Batam, Investigasi.News — Wibawa hukum di Kota Batam hancur berkeping-keping! Hukum Indonesia dibuat seperti kotoran di bawah telapak kaki para mafia. Praktik perjudian haram berskala besar berkedok permainan elektronik Sky Game di pusat perbelanjaan SNL Food, Lubuk Baja, beroperasi secara brutal, terang-terangan, dan tanpa tersentuh hukum sedikit pun.
Lebih membagongkan dan mengelus dada, sarang maksiat yang merusak moral warga ini diduga kuat dikendalikan penuh oleh warga negara asing (WNA). WNA melenggang bebas mengeruk puluhan hingga ratusan juta rupiah dari tanah Batam lewat judi, sementara Korps Bhayangkara di tingkat lokal justru mempertontonkan drama kemandulan yang sangat menjijikkan!
Modus Perjudian Telanjang: Pembodohan Publik Berkedok Ketangkasan
Aktivitas mesin judi Sky Game di SNL Food bukan lagi sekadar potensi pelanggaran, melainkan kejahatan yang terang-terangan di depan mata publik.
Hasil investigasi mendalam mengungkap fakta mengerikan:
- Aktor asing sebagai otak: WNA memegang kendali penuh operasional, memanfaatkan hukum Indonesia yang kendor untuk mengeruk uang haram.
- Mobilisasi pengawas kasino: Petugas khusus disebar untuk memandu, mengawasi, dan merekayasa akumulasi poin para pemain.
- Murni taruhan dan keberuntungan: Pengunjung dibuat “kecanduan” dan membuang uang berjam-jam demi menukar poin dengan keuntungan materiil atau uang tunai.
Klaim bahwa arena ini adalah “permainan ketangkasan” hanyalah kebohongan busuk dan omong kosong yang dirancang untuk membodohi aparat—dan celakanya, aparat tampak sangat menikmati pembodohan tersebut!
Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie: Duduk Manis Atau Masuk Angin?
Sorotan paling tajam kini menghantam Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie. Sebagai penguasa wilayah hukum di Lubuk Baja, pembiaran terhadap bisnis haram di SNL Food ini dinilai sebagai bukti kegagalan total dan tindakan yang sangat memalukan.
Sikap diam, tuli, dan buta dari Polsek Lubuk Baja melahirkan prasangka liar dan kemarahan membara di tengah masyarakat:
- Apakah Polsek Lubuk Baja takut dan bertekuk lutut di hadapan cukong WNA?
- Ataukah ada “setoran rutin” dan “uang pelicin” berdarah dingin yang membuat mata hukum di Lubuk Baja mendadak buta total?
Jika tempat judi yang berjarak sejengkal dari hidung aparat saja tidak mampu digulung, untuk apa ada Polsek di Lubuk Baja? Ini bukan sekadar pembiaran, ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap sumpah jabatan dan institusi Polri!
Tuntutan Mendesak: Kapolda Kepri Harus Turun, Seret WNA, Dan Copot Kapolsek!
Masyarakat Batam tidak butuh aparat pahlawan kesiangan yang cuma pandai berteori di media! Publisitas terhadap praktik haram ini sudah melampaui batas toleransi.
Batam Investigasi.News secara tegas mendesak:
- Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang untuk segera menerjunkan tim khusus, menggerebek, dan meratakan arena judi Sky Game di SNL Food.
- Tangkap dan penjarakan WNA pengendali bisnis judi tersebut, lalu deportasi setelah menjalani sanksi pidana berat.
- Copot Kompol Deni Langie dari jabatan Kapolsek Lubuk Baja atas dugaan pembiaran dan kegagalan total menjaga marwah hukum di wilayahnya.
Jika arena judi ini masih melenggang bebas esok hari, maka publik berhak menyimpulkan bahwa hukum di Batam memang telah resmi dijual murah kepada mafia asing!
Fransisco Chrons




