Banner iklan

Dinkes Malang dan Puskesmas Sumberpucung Redefinisi Makna ‘Glow Up’ Remaja

More articles

SumberPucung, Malang — Dinas Kesehatan Kabupaten Malang bersama UPT Puskesmas Sumberpucung meredefinisi istilah ‘glow up’ di kalangan remaja melalui Gerakan Pembudayaan Hidup Sehat Tahun 2026 di SMAN 1 Sumberpucung, Jumat (28/8/2026).

Langkah promotif dan preventif ini mengarahkan makna ‘glow up’ yang selama ini kerap identik dengan penampilan fisik semata menjadi pemaknaan baru, yakni tumbuh sehat melalui nutrisi seimbang dan mental yang kuat.

Senam Bersama

Kegiatan tersebut melibatkan 130 peserta yang terdiri atas jajaran Muspika Kecamatan Sumberpucung, Pengawas Pendidikan Kecamatan Sumberpucung, Kepala Desa Jatiguwi, Forum GERMAS Kecamatan, serta jajaran guru dan siswa SMAN 1 Sumberpucung. Farida, S.Kep., Ners., selaku PJ Promkes UPT Puskesmas Sumberpucung, bertindak sebagai pemandu acara.

Sebagai tuan rumah, Kepala SMAN 1 Sumberpucung, Iyut Meinarni, S.T., mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya sekolah mereka sebagai satu-satunya SMA se-Kabupaten Malang yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan GERMAS tersebut.

Makan Buah Bersama

Menurutnya, pemenuhan gizi dan kesehatan mental merupakan fondasi utama dalam mendukung prestasi belajar siswa.

Dukungan senada disampaikan Kepala UPT Puskesmas Sumberpucung, drg. Rahmawati Daha. Ia menekankan bahwa ‘glow up’ sejati bermula dari kebiasaan sederhana sehari-hari melalui prinsip CERDIK, mulai dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin melakukan aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup, hingga pengelolaan stres.

Sinergi lintas sektor semakin diperkuat dengan hadirnya Fungsional Ahli Madya Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Retno Indarti, S.KM., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan, serta Sekretaris Kecamatan Sumberpucung, Iwan Kurnianto, yang mewakili Camat sekaligus membuka rangkaian acara secara resmi.

Pembagian dorprize

Usai sesi pembukaan, seluruh pihak menandatangani komitmen bersama Pembudayaan Hidup Sehat yang dilanjutkan dengan aksi Konsumsi Buah Bersama.

Acara kemudian diperkaya dengan sesi edukasi interaktif yang menghadirkan tiga narasumber. Sugianto, S.Kep., Ners., dari UPT Puskesmas Sumberpucung menyampaikan materi mengenai pembudayaan hidup sehat. Ririz, S.KM., dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang membawakan materi tentang kesehatan mental dalam menghadapi tekanan teman sebaya. Sementara itu, Kapten Inf. Budi S. dari jajaran Muspika menyampaikan materi penguatan perilaku hidup sehat pada anak remaja.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembekalan materi Komunikasi Antarpribadi (KAP) guna mendorong para siswa menjadi agen perubahan dalam menerapkan gaya hidup sehat di lingkungan sebaya.

Melalui sinergi antara jajaran dinas kesehatan, pihak sekolah, dan Muspika, Gerakan Pembudayaan Hidup Sehat 2026 ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut menjadi pijakan awal bagi para siswa SMAN 1 Sumberpucung untuk memelopori gaya hidup sehat secara konsisten.

Hal itu sekaligus membuktikan bahwa ‘glow up’ yang sejati lahir dari tubuh yang bugar, gizi yang tercukupi, serta mental yang tangguh.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest