Banner iklan

Togel Menggila Di Depan Hidung Hukum! Beroperasi Terang-terangan Dekat Polsek Dan Mapolres Biak — Herickson: Jangan Pura-pura Tidak Tahu!

More articles

Biak Numfor — Toto gelap bukan lagi sekadar dugaan. Ia sudah mengamuk di jantung Kota Biak. Bahkan, di kawasan yang seharusnya menjadi benteng penegakan hukum sendiri.

Praktik perjudian togel kini dikabarkan beroperasi secara terang-terangan, persis di belakang Kantor Polsekta Biak Kota, sepanjang Jalan Pasar Lama, dan hanya selembar jalan dari Mapolres Biak Numfor. Tidak sembunyi-sembunyi. Tidak malu-malu. Bahkan disebut-sebut hanya berhenti sehari saat ada pengawasan, lalu bangkit kembali seolah tak pernah tersentuh hukum sama sekali.

Keterlaluan!

Tokoh Pemuda Biak, Herickson Willem Kbarek, tak lagi bisa berdiam diri. Suaranya meledak, penuh kemarahan dan kekecewaan yang mendalam. Ia bahkan menyebut nama-nama yang diduga kuat berada di balik jaringan busuk ini.

“Inisial P dan W sangat berani sekali bermain di area matahari”, seru Herickson dengan nada membara.

“Ini di mana logikanya? Di mana akal sehatnya? Kalau togel dijual di depan pintu markas kepolisian, lalu aparat bilang tidak tahu? Siapa yang mau dibohongi?” tantang Herickson dengan nada menggelegar.

Ia tak sekadar bertanya. Ia menuntut tegas:

“Jangan pura-pura tuli. Jangan pura-pura buta. Masyarakat melihat semuanya. Kalau ini dibiarkan, siapa yang bisa dipercaya warga?”

Herickson menegaskan: togel bukan permainan biasa. Ia adalah perusak masa depan. Setiap rupiah yang habis di judi adalah nasi yang tak sampai ke mulut anak-anak. Adalah obat yang hilang dari orang sakit. Adalah rumah tangga yang retak dan akhirnya hancur berantakan.

“Kalian yang mengaku menjaga keamanan — lihatlah apa yang terjadi! Ekonomi rakyat dikuras habis, keluarga dikoyak-koyak. Kalau ini bukan kejahatan sosial, lalu apa namanya?” serunya tajam.

Ia tak mau lagi mendengar alasan yang berbelit-belit. Yang diminta rakyat cuma satu: tindakan nyata, bukan janji kosong. Dan kali ini bukan sekadar bubarkan — tapi tangkap dan proses sesuai hukum yang berlaku!

“Mereka ini bukan saja harus ditutup aktivitasnya, tapi DITANGKAP dan DIPROSES SESUAI PASAL 303 KUHP tentang Perjudian — HUKUMAN MAKSIMAL 8 TAHUN PENJARA! Jangan beri keringanan. Mereka merusak masa depan banyak orang,” tegas Herickson tanpa tedeng aling-aling.

“Jangan hanya menangkap penjual kecil di pinggir jalan, lalu berpura-pura pekerjaan selesai. Kejar pengepulnya. Bongkar jaringannya. Tangkap P, cari W. Ungkap siapa yang melindunginya. Kalau tidak bisa dilakukan di Biak, berarti ada yang salah — entah dengan sistemnya, atau dengan orang-orang yang memegang kendali,” serunya semakin keras.

Herickson menyentil langsung jajaran Polres Biak Numfor:

“Jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jangan sampai warga berpikir bahwa semakin dekat ke kantor polisi, semakin aman bandar beroperasi. Itu bukan hukum. Itu lelucon yang menyakitkan!”

Ia memberi peringatan keras kepada Kapolres Biak Numfor: tunjukkan bukti, bukan kata-kata. Tindak sekarang, atau rakyat akan menyimpulkan sendiri — bahwa di Biak Numfor, perjudian lebih kuat daripada hukum.

“Tangkap mereka semua. Proses sesuai hukum. 8 tahun penjara menanti mereka. Tunjukkan bahwa hukum masih berdaulat. Biar semua tahu bahwa di Biak Numfor, perjudian tidak akan pernah menang!”

Investigasi.News membuka ruang konfirmasi dan hak jawab seluas-luasnya kepada Kapolres Biak Numfor, Kapolsekta Biak Kota, serta seluruh pihak terkait. Rakyat berhak tahu. Dan rakyat tidak akan diam lagi.

Jhonsa

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest