Banner iklan

Tim PKM Poltekes-Kemenkes Ternate Gelar Penyuluhan Manfaat Ekstrak Jantung Pisang Untuk Luka Ibu Pasca Salin

More articles

Malut, Investigasi.News-, Ancaman resiko kematian bagi Ibu setelah melahirkan (Persalinan) menjadi catatan bagi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ternate, untuk menggelar penyuluhan tentang manfaat ekstrak jantung pisang kepok bagi penyembuhan luka perineum derajat II pada Ibu pasca salin.

Kepada media ini, Irawati Umaternate,S.ST.,M.Tr.Keb, yang merupakan Ketua Tim PKM menjelaskan bahwa pentingnya meningkatkan pengetahuan para kader (tenaga kesehatan) mengenai manfaat ekstrak jantung pisang kepok (Musa Paradisiac Linn).

“Kegiatan dilakukan pada 18 Juli 2026, dengan sasaran Kader Posyandu di Puskesmas Gambesi Kota Ternate”, ujar Irawati (21/8).

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan kepada Kader Posyandu yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2026, pukul 09.00 WIT bertempat di Ruang pertemuan Puskesmas Gambesi Kota Ternate, dengan pesertanya adalah Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi Kota Ternate sebanyak kurang-lebih 40 orang, sambungnya.

“Kenapa pesertanya adalah Kader Posyandu? Karena Kader merupakan perpanjangan tangan dari Bidan dan disinyalir lebih dekat dengan masyarakat sehingga bila ada peningkatan pengetahuan Kader bisa berdampak baik pada pelayanan/perawatan nifas bagi ibu-ibu nifas yang ada di Wilayah Puskesmas tersebut. Sebelum kegiatan pemberian materi dilakukan, kami awali dengan Pre-Tes dan setelah pemberian materi dilakukan lagi Post-Test. hal ini dilakukan untuk mengevaluasi materi yang diberikan apakah dapat meningkatkan pengetahuan Kader terkait materi yang telah disampaikan”, beber Irawati.

Dalam kegiatan penyuluhan tersebut dijelaskan bahwa jantung pisang kepok mengandung Tanin dan Flavonoid: berperan sebagai astrigen dan antinflamasi sehingga dapat mengurangi edema dan perdarahan pada luka, selanjutnya dipaparkan bahwa Saponin dan alkaloid: memiliki efek antimikroba yang membantu mencegah infeksi, kemudian Vitamin C dan antioksidan: mendukung proses regenerasi jaringan.

“Ada peningkatan pengetahuan peserta pasca dilakukan penyuluhan dan pendampingan, karena memang kegiatan ini dilakukan bukan hanya ceramah tapi juga diskusi dsn pembagian print out materi“, tegas Irawati.

Untuk itu kami bisa menarik kesimpulan dari hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah setelah dilakukan kegiatan didapatkan tingkat pengetahuan Kader Posyandu meningkat terkait dengan manfaat jantung pisang kepok terhadap penyembuhan luka perineum derajat II pada ibu Nifas, kami merasa puas karena kegiatan ini diikuti oleh Kader dengan baik dan penuh antusias serta proaktif dari Bidan koordinator KIA/KB dan bidan-bidan yang ada di Puskesmas Gambesi sangat membantu dalam kegiatan ini. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh tim Poltekkes Kemenkes Ternate dapat meningkatkan pengetahuan Kader Kesehatan sebesar 92,5% dari awalnya yang hanya sebesar 25% terang Ketua Irawati.

Diharapkan Kader Posyandu yang telah mendapatkan pengetahuan ini agar dapat menginformasikan kepada masyarakat umumnya dan terkhususnya pada ibu-ibu Nifas yang mengalami luka pada perineum bisa memanfaatkan jantung pisang kepok untuk membantu proses penyembuhan Luka tersebut.

“Disarankan kepada petugas Kesehatan Wilayah Kerja PKM Gambesi untuk selalu melakukan refreshing ilmu terbaru yang nantinya dapat diberikan kepada Kader Posyandu sehingga dapat tercipta Kader yang cerdas untuk tercapainya tujuan yang sama, salah satunya adalah Peningkatan derajat kesehatan ibu, Ibu sehat, Bayi pun sehat”, tutup Irawati Umaternate Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekes-Kemenkes Ternate.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest