Banner iklan

Dorong Kemandirian Mustahik, Baznas Agam Salurkan Zakat Rp547,35 Juta kepada 236 Penerima

More articles

LUBUK BASUNG — Penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam kembali menyentuh ratusan masyarakat yang membutuhkan. Namun, bantuan tersebut tidak semata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan diarahkan menjadi pijakan agar para mustahik mampu bangkit dan membangun kemandirian ekonomi.

Semangat itu mengemuka dalam penyaluran zakat Baznas Agam periode Agustus 2026 yang digelar di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 236 mustahik mendapat bantuan dengan total nilai mencapai Rp547,35 juta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Agam Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Dandi Pribadi, Ketua Baznas Agam Isman Imran, Kabid Resos Dinas Sosial Agam Hasneril, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Agam, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), serta perwakilan kecamatan se-wilayah barat Kabupaten Agam.

Dandi Pribadi menegaskan, bantuan zakat hendaknya tidak berhenti sebagai bantuan konsumtif, tetapi dapat menjadi modal bagi penerima untuk memperbaiki kualitas kehidupan.

“Baznas Agam hari ini ibaratnya memberikan kail kepada mustahik, bukan ikan. Artinya, zakat yang disalurkan diharapkan dapat menggerakkan dan membantu mustahik menjadi lebih mandiri,” ujarnya.

Ia meminta para penerima memanfaatkan bantuan sesuai peruntukan yang telah diajukan. Bantuan untuk pembangunan rumah, misalnya, harus segera direalisasikan untuk kebutuhan tersebut. Begitu pula bantuan pendidikan maupun modal usaha agar digunakan secara tepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Menurut Dandi, ketepatan sasaran menjadi perhatian penting dalam penyaluran zakat. Baznas Agam bersama Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Agam menerapkan mekanisme verifikasi terhadap calon penerima sebelum diputuskan melalui sidang pleno.

“Ini dilakukan untuk menentukan apakah para pengusul layak atau tidak sebagai penerima zakat,” katanya.

Dandi juga mengajak para mustahik untuk mensyukuri bantuan yang diterima serta mendoakan para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui Baznas Agam.

“Semoga para muzaki diberikan rezeki yang berlimpah dan keberkahan,” harapnya.

Rp547,35 Juta Disalurkan kepada 236 Mustahik

Ketua Baznas Agam Isman Imran menjelaskan, penyaluran zakat periode Agustus 2026 dilakukan dalam dua tahap dengan total Rp547.350.000 untuk 236 mustahik.

Tahap pertama berlangsung di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung, Rabu (12/8), dengan total bantuan Rp265.800.000 kepada 111 mustahik dari enam kecamatan.

Penyaluran tersebut mencakup lima program utama Baznas Agam, yakni:

  • Agam Peduli: Rp27.900.000 untuk 11 mustahik.
  • Agam Sehat: Rp50.800.000 untuk 31 mustahik.
  • Agam Cerdas: Rp60.100.000 untuk 29 mustahik.
  • Agam Makmur: Rp98.000.000 untuk 31 mustahik.
  • Agam Taqwa: Rp29.000.000 untuk 9 mustahik.

Sementara tahap kedua dijadwalkan berlangsung di Musala Pelayanan Terpadu Belakang Balok, Kamis (13/8), dengan total bantuan Rp281.550.000 kepada 125 mustahik dari 10 kecamatan.

Program yang disalurkan tetap mencakup lima sektor, yakni Agam Peduli, Agam Sehat, Agam Cerdas, Agam Makmur, dan Agam Taqwa.

ZIS Tembus Rp8,194 Miliar

Kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Agam juga tercermin dari capaian penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Isman menyebut, sepanjang Januari hingga Juli 2026, penghimpunan ZIS Baznas Agam telah mencapai Rp8,194 miliar lebih. Dari dana tersebut, lebih dari Rp7,645 miliar telah didistribusikan kepada 10.663 mustahik melalui lima program utama.

“Ini menandakan para muzaki masih percaya kepada Baznas Agam. Kita berharap semakin banyak muzaki yang berzakat melalui Baznas Agam, sehingga semakin banyak pula masyarakat yang bisa dibantu,” ujarnya.

Isman menegaskan, setiap penerima zakat telah melewati proses verifikasi yang melibatkan Baznas Agam, Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Agam. Langkah tersebut dilakukan agar penyaluran tepat sasaran serta sesuai dengan ketentuan penerima zakat dari delapan asnaf.

Bantuan Kebencanaan dari Baznas Kota Batam

Dalam kesempatan yang sama, Baznas Agam juga menyalurkan bantuan infak kebencanaan dari Baznas Kota Batam sebesar Rp5 juta. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan pipa air bersih di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya.

Isman berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penerima. Lebih dari sekadar bantuan, ia berharap zakat tersebut menjadi jalan bagi mustahik untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kemandirian, dan pada akhirnya mampu keluar dari ketergantungan.

Dengan semangat “memberikan kail, bukan sekadar ikan”, penyaluran zakat Baznas Agam diharapkan terus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan antara muzaki, lembaga pengelola zakat, dan para mustahik.

Daji

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest