Beranda blog Halaman 4937

Sekda Definitif Sumbar Dituntut Jaga Harmonisasi dan Sinkronisasi Dengan DPRD dan Forkopimda

0

Padang, investigasi.news

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat definitif Hansastri dituntut untuk bisa menjaga harmonisasi dan sinkronisasi jajaran internal serta dengan DPRD dan Forkopimda untuk mempercepat realisasi RPJMD 2021-2026.

“Tugas Sekda ke depan sangat berat untuk percepatan realisasi RPJMD 2021-2026 karena masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur hanya sampai 2024,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melantik Sekdaprov Hansastri atas nama Mendagri di Auditorium Gubernuran, Kamis (12/8/2021).

Menurut Gubernur, karena tantangan berat itu maka Sekdaprov haruslah orang yang memiliki daya tahan yang kuat supaya segala program dan kegiatan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Sekdaprov juga dituntut bisa menjaga harmonisasi dengan DPRD yang merupakan satu kesatuan dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat. Visi misi yang tergambar dalam RPJMD 2021-2026 dan program unggulan kepala daerah tidak akan bisa berjalan maksimal tanda dukungan dari DPRD.

Terlebih dalam masa pandemi dengan banyaknya pembatasan dan perlambatan perekonomian, akan banyak kendala yang akan dihadapi untuk mewujudkan program dalam RPJMD 2021-2026.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai satu-satunya pejabat eselon I dalam jajaran perintahan di daerah, Sekdaprov tidak hanya memimpin ASN di Pemprov Sumbar tetapi juga ASB di seluruh Pemkab dan Pemkot di Sumbar. Oleh karena itu singkronisasi juga penting untuk dilakukan dan dijaga.

Gubernur menyatakan Sekdaprov juga harus bisa memberikan alarm pengingat bagi kepala daerah jika ada program dan kegiatan yang ternyata tidak sesuai dengan aturan sehingga tidak boleh dipaksakan.

Sekdaprov Hansastri merupakan putra Pasaman Barat kelahiran 13 Oktober 1964. Ia terpilih sebagai Sekdaprov setelah ditetapkan oleh Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketahui oleh Presiden RI.

Dari tiga nama yang diajukan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi kepada Presiden melalui Mendagri masing-masing Hansastri,Yozarwardi Usama Putra (Kadishut Sumbar) dan Andri Yulika (Staf Ahli Walikota Padang), Hansastri merupakan tokoh paling senior dan sarat pengalaman. Itupun ditopang dengan raihan nilai tertinggi dari hasil beberapa tahapan seleksi oleh tim Pansel Sekdaprov Sumbar.

Hansastri awalnya adalah ASN pada BPKP Sumbar dan pada tahun 2012 ditarik Gubernur Irwan Prayitno menjadi Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi dan Keuangan yang kosong setelah pejabat lama Zainuddin diangkat menjadi Kepala Dinas Pendapatan Daerah.

Pada 27 Desember 2016, Hansastri diangkat oleh Gubernur Irwan Prayitno menjadi Kepala Bappeda Sumbar menggantikan Afriadi Laudin yang meninggal dunia pada 9 Agustus 2016. Jabatan Kepala Bappeda Sumbar hingga kini masih tetap dipegang meski gubernur Sumbar berganti dari Irwan Prayitno kepada Mahyeldi.

Hansastri dilantik dengan Keppres Nomor 103/TPA tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan tinggi madya di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Barat tertanggal 5 Agustus 2021.

Rel/ns

GMNI Pasaman Bagi Bagi Masker Untuk Pedagang dan Sopir

0

Pasaman,Investigasi.News

Menanggapi situasi terkini dan mengganasnya sebaran Corona Virus Disease19 dan angka kematian Covid19 di Pasaman, Sumatera Barat menjadi perhatian aktivis-aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pasaman.

Menyikapi hal ini, GMNI yang dipimpin oleh Wahyudi ketua Cabang dan Muhammad Muda Harahap Sekretaris Cabang, dkk melakukan gerak aksi turun kejalan membagi bagi masker dan mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Ya, hari ini kita turun, kami pengurus cabang GMNI Pasaman dan Pengurus dari 4 komisariat gelar aksi bagi bagi masker untuk pedagang, sopir dan pedagang kaki lima,” Ujar Wahyudi disela sela membagikan masker kepada pedagang pasar dan sopir angkot,Kamis siang (12/8/21) kepada Media ini.

