Situbondo, investigasi.news – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, berlangsung tertib dan lancar pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dipusatkan di balai desa dan dihadiri langsung oleh pemerintah desa serta puluhan warga penerima manfaat.
Sejak pagi hari, warga sudah mulai berdatangan ke lokasi penyaluran. Mereka tampak antusias mengikuti proses pencairan bantuan yang telah dinantikan sejak awal tahun.
Kepala Desa Landangan, Kamilul Ma’arif, hadir langsung memantau jalannya kegiatan. Ia memastikan bahwa seluruh proses penyaluran berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Kamilul Ma’arif menyampaikan bahwa BLT-DD kali ini disalurkan untuk periode enam bulan sekaligus, yakni mulai Januari hingga Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan penyaluran sekaligus ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi mereka secara lebih fleksibel.
Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan pada kesempatan tersebut sebanyak 40 orang. Mereka telah melalui proses verifikasi dan validasi data sesuai ketentuan yang berlaku.
Setiap KPM menerima bantuan sesuai nominal yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
Kamilul Ma’arif menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dalam setiap program yang bersumber dari dana desa.
Ia juga mengingatkan kepada para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut dengan bijak, terutama untuk kebutuhan pokok sehari-hari.
Selain itu, ia berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk tetap bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Pendamping Desa, Hairul Umam, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kelancaran penyaluran BLT-DD di Desa Landangan.
Ia menilai bahwa pemerintah desa telah menjalankan proses sesuai regulasi, mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Hairul Umam juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program bantuan sosial seperti BLT-DD.
Proses penyaluran berlangsung secara tertib dengan sistem antrean. Petugas desa turut membantu memastikan kelancaran administrasi dan pencairan dana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ikut memantau jalannya penyaluran agar tetap aman dan kondusif.
Kehadiran aparat keamanan tersebut memberikan rasa nyaman bagi warga yang hadir, sekaligus memastikan tidak terjadi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Warga yang hadir terlihat mengikuti prosedur dengan disiplin. Mereka membawa dokumen yang diperlukan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan sebelumnya.
Salah satu warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.
Menurutnya, penyaluran enam bulan sekaligus memberikan kemudahan dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.
Pemerintah desa menekankan bahwa BLT-DD merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu.
Dengan tersalurkannya BLT-DD ini, diharapkan kondisi ekonomi masyarakat Desa Landangan dapat semakin membaik dan stabil, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap program pemerintah desa. (Agus)

















