Banner

Pemkab Situbondo Pastikan Perbaikan SDN 9 Kilensari Jadi Prioritas Utama pada 2026

More articles

Situbondo, investigasi.news – Pemerintah Kabupaten Situbondo menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan dengan memastikan bahwa perbaikan SDN 9 Kilensari akan menjadi prioritas utama pada program pembangunan pendidikan tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, saat meninjau kondisi sekolah yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah tiga ruang kelas di SDN 9 Kilensari mengalami kerusakan parah akibat atap yang ambruk dihantam hujan deras. Peristiwa itu menimbulkan kekhawatiran wali murid dan masyarakat setempat mengenai keselamatan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Ulfiyah menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap kondisi sarana pendidikan yang terdampak bencana. Ia memastikan bahwa sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan akan mendapat penanganan sesuai tingkat kebutuhan.

Menurut Ulfiyah, kehadiran para pihak seperti kepala desa, wali murid, pihak sekolah, hingga jajaran Dinas Pendidikan menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mempercepat proses penanganan. Kolaborasi ini, katanya, sangat penting untuk memastikan pelayanan pendidikan tidak terhambat.

“Dari beberapa wali murid dan juga masyarakat, di sini juga hadir kepala desa lengkap, kepala sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo. Ini adalah komitmen pemerintah,” ujarnya saat dialog dengan warga.

Lebih lanjut, Ulfiyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyiapkan anggaran cukup besar untuk revitalisasi sekolah pada tahun 2025. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp54 miliar dan difokuskan pada perbaikan serta pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan.

Namun, meski anggaran revitalisasi telah tersedia untuk tahun 2025, SDN 9 Kilensari baru dapat masuk prioritas pada tahun 2026. Hal itu disebabkan adanya regulasi dan tahapan administratif yang wajib dipenuhi sebelum proses pembangunan dimulai.

“Kita tidak akan pernah membiarkan sekolah-sekolah yang pada saat ini memang membutuhkan percepatan untuk pembangunan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan anggaran revitalisasi senilai Rp54 miliar pada 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan. Meski demikian, setiap sekolah harus mengikuti prosedur sesuai aturan yang berlaku.

“Apalagi sekarang Alhamdulillah sudah ada revitalisasi untuk tahun 2025 ini kurang lebih 54 miliar,” jelasnya menegaskan.

Ulfiyah menjelaskan bahwa SDN 9 Kilensari telah masuk dalam perhatian khusus pemerintah daerah. Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo disebut telah menyiapkan seluruh proses pengajuan untuk pembangunan pada tahun 2026.

“Dan SDN 9 Kilensari ini atensi kami memang untuk segera dibangun tahun 2026. Jadi mohon untuk wali murid bersabar dulu karena kita ada regulasi yang harus kita jalani secara bertahap,” sambungnya.

Pada saat kunjungan, Ulfiyah juga meninjau proses pembelajaran siswa yang sementara ini dialihkan ke ruang kelas darurat. Ia meminta para siswa tetap semangat dan tidak kehilangan motivasi meski harus belajar di ruang sementara.

Menurutnya, kondisi tersebut bersifat sementara dan pemerintah daerah berjanji akan memberikan solusi terbaik agar pendidikan di SDN 9 Kilensari tidak terganggu dalam jangka panjang.

“Insya Allah sekolah ini akan kita bangun dan nanti juga sudah diajukan revitalisasi oleh Dinas Pendidikan… Insya Allah sekolahnya kita akan perbaiki dengan bagus,” tuturnya optimistis.

Wali murid yang turut hadir dalam peninjauan tersebut mengaku lega dengan adanya kepastian dari pemerintah daerah. Mereka berharap proses pembangunan pada 2026 berjalan lancar dan tidak mengalami penundaan.

Beberapa orang tua siswa sempat menyampaikan keluhan mengenai kondisi ruang kelas yang sudah lama membutuhkan perbaikan. Namun, mereka tetap menunjukkan dukungan terhadap rencana pemerintah selama prosesnya jelas dan transparan.

Selain meninjau ruang kelas yang rusak, Wakil Bupati juga berdialog dengan guru-guru terkait kebutuhan mendesak sekolah. Para guru berharap adanya percepatan perbaikan agar proses pembelajaran bisa kembali normal.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa selama ini pihaknya berupaya semaksimal mungkin memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski dengan fasilitas terbatas. Ia berterima kasih atas perhatian Pemkab Situbondo terhadap kondisi sekolah.

Kepala desa setempat turut menyatakan komitmennya untuk mendukung proses revitalisasi dengan memastikan koordinasi berjalan baik antara pemerintah desa, sekolah, dan pemerintah daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo juga mengumpulkan data teknis tentang tingkat kerusakan dan kebutuhan anggaran agar perencanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap bahwa perbaikan fasilitas pendidikan seperti di SDN 9 Kilensari dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di desa tersebut.

Dengan adanya rencana pembangunan pada 2026, pemerintah daerah menargetkan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.

Pada akhirnya, komitmen pemerintah daerah menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas utama yang terus didorong demi masa depan generasi muda Situbondo.

Dengan langkah konkret dan perencanaan matang, revitalisasi SDN 9 Kilensari diharapkan menjadi titik awal peningkatan sarana pendidikan di wilayah Kecamatan Panarukan dan sekitarnya.

(Agus)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest