Rangkaian Halal Bi Halal Pemkab Malang Bersama Kepala Desa Sukses

More articles

spot_img

Kromengan, Investigasi.news – Suasana penuh kehangatan menyelimuti acara Halal Bi Halal Idul Fitri 1445 Hijriah yang digelar oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, dan istri beliau yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, bersama Kepala Desa se-Kabupaten Malang.

Sebanyak 72 Kepala Desa dari berbagai wilayah seperti Kromengan, Ngajum, Wonosari, Pakisaji, Sumberpucung, dan Kalipare turut hadir dalam acara yang diselenggarakan di Pendopo Kantor Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, pada Jumat (19/4) pagi.

Tak ketinggalan, Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH.MH, beserta istri yang juga menjabat Ketua I TP PKK Kabupaten Malang, Hanik Dwi Martya, juga turut memeriahkan acara tersebut, yang juga dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Nurman Ramdansyah, SH.MHum, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang serta para Camat setempat.

“Dengan rasa syukur, hari ini kita bisa saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Kita perlu bersatu padu, bahu membahu, dan bergerak bersama untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang lebih sejahtera. Kebersamaan adalah kunci kesuksesan kita.

Dalam momen Halal Bi Halal ini, saya dan Pak Didik Gatot Subroto (Wakil Bupati Malang, Red) merasakan betapa pentingnya kesatuan. Saya mengucapkan minal aidin wal faizin serta memohon maaf lahir dan batin di bulan Syahwal ini. Semoga di tahun-tahun mendatang, kita dapat bertemu kembali dengan penuh kebahagiaan,” ungkap Bupati Malang dalam sambutannya.

Beliau kemudian menegaskan kesadaran akan masih banyaknya tugas yang belum terselesaikan bersama Wakil Bupati Malang. Meski dilantik pada 26 Februari 2021, masa kepemimpinan mereka terhenti oleh pandemi COVID-19 yang memaksa seluruh OPD terlibat dalam penanganan krisis kesehatan masyarakat. Masa jabatan mereka yang akan berakhir pada Desember 2024 juga tidak genap lima tahun.

“Dampak pandemi dan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku, Red) menyebabkan terhentinya banyak program pembangunan. Seluruh OPD terlibat dalam upaya menyelamatkan nyawa warga dari serangan COVID-19.

Kondisi ini membuat ekonomi terhambat selama dua tahun. Namun, pada tahun 2023, kami mulai menggeliatkan kembali pembangunan, terutama di sektor infrastruktur. Di tahun 2024 ini, anggaran untuk infrastruktur, khususnya Bina Marga, sedikit lebih besar,” jelasnya.

Dalam wawancara terpisah dengan awak media, Bupati Malang menyebut bahwa dalam acara Halal Bi Halal ini, pihaknya berdialog dengan kepala desa untuk mendengar aspirasi mereka.

“Program yang sudah masuk dalam anggaran akan segera dilaksanakan, sedangkan yang belum, akan dianggarkan pada tahun 2025. Kami memperhatikan banyak aspirasi terutama terkait kondisi jalan yang rusak. Seluruh jalan di Kabupaten Malang akan menjadi fokus perbaikan kami.

Jalan desa, kabupaten, provinsi, dan nasional akan kami benahi bertahap. Terutama jalan kabupaten, kami akan melakukan perbaikan menyeluruh. Tahun 2025 akan menjadi momentum untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan tahun ini,” pungkasnya.

Guh

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img