Sumberpucung, Malang – Puskesmas Sumberpucung jemput bola.
Selasa, 22 Juli 2026, tim kesehatan turun langsung menggelar Penyuluhan HIV-IMS dan Mobile VCT.
Sasarannya: POPKUN (Populasi Kunci) yakni WPS (Wanita Pekerja Seksual) dan pelanggannya.
Kegiatan ini diikuti 81 WPS dan LSM Lingga Indonesia.
Hasilnya, 38 WPS dan 2 pelanggan bersedia menjalani skrining HIV dan Sifilis secara gratis, sukarela, dan rahasia.
Pemeriksaan dilakukan langsung oleh Ida Nuryati, PJ IMS dan HIV, dan Evi Yunita, Petugas Lab Puskesmas Sumberpucung.
Ida menyebut ada kabar baik. Jumlah warga yang datang skrining IMS sedikit meningkat dibanding kegiatan sebelumnya.
_”Berarti edukasi mulai masuk. Stigma mulai berkurang,”_ ujarnya.
Akan Dilakukan Rutin
drg. Rahmawati Daha, Kepala Puskesmas Sumberpucung, menegaskan komitmennya.
_”Kami berharap mobile VCT ini dilakukan secara berkala. Tujuannya mendeteksi dini, memastikan ODHIV patuh ARV, dan menekan penularan HIV-IMS. Pelayanan kesehatan tidak memandang status sosial,”_ kata drg. Rahmawati Daha.
Tindak lanjut yang disepakati:
1. Mobile VCT rutin di titik POPKUN.
2. Pendampingan pengobatan untuk ODHIV LFU.
3. Pemeriksaan dan pengobatan IMS bulan depan.
Kegiatan ini terlaksana atas dukungan masyarakat dan LSM Lingga Indonesia.
Guh











