Bupati ’Seng Kalesang’, ISDA Tak Terurus !

More articles

spot_img

Malut, Investigasi.newsKemarin dari siang sampai malam, meja redaksi investigasi.news biro Kepulauan Sula dibanjiri pengaduan/aduan masyarakat (dumas), menyangkut kondisi Istana Daerah (ISDA) yang memprihatinkan.

Seperti diketahui, kemarin ada acara pelepasan calon jemaah haji (CJH) di ISDA, sehingga banyak keluarga yang mengantar, disitulah masyarakat melihat kondisi ISDA yang merupakan salah satu bangunan kebanggaan orang Sula dengan kondisinya tak terurus bahkan cenderung terlihat kumuh.

”Panggal (hancur-red) kelihatan sekali tidak terurus, plafon pada lantai 2 banyak yang jebol, bahkan bagian atap pada bagian darat itu sudah hancur”, ujar salah seorang masyarakat dengan nada sedih (16/5).

Menurut mereka, kondisi ISDA sangat kontras sekali, sebelumnya ISDA terlihat mentereng dan menjadi salah satu ikon maupun kebanggan orang Kepulauan Sula, tapi kini ISDA terlihat kumuh, dan nampak seperti bangunan yang tidak terurus.

”Heran saja, masa Bupati seorang perempuan malah seng kalesang (tidak peduli/perhatian-red)”, pungkas masyarakat Sula lainnya.

Atap bagian darat dari bangunan ISDA yang sudah rusak berat. ( Photo : Rahman )

Diketahui ISDA pada era Bupati Hendrata Thes dipakai hanya untuk acara kedaerahan, serta sangat terjaga wibawa dan kehormatannya, hanya pernah sedikit diprotes warga ketika ayah dari Bupati Hendrata pernah disemayamkan atau di beri penghormatan di ISDA dengan pertimbangan masih keluarga Bupati.

Berbeda jauh dengan era sekarang pada Bupati Fifian Adeningsi Mus, selain tinggal didalam ISDA, Ningsi kerap menggelar acara di ISDA, mulai dari kegiatan daerah sampai pada kegiatan pribadi, seperti pesta ulang tahun dirinya, pesta ulang tahun anak dan lain sebagainya.

Bahkan Ningsi pernah membuat ISDA viral dengan joget disco dihari kemerdekaan, yang kemudian disorot secara nasional karena masih dalam suasana covid.

”Itu yang membuat kita sedih, ISDA sekarang kerap dipakai acara ’party/pesta joget’ dan disinyalir termasuk (maaf) pesta miras didalamnya”, ungkap salah satu warga kota Sanana lainnya.

Sementara itu Aas seorang pemuda desa Fogi mengaku sangat sedih melihat kondisi ISDA yang demikian, dirinya yang datang mengantar pamannya yang akan menunaikan ibadah haji mengaku sangat syok.

”Itu kan lantai dua kamar ibu Bupati, balkon plafonnya jebol seperti itu apa beliau tidak ada hati dan perasaan?”, tanya Aas.

Dirinya kecewa, Bupati Ningsi bisa bangun rumah megah di Pastina tapi merehab ISDA saja tidak dilakukan, padahal selain menjadi kebanggan, ISDA itu buah tangan Bupati pertama di Sula Ahmad Hidayat Mus (AHM) yang tercatat masih saudara laki-laki Bupati Ningsi.

Apa tidak malu nanti perayaan HUT Kabupaten, kondisi ISDA seperti demikian, tutup Aas.

Sampai berita ini ditayangkan, bagian umum Pemda Sula masih dalam upaya konfirmasi investigasi.news, menyangkut kondisi bangunan ISDA yang memprihatinkan.

( RL )

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img