TAPTENG, Investigasi.news (28/9/2026) – Warga mempertanyakan pola distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di SPBU PT Mega Sakti Permata No. 16.226.018 Muara Nibung, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Pasalnya warga menduga ada praktik pengisian menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi atau yang dikenal dengan istilah kompengan, pada Sabtu (26/9/2026).
Berdasarkan informasi masyarakat, terdapat kendaraan tertentu yang diduga melakukan pengisian solar subsidi secara berulang pada waktu-waktu tertentu.
Untuk mengklarifikasi informasi tersebut, awak media mendatangi SPBU Muara Nibung pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas operator di lokasi menyampaikan pimpinan SPBU sedang tidak berada di tempat dan tidak memberikan nomor kontak pengawas atau manajer.
“Pimpinan lagi keluar. Bisa minta nomor kontak yang bisa dihubungi? Aduh, nggak ada pula HP-ku, Bang, buat disave,” ujar salah seorang karyawan.
Awak media telah meninggalkan nomor kontak untuk dihubungi pihak manajemen. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen SPBU.
Pantauan kembali dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB di hari yang sama. Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan solar subsidi tidak tersedia sepanjang hari, namun pada jam tertentu terlihat antrean kendaraan yang berulang.
Menurut warga, pengemudi kendaraan tersebut kerap menunggu di warung-warung sekitar SPBU sebelum waktu pengisian. Namun tujuan pengiriman solar tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak Pertamina melakukan pemeriksaan objektif terkait distribusi solar subsidi di SPBU tersebut, meliputi pemeriksaan rekaman CCTV, data transaksi QR Code Subsidi Tepat, nomor polisi kendaraan, volume dan frekuensi pengisian.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen SPBU PT Mega Sakti Permata No. 16.226.018 Muara Nibung belum memberikan keterangan resmi.
Redaksi Investigasi.news membuka ruang hak jawab bagi manajemen SPBU, Pertamina, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan.
(wr warasi)













