Banner iklan

STKIP Simbiosis Ende Buka Kelas Karyawan, Siapkan Guru Olahraga untuk Daerah

More articles

Ende, Investigasi.News — Kesibukan bekerja tidak lagi harus menjadi penghalang bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. STKIP Simbiosis Ende membuka Kelas Karyawan sebagai pilihan bagi masyarakat yang ingin kuliah sambil tetap menjalankan pekerjaan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya STKIP Simbiosis Ende memperluas akses pendidikan keguruan, khususnya dalam menyiapkan tenaga pendidik bidang olahraga yang dibutuhkan sekolah-sekolah di daerah.

Ketua STKIP Simbiosis Ende, Edelbertus Witu, SS., M.Ed., mengatakan Kelas Karyawan dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang telah bekerja, tetapi masih memiliki keinginan untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensinya.

Menurut Edelbertus, tidak semua masyarakat memiliki kesempatan untuk mengikuti perkuliahan dengan pola reguler. Sebagian harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan pendidikan.

Karena itu, Kelas Karyawan dihadirkan sebagai alternatif agar pekerjaan tidak harus ditinggalkan ketika seseorang ingin melanjutkan pendidikan.

“Bagi mereka yang sudah bekerja dan memiliki keterbatasan waktu, kami membuka kelas karyawan agar tetap bisa melanjutkan pendidikan,” demikian substansi penjelasan Edelbertus dalam wawancara di Ende.

Sistem Kelas Karyawan STKIP Simbiosis Ende disusun dengan pola perkuliahan yang lebih fleksibel. Mahasiswa tetap memperoleh pembelajaran tatap muka, namun juga mendapatkan ruang perkuliahan secara daring.

Pola tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa yang telah bekerja menyesuaikan jadwal perkuliahan dengan aktivitas profesional mereka.

Namun, fleksibilitas bukan berarti mengurangi tanggung jawab akademik. Mahasiswa tetap dituntut memiliki komitmen, disiplin, serta kemampuan mengatur waktu agar pekerjaan dan pendidikan dapat berjalan secara seimbang.

Edelbertus memperkenalkan konsep “7 Sistem” yang dapat menjadi pegangan mahasiswa dalam menjalani pendidikan, yakni Sistem Tujuan, Sistem Kebiasaan, Sistem Waktu, Sistem Belajar, Sistem Keuangan, Sistem Lingkungan, dan Sistem Evaluasi Diri.

Konsep tersebut dinilai relevan bagi mahasiswa pekerja yang harus membagi perhatian antara pekerjaan dan pendidikan.

Di tengah pembukaan Kelas Karyawan, STKIP Simbiosis Ende tetap mempertahankan karakter utamanya sebagai perguruan tinggi yang bergerak dalam bidang pendidikan keguruan.

Salah satu program studi yang menjadi perhatian adalah Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

Program Studi PJKR diarahkan untuk menyiapkan calon tenaga pendidik olahraga yang memiliki kompetensi akademik dan profesional sehingga dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan guru olahraga di sekolah-sekolah.

Melalui slogan “Kuliah Hari Ini, Jadi Guru Masa Depan”, STKIP Simbiosis Ende mendorong generasi muda maupun masyarakat yang telah bekerja untuk melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Lulusan PJKR diharapkan tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, pembinaan olahraga, serta peningkatan kesehatan jasmani peserta didik.

Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan Yudisium Gelombang IV STKIP Simbiosis Ende yang berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026.

Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi PJKR mengikuti prosesi yudisium. Sebagian lulusan disebut telah mulai mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di daerah asal masing-masing.

STKIP Simbiosis Ende yang berdiri sejak 2014 juga membawa misi memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Ende dan kabupaten-kabupaten di sekitarnya.

Bagi masyarakat yang sudah bekerja, keberadaan Kelas Karyawan menjadi pilihan agar pendidikan dapat ditempuh tanpa harus sepenuhnya meninggalkan pekerjaan.

Selain membuka akses melalui Kelas Karyawan, STKIP Simbiosis Ende juga memberikan perhatian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Kampus menyediakan Beasiswa Simbiosis berupa keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan.

Kebijakan tersebut semakin relevan setelah bencana gempa bumi Flores yang berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi sebagian masyarakat.

Melalui kombinasi antara sistem perkuliahan yang fleksibel dan dukungan beasiswa, STKIP Simbiosis Ende berupaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan.

Mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi, keterampilan, karakter dan kemampuan untuk memberikan kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi mahasiswa Kelas Karyawan, pendidikan dapat menjadi sarana meningkatkan kapasitas profesional tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang sedang dijalani.

Sementara bagi mahasiswa PJKR, pendidikan diarahkan untuk melahirkan tenaga pendidik olahraga yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan jasmani peserta didik.

Dengan dibukanya Kelas Karyawan, STKIP Simbiosis Ende ingin menunjukkan bahwa kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki waktu penuh untuk kuliah.

Bagi masyarakat yang bekerja tetapi tetap ingin belajar, kuliah sambil bekerja kini menjadi pilihan. Dan bagi mereka yang ingin berkarier sebagai guru olahraga, pendidikan PJKR dapat menjadi salah satu jalan untuk mempersiapkan masa depan sekaligus mengabdi di daerah.

(Severinus T. Laga)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest