OGAN ILIR — Kepolisian Resor Ogan Ilir jajaran Polda Sumatera Selatan menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat asap dan debu dari titik panas serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Ogan Ilir.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., bersama personel Polres Ogan Ilir turun langsung ke masyarakat membagikan masker pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menyampaikan imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap serta berperan aktif mencegah Karhutla.
Pembagian masker dilakukan di dua lokasi strategis:
– Jalan Lintas Timur Palembang–Indralaya KM 35, Kecamatan Indralaya Indah — menyasar pengguna jalan, terutama anak-anak yang dinilai lebih rentan terpapar asap dan debu. Personel juga menyampaikan imbauan keselamatan berkendara.
– Kawasan Wisata Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya — menyasar keluarga yang berwisata di hari libur, sekaligus menunjukkan kehadiran kepolisian dalam memperhatikan kesehatan warga yang tetap beraktivitas di luar ruangan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi. Masker ini kami bagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan.” — AKBP Rizka Aprianti
Berdasarkan pemantauan lapangan, kualitas udara di sejumlah wilayah Ogan Ilir terpantau kurang baik. Pada pagi dan sore hari, asap masih menyelimuti beberapa kawasan, mengurangi jarak pandang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan roda dua maupun roda empat.
Kapolres mengimbau:
“Ketika jarak pandang terganggu akibat asap, masyarakat harus lebih berhati-hati. Nyalakan lampu kendaraan, kurangi kecepatan, dan jangan memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi.”
Selain antisipasi dampak kesehatan, Kapolres juga mengajak warga berperan aktif mencegah Karhutla:
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar sampah sembarangan dan jangan membakar lahan maupun kebun. Dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.”
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan langkah Polres Ogan Ilir merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel menghadirkan perlindungan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Perlindungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap menjadi bagian dari kehadiran Polri, sekaligus menguatkan pesan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.” — Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan kepada kepolisian maupun instansi terkait.
Kehadiran Kapolres Ogan Ilir bersama personel di tengah masyarakat menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam memperkuat pencegahan Karhutla sekaligus memberikan perlindungan langsung terhadap masyarakat dari dampak asap dan debu. M. Buddy










