Toba, Investigasi.News – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kepungan kabut asap ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, bersama jajaran Fraksi PDI Perjuangan dengan membagikan 4.000 masker kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dipusatkan di Bundaran Pusat Kota Balige, Kabupaten Toba, Jumat (16/10/2026).
Aksi sosial ini dilakukan menyusul kabut asap tebal yang dilaporkan telah menyelimuti wilayah Kabupaten Toba selama beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Dalam kegiatan tersebut, Franshendrik Tambunan didampingi pimpinan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Toba, Pidel Hutahean dan Junior Hutapea, serta jajaran pengurus PAC PDI Perjuangan dan anak ranting dari sejumlah wilayah di Kabupaten Toba.
Franshendrik Tambunan mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak kabut asap. Menurutnya, perlindungan kesehatan warga harus menjadi perhatian bersama di tengah kondisi kualitas udara yang mengkhawatirkan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin membantu warga agar tetap terlindungi di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Toba,” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Langkah penanganan dan antisipasi dinilai penting untuk meminimalkan risiko kesehatan serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi kualitas udara.
Franshendrik turut mengingatkan masyarakat Kabupaten Toba agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah serta pembatasan kegiatan di luar ruangan ketika kabut asap menebal menjadi langkah pencegahan yang perlu diperhatikan.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama. Kami berharap seluruh warga, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga orang tua, tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap ini,” tegasnya.
Pembagian 4.000 masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik. Namun, upaya perlindungan kesehatan tidak cukup hanya melalui pembagian masker, melainkan juga membutuhkan pemantauan kualitas udara, penyampaian informasi yang akurat, serta langkah penanganan dari instansi terkait.
Terkait dugaan asal kabut asap yang disebut berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, diperlukan data pemantauan dan informasi resmi dari instansi berwenang untuk memastikan sumber serta pergerakan asap yang mencapai wilayah Kabupaten Toba.
Melalui kegiatan tersebut, Franshendrik Tambunan bersama jajaran Fraksi PDI Perjuangan menegaskan komitmen untuk menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, sekaligus mendorong semua pihak agar memberikan perhatian terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.
Sapi’i













