Palangka Raya, investigasi.news – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui program Mudik Gratis Lebaran 1447 H/2026 M. Persiapan program ini dimatangkan melalui rapat teknis yang digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (4/3/2026).
Rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, tersebut berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan Dirlantas Polda Kalteng, BPTD Kelas II Kalteng, Dinas Pendidikan Provinsi, Bank Kalteng, PT Jasa Raharja, OJK, BPJN, Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut, serta operator transportasi dan mitra terkait lainnya.
Melalui forum ini, Pemprov Kalteng bersama seluruh stakeholder membahas secara menyeluruh kesiapan pelaksanaan Mudik Gratis, mulai dari ketersediaan armada, penentuan rute perjalanan, mekanisme pendaftaran, hingga dukungan lintas sektor guna menjamin kelancaran program.
Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, menegaskan bahwa program Mudik Gratis merupakan wujud nyata kepedulian Pemprov Kalteng dalam membantu masyarakat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
“Program ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini. Seluruh armada yang digunakan wajib melalui proses ramp check dan dipastikan dalam kondisi laik jalan.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh kendaraan aman dan nyaman digunakan. Koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat demi mendukung keselamatan para pemudik,” tambahnya.
Pada tahun 2026, Pemprov Kalteng menyiapkan sebanyak 17 unit bus dengan enam rute tujuan, yaitu:
Palangka Raya – Banjarmasin (3 bus, 108 penumpang)
Palangka Raya – Pangkalan Bun (8 bus, 235 penumpang)
Palangka Raya – Sampit (3 bus, 105 penumpang)
Palangka Raya – Muara Teweh (1 bus, 35 penumpang)
Palangka Raya – Buntok (1 bus, 35 penumpang)
Palangka Raya – Pangkoh (1 bus, 17 penumpang)
Secara keseluruhan, program ini ditujukan untuk memberikan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Rencananya, pelepasan peserta Mudik Gratis akan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di Bundaran Besar Palangka Raya dan akan dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah.
Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, Pemprov Kalteng optimistis program Mudik Gratis 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima serta mendukung visi pembangunan daerah menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera. (Zulmi)







