Beranda blog Halaman 4942

Hadiri Forum Silaturahmi Kepala Daerah se-Sumatera Barat, Bupati Agam Berikan Apresiasi

0


AGAM, Investigasi.News

Bupati Agam, Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Andri Warman hadiri forum silaturahmi dan persaudaraan kepala daerah se-Provinsi Sumatera Barat, di objek wisata Chinangkiak Kabupaten Solok, pada hari selasa (3/8).

Kegiatan yang diinisiasi Korwil Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Sumbar ini, turut dihadiri oleh Kepala Daerah se Sumatera Barat.

Korwil APKASI Sumbar, Eka Putra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar kepala daerah se Sumbar, baik bupati maupun wali kota dengan tuan rumah yang ditunjuk adalah Kabupaten Solok.

“Pertemuan ini diharapkan dapat melancarkan koordinasi dan memperkuat persatuan kepala daerah se Sumbar, dalam membangun Sumbar khususnya daerah masing-masing,” ujarnya.

Hal ini menurutnya, karena kabupaten dan kota di Sumbar bahkan di Indonesia menghadapi kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, yang membutuhkan sinergitas kepala daerah dalam percepatan pemulihan perekonomian.

“Maka melalui forum ini kita sesama kepala daerah diharapkan dapat memperkuat persatuan untuk melalui kondisi tersebut,” sebut Eka Putra.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kabupaten Solok, Epyardi Asda yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dengan harapan forum ini dapat melahirkan solusi terbaik dalam kelancaran pembangunan di daerah masing-masing.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Apkasi, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Sumbar kini jadi tempat pemikir oleh pemerintah pusat, sehingga perlu komunikasi yang baik antar kepala daerah agar apa yang diimpikan dalam pembangunan jadi nyata.

“Selaku Ketum APKASI, untuk berurusan dengan pusat, Insyaallah saya yang bertanggungjawab,” tuturnya.

Apabila kepala daerah bersatu terutama di Sumbar, katanya, maka dapat membuat perubahan lebih baik bagi Sumatera Barat, sehingga pemulihan ekonomi juga dapat dilakukan.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman mengapresiasi digelarnya forum ini, sehingga diharapkannya apa yang diimpikan dalam membangun daerah tercapai demi kepentingan masyarakat.

“Membangun daerah yang baik membutuhkan saran dan masukan antar kepala daerah, sehingga apa kekurangan dapat diperbaiki dengan kita sering berkomunikasi,” ujarnya.

(Daji)

Pemkab Muba Rapat Sambut Peringatan HUT RI ke 76

0

SEKAYU, Investigasi.News

-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76 Tahun 2021, Pemkab Musi Banyuasin melakukan rapat persiapan HUT RI ke-76 Tahun 2021 bersama Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.

Rapat dipimpin oleh Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Yudi Herzandi SH MH di ruang rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Selasa (3/8/2021).

Pada rapat ini Yudi Herzandi menyampaikan peringatan HUT RI ke-76 Tahun 2021 ini tidak jauh berbeda pada tahun 2020. Hal ini dikarenakan masih pandemi Covid-19.

Ia juga berharap kepada masyarakat agar meniadakan rangkaian kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunanan di tengah masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 76 Tahun 2021 guna untuk menghindari dan menurunkan resiko penyebaran Covid-19.

Senada, Kabag Tapem Muba H Irwan Sazili SSos MSi melalui Kasubag Administrasi Wilayah Kasiful Ilham SIP mengatakan pelaksanaan peringatan HUT RI ke-76 tahun ini pasukan pengibar bendera tidak dibatasi seperti tahun kemarin, jumlah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan Korps musik Pol PP 2021 saat upacara HUT RI ke -76 nanti hadir lengkap.

Ia juga menyampaikan untuk Tingkat Kabupaten Muba, pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-76 Hut RI akan digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Muba. Pasukan tembakan detik-detik proklamasi nanti yang bertugas dari TNI, Parade Senja dari Polres dan untuk renungan suci dari TNI.

“Mengingat ini masih pandemi Covid-19, Upacara hanya di Hadiri oleh bupati, wakil bupati, Ketua DPRD, Dandim 0401 Muba, Kapolres Muba, Kajari Muba, Ketua PN Sekayu dan Ketua PA Muba. Untuk para pejabat dapat mengikuti secara virtual. Para kepala OPD, dan yang bertugas akan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker dan menjaga jarak,”pungkasnya.

(Mira)

Pemko Solok Menyampaikan Nota Penjelasan Ranperda RPJMD 2021 – 2016 Ke DPRD Setempat

0

Kota Solok, Investigasi.News

Sesuai dengan yang telah diagendakan oleh Badan Musyawarah DPRD kota Solok, tepatnya pada Selasa 3 Agustus 2021, dilaksanakan sidang paripurna DPRD kota Solok dengan agenda Penyampaian nota penjelasan walikota atas Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Solok Tahun 2021 – 2026.

Dalam hal itu, penyampaian nota penjelasan tersebut, dibacakan oleh wakil walikota Solok, Dr Ramadhani Kirana Putra, didepan peserta sidang yang ada yang meliputi seluruh anggota dan unsur pimpinan DPRD kota Solok, Prokompimda kota Solok, kepala SKPD yang ada dilingkup Pemko Solok, beserta undangan lainnya yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam penjelasannya, wakil walikota Solok menyampaikan, lahirnya RPJMD yang dibacakan tersebut telah melalui beberapa proses kegiatan yang dijalani, diantaranya melakukan konsultasi Publik, kesepakatan rancangan awal dengan pihak DPRD setempat, konsultasi dengan pihak provinsi, Musrenbang RPJMD, dan
sinkronisasi dan harmonisasi dengan Kemenkumham Kanwil Sumatera Barat.

Dan dikatakannya, adapun materi yang tercantum dalam dokumen yang dibacakan itu, telah disesuaikan dengan arahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Adapun beberapa poin yang dapat dikutip dari dokumen yang dibacakan tersebut adalah, menangani pembangunan daerah merupakan langkah untuk mewujudkan dan menuju kota Solok yang lebih baik lima tahun kedepannya, dan selain itu program yang ada juga diselaraskan dengan agenda perioritas pembangunan nasional dan nawacita,
agenda pembangunan provinsi dimana kita harus memperhatikan prioritas Gubernur Sumatera Barat, serta Isu global berupa Sustainable Development Goals (SDGs).

Sementara itu untuk fokus pembangunan tahunan, terhitung sejak 2022 hingga 2026 nanti, adalah untuk pemulihan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor ekonomi dan penataan infrastruktur kota. Peningkatan kualitas pelayanan dasar Masyarakat, pengembangan ekonomi kerakyatan dan perbaikan tata kelola pemerintahan.

Pemantapan kualitas pelayanan dasar, pengembangan ekonomi kerakyatan dan peningkatan infrastruktur kota. Peningkatan perekonomian daerah dan peningkatan daya saing daerah, serta Peningkatan perekonomian daerah dan pemantapan kualitas hidup masyarakat.

Mengakhiri paparan yang dibacakannya itu, wakil walikota Solok berharap agar, pembahasan yang nantinya dilakukan oleh pihak legislatif terhadap Ranperda tersebut bisa berjalan dengan lancar, efisien dan efektif sehingga Rancangan Peraturan Daerah ini dapat disetujui sesuai jadwal yang ditetapkan.

Dari liputan Investigasi.News, sidang paripurna yang dilaksanakan itu, dipimpin lansung oleh ketua DPRD kota Solok, Hj.Nunisma, didampingi oleh wakil ketua DPRD kota Solok, Eferiyon Coneng dan Bayu Karisma, dan kegiatan diakhiri dengan penyerahan Ranperda dari wakil walikota Solok kepada ketua DPRD kota Solok. (914)

Bupati Asahan persiapkan Gedung Isolasi Mandiri Terpadu

0

ASAHAN, Investigasi.News

Pemerintah Kabupaten Asahan , memutuskan bahwa Kompleks Kolam Renang Jl. Ir Sutami dan Gedung SKB Dinas Pendidikan akan dimanfaatkan sebagai lokasi isolasi mandiri terpusat untuk warga Kabupaten Asahan yang terpapar COVID-19, demi mencegah penyebaran virus tersebut.

“Ruangan ini nantinya diperuntukkan bagi pasien COVID-19 tanpa gejala yang rumahnya tidak layak untuk isolasi mandiri. Indikatornya yaitu kurangnya ventilasi rumah, kamar tidak cukup, kamar mandi kurang layak, dan tingkat kepadatan penduduk sekitar yang tinggi,” demikian kata saat meninjau kesiapan Komp. Kolam Renang Jln. Sutami, Selasa (03/04/2021).

Ia menambahkan, selain untuk memfasilitasi pasien yang tanpa gejala (OTG), pemanfaatan gedung itu juga untuk menekan bed occupancy ratio (BOR) di sejumlah rumah sakit yang sudah mendekati penuh.

Bupati menilai langkah ini dilakukan setelah mengamati adanya korelasi tingginya kasus di lingkungan padat penduduk dengan penyebaran COVID-19 saat ini yang lebih cepat.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, peninjauan Bangunan yang dilaksanakan hari ini untuk melengkapi Fasilitas yang dibutuhkan untuk kelengkapannya, sehingga bisa secepatnya dimanfaatkan sebagai lokasi isolasi warga yang terpapar COVID-19.

Untuk fasilitas di gedung itu juga cukup baik, antara lain tempat tidur disertai , kamar mandi, hingga treatment dari tenaga medis selama proses isolasi pasien dilakukan.

“Fasilitas tersebut disediakan agar pasien tetap nyaman dan betah selama masa isolasi,” kata Bupati.

Disamping Gedung Kolam Renang Bupati juga melanjutkan peninjauan gedung SKB Dinas Pendidikan Kab. Asahan yang juga akan dijadikan ruang isolasi mandiri terpusat Kab. Asahan.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar dengan adanya isolasi mandiri terpusat akan mempercepat penyembuhan pasien dan menghambat penyebaran COVID-19 utamanya di pemukiman padat penduduk.

(Adi)

Lansia Terlantar Menerima Anggaran Dari APBD Kota Solok

0

Kota Solok, Investigasi.News

Dalam memberikan kepeduliannya terhadap masyarakat yang ada, serta untuk membangun masyarakat itu sendiri menuju kesejahteraan, pemerintah kota Solok memperuntukan anggran APBD untuk para lansia terlantar, setiap harinya para lansia mendapatkan perawatan serta asupan gizi dari perintah setempat melalui dinas Sosial Pemko Solok.

Dari data dan keterangan yang disampaikan oleh kepala dinas Sosial pemerintah kota Solok, Zulfadli Ilyas menyebutkan, adapun program yang dikemasnya untuk lansia terlantar itu, pada tahap awal dinas yang dipimpinnya, melakukan inventarisir terhadap jumlah lansia terlantar yang ada dikota Solok, dan untuk selanjutnya mereka akan diberikan perhatian serius yang akan dilakukan oleh kelompok pekerja Sosial yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh dinas tersebut

Zulfadli Ilyas menyebutkan, adapun yang dimaksud dengan lansia terlantar tersebut adalah, para orang tua yang tidak terurus atau para orang tua yang terlantar yang disebabkan karena tidak memiliki anak, atau keluarga, dan berdasarkan dari pada itu, walikota Solok H.Zul Elfian Umar telah memerintah dinas yang dipimpinnya itu untuk segera menangani nya.

Untuk para lansia terlantar yang masih memiliki anak atau keluarga, namun tidak mendapatkan perhatian penuh, yang disebabkan oleh kesibukan dari keluarganya itu sendiri, akan dijemput kerumahnya pada 08.00 Wib dan dibawa Istana Lansia (rumah singgah) untuk mendapatkan perawatan, dan kembali diantarkan kerumahnya pada 16.00 Wib.

Selama dirumah singgah, mereka akan diberi makan dan asupan gizi, serta diberikan kegaiatan lainnya seperti, olah Raga ringan, pemeriksasn kesehatan ,keteranpilan memasak,sholat berjamaah, belajar atau membaca ayat suci Al-quran dan ceramah agama, serta wisata dan lain-lainnya, sementara itu perlakukan yang sama juga diberikan kepada para lansia terlantar yang tidak memiliki keluarganya didaerah setempat.

Kegiatan dalam rangka memberikan kesejahteraan dan perhatian untuk para lansia terlantar yang ada dikota Solok tersebut, dilaksanakan setiap harinya, kecuali pada Sabtu dan Minggu, karena pada hari itu perawatan diserahkan secara penuh kepada pihak keluarganya masing masing, kecuali para lansia yang tidak memiliki keluarga.

Sementara itu karena kondisi Pandemi yang disebabkan oleh virus Corona saat ini, program yang telah dikemas itu sedikit terjadi perubahan dalam pelaksanaannya, kegiatan dialihkan dengan mengantar Snack dan makan siang kerumahnya masing-masing, ungkap Kadis Sosial Kota Solok.

Mengakhiri paparan yang disampaikannya, Zulfadli Ilyas menyebutkan, semua biaya yang ditimbulkan dari kegiatan yang dikemas dan dilaksanakannya itu, seluruhnya ditanggung oleh APBD kota Solok. (914)

Siasati Dampak Pandemic Covid-19, Masyarakat Kembangkan Usaha Ayam Petelur

0

Lubukbasung, Investigasi.News

Hampir 2 tahun di wilayah Kabupaten Agam pandemic covid-19 yang menjalar dan mematahkan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Khususnya dalam bidang ekonomi, membuat banyak masyarakat mencari alternative sebagai usaha yang bisa dijalankan dan memberi dampak untuk masyarakat lain.

Salah satu usaha yang kini sedang berkembang di wilayah Lubukbasung dalam masa pandemic covid-19 adalah usaha peternakan ayam petelur yang beberapa bulan terakhir makin banyak digarap masyarakat.

Bahkan saat ini, usaha ayam petelur di beberapa kawasan di Lubukbasung sudah mulai menuai hasil dengan telur perdana yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain untuk memudahkan akses mendapatkan telur ayam, dengan harga relative terjangkau, keberadaan usaha ayam petelur ini, menjadi lapangan kerja baru bagi warga yang terdampak pandemic.

Seperti usaha ternak ayam petelur yang dikembang Taufik Wahyudi di Siguhung, Lubukbasung yang baru 2 bulan terakhir digarap, dalam waktu dekat diyakini akan mulai memberi hasil, “Alhamdulillah mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi banyak orang,” sebutnya.

Usaha yang digarap Taufik Wahyudi yang sebelumnya bergerak dalam usaha property itu, disebutkan selain untuk mendorong pengembangan potensi peternakan khususnya ayam petelur yang ada di wilayah Lubukbasung, juga untuk menjawab keluhan masyarakat akan mahalnya telur ayam di moment-moment tertentu karena harus didatangkan dari luar daerah.

Bahkan secara khusus, Taufik Wahyudi yang juga sekretaris kabinet syariah Lubukbasung itu, meyakini pihaknya bersama para pengusaha lain yang kini bergerak mengembangkan usaha ayam petelur, juga untuk mendorong pemanfaatan tenaga kerja lokal yang beberapa waktu belakangan kehilangan mata pencarian dan kini bekerja di kompleks usaha ayam petelur miliknya.

Untuk keterjaminan kegiatan usaha, pihaknya juga meminta dukungan dan perhatian dari Dinas Pertanian Agam, terutama untuk mengontrol kondisi ternah ayam petelur secaa rutin, baik dari aspek kesehatan maupun aspek lingkungan sehingga hasilnya bisa lebih optimal.

Sementara menurut Arief Restu, Kadinas Pertanian Agam, menjawab perkembangan usaha ternak ayam petelur di wilayah Lubukbasung itu, memberi apresiasi khusus karena, usaha yang dikembangkan justru berdampak positif untuk masyarakat dan daerah.

Arief Restu meyakinkan, pemerintah, khususnya Dinas Pertanian Agam akan memberi perhatian khusus dengan memantau kondisi hewan ternak, termasuk ayam petelur yang dikelola masyarakat dalam berbagai aspek,sehingga tidak hanya akan memberi manfaat untuk orang banyak, tapi juga bisa sejak dini mengantisipasi hal-hal yang berpotensi merugikan pengusaha dan masyarakat.

“ Kita support usaha ayam petelur yang berkembang saat ini di Lubukbasung. Melalui petugas peternakan, kita sudah instruksikan untuk mengawasi dan membantu penanganan secara medis kondisi ayam petelur yang dikembangkan warga. Ini positif untuk membantu kondisi masyarakat yang masih terdampak pandemic saat ini,” ungkap Arief Restu lagi.

(Daji)

Gubernur : Ekonomi Syari’ah dan Minangkabau Seperti dua Sisi Mata Uang

0

Padang, investigasi.news

Ekonomi syari’ah dan masyarakat Minangkabau yang memiliki falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan sehingga dapat menjadi modal bagi keberhasilan pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat.

“Lebih dari 95 persen masyarakat Sumbar adalah muslim karena itu potensi dan peluang untuk pengembangan ekonomi syariah menjadi sangat besar,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka FESMina (Festival Ekonomi Syariah Minangkabau) sekaligus launching “Minangkabau Berwakaf” di Bank Indonesia wilayah Sumbar, Selasa (3/8/2021).

Ia mengatakan dengan mayoritas masyarakat muslim, Sumbar memiliki potensi dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf  yang sangat besar dapat mendorong dan menggerakkan perekonomian masyarakat

Potensi lainnya Sumbar juga ditetapkan sebagai salah satu daerah  tujuan wisata berbasis syariah berdasarkan Rencana Induk Pariwisata Nasional tahun 2015 – 2025, dan saat ini Sumatera  Barat sedang mengembangkan destinasi wisata halal.

“Kita beberapa  kali memperoleh penghargaan sebagai daerah tujuan wisata  berbasis syariah, diantaranya memperoleh penghargaan world’sBest Halal Destination dan world’s Best Halal Culinary Destination pada  The World Halal Tourism Award 2016. Ini akan mendorong banyak wisatawan muslim untuk datang,” katanya.

Gubernur menyebut Sumbar memiliki potensi pengembangan wisata halal dan industri halal mulai dari fesyen muslim meliputi tenun, sulam, terawang, bordir, yang selama ini pasarnya adalah masyarakat muslim Malaysia, dan di bidang kuliner, seperti rendang serta di bidang perkebunan adalah berupa kelapa, kakao, kopi, teh, kayu manis dan pala.

“Dan Sumbar ditunjuk menjadi salah satu Provinsi pilot project wakaf di tingkat Nasional oleh Presiden,” ujarnya.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021 – 2026, dengan visi Terwujudnya Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan, misi pertama sampai misi ketujuh sangat berkaitan dengan ekonomi syariah.

Program unggulan prioritas, berkaitan dengan ekonomi syariah mulai dari kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kemaritiman dan kelautan, serta pariwisata dan industry. Penetapan  pembangunan pariwisata halal pemerintah daerah punya target menjadikan Sumatera  Barat  sebagai daerah tujuan wisata utama berbasis halal dengan keunggulan alam, budaya, dan kuliner.

Pelaksanaan digitalisasi ekosistem keuangan syariah, mendorong pelaksanaan konversi  Bank Pembangunan Daerah yaitu Bank Nagari  menjadi Bank Umum syariah. Serta mencanangkan Gerakan Minangkabau Berwakaf.

Dalam rangka mendukung ekonomi Syariah Pemprov Sumbar telah menerbitkan regulasi-regulasi yang terkait, baik itu dalam bentuk Perda, Pergub maupun Peraturan Bupati/Walikota. Hal itu ditujukan untuk menguatkan pelaksanaan ekonomi syariah.

Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah tentunya tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai instansi dan lembaga, serta koordinasi antara pusat dan daerah. 

Pemerintah Provinsi, Bank lndonesia Sumbar, Kemenag, MES, IAEI, melakukan koordinasi dengan berbagai stackeholder dalam rangka mendorong percepatan program Ekonomi Syariah antara lain terkait public campaign di daerah, dan salah satunya kegiatan melalui kegiatan Festival Ekonomi Syariah Minangkabau (FESMina) ini yang diinisiasi oleh kantor Perwakilan Bank lndonesia wilayah Sumbar.

Kegiatan FESMina ini juga akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumbar yang bertema “Festival Muharram dan Kemerdekaan ” pada tanggal 10 hingga 17 Agustus 2021 sehingga secara keseluruhan, seluruh kegiatan kolaborasi ini dinamakan “Bulan Ekonomi Syariah Sumatera Barat”.

Yang paling istimewa, pada pembukaan acara FESMina (Festival Ekonomi Syariah Minangkabau) ini, Pemprov Sumbar dan Bank lndonesia menyelenggarakan launching Gerakan “Minangkabau Berwakaf”. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank lndonesia dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menindaklanjuti penunjukan Sumbar sebagai pilot project wakaf produktif nasional.

“Pemprov Sumbar sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan FESMina dan diharapkan menjadi satu solusi untuk membangkitkan ekonomi daerah dalam mengurangi kemiskinan dan membangkitkan ekonomi di masa pandemi serta mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.

Kepala Kantor Koordinator BI wilayah Sumatera Suko Wardoyo mengatakan ekonomi dan keuangan syariah telah menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru Global yang didorong oleh beberapa faktor diantaranya pertumbuhan penduduk muslim yang tinggi, pertumbuhan ekonomi syariah, dukungan negara-negara islam dan penerapan nilai-nilai etika Islam yang mendasari bisnis.

Hal itu juga didukung oleh pemerintah yang mencanangkan ekonomi dan keuangan syariah sebagai program nasional dan keterlibatan Badan Khusus untuk koordinasi lintas sektoral.

Ia menyebut perkembangan ekonomi syariah perlu mendapat perhatian agar bisa memberikan kontribusi pada perekonomian nasional di tengah pandemi.

Sementara itu Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua VI Pengurus Pusat MES, Pahala Nugraha Mansury menilai
Indonesia khususnya Sumatera Barat memiliki potensi yang sangat tinggi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Ia menyebut potensi wakaf dan pemanfaatannya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat rasa kepedulian dan solidaritas sosial dalam mengantisipasi kemiskinan dan ketimpangan sosial

Namun skor indeks literasi wakaf di Indonesia masih rendah yaitu di angka 50,48. ” Ini sangat disayangkan karena Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia,” katanya.

Ia berharap FESMina yang digelar di Sumbar juga bisa meningkatkan angka literasi wakaf di daerah itu.
Rel/ns

Iskandar Fuaddin Resmi Pimpin Pimda Tapak Suci 140 Tanah Datar

0

TANAH DATAR, INVESTIGASI.News

Ketua Pimpinan Wilayah XIV Sumatera Barat Jel Fathullah melantik Pengurus Pimpinan Daerah Tampak Suci Putera Muhammadiyah 140 Tanah Datar periode 2019 – 2024, Minggu (1/8) di aula kantor bupati di Pagaruyung.

Hadir saat pelantikan tersebut Pendekar dari masing-masing pimpinan daerah kabupaten/kota se Sumatera Barat, Wakil Bendahara Pengurus Pusat Pendekar Ridwan Harun, kader Tapak Suci Tanah Datar Arianto yang juga anggota DPRD Tanah Datar serta para kader pendekar Tapak Suci se Tanah Datar.

Ketua Pemda Tanah Datar periode 2013 – 2019 pendekar muda Kardinal Putra, Cht saat itu mengatakan bahwa cikal bakal berdirinya Tapak Suci dulunya hanya iseng anak-anak melaksanakan latihan. “Sekarang perkembangannya sangat signifikan, Tapak Suci sudah banyak berdiri dan terbentuk kepengurusannya di mana-mana, ini suatu berkah bagi kita, semoga bisa memotivasi kalian dalam berlatih,” kata Kardinal kepada para kader.

Ketua terpilih yang dilantik saat itu yaitu Iskandar Fuaddin beserta jajaran pengurus Pimda Tanah Datar periode 2019 – 2024.
Sementara, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan ucapan selamatnya atas pelantikan pengurus Tapak Suci Tanah Datar tersebut. “Selamat menjalankan amanah kepada Ketua dan jajaran, semoga Tapak Suci semakin berkembang khususnya di luhak nan tuo.

Kepada para kader pendekar agar mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin agar bisa berkompetisi pada ajang Porprov, dengan menggeluti ilmu beladiri, para kader dapat membentengi diri serta membentuk mental dan pribadi berakhlak mulia,” kata bupati.

Mnh

PT Menara Agung Bantu Pemko Tangani Dampak Pandemi Covid-19

0

PADANG, investigasi.news –

Sejumlah pihak atau perusahaan di Kota Padang terus melihatkan dukungannya kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam upaya penanganan dampak pandemi Covid-19 bagi warga Kota Padang.

Apalagi seiring diberlakukannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 saat ini, turut menambah dampak negatif bagi sektor perekonomian warga saat ini.

Kali ini Senin (2/8/2021), perusahaan yang melihatkan dukungannya adalah PT Menara Agung. Bantuan berupa paket sembako itu pun diserahkan Direktur Marketing PT Menara Agung Ferdinand Agung kepada Wali Kota Padang Hendri Septa di Gedung Putih Kediaman Resminya.

Seperti diketahui, terkait bantuan yang diserahkan kali ini dari salah satu dealer Honda di Padang itu adalah berupa 1 Ton beras disertai 400 liter minyak goreng dan 200 kg gula pasir. Semuanya dipaketkan menjadi 200 paket.

Usai serah terima bantuan, Wali Kota Padang Hendri Septa pun tak mampu menahan rasa syukurnya kepada Allah Swt. Atas nama Pemerintah Kota Padang, orang nomor satu di Kota Padang itu mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak atau perusahaan yang ikut membantu Pemko Padang.

“Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada sejumlah pihak yang ikut bersinergi memberikan bantuan sosialnya tersebut. Alhamdulillah hari ini dari PT Menara Agung. Semoga menjadi amal ibadah dan pintu kesuksesan bagi kita semua,” imbuh wako mensyukuri.

Lebih lanjut Wako Hendri pun menceritakan terkait kondisi dan upaya pemberian bantuan sosial yang telah dan akan diupayakan pihaknya.

“Kita telah memulai upaya pemberian bantuan sosial sejak masa awal penerapan PPKM tepat pada 8 Juli 2021 lalu. Saat itu kita mulai mengumpulkan beberapa lembaga sosial (charity) seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar), Baznas Kota Padang, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa dan lain-lainnya. Alhasil, terkumpullah 26 Ton beras yang dipaketkan per satu paketnya yakni 10 kg. Dari 26 Ton beras itu lalu dipaketkan menjadi 2.600 paket. Alhamdulillah, untuk bantuan ini telah kita salurkan melalui per kecamatan, dan saat ini masih ada yang tersisa sebanyak 600 paket lagi. Insya Allah akan kita bagikan dalam waktu dekat,” terangnya.

Diterangkannya, seiring penerapan PPKM yang telah berjalan hampir sebulan, pihaknya pun sudah mulai menghitung dan mendata warga Padang yang terdampak, diprioritaskan bagi para keluarga-keluarga yang kurang mampu.

“Kita tahu semua warga Padang pasti terdampak, tapi kita prioritaskan terlebih dahulu bagi keluarga-keluarga yang kurang mampu dan yang paling layak sekali menerima bantuan. Setelah kita hitung terdapat sekitar 60 ribu lebih Kartu Keluarga (KK) miskin di kota ini yang akan dibantu,” ungkapnya.

Rinciannya, wali kota muda itu menjelaskan, sebanyak18.560 KK berasal dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.. Kemudian 17.352 lagi KPM dari Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sementara sisanya lagi 30.654 KK, itulah yang tengah kita upayakan saat ini melalui bantuan donatur-donatur baik dari lembaga charity, BUMN serta beberapa perusahaan dan pihak lainnya. Alhamdulillah hari ini PT Menara Agung yang melihatkan dukungannya. Semoga ke depan akan lebih banyak lagi yang membantu,”harapnya.

Wako pun mengakui, sebelum ini pihaknya telah menerima bantuan dari beberapa lembaga sosial, organisasi, perusahaan dan perorangan. Bantuan tersebut sengaja dikumpulkan dulu, dan setelah terkumpul sesuai target yang ditentukan baru dibagikan dalam beberapa hari ke depan.

“Bantuan ini insya Allah akan kita bagikan kepada warga Padang yang paling terdampak secara ekonomi dengan 1 KK menerima per paketnya 10 kg beras,” sambungnya.

Lebih lanjut wali kota milenial itu mengatakan tetap mencarikan solusi bagi warga Kota Padang lainnya yang nantinya belum menerima bantuan, meski layak menerimanya.

“Kita masih membuka penerimaan bantuan dari pihak-pihak lainnya baik Perbankan, BUMN/BUMD, perusahaan swasta termasuk anggota DPR. Maka itu kepada warga Kota Padang mari kita bersabar di samping berikhtiar dan menjaga imun tubuh agar terhindar dari penularan Covid-19 ini,” pungkas Wako Hendri Septa mengakhiri.

Sementara itu Direktur Marketing PT Menara Agung Ferdinand Agung menyebut bantuan ini diserahkan pihaknya sebagai bentuk dukungan dan partisipasi kepada Pemko Padang dalam menangani dampak Covid-19 bagi warga Kota Padang.

“Semoga bantuan ini dapat membantu pemko dan dapat diterima warga Padang yang layak menerimanya,” harap Ferdinand beserta jajaran saat itu.

Bantuan itu pun akan disalurkan nantinya bagi para keluarga miskin di Kota Padang yang layak menerimanya.

Turut hadir mendampingi wali kota saat itu Kepala Dinas Sosial Afriadi, Kepala DPMPTSP Corri Saidan dan Kabag Perekonomian dan SDM Syuhendri Barkah serta lainnya. Rel

BLK dan Lapas Padang Adakan Pelatihan Budidaya Tanaman Hydroponic Bagi WBP

0

Padang, Investigasi.News

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang kembali gandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Padang dalam membina warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui Pelatihan Budidaya Tanaman Hydroponic. Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto, Bc I.P, SH didampingi Tim dari BLK Padang dan diikuti oleh pejabat struktural eselon IV dan V beserta 16 orang peserta pelatihan di Aula Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Padang pada Senin (02/08/2021).

Kalapas Era Wiharto menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan dengan serius dan bersungguh-sungguh. ”Laksanakan kegiatan dengan serius dan tekun. Jangan ragu untuk bertanya tentang apa yang kurang dipahami. Tanyakan saja sama mentor yang nanti mendampingi. Kuasai ilmu yang diberikan dalam pelatihan ini karena ini akan sangat berguna bagi kalian semua sebagai modal, baik itu saat masih menjalani masa hukuman maupun setelah bebas nanti. Ingat! Kunci dari sebuah kesuksesan adalah tekun dan disiplin,” himbau Kalapas.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada pihak BLK Padang yang bersedia untuk berupaya mengadakan program Pelatihan Budidaya Tanaman Hydroponic tersebut meskipun di BLK Padang sendiri tidak ada pelatihan pertanian. “Terima kasih kami ucapkan kepada pihak BLK Padang yang telah bersusah payah mendatangkan intruktur dari BLK Lembang demi terlaksananya kegitan pelatihan ini,” tuturnya.

Kalapas Era Wiharto berharap kerjasama dengan BLK Padang bisa terus dijalin dan kegiatan pelatihan yang akan berlangsung selama 15 hari kedepan dapat berjalan dengan lancar.

Seluruh peserta dilengkapi dengan perlengkapan pelatihan seperti seragam yang akan digunakan selama kegiatan pelatihan berlangsung. “Jangan sia-siakan kesempatan yang ada, jadi ikutilah pelatihan ini dengan baik,” pungkas Kalapas Era Wiharto kepada seluruh peserta usai menyerahkan pelengkapan secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan. (Rel/Ag)