Pemprov Kalteng Perkuat Arah Pembangunan 2026, Sinergi dengan DPRD Jadi Penentu

More articles

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya dalam memperkuat arah pembangunan daerah pada tahun 2026 melalui sinergi yang solid bersama DPRD. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dalam Rapat Paripurna DPRD yang menandai penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, di Palangka Raya, Senin (05/01/2026).

Dalam forum tersebut, Pemprov Kalteng menegaskan bahwa kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Setiap kebijakan yang diambil, menurutnya, harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

Wakil Gubernur menyampaikan bahwa hasil reses anggota DPRD memiliki peran strategis sebagai bahan masukan dalam penyusunan kebijakan pemerintah. Aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung dari daerah pemilihan dinilai mampu memberikan gambaran nyata kondisi di lapangan, sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.

Sepanjang tahun 2025, Pemprov Kalteng bersama DPRD telah menetapkan tujuh peraturan daerah sebagai landasan hukum pembangunan. Capaian tersebut menjadi pijakan penting dalam melanjutkan agenda pembangunan di tahun berikutnya. Memasuki Tahun Sidang 2026, kedua pihak juga telah menyepakati Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) dengan rencana pembahasan 16 Rancangan Peraturan Daerah yang diharapkan mampu menjawab dinamika dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pemprov Kalteng menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan keberlanjutan. Peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi daerah menjadi prioritas yang akan terus didorong melalui kebijakan yang terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Pemprov Kalteng optimistis dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan penuh keberkahan, sekaligus membuka lembaran baru pembangunan di tahun 2026 dengan arah kebijakan yang semakin terarah.

Zulmi

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest