersedot untuk penanganan COVID-19 sehingga dukungan untuk berbagai sektor menjadi tidak optimal termasuk untuk pendidikan.

Karena itu bantuan yang diterima menjadi suplemen, dorongan dan dukungan semangat yang luar biasa sehingga upaya memberikan pendidikan terbaik bagi siswa sekolah tetap berlanjut dengan baik.

Gubernur menyebut, untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 yang memposisikan Indonesia sebagai salah satu dari empat negara besar dunia, salah satunya adalah melalui pendidikan.

“Karena itu kita harus serius dengan pendidikan. Yang akan menjadi pemimpin nanti, yang akan menjadi penentu nasib bangsa nanti adalah siswa saat ini. Oleh sebab itu kita harus mempersiapkan sebaik-baiknya. Berikan perhatian terbaik, pikiran terbaik dan anggaran terbaik untuk mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut ia membahas tentang sistem pendidikan yang tidak boleh terputus dari usia dini sampai perguruan tinggi. Saat ini untuk PAUD hingga SMP kewenangannya berada di Kabupaten/Kota sementara untuk SMA di Provinsi. Perbedaan kewenangan tersebut tidak boleh membuat sistem pendidikan terputus.

“Harus ada sinergi dan kesinambungan antara kabupaten/kota dan provinsi sehingga sistem tetap berjalan secara berkesinambungan. Kalau terputus, nanti pendidikan hanya akan buang-buang uang dan waktu,” katanya.

Sinergi itu, dari tingkat SMP sudah harus ada indikator yang menunjukkan potensi akan melanjutkan ke SMA-Perguruan Tinggi atau ke SMK dan dunia kerja.

Dari SMA juga sudah harus jelas jurusan yang akan diambil saat kuliah sesuai potensi, bakat dan indikator yang ditetapkan sehingga jurusan kuliah bukan karena kehendak orang tua.

Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI, Jumeri mengatakan salah satu fokus utama visi Indonesia Maju adalah pencapaian SDM yang lebih baik.

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan dunia global, Indonesia harus siap menyongsong cita-cita kemerdekaan sebagai bangsa yang berkarakter dan cerdas dan bisa bersaing dengan negara lain.

Ia mengatakan secara nasional Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI memberikan bantuan sebanyak Rp3,7 triliun pada 2021 yang terbagi atas Rp1,3 triliun yang dikelola Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud RI dan Rp2,4 triliun melalui DAK. Bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan TIK di sekolah negeri dan swasta.

Ia merinci ada sekitar 500 ribu sekolah yang harus dibantu oleh pemerintah yang diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp17 triliun. Bantuan akan diberikan secara bertahap hingga 2024.

Bantuan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fisik tetapi juga diklat pada pengelola dan guru agar bisa memanfaatkan peralatan yang dibantu sebaik-baiknya.

“Bimtek teknis ini untuk meningkatkan kemampuan teknis agar sekolah bisa memanfaatkan secara maksimal peralatan TIK dan sekaligus membantu sekolah mempersiapkan diri mempersiapkan asestmen nasional yang akan dimulai bulan depan,” ujarnya.

Dengan peralatan itu program kemerdekaan belajar yang sebelumnya dilakukan secara manual tatap muka bisa ditingkatkan dengan pemanfaatan teknologi.

Acara itu juga dihadiri Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemenristek Drs. Mulyatsyah MM, Kepala LPMP Sumatera Barat Moh Sofian Asmiza dan Kepala BP Pauddikmas Dr. wisma Endrimon
serta Koordinator Bidang Sarpras Harnowo Susanto.
Rel/ns

Hadiri Pisah sambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Bupati Ucapkan Terimakasih

0

AGAM, Investigasi.news

Telah dilantiknya Kakan Kemenag Agam yang baru yaitu, Marjanis menggantikan Edy Oktafiandi yang kini dipercaya memimpin Kankemenag Kota Padang, pada hari rabu (4/8/2021), maka sebagai tanda perpisahan dilaksanakan acara Pisah sambut yang dihari langsung oleh Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

Kehadiran Bupati pada acara pisah sambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam tersebut langsung di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, pada hari kamis (12/8). Tak ketinggalan Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Kantor Kemenag Agam dan lainnya.

