Banner iklan

Sempat Tersesat, Bocah 8 Tahun Berjalan Sendirian dari Bawan Menuju Pasaman, Akhirnya Bertemu Orang Tua

More articles

Agam, Investigasi.news — Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun ditemukan berjalan seorang diri di wilayah Jorong Muaro Kandang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Minggu (4/10/2026).

Anak tersebut diketahui bernama Muhammad Apis. Saat ditemukan warga, Apis mengaku sedang mencari orang tuanya dan berjalan kaki seorang diri dari arah Bawan menuju Pasaman.

Melihat kondisi anak yang berjalan tanpa pendamping, warga setempat kemudian mengamankannya ke salah satu rumah warga di Jorong Muaro Kandang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan Apis serta menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Informasi mengenai penemuan anak tersebut kemudian disebarluaskan melalui media sosial serta jaringan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Dinas Sosial Kabupaten Agam.

Dinas Sosial Kabupaten Agam melalui Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) bersama pihak Kecamatan Palembayan, Babinsa, perangkat jorong, TKSK, serta masyarakat setempat langsung melakukan koordinasi untuk memastikan identitas dan keberadaan keluarga anak tersebut.

Upaya pencarian keluarga akhirnya membuahkan hasil. Setelah informasi mengenai keberadaan Muhammad Apis tersebar, orang tuanya datang ke Jorong Muaro Kandang untuk menjemput anak tersebut.

Sebelum diserahkan, identitas orang tua terlebih dahulu diverifikasi berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dari hasil verifikasi, diketahui nama ayah anak tersebut adalah Seprido Ananda dan ibunya Ira Nadewi. Alamat keluarga tercatat di Perum Griya Alam Mandiri, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Muhammad Apis kemudian diserahkan kembali kepada orang tuanya dalam keadaan sehat. Proses penyerahan dilakukan oleh Jorong Muaro Kandang, Azri, bersama Ketua Bamus Muaro Kandang, Iwan, disaksikan masyarakat setempat.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Agam, Hasneril, mengatakan penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur agar keselamatan anak tetap menjadi prioritas hingga berhasil dipertemukan dengan keluarganya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi menegaskan bahwa penanganan terhadap anak yang ditemukan dalam kondisi tersesat tersebut telah dilakukan sesuai koordinasi bersama pihak terkait.

Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama anak-anak yang masih berusia dini, guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Dengan telah diserahkannya Muhammad Apis kepada orang tuanya, penanganan anak yang sempat tersesat tersebut dinyatakan selesai.

Dinas Sosial Kabupaten Agam menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jorong Muaro Kandang, pemerintah kecamatan, perangkat jorong, Babinsa, TKSK, serta seluruh pihak yang telah membantu mengamankan dan mempertemukan anak tersebut dengan keluarganya. Daji

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest