Pesantren Ramadan di Kota Pariaman: Memadukan Pendidikan Akademik dan Akhlak

More articles

spot_img

Pariaman, Investigasi.news -Di tengah gemuruh dunia pendidikan yang serba cepat dan kompetitif, Kota Pariaman mengambil langkah bijak dengan mengadakan Pesantren Ramadan untuk siswa SD dan SMP se-kota. Inisiatif ini, yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad, di Masjid Raya Simpang, menandai upaya nyata dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

Dalam dunia yang semakin mengedepankan kompetensi teknis, Pemerintah Kota Pariaman menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan untuk memelihara nilai-nilai moral dan spiritual sebagai dasar bagi pendidikan yang holistik. Pesantren Ramadan, yang berlangsung dari 18 Maret hingga 3 April 2024, menjadi bukti komitmen tersebut.

Menurut Yota Balad, kegiatan ini lebih dari sekedar mengajarkan ilmu agama; ini adalah tentang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berakhlak mulia. Dengan menekankan pentingnya akhlak dalam pendidikan, Kota Pariaman menawarkan pelajaran berharga bahwa ilmu tanpa moral adalah kosong.

Pelaksanaan pesantren serentak di empat kecamatan menunjukkan kolaborasi dan komitmen lintas sektor dalam mendidik generasi muda. Dengan kehadiran para pembuka dari berbagai bidang pemerintahan, terlihat jelas bahwa program ini didukung oleh seluruh struktur pemerintah kota.

Inisiatif ini tidak hanya memperkaya siswa dengan pengetahuan agama tetapi juga mendekatkan mereka ke komunitas dan nilai-nilai sosial yang lebih luas. Dengan menanamkan pentingnya akhlak dan nilai spiritual sejak dini, Pesantren Ramadan di Kota Pariaman menyiapkan dasar yang kuat bagi siswa untuk tumbuh menjadi individu yang berkontribusi positif terhadap masyarakat.

Pesantren Ramadan di Kota Pariaman adalah contoh nyata dari pendidikan yang seimbang, mempersiapkan siswa tidak hanya untuk sukses dalam ujian akademik tetapi juga dalam ujian kehidupan. Ini adalah inisiatif yang patut dicontoh oleh kota-kota lain di Indonesia, mengingat kebutuhan mendesak untuk pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kebijaksanaan spiritual

**Afri

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img