Ramadhan Berbagi: Safari Kebajikan Gubernur Sumbar di Pariaman, 507 Siswa Terima Angin Segar Pendidikan”

More articles

spot_img

Pariaman, investigasi.news – Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, Kota Pariaman menjadi saksi bisu kepedulian pemerintah provinsi terhadap pendidikan dan keberkahan sosial. Sejumlah 507 siswa SMA/SMK/SLB di Kota Pariaman menerima angin segar berupa bantuan pendidikan senilai Rp507 juta, langsung dari tangan Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Penyerahan ini dilaksanakan di Mesjid Raya Marunggi kemaren di Pariaman Selatan, menggambarkan sebuah sinergi antara pendidikan, keimanan, dan kepedulian.

Kunjungan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, yang dipimpin oleh Gubernur Mahyeldi. Lebih dari sekadar penyerahan bantuan, momen ini adalah manifestasi dari “Gerakan Memakmurkan Masjid”, yang berakar pada falsafah Adat Basandi Syarak’, Syarak’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Ini adalah prinsip yang mendalam, di mana Islam tidak hanya menjadi landasan spiritual tapi juga sosial bagi masyarakat Minangkabau.

Selain bantuan pendidikan, TSR I Pemprov Sumbar juga mengalirkan dukungan finansial dan material ke Masjid Raya Marunggi. Dengan total senilai Rp80 juta, sumbangan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan beberapa BUMN dan instansi pemerintah, termasuk CSR dari PT Semen Padang dan Bank Nagari.

Keberkahan tidak hanya berhenti pada aspek moneter, karena Masjid Raya Marunggi juga menerima donasi berupa Al-Qur’an, kain sarung, dan karel, simbol kepedulian yang mendalam.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menguatkan infrastruktur pendidikan tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di bulan Ramadan.

Melalui Gerakan Memakmurkan Masjid, diharapkan masyarakat serta para pejabat di Sumatra Barat dapat membawa keimanan yang kuat dalam setiap lini kehidupan, sebagaimana ditunjukkan dalam kunjungan berkah Ramadan ini.

Kegiatan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan karakter dan pendidikan tidak hanya terbatas di ruang kelas. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas keagamaan, harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Sumatra Barat semakin terang benderang.

Di balik kegiatan-kegiatan seperti ini, terdapat pesan kuat tentang pentingnya pendidikan, keimanan, dan kepedulian sosial yang menjadi fondasi bagi pembangunan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.

**Afri.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img