“Terimakasih kita ucapkan kepada Edy Oktafiandi, yang telah mencurahkan pemikiran dan tenaganya selama memimpin Kankemenag Agam,” ucap Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

Dengan begitu, ia berharap Edy Oktafiandi semakin sukses dalam mengemban amanah sebagai Kakan Kemenag Kota Padang.

“Kita juga ucapkan selamat datang kepada Marjanis, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kakan Kemenag Agam,” sebutnya.

Dikatakannya, selama ini Pemkab Agam dengan Kankemenag bersinergi dalam menjalankan program, terutama bidang keagamaan.

Kedepan diharapkannya sinergi ini semakin meningkat, di bawah kepemimpinan Marjanis selaku Kakan Kemenag Agam.

Sementara itu, Kakan Kemenag Agam yang lama, Edy Oktafiandi mengatakan, selaku ASN ia hanya menjalankan amanah dari pimpinan, yang kali ini dipercaya memimpin Kankemenag Kota Padang setelah dua tahun lebih memimpin Kankemenag Agam.

“Telah sekian lama kita bergaul, berintegrasi dalam berbagai kesempatan dan kegiatan, tentu tidak lepas dari salah dan kekhilafan, maka dengan kerendahan hati kami memohon maaf,” ucapnya yang didampingi istri kepada tamu undangan.

Ia menyadari, selama memimpin Kankemenag Agam belum banyak yang diperbuat, tapi di bawah kemimpinan Kakan Kemenag Agam yang baru, diyakininya mampu bersinergi dalam memberikan yang terbaik untuk Agam.

“Kita yakin dengan kesenioran dan kemapanan Marjanis sebagai pemimpin, mampu membawa Kankemenag Agam lebih maju dan lebih bersinergi dengan Pemkab Agam serta unsur lainnya,” tutur Edy.

Dikesempatan itu, Kakan Kemenag Agam yang baru, Marjanis mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Agam dan masyarakat, telah menerimanya dengan “hati nan suci muko nan janiah” di Kabupaten Agam.

“Memimpin Kankemenag Agam ini secara langsung saya pulang kampung, maka dengan dukungan semua pihak kita siap “kamudiak saantak galah, kailia sarangkuah dayuang” dengan Pemkab Agam dan unsur lainnya,”ujarnya.

(Daji)

Kembangkan SDM Bidang Agama, Bupati Agam- MUI-Kemenag Siap Bersinergi

0

AGAM, Investigasi.news

Kembangan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya bidang agama. Pemkab Agam akan melaksanakan MoU dengan Kankemenag dan MUI. Hal tersebut dikatakan, Bupati Agam,Dr. H. Andri Warman. Pihaknya akan bersinergi bersama Kankemenag Agam dan MUI, untuk bangun generasi yang berkarakter dengan mengembangkan SDM bidang keagamaan ini”,ucapnya.

“Insyaallah, kita akan MoU bersama Kankemenag Agam dan MUI,” ujar Bupati Andri Warman ketika hadiri pisah sambut Kakan Kemenag Agam, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Kamis (12/8).

Salah satu yang direncanakan dalam MoU ini, memberdayakan rumah tahfidz yang ada di Agam untuk mendidik generasi agar bisa hafidz Al-Qur’an.

“Di Agam hampir seluruh nagari memiliki rumah tahfidz, bahkan setelah dipantau ada satu nagari punya lima unit rumah tahfidz untuk mendidik generasi belajar hafidz,” sebutnya.

Dengan begitu, melalui sinergi Pemkab Agam bersama Kankemenag dan MUI, diharapkannya dapat melahirkan generasi yang hafidz, berkarakter dan berakhlakul karimah.

Apabila pandemi berakhir, sebut bupati, pihaknya akan menggelar lomba hafidz secara berjenjang, mulai tingkat jorong, kecamatan dan kabupaten. Tak tanggung-tanggung, para pemenang diberikan hadiah umroh ke tanah suci.

“Hadiah ini sebagai motivasi bagi generasi supaya lebih semangat belajar hafidz Al-Qur’an,”ujarnya.

(Daji)

Kinerja Perbankan di Sumbar Menunjukkan Pertumbuhan Positif

0

Padang, Investigasi.News

Kinerja sektor jasa keuangan di Sumatera Barat hingga Juni 2021 menunjukkan indikator membaik. Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat Yusri dalam pertemuan virtual, Kamis (12/8/2021) mengungkapkan hal tersebut.

“Kinerja sektor jasa keuangan hingga Juni 2021 terpantau membaik dengan pertumbuhan yang positif,” kata Yusri.

Dia merinci, dari sisi bank konvensional terjadi peningkatan pertumbuhan baik dari sisi aset, dana pihak ketiga (DPK) maupun dari sisi kredit atau pembiayaan yang diberikan (PYD). Total aset bank konvensional pada Juni 2021 tercatat Rp60,97 triliun, mengalami pertumbuhan sekitar 7,98 persen year on year (yoy) dibanding Juni 2020 yang sebesar Rp56,47 triliun. Secara tahun berjalan, aset bank konvensional naik dari Desember 2020 yang sebesar Rp58,91 triliun.

Lebih jauh menurut Yusri, dari sisi DPK, bank konvensional juga bertumbuh sebesar 6,96 persen yoy. Total DPK pada Juni 2021 mencapai Rp45,04 triliun, naik dibanding posisi Juni 2020 yang sebesar Rp42,11 triliun serta secara tahun berjalan naik dari Rp43,11 triliun pada Desember 2020.

Kemudian dari sisi kredit atau PYD, bank konvensional juga mengalami pertumbuhan sekitar 7,5 persen dari Rp49,04 triliun pada Juni 2020 menjadi Rp52,72 triliun pada Juni 2021. Non Performing Loan (NPL) tercatat 2,07 persen, turun dibanding Juni 2020 yang sebesar 2,45 persen. Serta Loan to Deposite Ratio (LDR) turun dari 125,50 persen pada Juni 2020 menjadi 117 persen pada Juni 2021.

“Sementara itu, dari sisi perbankan syariah juga menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset perbankan syariah pada Juni 2021 tercatat Rp7,27 triliun, naik 18,79 persen (yoy) dibanding Juni 2020 yang sebesar Rp6,12 triliun. Demikian juga dari sisi DPK yang tumbuh sebesar 19,72 persen (yoy) dari Rp5,71 triliun pada Juni 2020 menjadi Rp6,84 triliun pada Juni 2021,” urai Yusri.

Kenaikan juga terjadi pada sisi kredit atau PYD yang mengalami pertumbuhan 32,43 persen (yoy). Pada Juni 2021 PYD perbankan syariah mencapai Rp6,49 triliun, sedangkan pada Juni 2020 baru sekitar Rp4,77 triliun. Dari sisi Non Performing Financing (NPF) juga mengalami penurunan dari 3,38 persen pada Juni 2020 menjadi 2,26 persen (yoy). Dengan Financing to Deposite Ratio (FDR) juga mengalami penurunan dari 83,42 persen pada Juni 2020 menjadi 77,18 persen pada Juni 2021 (yoy).

Yusri juga memaparkan kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS). Menurutnya dari sisi aset, BPR/ BPRS mengalami pertumbuhan 6,62 persen (yoy) dari Rp2,01 triliun pada Juni 2021 menjadi Rp2,14 triliun pada Juni 2021.

“DPK pada BPR/BPRS juga mengalami pertumbuhan sebesar 7,96 persen (yoy) dari Rp1,52 triliun pada Juni 2020 menjadi Rp1,65 triliun pada Juni 2021,” ulasnya.

