Malut, Investigasi.News-, Akun Palsu (Fake) Nyong Jorjoga yang kerap bergentayangan di media sosial (medsos) Facebook Taliabu-Sula akhirnya resmi dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, dinilai meresahkan dan kerap memproduksi infomasi hoax dan bermuatan ujaran kebencian, sehingga bukan tidak mungkin sebentar lagi akan ketahuan siapa dibalik akun fake ini.
Tudingan kerap meresahkan, dan gemar memproduksi infomasi hoax dan ujaran kebencian merupakan fakta yang tidak terbantahkan untuk akun fake ‘Nyong Jorjoga’, seperti baru-baru ini, akun tersebut menyerang H. Hamka Duwila, terpidana kasus Korupsi Perusda Taliabu, bukan hanya membuat meme bermuatan infomasi hoax, akun fake Nyong Jorjoga juga membuat tulisan yang kesemuanya tanpa validasi, tanpa observasi maupun riset sehingga secara membabi buta menyerang Polisi, Hakim dan Jaksa (APH) dan menuding H. Hamka bebas berkeliaran meski didalam penjara, bahkan secara terang-terangan akun ini menyerang bahwa H. Hamka keluar penjara dan ikut Musda, Partai Golkar yang digelar 12 April 2026 kemarin di Ternate.
Alhasil bukan hanya ditertawakan hasil kajian dari tulisan akun fake Nyong Jorjoga, namun juga dibilang (maaf) Gila dan Takaroang (bahasa khas Maluku Utara yang artinya = Sembarangan).
“Anak paling takaroang, be (saya) berani menjamin bahwa Haji Hamka sama sekali tidak ada diarena musda kemarin”, ujar Kader Golkar Malut yang juga peserta Musda sambil tertawa (25/4).
Kejadian ini bermula saat Ketua DPRD Sula H. Ahkam Gajali memposting video lama pada status WhatsApp miliknya, dalam video tersebut Ahkam terlihat menyanyi dan didepan ada beberapa orang yang mengenakan seragam Partai Golkar, termasuk ada H. Hamka, sepertinya itu kegiatan partai.
Atas sebaran video itu lalu akun fake Nyong Jorjoga menuding H. Hamka keluar penjara dan mengikuti Musda, bukan hanya itu saja, dalam meme dan kontennya akun fake ini juga terang-terangan menyerang APH atas kelalaian sehingga seorang terpenjara bisa bebas keluar bahkan mengikuti Musda.
“Itu video lama”, sambil tertawa jenaka, Ketua DPRD Sula H. Ahkam Gajali menjelaskan.
Jelas bahwa disini akun Fake Nyong Jorjoga telah memprediksi infomasi hoax, dan sepihak, bermuatan ujaran kebencian yang sangat meresahkan.

