Dijelaskan Wahyudi, GMNI Pasaman berupaya membagikan masker gratis kepada masyarakat di Pasaman sebagai upaya melindungi diri dari bahaya Covid 19. “Kita bagikan masker ini agar warga jangan lengah, Covid masih ada disekitar kita”, Ujar Wahyudi.

Kegiatan aksi bagi-bagi masker yang dilakukan GMNI Pasaman ini membagikan masker menyasar pedagang pasar, sopir angkot dan pedagang kaki lima yang sedang melaksanakan aktifitas berjualan di Pasar Lubuk sikaping, Pasaman, Sumbar.

Kegiatan aksi kemanusiaan untuk menjaga kesehatan yang dilakukan oleh GMNI Pasaman ini dimulai pukul 10.00WIB pagi hari hingga pukul 11.30 WIB siang hari.

Kordinator aksi kemanusiaan dan kesehatan DPC GMNI Pasaman Muhammad Muda menjelaskan aksi yang dilakukan oleh DPC GMNI Pasaman ini adalah membagikan 1.000 paket masker serta mengedukasi kepada masyarakat akan bahaya virus covid 19 yang terus mengganas.

Dikatakan Muhammad Muda tujuan pelaksanaan kegiatan aksi kemanusian GMNI Pasaman ini dimaksudkan untuk menghimbau kepada masyarakat Pasaman untuk kembali membiasakan diri menggunakan masker saat bepergian keluar rumah dan beraktivitas harian. Ujarnya.

Nurul dan Gito ketua Komisariat Ekonomi dan Yappas merasa senang dengan kegiatan bagi bagi masker yang dilakukan oleh DPC GMNI Pasaman.

Nurul dan Gito berharap serta menghimbau, semua pihak di Pasaman, dalam upaya mewujudkan upaya prokes ini, diperlukan kerjasama seluruh komponen masyarakat termasuk Ormas untuk saling mengingatkan pentingnya memakai masker dan melaksanakan protokol kesehatan yang berkelanjutan.

Kedua kader yang merupakan ketua komisariat ini berharap, dengan kegiatan bagi-bagi masker ini diharapkan masyarakat kembali membiasakan diri memakai masker, tetap menjalankan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan segera mengikuti program vaksin gratis oleh pemerintah.(RIS)

Lapangan Yang Melahirkan Cerita Duka Dikota Solok Di kunjungi Pandam I/BB

0

Kota Solok.Investigasi.News

Pandam I Bukit Barisan Mayjend TNI Hassanudin,SIP.MM didampingi ketua Persit KCK Daerah I/BB Ny Dessy Hassanudin berkunjung ke kota Solok, Rabu, 11 Agustus 2021, adapun hakekat dari kegiatannya itu, taklain untuk memastikan penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah daerah, dan sekaligus memberikan bantuan Oxygen Concentrator untuk rumah sakit M.Natsir Solok.

Selama dikota yang dipimpin oleh H.Zul Elfian Umar dan wakilnya Dr.Ramadhani Kirana Putra tersebut, Pandam beserta rombongan dijamu dikediaman walikota Solok, dan kegiatan selanjutnya diisi dengan meninjau beberapa aset TNI yang ada, termasuk Lapangan Kodim 0309

Lapangan Merdeka Kodim 0309 Solok, yang dari dahulunya dan sampai sekarang lebih dikenal dengan sebutan Lapangan Merdeka Solok, berdiri megah setelah pemerintah mengucurkan sejumlah uang untuk pembangunannya, namun sangat disayangkan, dibalik kemegahan dan kekokohannya itu, meninggalkan cerita duka bagi dua sosok yang ikut serta berjuang dan berjibaku untuk melakukan perubahan lapangan tersebut.

