KOTAMOBAGU,Investigasi.News—Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026, Kota Kotamobagu berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.
Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., saat menghadiri Rakorda yang digelar di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, Rabu (15/4/2026).
Rakorda yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu dihadiri para kepala daerah, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., kepada Wakil Wali Kota Kotamobagu yang mewakili Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, S.P., M.E., menjelaskan bahwa penghargaan pertama diberikan kepada Wali Kota Kotamobagu atas dedikasi dan komitmen dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting di daerah.
“Penghargaan pertama diberikan kepada Bapak Wali Kota atas dedikasi yang luar biasa dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana serta keberhasilan dalam percepatan penurunan stunting di Kota Kotamobagu,” ujar Sugiarto.
Sementara penghargaan kedua diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menyusun Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Berkualitas tingkat kabupaten/kota Tahun 2025.
Menurut Sugiarto, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Kotamobagu dalam mendukung program nasional untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui perencanaan pembangunan kependudukan yang terintegrasi dan berbasis data.
Rakorda Bangga Kencana 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk, mempercepat penurunan stunting, serta meningkatkan kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa. (**)



















