Beranda blog Halaman 4944

Berniat Saja Langsung Allah Catat dan Ganti, Jadi Jangan Takut Miskin Karena Memberi

0

Oleh: Hasneril, SE

Hikmah berbagi itu tidak menunggu lama Allah perlihatkan balasannya, Seperti menanam, sebanyak apa kita menanam sebanyak itu lah yang kita panen. Jadi perbanyaklah berbagi pada saudaramu agar semua keberkahan Allah balas atas dirimu.

Seperti halnya yang saya alami, sekitar tanggal 29 Juli 2021, hari itu memberi Inspirasi bagiku dan anggota kantorku Yogi Erwanda, karena langsung Allah perlihatkan kebesarannya.

Kisah nyata ini saya alami dan Allah jadikan saudara Yogi sebagai saksi atas kebesarannya, Kisah ini saya hadirkan agar kita bisa mengambil makna positif dibaliknya.

Singkat cerita, hari itu saya ada acara dinas ke Kota Payakumbuh , berangkat bersama Yogi staf humas Dprd Agam, Di mobil hanya ada kami berdua. Tak berselang lama sampailah kami di Pasar Baso. Ketika itu saya bilang ke Yogi kita pulang lewat Canduang, dan Yogi Langsung menyetujuinya.

Di jalan arah ke Candung Kabupaten Agam menuju pulang, saya bercerita-cerita dengan yogi, sambil berkata, nanti berhenti ya di salah satu simpang, posisi pastinya nanti dikasih tahu”, ucap saya ke Yogi.

Tujuan saya berhenti pada satu tempat itu, karena saya ingin ketemu seseorang yang sudah dianggap saudara, menurut kabarnya sekarang dia sedang membutuhkan bantuan orang lain, Karena sedang tidak ada pekerjaan dan saya sangat merasakan apa yang dia rasakan,

Orang tersebut sudah saya anggap seperti adik sendiri, Sekarang dia tinggal sendiri di kampungnya di Candung tanpa ada pekerjaan. Disitu saya merasa sangat prihatin melihat keadaanya.

Ketika perjalanan kami hampir sampai ditempat adik tersebut, saya menyampaikan ke Yogi agar memperlambat laju kendaraannya. Niat hati, saya benar-benar ingin bertemu dan ingin membantunya semampu yang saya ada.

Jadi, sesampai dilokasi saya telp-telp tidak diangkat, Berselang beberapa saat, masuklah telp dari orang yang lain dan saya angkat, rupanya ada saudara yang ingin memberi uang untuk saya atas jasa menolong menjualkan rumahnya di awal bulan lalu.

Dengan penuh haru, saya bilang besok aja karena masih di Candung, Dalam hati saya berkata sendiri, sungguh Allah sangat tau, baru berniat ingin berbagi sudah Allah ganti langsung lebih besar dari apa yang saya niatkan. SUBHANALLAH.

Tak berlama-lama, setelah berhenti berbicara dengan orang yang mau memberi rezeki tadi, datang telp dari adik yang ditunggu tersebut dan saya langsung memintanya ke mobil.

Yang ditunggupun datang dan saya langsung memberi sedikit untuk belanjanya, Luar biasa, perasaan saya sangat senang karena melihatnya dan membantunya, karena 20 hari sebelum ini bertemu dengan dia saya merasa kasihan melihatnya, hari ini dia sudah bisa tersenyum dan bilang sudah mau cari kerja, Alhamdulillah,

Kami kembali melanjutkan perjalanan, namun baru beberapa meter mobil kami datang WA dari sahabat di Mentawai dan mengatakan mau memberikan sadaqah untuk santri di panti asuhan putra Muhammadiyah sebanyak 1.700.000,- , dia juga transfer uang 1.500.000,- dan minta tolong saya cari mesjid yang sedang membangun, karena mesjid Nurul Iman Cubadak sedang membangun uang itu saya serahkan kepada panitia pembangunan, sahabat itu juga berbagi untuk kebutuhan pondok pesantren PADI sebanyak 1.000.000,- yang InshaAllah pertengahan bulan Agustus ini mulai proses belajar mengajarnya.

Baru sampai dirumah buka WA sudah datang lagi dari salah seorang saudara di Jakarta transfer sebanyak 1.000.000,- untuk Santri Panti Asuhan Putra Lubukbasung.

Sungguh Hamba Allah yang luar biasa, yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk tabungan akhirat

Jadi, intinya pelajaran yang dapat kita ambil adalah sedekah bisa mendatangkan banyak rezeki bagi siapa saja. Allah SWT memberikan banyak keajaiban sedekah untuk umat muslim yang melakukannya.

Hal seperti ini sering Allah perlihatkan tentang hikmahnya dari berbagi.

Dari kisah diatas ini yang perlu di contoh adalah hikmah sebuah sedekah atau berbagi. Berniat saja sudah diperlihatkan Allah gantinya. Jadi jangan takut miskin untuk berbagi.

Bupati Dan Rektor Tandatangani Naskah Kerjasama Pembangunan Kampus UNP Di Pasaman

0

Pasaman, Investigasi.News

Rencana pembangunan kampus Universitas Negeri Padang di Kabupaten Pasaman, tinggal selangkah lagi, setelah dilakukannya penandatanganan naskah kerjasama Sinergitas Pembangunan Kampus UNP oleh Bupati Pasaman H. Benny Utama dan Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri,PhD, Sabtu (31/7/21), di Kecamatan Tigo Nagari, atau wilayah “Segitiga Emas” Pasaman yang berbatas dengan Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.

“Sebagai Bupati, Pak Benny sangat ‘care’ dengan dunia pendidikan, dan Kami di UNP siap mendukung,” ujar Prof. Ganefri, mengawali sambutannya.

Rektor UNP Ganefri menyatakan pihak UNP siap mendukung keinginan Bupati Benny Utama untuk memajukan dunia pendidikan di Pasaman, dan Sumatera Barat secara umum.

Menurutnya, Sumatera Barat adalah daerah yang minim potensi sumber-sumber usaha ekonomi, karenanya potensi sumber daya manusia yang handal di daerah ini, harus dikembangkan dan diangkat melalui jalur pendidikan.

“Keunggulan Sumatera Barat terletak pada sumber daya manusianya, artinya pembangunan Sumatera Barat semestinyalah dititik beratkan pada bidang pembangunan manusia,” terangnya.

Sempat diungkap Rektor UNP, indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pasaman beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, walau di masa lima tahun sebelumnya sempat baik, berada di 10 besar Sumatera Barat .

“Sekarang IPM Pasaman di nomor dua terakhir, atau hanya satu tingkat diatas Mentawai,” timpal Wakil Rektor IV UNP, Prof. Yasri, yang ikut hadir bersama Wakil Rektor II UNP bidang Aset.

Namun Rektor UNP merasa optimis, dibawah kepemimpinan H. Benny Utama, Kabupaten Pasaman akan lebih baik, dan UNP siap mendukung kenaikan IPM Pasaman di bidang pendidikan.

Prof. Ganefri turut mengungkapkan rencana perubahan nama dan status UNP menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTBH), dengan kewenangan yang lebih luas, dan memiliki otonomi untuk lebih leluasa bergerak mengembangkan diri.

“UNP saat ini tercatat sebagai universitas terbesar di Pulau Sumatera, dengan jumlah mahasiswa 50.000 orang, memiliki tujuh kampus yang tersebar di Padang, Bukit Tingg, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Painan, dan Insya Allah kampus di Pasaman jadi yang ke delapan,” beber Rektor UNP yang juga mantan Kepala Kopertis Wilayah X Padang itu.

“Kampus UNP di Pasaman rencananya untuk prodi jurusan pendidikan, pertanian dan kepariwisataan,” sebutnya.

Ditambahkan, dengan perubahan status PTBH, UNP sudah membuat master plan besar, tidak hanya pengembangan kampus, namun juga bergerak ke usaha perhotelan dan usaha lain, dengan tetap berbasis pendidikan.

Dikatakan, UNP telah memiliki areal di Tarok City Pariaman seluas 150 Ha, untuk pengembangan prodi manajemen golf dan pembangunan lapangan golf itu sendiri

Untuk Kampus UNP di daerah-daerah– selain 4 kampus di Padang, di Bukit Tinggi UNP nengembagkan fakuktas kedokteran, di Painan yang dimulai tahun ini terdapat jurusan Tekhnologi Informatika, teknik mesin dan otomotif, di Payakumbuh bidang study Kuliner Minang, sedangkan Pariaman bidang study keperawatan, dan di Sawahlunto Jurusan Tekhik Mesin serta Tambang.

Pengembangan kampus di daerah-daerah, kata Ganefri adalah salah satu pola UNP untuk mengadakan pendekatan ke rakyat.

“Saat ini mahasiswa UNP ada di seluruh Kecamatan dan nagari di Sumatera Barat, serta ribuan lainnya terdapat di luar Provinsi Sumatera Barat,” katanya.

Turut diingatkan, pendidikan Sumbar saat ini sudah jauh tertinggal dari propinsi tetangga, Riau dan Jambi. Namun hal Ini dapat dimaklumi, karena perekonomian daerah tetangga jauh lebih baik.

“Jangan lagi beranggapan Sumbar itu pendidikannya lebih maju. Itu dulu,,,” ingat Profesor Ganefri.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Rektor UNP menegaskan peran serta dan perhatian pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memajukan kembali dunia pendidikan di Sumatera Barat.

“Memulai pembanguan pendidikan itu harus dari sektor dasar, yakni dari Pendidikan Usia Dini atau PAUD. Dan masyarakat harus kembali pada mindset berpikiran orang tua kita dulu, ‘bialah dikurang-kurangi makan, asal anak lai sekolah,” tukuknya.

Bupati Pasaman H. Benny Utama dalam sambutannya menyebut bahwa lokasi pembangunan Kampus UNP di Kecamatan Tigo Nagari, merupakan kawasan “Segi Tiga Emas”, sebuah kawasan strategis yang memiliki potensi besar.

“Ada dua lokasi yang kita tawarkan ke Pak Rektor, dan pilihannya kita serahkan ke pihak UNP. Namun pembangunan infrastruktur jalan ke lokasi kampus nantinya, menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Pasaman,” ujar Bupati Benny Utama.

Selain rencana pembangunan Kampus dan pengembangan dunia pendidikan, Pemkab Pasaman juga akan merealisasikan kerjasama kajian analisa jabatan di ‘tubuh’ Pemkab Pasaman, analisa kajian masalah ekonomi Pasaman, serta sektor dan bidang lain yang membutuhkan kajian akademik.

Turut diungkap Bupati, tahun 2022 depan, Pemkab Pasaman kembali melanjutkan program pendidikan gratis 12 tahun bagi seluruh anak-anak Pasaman, yang programnya sempat terhenti di lima tahun terakhir, termasuk pembenahan kembali program pendidikan anak usia dini, yang lima tahun lalu juga sudah terlaksana Program Satu Jorong Satu PAUD di masa kepemimpinan Bupati Pasaman periode 2015-2020 lampau.

Usai acara penandatanganan naskah kerjasama, Bupati dan Rektor beserta rombongan melakukan peninjauan dua lokasi peruntukan Kampus UNP di Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman.

Turut hadir dua Wakil Rektor UNP, anggota DPRD Sumbar Syawal Dt. Putiah dan ‘Ongah Yono’ Suharjono, Anggota DPRD Pasaman Martias Kuncoro, kepala OPD teknis Pemkab Pasaman, Wali Nagari serta tokoh masyarakat Tigo Nagari.

Sebelum makan siang, rombongan disuguhi sajian Katan Durian, lantaran daerah Tigo Nagari sedang mengalami ‘Musim Durian’.

(Ris)

Bahas Penanganan Covid-19, Gubernur Pimpin Rakor RSUD Se-Sumbar

0

Padang, Investigasi.news

Gubenur Sumatera Barat Mahyeldi memimpin rapat koordinasi RSUD se-Sumbar membahas penanganan COVID-19 di daerah itu diantaranya terkait input data pasien, kekurangan SDM, pengadaan oksigen dan pengadaan tambahan peralatan Rumah Sakit.

“Input data dari masing-masing rumah sakit sangat penting untuk menentukan kebijakan dalam penanganan COVID-19. Data itu diantaranya terkait pasien yang dirawat, keterisian tempat tidur hingga kebutuhan oksigen,” katanya dalam rapat yang digelar secara virtual di Auditorium Gubernur, Sabtu (31/7/2021).

Terkait kekurangan SDM kesehatan yang dikeluhkan banyak RS dalam penanganan COVID-19, ada dua solusi yang menurutnya sangat memungkinkan diantara dengan pola perekrutan baru dan kerjasama dengan sekolah-sekolah kesehatan yang ada di Sumbar.

“Dua solusi ini harus segera dijajaki agar persoalan kekurangan SDM bisa segera diatasi,” ujarnya.

Beberapa rumah sakit juga mengeluhkan kekurangan peralatan untuk penanganan COVID-19 terutama setelah dilakukan penambahan alokasi tempat tidur untuk mengurangi BOR.

Beberapa daerah sudah berusaha mengantisipasi kekurangan peralatan ini dengan melakukan pengadaan. Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan dibolehkan refocusing 8 persen anggaran untuk penanganan COVID-19 di daerah.

Alokasi anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk penambahan peralatan dan obat-obatan di Rumah Sakit. Namun untuk pemanfaatannya harus berkonsultasi dengan OPD terkait seperti Inspektorat di kabupaten kota atau provinsi atau bisa juga ke BPKP.

Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan administrasi dalam pemanfaatan dana sehingga bisa berujung pada kasus hukum.

Khusus untuk ketersediaan oksigen, Gubernur mengatakan Sumbar telah membentuk Satgas oksigen yang berfungsi untuk memetakan kebutuhan serta distribusi oksigen dari daerah atau provinsi yang bersedia membantu ke Sumbar.

Satgas yang dipimpin oleh asisten II Setdaprov Sumbar itu membawahi Dinas Kesehatan untuk memetakan kebutuhan oksigen dan Dinas Perindustrian dan perdagangan untuk distribusi.

“Satgas ini harus bekerja secepatnya sehingga tidak terjadi lagi kekurangan oksigen untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit yang merawat pasien COVID-19,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi menginformasikan kepatuhan rumah sakit untuk menginput data di Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) online masih kurang yaitu hanya mencapai 76 persen dari 81 rumah sakit yang terdaftar.

Dia meminta Direktur Utama Rumah Sakit untuk memastikan penginputan data tersebut karena data itulah yang menjadi dasar kebijakan bagi pemerintah pusat untuk membantu kebutuhan di daerah dalam penanggulangan COVID-19.

“Data itu juga digunakan oleh zat gas oksigen Sumbar untuk memetakan kebutuhan oksigen di masing-masing rumah sakit,” katanya.

Sementara untuk keterisian rumah sakit (BOR) Sumbar secara umum saat ini 76,99 persen. Ada beberapa kabupaten/kota yang sudah masuk kategori merah BOR-nya di atas 80 persen yaitu Kabupaten 50 Kota (100 persen) dari 17 tempat tidur yang tersedia.

Kota Sawahlunto (92 persen). Meski sudah menambah tepat tidur dari 7 menjadi 25 tetapi karena peningkatan kasus BOR meningkat signifikan.

BOR Kabupaten Agam 91,43 persen dan Kota Padang 84 persen. Khusus Kota Padang bisa dipahami karena banyak pasien yang dirujuk dari daerah sehingga BOR nya menjadi tinggi.

Terkait kebutuhan oksigen, gambarannya kebutuhan oksigen liquid 506 M3 sehari, tabung kecil 100 M3 sehari tabung sedang 56 M3 dan
tabung besar 15.650 M3.

Kebutuhan itu diantisipasi dari bantuan tiga provinsi yang diupayakan masing-masing Riau, Sumsel dan Sumut. Juga diminta enam distributor untuk mengutamakan kebutuhan rumah sakit.

Terkait bantuan oksigen dari luar provinsi dibutuhkan anggaran untuk distribusi diperkirakan Rp2000 per kilogram.

Dalam rapat koordinasi itu Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Arry Yuswandi,
Kepala Dinas Kominfo Sumbar Jasman, Kepala Dinas Sosial Sumbar Jumadi, dan Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi serta Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Sumbar Hasben Hendri.

Rel/ns

Pelanggan PT.MEP Menjerit

0
MEP

MUBA, Investigasi.News-Warga Desa Suka Maju kecamatan Plakat Tinggi kabupaten Musi Banyuasin mengeluhkan pembayaran beban pemakaian Listrik yang saban hari semakin membengkak. Setelah PT.Muba Electric Power (PT.MEP) melakukan migrasi kWh dari Pascabayar ke Prabayar beberapa waktu lalu, warga sangat berharap ada sedikit keringanan perihal pembayaran pada listrik.

Namun pada kenyataannya pasca dimigrasikan kWh Pascabayar ke kWh Prabayar mala membuat warga semakin menjerit. Hal ini sangat memberatkan warga ditengah kebutuhan lain yang harus terpenuhi, biaya pengeluaran listrik semakin melambung tinggi.

Pasalnya sebelum diganti kWh, pelanggan cukup membayar pemakaian listrik rata-rata sebesar Rp 200 Ribu perbulan, semenjak digantinya ke kWh Prabayar pengeluaran menjadi dua kali lipat menjadi Rp 450 Ribu perbulan untuk Token listrik.

Salah seorang warga suka maju berinisial LT saat dibincangi Awak media, Jum’at (30/07/2021) dia mengatakan semenjak digantinya kWh Pascabayar ke kWh Prabayar terjadi pembengkakan biaya dalam pembelian token listrik.

“Iya pak sebelum diganti meterannya kami cukup membayar pemakaian listriknya perbulan Rp 200 Ribu tapi setelah diganti mala terjadi pembengkakan biaya untuk beli token listriknya menjadi Rp 450 ribu perbulan,”tuturnya.

Lanjutnya, “Harapan kami kepada pihak terkait agar PT.MEP diganti ke PT.PLN karena token MEP sangat mahal perbulannya,”harapannya.

Senada diucapkan MI (inisial) dia mengatakan walaupun sudah dikurangi pemakaiannya tidak ada perubahan justru mala membengkak pemakaian token listriknya.

“Sudah kami kurangi pemakaian listriknya tapi justru mala membengkak pemakaian tokennya, kami sebagai pelanggan PT.MEP merasa kecewa, kami rakyat kecil dan kami ada kebutuhan lain kalau pemakaian token membengkak terus-terusan jujur kami tidak mampu beli token listriknya, “keluhnya dengan nada kecewa.

Sementara Humas PT.Muba Electric Power (PT.MEP) Edi Kartison yang akrab dengan panggilan Titong saat dikonfirmasi melalui pesan whatssapnya tidak memberi hak jawab sampai berita ini diterbitkan.

***

Jadwal Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini

0

Wakil Indonesia masih berjuang di Olimpiade Tokyo hari ini, Sabtu (31/7/2021).
Tenang saja, masih ada wakil Indonesia yang melanjutkan perjuangan. Ada lima atlet Indonesia yang dijadwalkan bertanding di beberapa cabang olahraga.

Mereka berlaga di cabor bulu tangkis, menembak, dan atletik.
Lima atlet Indonesia adalah sebagai berikut.
1. Greysia Polii/Apriyani Rahayu
2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiwan
3. Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba
4. Anthony Sinisuka Ginting
5. Muhammad Zohri

Pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, lebih dulu beraksi pada partai semifinal di Musashino Forest Sport Plaza pukul 07.50 WIB.
Ganda putri peringkat 6 dunia itu akan berhadapan dengan wakil Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan.
Secara peringkat, Lee/Shin ada di posisi lebih baik dengan menempati peringkat nomor 4 dunia.

Akan tetapi, pasangan Indonesia punya keunggulan dalam rekor pertemuan melawan Lee/Shin. Kedua pasangan tercatat sudah saling bentrok sebanyak tujuh kali. Greysia/Apriyani memiliki keunggulan lima kemenangan berbanding dua milik Lee/Shin.

Di tempat terpisah, atlet menembak Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba akan beraksi pada babak kualifikasi nomor 50 m Air Rifle 3 Position putri yang digelar di Asaka Shooting Range pukul 10.00 WIB. Apabila berhasil menembus delapan besar, Vidya akan langsung bertanding pada final yang digelar siang hari pukul 14.00 WIB.

Kembali ke bulu tangkis, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dijadwalkan melawan Anders Antonsen pada perempat final bulu tangkis tunggal putra pukul 10.20 WIB.
Seperti halnya Greysia/Apriyani vs Lee/Shin, Ginting juga memiliki modal impresif melawan Anders Antonsen.

Dia punya rekor sempurna dengan tiga kemenangan tanpa sekali pun menderita kekalahan saat berhadapan dengan wakil Denmark itu. Pada sore hari, giliran Mohammad Ahsan/Hendra Setiwan dan sprinter Lalu Muhammad Zohri yang unjuk gigi.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan melakoni duel perebutan medali perunggu melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).

Duel kedua pasangan dijadwalkan berlangsung pukul 17.40 WIB. Ganda putra yang dijuluki The Daddies itu terhenti di semifinal usai kalah dua gim langsung 11-21 dan 10-21 dari wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Di sisi lain, Lalu Muhammad Zohri yang turun di nomor 100 meter putra akan mengawali perjuangannya dari Round 1 yang berlangsung di Olympic Stadium Track pukul 17.45 WIB.

Berikut jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (31/7/2021):
Menembak
Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba (Women’s 50 m Air Rifle 3 Positions)
10.00 WIB – Babak Kualifikasi
14.00 WIB – Final Bulu Tangkis
——

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo Hari Ini, Zohri dan 3 Wakil Bulu Tangkis Beraksi”

Bupati Asahan Serahkan 53.568 Beras Bantuan PPKM 2021

0

ASAHAN, Investigasi.News

Jika ada program bantuan untuk masyarakat, tolong Dinas Sosial agar di segerakan. Demikian di tegaskan Bupati Asahan, H. Surya, BSc saat menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Beras PPKM kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) untuk Kabupaten Asahan, bertempat di Gudang Bulog Kisaran, Jumat,(30/07/2021).

Dikatakan Bupati Asahan , bantuan ini merupakan implementasi pasca diterapkannya PPKM level 3 untuk wilayah Kabupaten Asahan, jelasnya.

Oleh sebab itu, kepada Dinas Sosial saya ingatkan, jika ada berbagai program bantuan untuk masyarakat, tolong di segerakan. Karena masyarakat sangat membutuhkan, tegasnya.

Oleh karena itu, adanya bantuan beras dari pemerintah yang di salurkan Bulog Kabupaten Asahan , melalui kantor Pos serta Dinas Sosial Kabupaten Asahan sangat di apresiasi Bupati.

Mudah mudahkan ini bisa meringankan beban masyarakat, tetutama KPM baik itu Program Keluarga Harapan ( PKH ) maupun Bantuan Sosial Tunai ( BST ), ujar H. Surya.

Pada kesempatan ini Bupati juga menginstruksikan kepada Aparat Pemerintah Kabupaten Asahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten agar benar benar mengawasi penyaluran beras bantuan ini agar tepat sasaran.

“Saya meminta kepada para pemangku kepentingan dalam penyaluran beras bantuan Pemerintah ini, agar benar benar disalurkan kepada penerima manfaat, saya tidak mau mendengar nantinya ada yang main main dalam penyaluran bantuan beras ini” Tegas Bupati.

Lebih Lanjut H. Surya juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan Penyaluran Bantuan beras ini agar tetap menjalankan Protokol Kesehatan.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Syamdsudin, SH dalam laporannya menyampaikan sesuai data dari Kementerian Sosial RI bantuan beras PPKM yang akan disalurkan sebanyak 53.568 Keluarga Penerima Manfaat yang berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 19.173 keluarga dan dari Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 34.395 keluarga dan masing masing penerima manfaat mendapatkan 10 Kg.

Lebih lanjut Syamsudin menambahkan bantuan beras PPKM ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang di kelola oleh Bulog, sesuai surat dari Kantor Pos Kisaran dan penyaluran beras bantuan ini dimulai pada tanggal 27 – 31 Juli 2021.

(Adi)

Sambangi Polres Muba, Dodi Reza Silaturahmi dan Perpanjang SIM

0

SEKAYU, Investigasi.News

Hari Jumat pagi selalu disempatkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin untuk silaturahmi ke warga masyarakat Muba dan Perangkat Daerah serta Forkopimda. Nah, pada Jumat (30/7/2021) pagi kali ini Bupati Dodi Reza menyempatkan diri menyambangi Kapolres Muba di Sekayu.

Pantauan di lokasi, tampak Kepala Daerah Inovatif tersebut menyapa anggota Polres Muba bahkan menyempatkan diri untuk memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya.

“Jadi masa berlaku SIM saya itu mau habis. Hari ini selain silaturahmi dengan jajaran anggota Polres Muba saya juga perpanjang masa berlaku SIM,” ucapnya.

Dodi mengaku, ia melihat proses pelayanan administrasi Polres Muba untuk warga sangat berjalan baik dan menerapkan Protokol Kesehatan.

“Saya juga dalam kesempatan ini mengajak seluruh warga Muba untuk patuh dan mentaati aturan lalu lintas, seperti contoh untuk bisa mengemudikan Kenderaan wajib memiliki SIM. Saya meski Kepala Daerah tetap harus memiliki SIM yang berlaku,” dan patuh terhadap aturan yang ditetapkan dan saat berkendara mari kita bersama mematuhi rambu rambu lalu lintas dan berhati hati dalam berkendara” himbau Dodi Reza Alex.

Sementara Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk mengucapkan, terima kasih atas kunjungan Bupati Muba sudah bersilaturahmi dan melakukan perpanjangan SIM.

“Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat serta siap bersinergi menjadi mitra pemerintah dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Muba,” imbuhnya.

Dikatakan, sesuai dengan fungsi dan tugas anggota, yaitu memberikan pengamanan dan mendukung kebijakan.

“Semoga melalui silaturahmi ini, dapat meningkatkan sinergitas antara kepolisian dengan komponen Pemerintah dalam membantu mewujudkan pembangunan yang maju dan sejahtera. Diharapkan terciptanya pemahaman dan menyatukan persepsi dalam rangka menjalankan tugas pokok dan pembangunan di daerah. Serta semoga kedepannya kami dapat terus memberikan yang terbaik dalam hal pelayanan kepada masyarakat,” tutup Kapolres.

(Mira)

Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

0

Jakarta, Investigasi.News

Dalam dua tahun terakhir, pandemi Covid-19 telah merenggut banyak hal dari kehidupan kita. Tak pelak, kondisi ini pun memunculkan berbagai macam keprihatinan bagi masyarakat Indonesia, seperti naiknya angka kemiskinan yang dibarengi dengan melonjaknya pengangguran.

Data per 28 Juli 2021 pada laman https://covid19.go.id/, jumlah pasien yang terinfeksi positif Covid-19 secara nasional berjumlah 3.287.727 orang. Angka tersebut meningkat 47.791 kasus dibandingkan hari sebelumnya.

Namun, sejak pemerintah menggulirkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, terdapat tren penurunan mobilitas hampir di semua wilayah. Dimana pembatasan pergerakan masyarakat menjadi faktor penting salah satu upaya pemutusan transmisi Covid-19.

Bersyukur, kondisi kini pun berangsur membaik setelah diterapkannya PPKM. Kasus aktif, positivity rate, dan kasus harian menurun, serta terjadi peningkatan kesembuhan yang mulai terlihat pada pekan ketiga pelaksanaan PPKM. Peningkatan ini harus dibarengi dengan optimisme dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Masyarakat juga harus memberikan dukungan dari kebijakan yang dilakukan pemerintah, seperti mematuhi protokol kesehatan, PPKM, dan mengikuti vaksinasi.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan lebih dari 46 ribu paket secara nasional, serentak kepada masyarakat di seluruh Indonesia, agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengatakan kebijakan pemerintah dengan membuat PPKM Level 4 bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Kebijakan yang sedianya berakhir pada 25 Juli 2021 lalu ini, kini resmi diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Pemerintah sadar, kebijakan ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat, dan berdampak pada ketidakmampuan masyarakat yang kesulitan dalam mencari nafkah.

“Insan Pengayoman melalui program pemberian bantuan sosial “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”, mencoba turut berempati kepada masyarakat dan ASN Kemenkumham yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Yasonna saat memberikan bantuan sosial secara simbolis, Kamis (29/07/2021) pagi.

Melalui program bantuan sosial yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal, tercatat Kemenkumham memberikan total bantuan sosial sebanyak 46.614 paket dan dana sosial sebesar 700 juta rupiah.

Paket tersebut diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19. Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Adapun paket bantuan sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi per orang diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, dan susu. “Kegiatan kita pada hari ini adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial, rasa welas asih serta semangat untuk berbagi,” kata Yasonna di lapangan upacara Kemenkumham.

Kegiatan ini, kata Yasonna, selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk melakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan, yang salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.

“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain,” ucap Yasonna.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membantu meringankan beban mereka yang secara langsung terdampak pandemi Covid-19,” kata Laoly. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Insan Pengayoman yang telah peduli, mampu berbagi atas dasar keikhlasan dan kesadaran,” tutupnya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto mengatakan selain terkonsentrasi di Kemenkumham dan wilayah Jabodetabek untuk unit pusat, kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, semua pihak termasuk masyarakat harus mau bekerja sama, bergotong royong untuk menghadapi ujian yang berat ini,” kata Andap. “Kerja keras pemerintah Insya Allah bisa berhasil, jika disertai dengan dukungan dan kesadaran dari masyarakat,” lanjutnya.

“Pesan kami kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, jangan cemas, selalu berpikir positif yang disertai optimisme, selalu patuhi protokol kesehatan, dan mengikuti vaksinasi,” tutupnya.

Khusus pada Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat beserta 28 Satuan Kerja dilingkungan Kemenkumham Sumatera Barat berhasil dikumpulkan donasi sebesar Rp338.256.000.- yang disalurkan dalam bentuk paket sembako kepada 1.235 masyarakat tidak mampu se-Sumatera Barat dan bagi 66 ASN di lingkungan Kemenkumham Sumatera Barat yang terpapar Covid-19.

“Untuk di wilayah Sumbar sendiri, penyaluran bantuan Kumham Peduli, Kumham Berbagi dibagi pada 5 zona titik pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang dengan titik utama penyaluran yakni, Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar, Rutan Painan, Lapas Lubuk Basung, Lapas Solok, dan Lapas Muaro Sijunjung,” ungkap Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, R. Andika Dwi Prasetya.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang turut membagikan sejumlah bantuan bagi masyarakat di area sekitar lingkungan Lapas. Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto menyatakan bahwa dalam kegiatan bakti sosial kali ini Lapas Kelas IIA Padang menyasar masyarakat yang tinggal di area sekitar lingkungan Lapas Kelas IIA Padang yang terdampak pandemi Covid-19.

“Sebanyak 70 bingkisan telah dibagikan kepada masyarakat. Semoga melalui kegiatan Kumham Peduli bisa meringankan sedikit banyak nya beban saudara-saudara kita yang ada di luar sana akibat terdampak pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih melanda negeri ini,” jelas Kalapas Era Wiharto.

Kalapas Era juga menyampaikan rasa bangganya pada Kementerian Hukum dan HAM yang telah mengangkat kegiatan Kumham Peduli ini. Selain itu, Kalapas Era Wiharto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN Lapas Kelas IIA Padang yang telah mendukung kegiatan ini mulai dari pengumpulan dana hingga menyalurkan bantuan tersebut. “Semoga apa yang telah kita lakukan menjadi amal ibadah dan berkah bagi kehidupan kita,” tutur Kalapas Era Wiharto.

(Rel/Mg)

Apresiasi Gerakan Jumat Berkah, Bupati Agam Dijamu Makan Siang

0


AGAM, Investigasi.News

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, dijamu makan siang usai melaksanakan Salat Jumat, di Masjid Al-Muqarrabin, Jorong Ampang Gadang, Nagari Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Jumat (30/7).

Wali Nagari Ampang Gadang, Rifki Syaiful mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program dari Pemerintah Nagari Ampang Gadang, yaitu Gerakan Jumat Berkah.

“Gerakan jumat berkah tersebut, sudah dimulai sejak satu tahun belakangan, dimana setiap masjid yang ada di Ampang Gadang, akan menyediakan makan siang untuk para jamaah Jumat,” ujarnya.

Dikatakan, ada 5 masjid di Ampang Gadang yang melaksanakan Gerakan Jumat Berkah tersebut, yaitu Masjid Al- Muqarramah, Jorong Ampang Gadang, Masjid Istiqamah Surau Kamba, Masjid Al-Jihad Surau Pinang, Masjid Al-Jami Bonjo Alam, dan Masjid Baiturrahman Parik Putuih.

“Makanan tersebut, merupakan sumbangan dari masyarakat Nagari Ampang Gadang, yang nantinya akan dihidangkan kepada para jamaah setelah melaksanakan Salat Jumat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, mengapresiasi Pemnag Ampang Gadang, khususnya kepada Wali Nagari Ampang Gadang, atas program yang dijalankan.

“Semoga, dengan adanya gerakan ini, dapat menjadi amal ibadah kita, khususnya kepada masyarakat yang telah menyumbangkan sebagian hartanya untuk umat,” harapnya.

(Daji)

Tinjau Nagari Binaan, Brigadir Desi Susanti Hadiri Acara Rapat Rembuk Stunting

0

Meski dalam keadaan hamil, Brigadir Desi Susanti masih semangat melaksanakan tugasnya dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat di daerah binaannya.

Painan, Investigasi.News

Bhabinkamtibmas Polsek Koto XI Tarusan melalui bhabinkamtibmas Brigadir Desi Susanti memberikan himbauan ops yustisi kepada masyarakat binaan bertempat di aula serbaguna Nagari Pulau Karam Kabupaten Pessel, pada Jum’at (30/7).

Dengan semangat Brigadir Desi Susanti Kesatuan Polres Pesisir Selatan ikut serta menghadiri rapat Rembuk STUNTING tahun 2021 Nagari Pulau Karam. Hadir dalam kesempatan tersebut Puskesmas Koto XI Tarusan yang diwakili, walinagari Nagari Pulau Karam beserta perangkat, Bamus Pulau Karam beserta perangkat, Pendamping Desa, Bidan Desa Pulau Karam, Kepala Kampung Pulau Karam, Kader Pulau karam. untuk menjalin kedekatan silaturrahmi ke Nagari Binaan dan memberikan Himbauan Ops Yustisi kepada Masyarakat Binaan.

Dengan harapan kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi dan nilai positif untuk memicu sistem kesehatan menjaga produktifitas dan mengurangi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Kebersamaan dengan masyarakat kiranya dapat menciptakan rasa kedekatan dan rasa kekeluargaan kami dengan warga setempat terjalin”, kata Brigadir Desi Susanti Pada media ini.

Sementara itu, Brigadir Desi Susanti juga menyampaikan bahwa kehadirannya di nagari Pulau Karam untuk menghimbau kepada masyarakat binaan agar tetap waspada dengan tetap Memakai Masker, Jaga Jarak, Cuci Tangan, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal sebagai wujud membantu pemerintah dalam memerangi covid-19.

“Selama Kegiatan sambang dalam Era Kebiasaan baru berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib dan lancar”, jelas Desi lagi.

“Bhabinkamtibmas Polsek Tarusan akan terus melakukan pendampingan terhadap masyarakat binaannya agar kesulitan yang masyarakat hadapi dapat teratasi dengan cepat”, tutupnya.

Ns