Memperkokoh Kebersamaan dan Sinergi: Silaturahmi Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Malang 1445 Hijriah

More articles

spot_img

Malang, Investigasi.news – Setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Malang kembali menggelar kegiatan rutin yang telah menjadi bagian tradisi, yaitu Silaturahmi Halal Bihalal. Acara tersebut diselenggarakan dengan khidmat di Pendopo Agung Malang pada hari Selasa, tanggal 16 April 2024.

Silaturahmi Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Malang bukanlah sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi di antara berbagai unsur pemerintahan, baik itu Pejabat Utama, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun Kepala Desa dari berbagai wilayah se-Kabupaten Malang. Tidak hanya itu, jajaran Forkopimda juga turut hadir dalam kesempatan tersebut, menambah keberagaman peserta yang hadir.

Bupati Malang, H.M Sanusi, dalam sambutannya menggarisbawahi betapa pentingnya acara ini dalam konteks memperkokoh hubungan antaranggota pemerintahan dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Silaturahmi Halal Bihalal merupakan agenda tahunan yang harus tetap dijalankan, kecuali dalam situasi-situasi yang memaksa seperti saat pandemi Covid-19 dan Pengetatan Mobilitas Kegiatan (PMK), di mana kegiatan tersebut harus ditunda demi keselamatan bersama.

“Dalam momen ini, saya sebagai Bupati Malang beserta Wakil Bupati Malang ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekurangan yang mungkin terjadi dari pihak kami kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Masyarakat Kabupaten Malang. Kami sadar bahwa selama dua tahun terakhir, banyak agenda yang belum dapat terpenuhi karena berbagai kendala terutama terkait dengan Covid dan PMK. Oleh karena itu, mohon dimaklumi dan dimaafkan segala kekurangan serta kekhilafan kami,” ungkap Bupati Malang, H.M Sanusi, dengan penuh rasa tulus.

Lebih lanjut, Bupati Malang juga menyampaikan bahwa keberhasilan pemerintahan tidaklah hanya bergantung pada kinerja pemerintah semata, tetapi juga sangat bergantung pada partisipasi serta masukan dari masyarakat. Dalam hal ini, ia merujuk pada semangat tagline ‘Malang Makmur’ yang mengajak untuk bersama-sama membangun daerah yang maju, kreatif, agamis, unggul, responsif, dan mandiri. Dalam konteks ini, Bupati Malang memberikan contoh nyata dengan mengapresiasi penggunaan batik Garudea yang telah dijadikan sebagai simbol kebanggaan daerah setelah mendapatkan pengakuan hak kekayaan intelektual (HKI).

“Kami telah menggagas penggunaan batik Garudea sebagai simbol kebanggaan daerah, dan hal ini telah direspon dengan sangat baik oleh sebagian besar jajaran pemerintahan. Untuk itu, kami memberikan penghargaan kepada mereka yang dengan inisiatif sendiri mengenakan seragam batik Garudea, sebagai bentuk apresiasi atas responsivitas dan kepedulian mereka terhadap program-program yang kami gagas,” jelasnya dengan bangga.

Bupati Malang juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara pimpinan dan bawahannya dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menggarisbawahi bahwa kebersamaan dan kolaborasi antaranggota pemerintahan adalah kunci utama kesuksesan dalam mewujudkan program-program pembangunan daerah.

“Kami berharap semangat kebersamaan ini akan terus terjaga, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan. Kepedulian dan kerja sama antaranggota pemerintahan, khususnya dalam Muspika, merupakan fondasi utama dalam menjalankan program-program pembangunan. Oleh karena itu, kami memberikan penghargaan kepada mereka yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam mewujudkan sinergi antaranggota pemerintahan,” pungkasnya.

Tidak hanya memberikan penghargaan, dalam acara tersebut juga dilakukan penilaian terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dinilai kompak dalam menjalankan program-program pembangunan. SKPD yang berhasil menunjukkan kompaknya dalam bekerja sama juga mendapatkan penghargaan serta uang pembinaan sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

Kehadiran sejumlah pejabat penting seperti Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis, Dandim 0818 Letkol Inf Yuda Sancoyo, Kejari Kabupaten Malang Rahmat Supriyadi, serta Pejabat Utama Pemkab Malang juga turut memberikan warna tersendiri dalam acara tersebut, menunjukkan dukungan dan komitmen bersama dalam memajukan Kabupaten Malang ke arah yang lebih baik.

Guh

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img