Sekarang dua sosok itu, yang disinyalir hanya korban dari keserakahan penguasa yang menjadi aktor dalam drama yang dimainkan saat itu, harus mendekam dibalik jeruji besi, namun Sang aktor masih berkeliaran bebas Tampa ada yang bisa menyentuhnya,

Disela kegiatannya itu, Jendral Bintang Dua tersebut mengatakan, terkait dengan penanganan Covid-19, hal yang terpenting dalam membatasi penyebaran virus Corona adalah meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk melaksanakan seluruh anjuran ataupun aturan yang diberikan oleh pemerintahan yang ada.

Berdasarkan dari pada itu, dikatakannya, pemerintah dan unsur terkait lainnya harus tau dan wajib memahami, dalam memasang langkah langkah untuk mendapatkan hal yang paling penting tersebut

Sementara itu walikota Solok, H.Zul Elfian Umar dalam sambutannya menerangkan, dalam membatasi penyebaran virus Corona, sampai saat ini pemerintah daerah setempat masih memberikan himbauan kepada masyarakat untuk membudayakan hidup sehat serta mematuhi Prokes yang ada.

Dan upaya lain yang dilakukan pemerintah kota Solok dalam menyikapi ancaman virus Corona adalah dengan menyediakan tempat isolasi terpadu untuk pasien di rumah sakit Bandar Pandung.

” Terkait dengan capaian Vaksinasi, kota Solok merupakan kedua tertinggi di Sumatera Barat setelah kota Padang Panjang ” ucap walikota Solok.

Dari liputan Investigasi.News pada kegiatan itu, kedatangan Pandam tersebut didampingi oleh beberapa pejabat utama yang ada di Kodam I/BB, Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada, Sementara itu perjamuan yang dilakukan oleh walikota Solok dan wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Solok Hj. Nurnisma, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, serta beberapa OPD yang ada dilingkungan pemerintahan tersebut.

(Gia Wiranda)

Kasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Yeni Sartika ‘Telah Tiada’

0

Agam, Investigasi.news

Beberapa bulan terakhir, satu-satu Kabupaten kehilangan putra-putri terbaiknya. Kali ini Kabar duka kembali menyelimuti Kabupaten Agam. Terkhusus bagi Keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam. Bagaimana tidak, salah seorang Kasi Cagar Budaya dan Museum, bidang kebudayaan Kabupaten Agam Yeni Sartika telah pergi menghadap sang penciptanya.

Dikabarkan, Yeni Sartika menghembuskan Nafas terakhirnya pada Rabu (11/08) Sekitar pukul 15.25.Wib di Rumah sakit Achmad Mukhtar Bukittinggi, Sumatera Barat.

Mendengat kabar tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam,Drs. Isra, M.Pd, mengucapkan turut berbelasungkawa. Semoga Almarhumah mendapatkan tempat yang layak disisi Allah.

“Kita berharap, keluarga yang di tinggalkan, tabah dalam menghadapi cobaan ini. Mari kita hantarkan, almarhumah kepada peristirahatan terakhirnya”, ucap Isra.

“Kami keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, turut berduka yang sedalam-dalamnya. Selamat jalan rekan kami, semoga amal ibadah Almarhumah di balas oleh Allah, Amin Ya Rabbalalamin”,

(Daji)

Anggota DPRD Provinsi Sumbar H.Daswippetra.SE.M.Si, Pastikan Ketersediaan Oksigen Dalam Dearah

0


Kota Solok, Investigasi.News

Terjadinya kelangkaan Oksigen yang disebabkan oleh terus meningginya jumlah pasien Covid-19, membuat para pemikir menggeliat dalam mencarikan solusinya, dan dari kondisi yang terjadi itu, juga mengundang ambisius para pemangku jabatan lainnya untuk serta merta bertanggung jawab dan berpacu dalam mencari langkah agar situasi daerah dan masyarakatnya tidak semakin memburuk.

Seperti yang dilakukan oleh Anggota Komisi V DPRD Propinsi Sumatera Barat (Sumbar) H.Daswippetra.SE.M.Si Dt.MJJ Alam, dalam merespon dan memberikan perlindungan kepada masyarakatnya yang telah memberikan amanah, ia lansung turun kelapangan ketempat terhimpunnya tenaga medis yang memberikan perawatan kepada pasien Covid-19, dan adapun tujuan dari kegiatannya itu, tak lain adalah untuk memberikan kekuatan moral terhadap pasien yang ada, serta memastikan ketersediaan Oksigen yang dibutuhkan.

Seuai dengan kegiatan yang telah diagendakannya, tepatnya pada Senin, 9 Agustus 2021, Politisi yang dilahirkan oleh partai berlambangkan Ka’Bah tersebut, mengunjungi rumah sakit M.Natsir Solok untuk mengikhtiarkan tujuannya tersebut, namun kunjungannya pada saat itu, tidak membuahkan hasil yang baik, karena orang nomor satu di rumah sakit tersebut tidak berada ditempat.

Namun walaupun demikian, karena keinginan dan niatnya yang kuat untuk memberikan perlindungan dan penyelamatan terhadap masyarakatnya yang telah memberikan amanah, H.Dawippetra menghubungi direktur rumah sakit melalui seluler yang ia miliki, dan dari hasil pembicaraan yang bisa dilakukannya itu, diketahui bahwa kesedian Okisigen rumah sakit M.Natsir hampir habis dan hanya mencukupi untuk satu hari lagi.

Beranjak dari hal tersebut, H.Daswippetra segera menghubungi Dinas kesehatan Provinsi dan wakil gubernur Sumatera Barat, dan meminta agar mengirim pasokan Oksigen ke rumah Sakit M.Natsir Solok sebanyak 200 tabung, dan dikatakannya, jumlah itu sesuai kebutuhan yang ada. Akhir dari upaya yang dilakukannya itu, serta tidak menunggu begitu lama, dan diperkirakan hanya berselang hitungan jam saja, sebanyak 50 tabung Oksigenpun sampai dan diterima oleh petugas rumah sakit M.Natsir Solok.

Dari data yang dirangkum Investigasi.News terkait upaya untuk melengkapi kebutuhan kesehatan masyarakat dimasa Pandemi saat ini, dan sakaligus untuk membantu melengkapi ketersedian Oksigen yang dibutuhkan dirumah sakit M.Natsir Solok, yang telah dilakukan oleh H.Daswippetra, diketahui bahwa dari 200 tabung Oxigen yang dimintanya, telah direalisasikan oleh pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui instansi terkait sebanyak 121 tabung Oksigen, yakni, pada Senin, 9 Agustus 2021 sebanyak 50 tabung, Selasa, 10 Agutus sebanyak 61 tabung, dan pada Rabu, 11 Agutus 2021 sebanyak 10 tabung dari Pangdam I Bukit Barisan.

” Kita harus pastikan ketersedian oksigen yang ada, karena itu menyangkut dengan nyawa masyarakat banyak ” ujar H.Daswippetra kepada Investigasi.News saat dikonfirmasi terkait dengan perjuangannya tersebut.

Lebih jauh H.Daswippetra, SE.M.Si Dt.MJJ Alam menyampaikan, terkait dengan terjadinya kelangkaan oksigen belakangan ini, politisi yang akrab disapa dengan panggilan H.ANE tersebut berpendapat, bahwa kejadian itu merupakan sesuatu perubahan yang wajar saja untuk terjadi, karena kebutuhan tenaga medis dan masyarakat terhadap barang itu terus meninggi, namun dikatakannya, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya harus memiliki langkah cepat dalam menanganinya, karena oksigen merupakan salah satu alat penting yang menjadi langkah awal untuk penanganan pasien yang terserang virus Corona, atau pasien yang menderita penyakit lainnya.

Dalam informasi yang diberikannya kepada Investigasi.News, anggota DPRD Propinsi Sumbar itu juga mengatakan, secara nasional pemerintahan pusat telah mengambil langkah tepat dalam mengantisipasi kejadian tersebut, dan dalam hal itu, Kemenkes dan Kementerian Perindustrian telah membatasi penggunaan oksigen untuk peindustrian, dan menggelembungkan penggunaannya untuk kebutuhan medis.

Beranjak dari kebijakan yang telah diambilnya tersebut, dilanjutkan dengan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 yang ada di tiap tiap Provinsi, dan agar ketersedian oksigen didaerah tercukupi, setiap rumah sakit harus memberikan laporan berkala terkait dengan oksigen yang dibutuhkannya.

” Semuanya harus cepat tanggap, dan jangan disaat yang dibutuhkan itu sudah tidak ada lagi, baru rumah sakit berteriak ” ungkap H.Daswippetra.

Dalam paparan yang disampaikannya itu, Polisi yang pernah menduduki tiga periode secara berturut turut salah satu kursi empuk yang ada di DPRD kota Solok tersebut, H.Daswippetra juga menambahkan, dalam menekan meningkatnya angka kasus Covid-19, serta sebagai langkah untuk mengantisipasi kelangkaan oksigen, memang harus dilakukan penanganan dari hulunya, yakni membatasi penyebarannya, seperti gerakan LOKDOWN, Vaksinasi, dan penerapan PPKM, namun kemaksimalan program itu tidak tercapai dengan sempurna karena kurangnya respon dan dukungan dari masyarakat setempat, dan inilah yang menjadi tanggung jawab dan tugas pemerintah daerah setempat.

” Kita Semua Menghendaki Agar Pandemi InI Segera Berakhir, dan Masyarakat serta Daerah Tidak Meradang Lagi ” ungkap H.Daswippetra mengakhiri.

Liputan : Gia Wiranda

Rayakan HUT RI, Lapas Sekayu Gelar Acara

0

Sekayu. Investigasi.news

Semarak bulan kemerdekaan HUT RI Ke- 76 Tahun 2021, “Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh”. Lapas Sekayu melaksanakan kegiatan Pembukaan Pekan Olahraga Bagi Warga Binaan di Lingkungan Lapas Sekayu. Segenap Panitia penyelengara semarak bulan kemerdekaan dan warga binaan di lingkungan Lapas Sekayu turut bahagia atas penyelenggaraan dalam mengisi kegiatan semarak bulan kemerdekaan HUT RI Ke-76 Tahun 2021

Hal tersebut juga menajdi icon: “Bangga Melayani Bangsa”, dalam spirit motivasi , yakni : “Kinerja Kumham Lebih pasti” dan sebagai Insan Pengayoman yang BerAKHLAK “ (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adatif, Kolaboratif).

Selanjutnya tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia ditengah masa pandemi covid- 19, Jhonny H. Gultom selaku Ka. Lapas mendorong terwujudnya sikap optimisme dalam semangat dan harapan “Bangga Melayani Bangsa”, yang bertujuan, yaitu : 1) menumbuhkan rasa cinta tanah air. 2)mengenang jasa pahlawan. 3) meningkatkan disiplin dan rasa nasionalisme pegawai di Lingkungan Lapas Kelas IIB Sekayu, Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan.

(Mira)

Sambut Tahun Baru Islam 1443 H Pemko Solok Gelar Tausiah Secara Vurtual

0

Kota Solok, Investigasi.News

Walaupun daerah sedang digerogoti oleh Pandemi virus Corona, namun tidak menjadi penghalang bagi pimpinan pemerintahan kota Solok untuk menyambut serta memeriahkan datangnya hari Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H, terkait dengan itu, bersama masyarakat dilaksanakannya Tausiah secara virtual, Selasa 10 Agustus 2021.

Dalam kegiatan yang dikemasnya itu, pemerintah kota Solok menghadirkan Ustad Drs, H. Afrizal Thaib sebagai penceramah, dan disaksikan secara online oleh masyarakat daerah setempat melalui akun YouTube info publik Solok, sementara itu walikota Solok, H.Zul Elfian Umar dan Wakil walikota Solok,Dr.Ramadhani Kirana Putra, beserta pejabatnya yang ada, mengikuti kegiatan secara virtual diruang kerjanya.

Sebelum Tausiah disampaikan, terlebih kegiatan dibuka dengan penyampaian sepatah kata dari walikota Solok, dan dalam paparannya H.Zul Elfian Umar mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Solok dalam mewujudkan Kota Solok yang diberkahi.

Senada dengan itu, Wakil walikota Solok dalam kesempatannya menyampaikan sepatah kata, mengatakan, sebagai hamba Allah yang menjalani kehidupan didunia ini, kita harus selalu berserah diri kepada Nya, dan teruslah berusaha sesuai profesi yang dijalani, serta berdoa untuk mendapatkan Ridho dan berkahan Nya.

Sementara itu dalam Tausiah yang disampaikannya, Ustad Afrizal Thaib mengajak masyarakat setempat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai landasan menghijrahkan diri kearah yang lebih baik, dan dikatakannya, sesungguhnya Allah sangat menyukai dan menyayangi Bani Adam yang menghendaki suatu perubahan menuju kesempurnaan Iman dan Taqwanya.

” Kita harus mampu untuk berhijrah, dan jadikan masa lalu sebagai alasan untuk peningkatan diri dihari yang akan datang ” papar Ustad Afrizal Thaib.

Terkait dengan ajakan atau himbauan yang disampaikannya itu, Ustad Afrizal Thaib mengatakan, yang sangat perlu sekali dilakukan adalah, menghijrahkan mental didalam diri, sehingga dalam menjalani kehidupan yang akan datang, kedisiplinan, ketaatan, serta perubahan pola fikir, akan senang tiasa dengan sendirinya membawa manusia menuju kearah yang lebih baik yang diridhoi Allah.

Mengakhiri Tausiah yang disampaikannya tersebut, dan sekaligus dalam menutup kegiatan yang dilaksanakannya itu, Ustad Afrizal memimpin masyarakat dalam berdoa, dan bermohon kepada Yang Kuasa untuk selalu memberikan keselamatan pada umat manusia, serta meminta agar Pandemi yang terjadi saat ini segera berakhir.

(914)

Hari Ini, Kasus Terkonfirmasi Covid_19 di Kabupaten Agam Capai 6.730

0

AGAM, Investigasi.News

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Henrdi Rusdian mengatakan, total kumulatif kasus terkonfirmasi Covid-19 didaerahnya mencapai 6.730 orang atau bertambah sebanyak 54 kasus dibandingkan hari sebelumnya.

Hal tersebut dikatakan karena Kasus penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Agam hingga kini masih terus bertambah. Info tersebut terakhir didata pada hari selasa (10/8). Dikabarkan karena hal tersebut, puluhan warga daerah kembali menambah daftar kasus terkonfirmasi Covid-19.

“Kami kembali menerima laporan tambahan warga terkonfirmasi sebanyak 54 kasus. Tersebar di 11 kecamatan. Sehingga sejauh ini total kasus Covid-19 di Agam terhitung sebanyak 6.730 kasus,” ujar dr. Hendri Rusdian.

Ditambahkan, sebaran kasus terbaru hari ini imbuhnya, terbanyak terjadi di Kecamatan Ampek Angkek dengan 12 kasus. Kemudian Baso 11 kasus, Palembayan 8 kasus, Lubuk Basung 6 kasus.

Lalu, 4 kasus di Kecamatan IV Koto, 3 kasus masing-masing di Tanjung Raya, Canduang dan Tilatang Kamang. Sedangkan Ampek Nagari menambah 2 kasus, Malalak 1 kasus dan Sungai Pua 1 kasus.

Kasus positif itu katanya, menjadikan jumlah kasus aktif Covid-19 di Agam mencapai angka 1.630 kasus saat ini.

“44 pasien dirawat di rumah sakit dan sisanya isolasi mandiri. Kita doakan, semoga para pasien tetap semangat dan secepatnya pulih,” tutur dr. Hendri.

Kabar lain imbuhnya lagi, Agam kembali diterpa kabar duka adanya 1 pasien Covid-19 meninggal dunia dari Banuhampu. Total pasien meninggal dunia tercatat 167 kasus.

“Sedikit melegakan, hari ini tercatat 24 pasien sembuh di Agam. Saat ini, Satgas Covid-19 daerah masih terus memantau perkembangan 102 kasus suspek dan 100 warga kontak erat,” sebutnya.

Selain terus berupaya mendisiplinkan masyarakat akan protokol kesehatan lewat operasi yustisi secara massif, saat ini pihaknya terus menggerakkan percepatan herd immunity dengan terus memperluas cakupan vaksinasi.

“Kami imbau seluruh masyarakat untuk dapat juga berperan aktif dalam upaya pemerintah menekan penyebaran Covid 19 ini, menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan melaksanakan vaksinasi Covid 19,” tutupnya.

(Daji)

Bupati Agam Buka Rapat Koordinasi GTRA

0

AGAM, Investigasi.News

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman mengatakan bahwa persoalan tanah sangat komplek permasalahannya, yang dapat jadi pemicu terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman saat membuka rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), di Hotel Sakura Syariah, pada selasa (10/8/2021).

Dikatakannya, persoalan tanah merupakan masalah krusial yang dapat membuat masyarakat bentrok, sehingga harus diatasi agar permasalahan seperti ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Agam.

“Melalui rakor GTRA kita harapkan ada solusi untuk mengatasi persoalan ini, dengan melibatkan pihak terkait terutama tokoh masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan bupati, yang jadi tugas berat pihaknya dan BPN saat ini adalah penyelesaian tanah eks lapangan terbang di Gadut, bahkan Pemkab Agam sudah berkoordinasi dengan Danlanud Sutan Sjahrir Padang terkait status tanah tersebut.

“Kita diminta untuk mengurus langsung ke pusat, ini salah satu masalah yang harus di atasi agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam hal ini,” sebutnya.

Untuk itu, diharapkannya dengan sinergi Pemkab Agam dengan BPN dapat menyelesaikan persoalan ini, supaya tidak ada lagi permasalahan yang timbul akibat sengketa tanah tersebut. (Daji)

Wako Solok; Akselerasi Serapan Anggaran Harus Ada, Namun Toleransi Bagi Penyelewengan Anggaran Tidak Akan Pernah Ada

0

Kota Solok.Investigasi.News

Walikota Solok, H.Zul Elfian Umar meminta adanya Akselerasi Serapan Anggaran APBD, sehingga belanja daerah terealisasikan sebagaimana yang telah ditargetkan, namun didalam hal itu, ia menekankan, bahwa tidak akan pernah mentoleransi para penyeleweng anggaran.

Walikota Solok menegaskan, bagaimanapun keadaan daerah saat ini, jangan dijadikan alasan untuk bermalas malasan, karena tercapainya terget belanja daerah yang akuntabel, efektif dan efisien, merupakan bukti dari kebijakan yang telah dilahirkan, dan hal itulah yang ditunggu oleh masyarakat, bedasarkan dari pada itu, kepala OPD harus mampu menjalan tupoksinya, dan jangan hanya memiliki konsep dari prosedur yang akan dilaksankan saja.

Terkait dengan itu, walikota Solok juga mengaharapkan adanya jaminan dari unsur pengawas agar tidak terjadi penyelewengan anggaran, sehingga penggunaan keuangan daerah tepat sasaran, dan tidak disalah gunakan, atau dikorupsi.

Penegasan yang menjadi tantangan bagi pemangku jabatan yang ada dilingkungan pemerintahan tersebut, disampaikan oleh walikota Solok saat memimpin rapat koordinasi terbatas (Rakortas), yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD nya yang ada, Senin, 9 Agustus 2021, diruang rapat walikota Solok.

Melanjutkan tantangan yang diberikannya itu, walikota Solok meminta seluruh bawahannya yang telah dipercaya untuk memegang tampuk jabatan yang ada, agar bisa melahirkan sebuah inovasi yang solutif dan inovatif, disaat daerah meradang disebabkan oleh ancaman virus Corona seperti saat ini.

Terkait dengan hal tersebut, walikota Solok mengatakan, secara terbuka pemerintahan yang ada telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pemulihan perekonomian serta untuk menstabilkan kesehatan masyarakat dan daerah, namun kesuksesan program itu tidak terlepas dari kesigapan aparatur dalam menyikapi atau mengindentifikasi permasalahan yang terjadi, dan merumuskan solusi lain dari yang telah ditetapkan secara nasional.

” Masyarakat dan daerah membutuhkan pejabat yang mampu berinovasi, dan jangan hanya menunggu instruksi dari pemerintahan yang lebih tinggi saja ” ungkap walikota Solok.

Menghadapi Pandemi yang disebabkan oleh virus Corona, merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan, dan dalam hal itu, perlu adanya sebuah sinergitas antara unsur terkait lainnya, tetapi dalam melaksanakannya tidak dihalalkan untuk mengurangi atau meninggalkan tupoksi yang telah ada, tambah walikota Solok mengakhiri.

Liputan : Gia Wiranda