Raih Prestasi Internasional, GIS Pariaman Hadir di Stadion Malaka

More articles

spot_img

Kota Pariaman, investigasi.news – GIS (Gandoriah Inline Skate) Pariaman berhasil meraih Prestasi di tingkat Internasional, hal itu terbukti setelah digelarnya event bergengsi itu di Stadion Tun Fatimah, Melaka, Malaysia.

Pada ajang even ” Cabaran Kasur Roda Speed 2024″ tanggal 2-3 Maret 2024. GIS Pariaman mengutus 6 orang atlit, yaitu, Hana Fatihatul Aulia, Gladys vdm, Anugrah Darmawan, Aisha Rafani Shalenda, Salsabila Ghina Fitria, Alfa dengan didampingi oleh official GIS, Lisa Puspita.

Adapun medali yang diraih oleh atlit dari anak GIS Pariaman diantara peraih Medali Emas sebanyak 5 buah medali diantaranya atlit peraih medali,
1. Hana Fatihatul Aulia
2 Gladys vdm
3 Anugrah darmawan (2 emas)
4 Aisha Rafani Shalenda

Tidak saja meraih medali emas, Anak GIS Pariaman juga sabet Perak dan Perunggu dimana atlit peraih medali perak adalah Salsabila Ghina Fitria, Hana fatihatul Aulia dan Gladys Vdm
Atli GIS Pariaman Peraih medali perunggu adalah, Aisha Rafani Shalenda.

Coach sekaligus pendiri GIS Pariaman dan satu-satunya pelatih yang memiliki Lisensi C Nasional di Sumatera Barat, Ade Fredyl Martyn, S.Pd mengatakan “mungkin kedepannya anak-anak GIS bisa lebih berprestasi lagi dan lebih semangat dan bekerja keras lagi dalam menjalani proses latihan, karna ke depan masih banyak event yg akan diikuti untuk mengharumkan nama Indonesia dan Kota Pariaman khususnya “.

Yang pada saat ini coach GIS Pariaman juga sedang melatih atlit Sumbar yang akan ikut PON 2024 sebanyak 10 orang di Pariaman.

atlit GIS Pariaman yang mendapat prestasi salsabila, hana, Didies, anugrah dan caca disatu kesempatan mengatakan, dia bersama kelompok atlit nya bangga karena berhasil membawa nama daerah hingga ke belantika Internasional.

“Luar biasa dan sangat bahagia karna bisa meraih prestasi internasional untuk Indonesia dan Pariaman khususnya,
Siap berlatih lebih maksimal, semoga bisa bergabung di even selanjutnya di vietnam.”

Namun disisi lain apakah pihak Pemerintah Kota Pariaman menganggap bakat-bakat atlit muda ini dibawah GIS hanya dijadikan sebagai alat pencitraan semata, atau sebaliknya segera melakukan pembinaan dan memberikan support yang lebih lagi pada mereka.

“Saya berharap baik Pemkot Pariaman maupun KONi, harus lebih memperhatikan lagi baik dari segi pembinaan, ataupun masalah pembiayaan para atlit.” Kata Deni yang juga pemerhatai olahraga Pariaman kepada media Selasa (12/03) siang

dengan adanya pembinaan kepada atlit, imbuhnya, tentunya KONi bersama Pemkot bisa melihat cabor-cabor berprestasi yang melahirkan para atlit berprestasi, seperti GIS yang mewakili Pariaman di Kancah event olahraga internasional.

Harusnya mereka para atlit yang berprestasi itu diberi reward oleh Pemerintah bukan dibiarkan begitu saja, agar para atlit lebih bersemangat lagi meraih prestasi” ingatnya. Km

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img