Kantor Kemenag Kota Pariaman Promosikan Wisata Halal

More articles

spot_img

Pariaman, investigasi.news – Sebuah langkah strategis diambil oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman dalam mempromosikan pariwisata halal. Pada Rabu, 4 Mei 2024, lebih dari 3000 Desa Wisata di seluruh Indonesia bersama-sama meluncurkan kampanye Wisata Halal dalam rangka Wajib Halal Oktober (WHO) 2024.

Di Pariaman, acara puncak berlangsung di Hutan Mangrove Park Pantai Penyu, Desa Apar. Tujuh desa wisata halal di Kota Pariaman dipilih sebagai titik lokasi kampanye, dengan penyerahan bantuan dan pendampingan sertifikasi halal bagi 10 pelaku usaha di desa-desa tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Walikota Pariaman Dr. H. Roberia, Kepala Kankemenag H. Rinalfi, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Kadis Perindustrian dan UKM, Pimpinan Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI), Ketua KDEKSK Kota Pariaman Drs. H. Maswar MA, Camat Pariaman Utara, Ketua Satgas Halal, Kepala MTsN 1, Kepala KUA Pariaman Utara, Penyuluh Agama Islam, pelaku UMKM, Kades Apar, serta penggiat wisata halal.

Pj Walikota Roberia dalam arahannya menyambut baik kehadiran peserta dan pelaku usaha. Ia memberikan apresiasi kepada Kepala Kankemenag dan jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan penting ini untuk kemajuan pariwisata halal di Kota Pariaman. Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada BSI Pariaman yang memfasilitasi biaya sertifikasi halal bagi 70 pelaku usaha di kota ini, termasuk 10 pelaku usaha di desa wisata halal Pantai Penyu, Desa Apar.

“Dukungan ini sangat berarti dalam mendorong pengembangan pariwisata halal di Kota Pariaman,” ujar Pj Walikota Roberia. Ia berharap kampanye ini dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan UMKM serta memperkuat posisi Pariaman sebagai destinasi wisata halal unggulan.

Kepala Kantor Kemenag, H. Rinalfi, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pj Walikota dan sinergisitas yang ditunjukkan oleh OPD terkait serta semua stakeholder dalam mendukung kampanye WHO 2024 dan pendampingan bantuan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Pariaman. Ia menekankan bahwa sertifikasi halal bertujuan melindungi masyarakat muslim dari makanan, minuman, dan produk yang tidak halal dan tidak baik bagi kesehatan. Bagi pelaku usaha, sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan omzet dan kesejahteraan.

Ketua Satgas Halal yang juga Kasubag TU melaporkan bahwa Kemenag bersama mitra kerja dari BSI memberikan bantuan sertifikasi halal kepada 70 UMKM di Pariaman. Selain bantuan, mereka juga menyediakan pembinaan untuk pengembangan usaha UMKM dan kemungkinan bantuan modal dari BSI.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan pelaku usaha dan masyarakat mendapatkan manfaat positif, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan menjadikan Pariaman destinasi wisata halal yang semakin dikenal.

** Afri

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img