HPMS Sanana: DOB Mangoli Raya Jadi Komoditas Isu Jelang Pilkada, Bupati Sula Hanya Beri ‘Syurga Talinga’

More articles

spot_img

Malut, Investigasi.news Halim Umafagur Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa atau HPMS Cabang kota Sanana menyayangkan jika wacana Daerah Otonom Baru (DOB) dan Pemekaran Wilayah menjadi komoditas isu setiap menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Halim yang juga salah satu putera dari dataran pulau Mangoli merasa prihatin, jika masyarakatnya di pesisir pulau Mangoli selalu diberikan ’Syurga Talinga’ (harapan-red), padahal pembangunan sarana dan prasaran saja sangat minim di pulau ini.

“Bupati Sula hanya memberikan syurga talinga untuk masyarakat Mangoli, jangankan untuk DOB atau Kabupaten Baru, untuk 2 desa definitif (desa Rawa Mangole dan Umaga) saja itu belum mampu diwujudkan pemerintahan ini, berhentilah memberikan harapan kepada masyarakat, karena jika tidak pasti maka itu sama saja dengan bafoya masyarakat (berbohong)”, tegas Hakim (23/3).

Dirinya mengecam keras jika isu DOB Mangoli Raya sengaja dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang tujuannya hanya untuk meninabobokan masyarakat di dataran pulau Mangoli.

“Cukup sudah jangan lagi bohongi kami, selama ini kami selalu dijadikan alasan, lihat saja Air Bus Roro KMP. Sula Bahagia, anggaran 13 Milyar lebih, rencananya untuk membahagiakan masyarakat Mangoli menyangkut transportasi laut antar pulau, tapi faktanya sampai sekarang belum direalisasikan, bukan untuk melayani masyarakat nyatanya malah untuk melayani pejabat”, tambah Halim Kesal.

Buat kami, Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus, sudah membohongi masyarakat pulau Mangoli, menyangkut soal pemekaran, sambung Halim.

Terakhir dirinya berharap, agar pemerintah daerah memperhatikan pembangunan di pulau Mangoli, terutama menyangkut pembangunan infrastruktur.

( RL )

 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img