Kredit atau PYD pada BPR/ BPRS menurut Yusri juga mengalami pertumbuhan sebesar 2,69 persen (yoy). Pada posisi Juni 2021 kredit tercatat Rp1,58 triliun, naik dibanding Juni 2020 yang sebesar Rp1,54 triliun.

NPL/F pada BPR/ BPRS tercatat 7,62 persen, turun dibanding posisi Juni 2020 yang tercatat 10,04 persen. LDR turun dari 100,45 persen pada Juni 2020 menjadi 96,00 persen pada Juni 2021.

Yusri optimis, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat ke depan akan terus membaik. Meningkatnya dana pihak ketiga di lembaga perbankan menunjukkan indikasi positif pergerakan ekonomi masyarakat. Indikator perbaikan juga bisa dilihat dari meningkatnya penyaluran kredit dengan turunnya risiko kredit bermasalah.

Red

Pembangunan Pasaman Mulai Menggeliat, Bupati Benny Utama Tinjau Proyek Daerah Pinggir

0

Pasaman, Investigasi.news

Di enam bulan pertama H. Benny Utama mengepalai pemerintahan Kabupaten Pasaman, gerak pembangunan di wilayah terujung Sumatera Barat itu, tampak mulai menggeliat.

Sejumlah infrastruktur prioritas di berbagai kecamatan, terlihat tengah dikerjakan. Baik sarana jalan, sarana kesehatan, juga pendidikan.

Dalam kunjungan kerja sehari penuh, dari pagi hingga malam, Kamis (11/8), Bupati Benny Utama meninjau empat lokasi pembangunan, di Kecamatan Rao Selatan dan Mapattunggul Selatan.

Seperti halnya proyek pekerjaan jalan di Kecamatan Mapattunggul Selatan (Matuse) yang menyisir kawasan hutan pinggang Bukit Barisan, terlihat bagai proyek nasional jalan Tol ‘Tran’s Papua’.

Sejumlah alat berat berbagai jenis, tampak tengah berpacu memangkas dinding tebing yang terjal dan curam di lokasi proyek peningkatan jalan ruas Ulu Layang – Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Matuse.

“Kita berharap jika proyek ini selesai, akses transportasi masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga daerah pinggir Pasaman ini, bisa lancar dan terjual dengan harga lebih menguntungkan,” ujar Bupati Benny Utama, di Hulu Layang.

Disebutkan, pada tahun anggaran 2022 depan, pemerintah kembali akan mengucurkan dana sekitar Rp.10 milyar untuk kelanjutan pembangunan jalan di Matuse. terutama untuk memangkas sejumlah titik tanjakan berat, seperti pendakian Lubuk Sawo dan sejumlah ruas lainnya.

“Tahun depan, pendakian Lubuk Sawo yang terkenal terjal dan sulit diakses, akan dikerjakan, guna mengurangi elevasi kemiringannya, sehingga lebih landai dan mudah dilewati kendaraan,” jelasnya.

Sebelumnya, bangunan dua sarana kesehatan, masing-masing penambahan ruang poly rawat jalan di Rumah Sakit Pratama Kecamatan Padang Gelugur, senilai Rp.4 milyar lebih dan penambahan ruang rawat inap Puskesmas Silayang Kecamatan Matuse, juga senilai Rp.4 Milyar lebih, ditinjau Bupati Pasaman.

Kepada rekanan kontrakror dan pengawas proyek, ditekankan bupati untuk bekerja sesuai schedule dan menjaga kualitas pekerjaan, juga mutu.

“Jika perlu tambah pekerja dan bagi jadi dua shift, untuk mengejar ketertinggalan persentase bobot pekerjaan,” tekan bupati
kepada rekanan kontraktor di RS Pratama serta Puskesmas Silayang.

(Ris)

Bank Nagari Gelar Webinar Potensi Ekonomi Keuangan Syariah Dalam Menggerakan Perekonomian Nasional

0

Padang, investgasi.news

Bank Nagari menggelar webinar dengan tema “Potensi Ekonomi Keuangan Syariah Dalam Menggerakkan Perekonomian Nasional” sebagai salah satu rangkaian acara Bulan Ekonomi Syariah Sumatera Barat yang sudah dimulai dari pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah Minangkabau dan launching Gerakan Minangkabau Berwakaf pada tanggal 3 Agustus 2021.

“Kita mengapresiasi Komisaris Utama dan Direktur Utama Bank Nagari beserta seluruh jajaran yang secara cepat melakukan langkah nyata menyukseskan Bulan Ekonomi Syariah Sumatera Barat dengan melaksanakan Seminar atau Webinar pada hari ini dengan tema yang sangat menarik dan sangat bermanfaat,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat membuka webinar di Padang, Kamis.

Ia mengatakan pengembangan perekonomian syariah nasional memang tidak terlepas dari keaktifan dan konsistensi program-program pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat.

Menurutnya ekonomi syariah sangat sesuai dengan kearifan lokal yang berkembang di Sumatera Barat yaitu “Adat Basandi Syarak, arak Basandi Kitabullah“ yang tentunya menjadi modal bagi keberhasilan pengembangan ekonomi keuangan syariah di daerah ini.

Instrumen ekonomi yang ada di Sumatera Barat saat ini bisa menjadi sumber penguatan ekonomi Keuangan Syariah, diantaranya adanya Pemerintahan Nagari, Koperasi Syariah, BPR Syariah, Bank Umum Syariah, Bank Nagari Syariah, prospek wisata berbasis syariah (wisata halal dan wisata religi), serta dukungan sinergi dan kolaborasi ekosistem ekonomi keuangan syariah di Sumatera Barat, baik yang bergerak secara perorangan maupun melalui organisasi dan komunitas.

Ia menyatakan tambahan pengetahuan, pemahaman, peningkatan wawasan dari pemateri masing-masing Ir. Putu Rahwidhiyasa, MBA.CIPM, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) yang mengangkat topik tentang “Potensi Ekonomi Keuangan Dalam Menggerakan Perekonomian Nasional dan Daerah”.

Kemudian, anara sumber berikutnya yaitu Bapak Prof.Dr.H. Salmadanis, M.Ag, Guru Besar Universitas Negeri Padang, yang akan mengangkat topik tentang “Potensi Wakaf Untuk Kemashalatan Bersama”.

Ia mengajak semua peserta untuk mengambil manfaat dari kegiatan itu untuk diimplementasikan dalam penguatan ekonomi keuangan syariah dan gerakan wakaf membangun negeri di Sumbar.

Gubernur menambahkan Provinsi Sumatera Barat telah ditunjuk menjadi salah satu Provinsi pilot project wakaf di tingkat nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Potensi wakaf yang dimiliki oleh Sumatera Barat akan sangat bermanfaat untuk mendukung pergerakan perekonomian masyarakat baik di bidang pertanian, peternakan kan, serta pemberdayaan UMKM.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah semangat dan dorongan bagi seluruh stakeholders untuk mengembangkan ekonomi syariah dalam aktivitas kehidupan sehari-hari dan juga akan memperkuat kebijakan pemerintah dalam pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat, seperti Gerakan Minangkabau Berwakaf, Gerakan Berwakaf Pejabat Daerah dan ASN Pemerintah Daerah, Gerakan Bank Nagari Berwakaf, Gerakan BUMD Berwakaf, Penguatan Unit Usaha Syariah Bank Nagari dalam rangka persiapan konversi menjadi Bank Umum Syarsah, fasilitasi halal untuk produk UMKM dan lain sebagainya.

Pada kesempatan itu ia juga mengucapkan selamat kepada Bank Nagari yang baru saja dipercaya oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dengan diberikan izin sebagai “Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU)”.

rel/ns