Sulut, Invetigasi.News—Kondisi jalan di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kian memprihatinkan. Hingga saat ini, kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama tak kunjung mendapat perbaikan, memicu kekecewaan dan kemarahan masyarakat setempat.
Pantauan di lapangan, ruas jalan dipenuhi lubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu ketika kemarau. Kondisi ini bukan hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
“Setiap hari kami lewat di jalan ini. Sudah sering orang jatuh, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal kepada Investigasi News, Selasa (14/04/2026).
Situasi ini membuat masyarakat mulai mempertanyakan peran dan kinerja anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, khususnya perwakilan Bolaang Mongondow Raya (BMR), yang dinilai belum serius memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat.
Warga menilai, sebagai wakil rakyat, para anggota dewan seharusnya lebih peka terhadap persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Namun, hingga kini, aspirasi tersebut seolah tidak mendapat perhatian yang memadai.
“Kalau bukan kami yang bersuara, siapa lagi? Mereka dipilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, tapi kenyataannya jalan kami tetap rusak,” tegas warga lainnya.
Tak hanya berdampak pada mobilitas, kerusakan jalan juga memukul perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian menjadi terhambat, biaya transportasi meningkat, bahkan beberapa warga mengaku kesulitan mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.
Kondisi ini semakin mempertegas adanya kesenjangan antara harapan masyarakat dan realisasi di lapangan. Warga berharap pemerintah Provinsi dan DPRD Sulut tidak lagi menutup mata, melainkan segera turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya.
Masyarakat Desa Lanut kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji. Perbaikan jalan dinilai mendesak dan menjadi ujian bagi keseriusan wakil rakyat dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.(* *)

















