Duri, Investigasi.News — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, M. Arsya Fadillah, S.IP., menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Yudisium STAI Habbulwathan Duri yang digelar di Ballroom Surya Hotel Duri, Jumat (21/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, M. Arsya Fadillah menyampaikan materi bertema “Sarjana Berkemajuan, Berintegritas, Berdaya Saing dan Berdampak bagi Masyarakat.” Di hadapan para peserta yudisium, ia menekankan bahwa gelar sarjana bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga merupakan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Menurut Arsya, integritas harus menjadi landasan bagi seorang sarjana dalam bersikap, mengambil keputusan, dan menjalankan tanggung jawab. Di samping itu, kemampuan untuk terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta meningkatkan kompetensi menjadi hal penting dalam menghadapi persaingan yang semakin terbuka.
“Sarjana tidak cukup hanya memiliki gelar. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat,” ujar M. Arsya Fadillah.
Ia mengajak para lulusan STAI Habbulwathan Duri agar tidak takut menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan. Para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi dengan karakter kuat, kompetensi yang memadai, serta kemampuan melihat persoalan di tengah masyarakat sebagai peluang untuk menghadirkan solusi.
M. Arsya Fadillah menegaskan, dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Jadilah sarjana yang berintegritas dalam setiap langkah, berdaya saing dalam menghadapi perubahan, dan yang paling penting mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pesannya.
Kegiatan yudisium tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa STAI Habbulwathan Duri yang telah menyelesaikan proses pendidikan. Kehadiran Arsya sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus perspektif bagi para lulusan dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada STAI Habbulwathan Duri yang terus berkomitmen mencetak generasi muda berpendidikan, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Dengan bekal ilmu, integritas, dan semangat untuk terus belajar, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis dan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Arsya turut mengingatkan para lulusan agar tidak pernah melupakan jasa dan pengorbanan orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Menurutnya, di balik keberhasilan seorang sarjana terdapat doa, dukungan, perjuangan, dan pengorbanan orang tua yang tidak ternilai.
“Setinggi apa pun pendidikan dan pencapaian yang kita raih, jangan pernah melupakan jasa orang tua. Karena ada doa dan pengorbanan mereka di setiap langkah kita. Jadikan keberhasilan hari ini sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan untuk kedua orang tua,” pesan Arsya.
(Jaka)











