Beranda blog Halaman 4939

Dikunjungi Audy Joinaldy, Ketua Kelompok Tani Ketika Terharu

0

Zainal Sikumbang, Ketua Kelompok Tani Mutiara Lumpur Nagari Ampiang Parak Timur, Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, tidak dapat menahan tangisnya ketika melaporkan kondisi kelompok taninya kepada Wakil Gubernur Sumbar  Audy Joinaldy.

Ikut menyambut kedatangan Wakil Gubernur Sumbar pada peninjauan sektor pertanian di Pesisir Selatan, Minggu (8/8), Zainal terbata-bata menyampaikan kesulitan yang di hadapi oleh kelompok taninya. Dijelaskan Zainal, saat ini kelompok tani yang dipimpinnya sudah berhasil membuat kolam terpal seluas 720 m2, namun kesulitan akan bibit dan pakan.  

Mendengar curahan hati Zainal, Audy langsung meminta Plh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Desniarti, yang juga turut hadir, untuk memberikan penjelasan dan membantu usaha budidaya ikan kelompok tani semaksimal mungkin.

“Memang kami di propinsi tidak memiliki kewenangan budidaya perikanan air tawar. Karena kewenangan itu ada di kabupaten kota dan pusat. Namun kami di propinsi akan berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi kebutuhan kelompok tani di Ampiang Parak Timur ini,” terang Desniarti.

Pada peninjauan kali ini, Audy melihat setidaknya terdapat tiga potensi utama dari Nagari Ampiang Parak Timur, yaitu perikanan darat, sawit dan gambir. Untuk setiap komoditi ini, Audy berjanji akan memberikan dukungan yang diperlukan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Untuk perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan akan pro aktif ke kabupaten kota dan pusat, agar perikanan darat di sini berkembang. Untuk sawit kita minta agar masyarakat membentuk kelompok dengan lahan minimal 50 hektar, memiliki alas hak, supaya bisa mendapatkan program replanting. Insya Allah kita fasilitasi semaksimal mungkin,” tutup Audy yang akrab dengan sapaan Uda Wagub ini.

Mebri

Dirpolairud Polda Sumbar Terima Piagam Penghargaan Dari Bea Cukai

0

PADANG, Investigasi.News

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumbar, Kombes Pol Sahat M. Hasibuan, S.Ik menerima penghargaan dari pihak Kantor Pengawasan dan Pelaksanaan Bea dan Cukai Teluk Bayur Provinsi Sumbar pada Kamis (5/8).

“Penghargaan ini atas kerja-sama dalam mencegah terjadinya tindak pidana penyelundupan di wilayah perairan Teluk Bayur,” kata Kombes Pol Sahat, Jumat (6/8) siang.

Dikatakan, penghargaan tersebut adalah sebuah motivasi tersendiri bagi Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar, dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan di perairan Sumbar.

“Saya selalu berkerja dengan ikhlas, sebagai abdi negara. Kamtibmas yang kondusif adalah tujuan utama, terutama pada masa pandemi Covid-19, semuanya harus kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, sudah sepatutnya sebagai personel Ditpolairud Polda Sumbar, membantu pihak Bea Cukai dalam mengawasi wilayah perairan demi tugas negara.

“Apabila terjadi tindak pidana penyelundupan tentu dapat merugikan negara. Oleh karena itu kami bertekad menjaga wilayah perairan di Sumbar demi mencegah perbuatan tersebut,” katanya.

Dirinya menerangkan, tidak hanya kepada Ditpolairud Polda Sumbar saja yang mendapatkan penghargaan, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada Kepala Kantor Pengawasan dan Pelaksanaan Bea dan Cukai Teluk Bayur Provinsi Sumbar.

“Penghargaan berpatisipasi dalam menginisiasi pelaksanaan patroli bersama guna mencegah terjadinya tindak pidana penyelundupan di perairan Teluk Bayur,” terangnya.

Penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan di ruang kerja Dirpolairud Polda Sumbar, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

(Polres Mentawai)

Buku “Nyala Asa di Tengah Badai Corona” Dapat Dukungan Prof Irwan Prayitno

0

Prof Irwan Prayitno; “Nyala Asa di Tengah Badai Corona” Laporan untuk Masyarakat

PADANG, Investigasi.News

Mantan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) dua periode, yang juga Guru Besar di Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Irwan Prayitno, menerima buku Nyala Asa di Tengah Badai Corona, tulisan General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu Bambang Dwiyanto, yang juga pernah menjabat GM PT PLN UIW Sumbar di masa kepemimpinan Irwan Prayitno di Sumbar pada Sabtu (7/8).

Dikatakan, “Ini satu contoh yang inspiratif kepada para profesional, khususnya di lingkup BUMN, di mana kerja-kerjanya dituliskan dan dibukukan, kemudian dibagikan kepada masyarakat,” sebut Irwan Prayitno.

Menurut IP, tak hanya perusahaan, unsur legislatif, ataupun Negara yang perlu mengetahui apa yang dikerjakan oleh sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melainkan juga masyarakat umum. Sebuah buku yang ditulis oleh satu perusahaan yang terkait pada hajat hidup masyarakat merupakan satu bentuk laporan tertentu kepada masyarakat.

“Laporan kepala daerah ke DPRD sudah, ke Kemendagri sudah. Laporan BUMN ke direksi, melalui RUPS, sudah. Tapi laporan ke masyrakat belum. Buku ini ibaratnya laporan kerja ke masyarakat,” ujar Irwan.

Dengan masyarakat mengetahui kinerja satu lembaga melalui tulisan di buku, ditekankan, masyarakat akan mendukung lembaga tersebut, sehingga iklim yang muncul makin positif. Dari tulisan kinerja seorang GM, dicontohkan lagi, masyarakat juga bisa mengambil manfaat.

“Pasti pengalaman-pengalaman siapapun, apalagi seorang profesional di BUMN, banyak yang bisa dijadikan contoh. Dengan demikian, inspirasi muncul dari buku ini, bisa menggerakkan masyarakat ke hal yang baik. Kita imbau semua orang, terutama para pejabat, profesional yang pegang amanah rakyat, untuk menuangkan hasil-hasil kerjanya dalam bentuk pertanggungjawaban tertulis seperti buku ini. Saya sangat mendukung. Mudah-mudahan ditiru oleh yang lainnya,” ujar suami dari Hj. Nevi Zuairina tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Komunikasi PLN UIW Sumbar Afriman, yang langsung mengantarkan buku Nyala Asa di Tengah Badai Corona ke kediaman sang Profesor, menyampaikan terimakasih dari pihak PLN Sumbar atas atensi Irwan Prayitno, terutama dalam proses penyusunan buku yang dieditori Muhammad Subhan dan Sisca Oktri Santi itu.

“Mohon maaf bukunya baru sampai ke tangan Bapak sekarang, karena proses pencetakan dilakukan di Palembang. Terimakasih atas perhatian Bapak terhadap buku ini,” ujar Afriman, didampingi salah seorang dari tim editor dari perusahaan pers SumbarFokus, Sisca Oktri Santi.

Diketahui, buku Nyala Asa di Tengah Badai Corona ditulis oleh Bambang Dwiyanto semasa dirinya masih menjabat GM PT PLN UIW Sumbar beberapa waktu lalu. Buku ini memuat kisah kinerja pengalaman Bambang Dwiyanto semasa menahkodai PLN UIW Sumbar, khususnya dalam menghadapi krisis di masa pandemi.

Perjuangan PT PLN UIW Sumbar bertahan di masa pandemi terurai nyata di buku ini. Kisah-kisah heroik para petugas Dispatcher, personel PLN yang tidak boleh lengah, bagaimana keberlangsungan bisnis direncanakan dan ketegaran bisnis menghadapi badai COVID-19, hingga pengalaman pribadi Bambang Dwiyanto selama berada di ruang isolasi karena terpapar COVID-19 bisa diketahui dan dirasakan pembaca dalam tulisan di buku ini.

***

Anggota DPRD Agam Dapil IV Tampung Aspirasi Masyarakat Ampek Angkek

0

Agam, Investigasi.News

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam Dapil IV menampung sejumlah harapan pembangunan dari masyarakat di Kecamatan Ampek Angkek.

Aspirasi itu disampaikan sejumlah masyarakat saat anggota dewan melakukan reses di kecamatan yang dipimpin Camat Yogi Astarian, S.STP pada Rabu (4/8).

Mewakili masyarakat, Anggota Bamus Ampang Gadang, Zetria Edison mengatakan para wakil rakyat Dapil IV diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, seperti pemberdayaan kelompok tani dan pemberian pupuk yang tepat sasaran.

“Ini harapan masyarakat kita, para konsituen legislator Dapil IV mengharapkan betul wakil rakyat dapat mengawasi pembagian pupuk yang selama ini ada bantuan kelompok yang diterima anggota tidak aktif,” katanya.

Wali Nagari Ampang Gadang, Rifki Syaiful menyampaikan persoalan yang terjadi di wilayah kerjanya. Dikatakan, saat ini beredar isu bahwa siapa yang tidak melakukan vaksinasi Covid-19 terancam tidak akan terima honor bahkan diberhentikan.

“Kami sebagai wali nagari merasa punya tanggung jawab terhadap nasib perangkat nagari kami ini,” sebutnya.

Sedangkan Wali Nagari Biaro Gadang dalam pertemuan itu juga meminta kepada anggota DPRD Agam dari Dapil IV agar
memperjuangkan pengadaan countainer untuk pembuangan sampah yang bisa diangkut setiap harinya.

Sementara itu legislator dari Dapil IV yang juga Wakil Ketua DPRD Agam, Suharman mengatakan maksud dari reses ke Ampek Angkek adalah dalam rangka untuk menjemput aspirasi dari konstituen.

“Sejumlah wakil rakyat dari Dapil IV sengaja turun menyambangi konstituen guna menampung aspirasi mereka,” ucapnya.

Disebutkan, selain dirinya, legislator yang juga langsung menemui masyarakat itu antara lain Doddi, ST, Ridwan Suhaili, Adrius, Rinal Wahyudi, Zulhefi dan Bulqaini.

“Anggota dewan yang hadir pada reses itu akan memperjuangkan aspirasi masyarakat ke dinas yang membidangi di pemerintah daerah, semua usulan akan diperjuangkan bersama-sama untuk kemajuan daerah kita dan itu bagian dari tanggung jawab wakil rakyat,” terangnya.

(Daji)

Sambangi Konstituen, Legislator DPRD Agam Dapil III Serap Sejumlah Asprirasi

0

Agam, Investigasi.News

Dalam rangka menjamin peningkatan pembangunan dan kemajuan masyarakat, Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Agam Dapil III menyambangi konstituen di Kecamatan Palupuh pada Rabu (05/8).

Pada pertemuan bersama masyarakat itu, para wakil rakyat berhasil menghimpun sejumlah aspirasi, saran dan masukan bagi berlangsungan pembangunan di Kecamatan Palupuh.

Ketua DPRD Agam, Dr. Novi Irwan, S.Pd.MM yang turun langsung ke konstituen mengatakan, kehadiran sejumlah anggota legislatif ke Kecamatan Palupuh dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Selain mendengarkan aspirasi, reses kali ini juga mendengarkan sejumlah saran dan masukan dalam rangka membangunan dan meningkatkan kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, reses yang digelar di aula Kantor Camat Palupuh itu juga dihadiri anggota DPRD Agam Dapil III antara lain Hendrizal, Edward, Fairisman, Mardanis, Syafrudin dan Syafril.

“Reses di Kecamatan Palupuh disambut baik oleh Camat Palupuh, Hasrizal yang juga dihadiri Walinagari, MUI, Bundo kanduang, Ninik Mamak dan pemuda setempat,” sebutnya.

Dikatakan, kesempatan reses itu anggota DPRD Dapil III lebih banyak mendengarkan aspirasi dari masyarakat terkait dengan pembangunan dan kemajuan di Kecamatan Palupuah.

Sementara itu, Hendrizal berharap aspirasi masyarakat akan infrastruktur serta pembangunan pariwisata di Palupuah bisa terealisasi dengan baik

“Semoga pemerintah daerah bisa membuat program seperti Save Maninjau dan Gelora Palembayan, dan di Palupuah semoga dibuatkan program Geliat Palupuah,” ujarnya.

(Daji)

Gubsu Kunjungi PT Hijau Surya Biotechindo Sekaligus Sosialisasi Pencegahan Covid-19

0

ASAHAN, Investigasi.News

PT Hijau Surya Biotechindo yang merupakan salah satu PT pengembangbiakan bibit pisang barangan dan kepok di Sumatera Utara yang bertempat di Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat, hari ini Jum’at (06/08/2021) di kunjungi oleh Gubernur Samatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi bersama istri dan rombongan.

Pada kunjungan tersebut Gubsu dan rombongan didampingi oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, beberapa OPD terkait, Direktur PT Hijau Surya Biotechindo dan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus melihat secara langsung proses pembibitan benih pisang dan proses pengembangbiakan bibit pisang di Laboratorium dan Nursery Hijau Surya PT Hijau Surya Biotechindo.

Disela-sela peninjauannya Gubsu meminta kepada Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung dan mensuport PT Hijau Surya Biotechindo dalam pembibitan pisang barangan dan kepok ini. Dan saya berharap pembibitan ini dapat berkembang terus kedepannya.

Saya juga meminta kepada PT Hijau Surya Biotechindo dapat berkerjsama dengan Pemerintah dalam mengembangkan pembibitan ini, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Kabupaten Asahan.

Mengakhiri pembicaraannya beliau berharap masyarakat Sumatera Utara dapat meniru apa yang telah dilakukan oleh PT Hijau Surya Biotechindo.

Sementara Direktur PT Hijau Surya Biotechindo Budi Chandra mengucapkan terima kasih kepada Gubsu, Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang telah berkunjung ketempat kami ini untuk melihat secara langsung pengembangbiakan pembibitan pisang barangan dan kepok pada hari ini. Dan kami PT Hijau Surya Biotechindo membutuhkan dukungan dan arahan dari Pemerintah dalam pengembangbiakan bibit pisang ini kedepannya agar lebih baik lagi.

“Kami PT Hijau Surya Biotechindo juga memiliki niat untuk mengembangkan pembibitan ini di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Asahan,” tutup beliau.

Setelah selesai mengunjungi dan meninjau di PT Hijau Surya Biotechindo, Gubsu beserta rombongan, Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan langsung menuju ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan untuk melanjutkan kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 di Kabupaten Asahan yang telah dihadiri oleh Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Danyon 126/KC, Mewakili Danlanal Tanjung Balai Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten, Beberapa Kepala Sekolah SMA, SMK dan tamu undangan lainnya.

Dikesempatan ini Bupati Asahan H. Surya, BSc selaku tuan rumah mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubsu beserta rombongan di Kabupaten Asahan dalam rangka kunjungan kerja dan silaturahmi dengan Forkopimda Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan juga melaporkan bahwa Kabupaten Asahan saat ini berada pada PPKM level 3 dengan update data sejak 1 Maret sampai dengan 5 Agustus 2021 sebaran covid-19 di Kabupaten Asahan sebagai berikut, suspek 0 orang, terkonfirmasi 1900 orang, dirawat 206 orang, sembuh 1538 orang dan meninggal 156 orang.

“Dan untuk data vaksin covid-19 Kabupaten Asahan telah menerima dosis tahap I sebanyak 43.912 orang atau sebanyak 39,5%,” lapor beliau.

Selanjutnya beliau mengatakan, untuk dosis tahap ke II yang telah menerima sebanyak 26.960 orang atau sekitar 24,2%, dengan total sasaran berjumlah 111.030 diberikan kepada, tenaga kesehatan 2.155 orang, lansia 64.773 orang, guru 13.760 orang, TNI 738 orang, Polri 712 orang dan masyarakat lainnya 28.892 orang

Selain dari total sasaran target nasional tambahan vaksin diberikan kepada masyarakat umum usia 18 sampai 49 tahun dan masyarakat rentan usia 50 sampai 59 tahun untuk dosis I sebanyak 4651 orang dan dosis II sebanyak 1013 orang.

Mengakhiri sambutannya Beliau mengatakan upaya pemerintah dalam pencegahan dengan terus mengajak masyarakat agar selalu mematuhi Prokes. Selain itu dengan mengoptimalkan posko penanganan covid 19 di tingkat Kelurahan dan desa agar penyebaran covid-19 dapat diatasi.

Dikesempatan ini juga Gubsu Edy Rahmayadi memberikan bimbingan dan arahannya yang mengatakan, Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten unggulan di Sumatera Utara, di mana Kabupaten Asahan dapat menjanjikan Kesejahteraan Rakyat sehingga Kabupaten Asahan mempercepat Sumatera Utara bermartabat, karena Kabupaten Asahan memiliki potensi yang besar

Beliau juga mengatakan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Asahan terletak kepada Kepala Desa/Lurah. Maka dari itu diharapkan kepada Kepala Desa/Lurah dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya.

Beliau menambahkan, dalam membangun desa, Kepala Desa diharapkan menggunakan dana desa dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat desa dapat hidup dengan makmur.

Di sini saya juga meminta kepada Kepala Desa dapat menggali potensi yang ada di desanya, sehingga dapat bermanfaat bagi Pemerintah dan masyarakat didesa tersebut. Dan kami selaku Pemerintah Provsu akan mendukung serta mengembangkan potensi desa tersebut.

Selain itu beliau juga meminta kepada Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Asahan dapat mendidik generasi penerus dengan baik, karena Sumatera Utara membutuhkan generasi yang dapat membangun Sumatera Utara lebih baik lagi.

“Jadikan generasi penerus di Sumatera Utara khususnya di kabupaten Asahan memiliki kreativitas dan kualitas yang dapat membawa bangga nama Sumatera Utara khususnya Kabupaten Asahan kedepannya. Kita tidak boleh menyerah dalam memajukan generasi bangsa terutama generasi Sumatera Utara,” harap beliau kepada Kepala Sekolah.

Beliau juga mengatakan, saya akan bergandengan tangan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dalam memajukan Sumatera Utara.

Mengakhiri bimbingan dan arahannya Gubsu menghimbau kepada masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Kabupaten Asahan untuk mematuhi Prokes covid 19, sehingga penyebaran covid-19 di Sumatera Utara khususnya di kabupaten Asahan dapat kita cegah penyebarannya.

Dikesempatan ini juga Gubsu menyerahkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) kepada SMA/SMK didampingi oleh Bupati Asahan, Wakil bupati Asahan dan Forkopimda Kabupaten Asahan.

(Adi)

Isak Tangis Seorang Nenek Melawan Derasnya Gelombang Kehidupan Setelah Ditinggal Pergi Suami Dan Dua Orang Anak Nya

0

Oleh : Gia Wiranda

Kisah Nyata Ini Terjadi Di Kota Solok, Tentang Seorang Nenek Yang Hidup Sebatang Kara Di Kawasan Jalan Syeh Kukut, Kelurahan Tanjung Paku, Kecamatan Tanjung Harapan, Daerah Setempat, Sehari harinya Untuk Penyambung Hidup, Sang Nenek Hanya Berharap Dari Belas Kasihan Warga, Sementara Itu Sampai Saat Ini, Sebelum Ajal Datang Menjemputnya, Sang Nenek Sangat Berharap Agar Dapat Bertemu Kembali Dengan Suami Dan Anak Anaknya Yang Telah Lama Pergi Meninggalkannya.

Sebut saja namanya Nenek Mariam (nama samaran), terpaksa bertahan hidup dari belas kasihan warga setempat, setelah ditinggal pergi suami dan dua orang anaknya, yang konon katanya, sudah beberapa tahun berpamitan untuk mengadu nasib ke Jakarta, namun sampai sekarang tidak kunjung ada kabar beritanya.

Nenek Mariam yang sekarang ini telah berusia diatas 72 tahun, sepantasnya berhak untuk menikmati kebahagiaan bersama suami, anak anak, dan cucunya dikala senja kehidupannya itu, namun dalam kenyataannya, ia terpaksa harus bertarung sendirian melawan kerasnya kehidupan yang semakin menggila seperti dimasa Pandemi yang disebabkan oleh serangan Virus Corona sekarang ini, didalam kesendiriannya itu, Nenek Mariam menempati sebuah gudang yang telah direhab layaknya menjadi sebuah tempat tinggal, dan diserahkan oleh pemiliknya secara gratis kepada Nenek Mariam, sebagai tempat untuk berteduh dari teritnya matahari, dan dinginnya cuaca disaat malam telah tiba.

Dan Mirisnya, disuatu ketika terlontar dari mulut Sang Nenek, bahwa ia merasa dua anak yang ia miliki, seakan akan menganggapnya telah tiada, dan dikatakannya, jangankan untuk mencurahkan sedikit belas kasihan atau memberikan perhatian kepada orang yang telah melahirkan dan membesarkannya itu, berkunjungpun enggan dilakukannya, sehingga Nenek Mariam pun sampai saat ini tidak mengetahui lagi dimana keberadaan mereka.

Sekarang hidupnya yang bergelimang dengan kesedihan itu, juga terhimpit oleh kerinduan untuk dapat bertemu dengan keluarganya, dan ia selalu berdoa, agar dapat berkumpul kembali sebelum Tuhan memerintahkan Malaikat Izrail datang menjemputnya.

” Walaupun apa yang terjadi, mereka tetap buah hatiku yang sangat ku sayangi, dan disetiap waktu tiba, aku selalu berdoa untuk kebahagiannya, dan berharap dapat berkumpul kembali sebelum ajal datang memanggil ”

“Nenek tidak mengharapkan apapun dari mereka, yang Nenek Mau hanyalah kedatangan mereka ” ucap Sang Nenek dengan tampa terasa air mata telah membasahi kedua pipinya yang keriput itu.

Diketahuinya nasib malang yang dialami oleh Nenek Meriam sejak belasan tahun itu, diawali dari program Sosial Kemasyarakatan yang sedang digerakan oleh dinas Sosial Pemerintah kota Solok yang saat ini dipimpin oleh Zul Fadli Ilyas, SH.MP, dan dari programnya itu, dinas tersebut sekarang ini terfokus dalam menyantuni seluruh lansia dan lansia terlantar yang ada didaerah setempat, dan sudah pasti gerakan sosial kemasyarakatan itu, dilaksanakannya disela program program pokok lainnya yang telah menjadi Tupoksinya dan juga wajib terselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Sesuai juklak dan juknis program kegiatan yang dikemasnya itu, menginventarisir jumlah lansia terlantar dan lansia yang layak untuk disantuni, menjadi langkah awal yang harus dilakukan oleh dinas tersebut, dan
selanjutnya dinas Sosial menunjuk Pokja yang nantinya juga akan bertindak sebagai pendamping untuk mengurus segala urusan administrasi serta realisasi santunan yang akan diberikan kepada calon penerima yang telah terdata secara lengkap dan akurat.

Setelah semuanya terkemas rapi, bantuan berupa makanan, asupan gizi, vitamin untuk kesehatan para lansia dan lansia terlantar, dan beberapa lembaran uang rupiah pun segera diluncurkan, dan sebagai pimpinan didinasnya itu, Zul Fadli Ilyas lansung ikut turun kelapangan disetiap hari pertama bantuan akan diberikan.

Dari kesaksian Kadis Sosial itu, disuatu ketika saat jam kerja berlansung, tepatnya pada Rabu pagi, 4 Agustus 2021, Zul Fadli Ilyas dan rombongan kembali memberikan bantuan terhadap Lansia dan lansia terlantar untuk kawasan kecamatan Tanjung Harapan, kota Solok, sehingga akhirnya robongan itupun sampai ditempat Nenek Mariam.

Setelah mengucapkan salam dan berbincang ringan, bantuanpun segera diberikan, namun tetesan air mata dan insak tangis Sang Nenek saat menerima bantuan tersebut, membangkitkan rasa kasihan yang mendalam dari hati ketua rombongan tersebut, dan rasa ingin tau sebab dari hal itu, membuat Zul Fadli Ilyas memberanikan diri untuk bertanya lebih dalam lagi.

Dari keterangan Kadis Sosial tersebut, awalnya Sang Nenek enggan untuk menceritakan penderitaan dan kesedihan yang telah lama dialaminya itu, namun sebagai seorang Birokrasi yang telah terlatih, akhirnya Zul Fadli Ilyas berhasil mengungkap tabir dibalik semuanya itu.

Zul Fadli Ilyas mengatakan, menurut cerita Sang Nenek, setelah dahulunya berumah tangga, keluarga itu dikarunia dengan sepasang buah hati mereka, yakni satu anak perempuan dan seorang anak laki laki, namun disuatu ketika, karena kerasnya gelombang kehidupan, Sang Suami memutuskan untuk mencoba mengadu peruntungan di pulau Jawa, dan setelah berpamitan suaminyapun pergi dengan membawa anak perempuan satu satunya itu.

Sejak kepergiannya itu sekitar beberapa puluh tahun yang lalu, Nenek Mariam tidak pernah lagi menerima atau mendengar kabar tentang mereka, dan mirisnya, disaat kondisi yang semakin memperhatinkan, Sang Nenek juga ditinggal pergi oleh anak laki laki satu satunya yang masih ia milki tersebut, yang katanya, sejak meninggalkan rumah dikala itu, sampai sekarang juga belum kunjung kembali, apakah ia masih berada dikota Solok atau pergi menyusul ayahnya keperantauan.

” Kini Saya hanya sebatang kara, Tampa saudara dan siapapun, dan untuk penyambung hidup, hanya dari belas kasihan warga yang ada, setiap saat sayapun saya selalu berdoa, agar dapat bertemu kembali dengan mereka sebelum menghadap kepada Yang Maha Kuasa” ungkap Zul Fadli Ilyas menirukan ucapan Nenek Mariam.

Lebih jauh Kadis Sosial Pemko Solok itu menceritakan, setelah lama ditinggal pergi oleh suami dan anak anaknya tersebut, akhirnya disuatu hari Nenek Mariam mendapat khabar dari salah seorang kenalannya yang masih berdomisili dikota Solok, dan mengatakan, bahwa suami Nenek Mariam tersebut telah lama meninggalkan dunia, namun disaat Sang Nenek menanyakan tentang anak perempuannya yang dulunya ikut keperantauan, ia tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan nya itu.

” Diusia yang semakin senja ini tidak adalagi yang dapat Nenek lakukan, kecuali berharap dan terus berdoa, dan bantuan ini sangat berarti untuk penyambung hidup Nenek, Tuhan pasti akan membalas semua kebaikan ini ” ucap Sang Nenek yang masih meneteskan air matanya itu.

Setelah menjadi kesaksian dari kisah hidup yang diceritakan oleh Nenek Mariam tersebut, Zul Fadli Ilyas menyampaikan apa yang telah dia dengar itu kepada walikota Solok, H.Zul Elfian Umar dan wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, dan sesuai intruksi yang diberikan oleh pimpinannya tersebut, sejak saat itu Nenek Mariam terdaftar sebagai lansia terlantar yang sepenuhnya akan menjadi tanggungan pemerintah daerah setempat.

Dan dikatakannya, adapun bentuk tanggung jawab yang akan diberikan, antara lain adalah, memenuhi kebutuhan sehari hari Sang Nenek seperti kebutuhan makan, asupan gizi dan vitamin, serta akan memberikan santunan berupa uang tunai yang telah disediakan.

Dan upaya lain yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Pemko Solok, untuk mensejahterakan masyarakat yang ditemui bernasib sama dengan Nenek Mariam atau yang terdaftar sebagai Lansia Terlantar, seperti biasanya, semuanya akan dirawat di Istana Lansia atau disebut juga dengan Rumah Singgah, mereka akan dijemput kediaman masing masing pada pukul 8 pagi dan diantarkan kembali pada jam 4 sore.

Selama di Istana Lansia, selain mendapatkan perawatan dan kebutuhan harian lainnya, mereka juga akan diajak senam untuk kesehatan jasmani mereka, serta mengikuti kegiatan keagamaan seperti mengaji, membaca Showat, dan Sholat berjamaah, namun Zul Fadli Ilyas mengatakan, sekarang ini kegiatan itu baru akan kembali direncanakan, setelah sebelumnya sempat terhenti karena Pandemi virus Corona yang terjadi saat ini.

Adapun segala bentuk biaya yang dikeluarkan dari kegiatan itu, Kadis Sosial pemerintah kota Solok mengatakan, seluruhnya dijamin dan dikeluarkan dari APBD Kota Solok… (Bersambung)

Lapas Padang Buka Reparasi Senpi Bagi Lapas dan Rutan se-Sumbar

0

Padang, investigasi.news –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang membuka layanan perbaikan dan perawatan senjata api dari seluruh Lapas/Rutan di wilayah Sumatera Barat. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Padang Rusdi didampingi staf Jonny Suryaldi saat tengah melaksanakan perawatan senjata api jenis shotgun di ruang perawatan senjata kamtib pada Jumat (06/08/2021).

“Kita akan buka program layanan perbaikan dan perawatan senjata api bagi seluruh Lapas/Rutan di wilayah Sumatera Barat yang tentunya mengandalkan petugas yang telah kompeten dibidangnya. Kita juga telah menginformasikan kepada beberapa Lapas seperti Lapas Kelas IIB Payakumbuh dan Lapas Kelas IIB Solok,” ungkap Rusdi didampingi Yandri Pramana Putra Kasubsi Pengamanan.

Beliau juga menambahkan tujuan dibukanya program ini untuk meningkatkan pemanfaatan alat dukung pengamanan yang tentunya berorientasi kepada upaya peningkatan keamanan dan ketertiban di dalam lapas /rutan.

“Mengingat dibeberapa lapas/rutan terdapat senjata api yang rusak namun belum diperbaiki sedangkan pengadaan untuk senjata itu sendiri tidaklah mudah, saya berinisiatif untuk membantu memperbaiki senjata-senjata tersebut. Berhubung saya dulu pernah dibekali dengan pelatihan perbaikan dan perawatan senjata api di Surabaya pada tahun 2006,” ungkap Jhonny Suryaldi petugas Lapas Padang yang ahli dalam hal senpi.

Petugas yang biasa disapa Jhon Ketek ini berharap dengan dilakukan perawatan senjata api secara rutin, dan perbaikan terhadap senjata api yang rusak bisa meningkatkan pemanfaatan alat dukung dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban didalam lapas.

Inovasi ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto. Menurutnya, kegiatan perbaikan dan perawatan terhadap senjata api merupakan hal yang crusial didalam menjaga situasi aman di dalam lapas. “Senjata api merupakan alat dukung yang penting dan itu membutuhkan perbaikan dan perawatan secara berkala. Terima kasih kepada jajaran yang telah berinisiatif dan berinovasi untuk melaksanakan program mulia ini,” tutur Era Wiharto.

Kalapas juga berharap petugas keamanan selalu siap dan siaga dalam pengamanan lapas. Agar lapas/rutan dapat senantiasa aman dan kondusif. (Rel/Ag)

Dr.Ramadhani Kirana Putra Menjawab Saran Dan Kritikan Fraksi DPRD Kota Solok

0

Kota Solok.Investigasi.News

Sesuai dengan jadwal yang telah diagendakan dan ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD kota Solok, tepatnya pada Kamis, 5 Agustus 2021, digelar Sidang Paripurna digedung tersebut, dengan agenda Penyampaian Jawaban Pemerintah Daerah Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD kota Solok.

Terkait dengan kegiatan itu, dihadiri oleh seluruh anggota DPRD kota Solok, Prokopimda, pimpinan OPD yang ada dilingkup Pemko Solok, serta undangan lainnya yang berkesempatan hadir pada kegiatan itu, mendengarkan jawaban pemerintah daerah tersebut yang disampaikan oleh Wakil walikota Solok,Dr.Ramdhani Kirana Putra.

Mengawali jawaban pemerintah daerah kota Solok yang disampaikannya itu, Dr.Ramadhani Kirana Putra terlebih dahulu mengaturkan ucapan terimakasih dan memberikan Apresiasi atas atensi dan perhatian yang diberikan oleh anggota Dewan yang terhormat, terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solok Tahun 2021-2026.

Dalam kesempatannya itu, secara khusus wakil walikota Solok juga menyampaikan apresiasi untuk masing masing juru bicara fraksi DPRD kota Solok, yang dengan lantang telah menyampaikan pandangan umum pada hari sebelumnya, dan dikatakannya, atas nama pemerintah daerah, ia sangat meyakini bahwa, apapun bentuk masukan yang telah disampaikan itu, tak lain adalah bertujuan untuk mengarahkan pemerintah daerah menuju kesempurnaan terhadap kebijakan yang akan dilahirkan dan dituangkan didalam rancangan peraturan daerah (Ranperda), yang nantinya akan dibahas pada agenda DPRD selanjutnya.

Dan selain itu, wakil walikota Solok juga mengakui, bahwasanya segala kritik dan saran yang telah disampaikan oleh Fraksi DPRD kota Solok yang dibacakan oleh masing masing juru bicaranya yang ada, adalah sebuah kritikan yang membangun, sehingga sangat diyakininya, akan berorientasi terhadap peningkatan pembangunan masyarakat dan daerah yang akan diselenggarakan oleh pemerintahan yang ada.

Secara garis besar, terkait dengan pandangan umum yang telah disampaikan oleh Fraksi Fraksi DPRD kota Solok pada hari sebelumnya itu, wakil walikota Solok mengatakan, akan segera menjadikan sebagai bahan pertimbangan dan pedoman untuk menentukan sebuah kebijakan dalam melahirkan sebuah peraturan daerah, yang nantinya akan dijadikan dasar dalam penyelenggaraan pembangunan.

Mengakhiri jawaban yang disampaikannya itu, wakil walikota Solok meminta seluruh anggota dewan yang terhormat yang bertugas di DPRD kota Solok sebagai penyambung suara rakyat, agar tidak pernah merasa bosan dalam memberikan saran dan kritikan yang membangun tersebut, sehingga dapat terbentuknya sebuah kelanggengan kerjasama antara pemerintah daerah kota Solok dan DPRD setempat.

Dari liputan Investigasi.News dilokasi kegiatan tersebut, sidang paripurna yang diselenggarakan itu, dipimpin langsung oleh ketua DPRD kota Solok, Hj.Nurnisma, dan didampingi oleh dua unsur pimpinan DPRD kota Solok lainnya yakni Eferiyon Coneng, dan Bayu Kharisma. (914)

Wawako Solok; Aparatur Harus Memahami Urgensi Pos Komando Penanganan Covid-19

0

Kota Solok, Investigasi.News

Secara garis besar, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menghadapi serangan yang terus dilancarkan oleh Virus Corona, mulai dari penutupan akses jalan dari dalam dan luar daerah atau yang lebih dikenal dengan istilah LOKDOWN, gerakan itu merupakan sebuah protokol darurat yang hanya dapat ditetapkan oleh otoritas pemerintah.

Beranjak dari hal tersebut, pemerintah juga telah menetapka pemberian Vaksinasi untuk masyarakat, yang sekaligus diiringi dengan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan istilah PPKM, namun dikatakannya, upaya itu akan lebih maksimal apabila diselaraskan dengan penanganan Covid-19 ditingkat terkecil, ungkap wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, Kamis,5 Agustus 2021, disela memberikan Sosialisasi pemantapan peran Satgas Covid-19, di Aula Kantor Camat Tanjung Harapan, daerah setempat.

Kegiatan yang digelar disiang hari itu, dan dihadiri oleh aparatur Kecamatan Tanjung Harapan beserta seluruh Lurah nya yang ada, dalam arahannya, wakil walikota Solok menegaskan, agar aparatur terkait lebih memantapkan peran serta Satgas Covid-19, dan sekaligus mengoptimalkan Pos Komando (Posko) penanganan Covid-19 yang ada ditingkat kelurahan, sebagaima yang telah diamanatkan dalam intruksi Mendagri RI.

Menurut Dr.Ramadhani Kirana Putra, Satgas atau Posko Penanganan Covid-19 yang ada ditingkat terkecil atau ditingkat kelurahan, menjadi unsur penting sebagai garda terdepan dalam gerakan melawan serangan virus Corona yang sampai sekarang belum dapat dipastikan kapan berakhirnya, dan dalam hal itu, Pos ditingkat terkecil tersebut akan dapat memberikan tanggap cepat dalam membantu warga Suspek Covid-19.

Posko ditingkat terkecil juga berfungsi untuk melakukan pemantauan dalam memastikan upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh masyarakat yang telah menjadi pasien dan wajib menjalani isolasi mandiri, dan selain itu, petugas yang ada, juga dapat melakukan koordinasi dengan petugas lainnya ditingkat yang lebih tinggi, terkait dengan pelaksanaan Testing dan Tracing masyarakat yang kontak erat pasien positif, yang dilanjutkan dengan pemberian rujukan kepada warga tersebut untuk melakukan isolasi dirumah sakit atau ditempat lainnya yang telah ditentukan.

Lebih jauh wakil walikota Solok menyampaikan, Posko yang ada ditingkat terkecil, juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan koordinasi dengan Babinsa dan Kantibmas dalam melakukan pembatasan mobilitas yang lebih ketat, hal itu bertujuan agar kemaksimalan penanganan penyebaran virus Corona benar benar dapat dipastikan.

” Sebagai aparatur pemerintahan yang terkait dengan pemaksimalan penanganan Covid-19 ditingkat terkecil, harus benar benar memahami urgensi Posko Penanganan Covid-19 yang ada tersebut, sehingga apa yang menjadi tujuan dari kegiatan itu dapat tercapai dengan sempurna ” ungkap Wakil Walikota Solok.

Mengakhiri paparan yang disampaikannya, Dr.Ramadhani Kirana Putra meminta agar aparatur yang ada menyampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada tampa rasa takut yang berlebihan, dan dikatakannya, senjata ampuh untuk melawan Covid-19 adalah menjalankan Protokol Kesehatan. (914)