Kerap Berikan Contoh Buruk Ke Masyarakat

Malut, Investigasi.news – Perangai buruk atau jauh dari tauladan kerap ditampilkan Fifian Adeningsi Mus Bupati Kabupaten Sula, Provinsi Maluku Utara.

Bukannya memberikan contoh yang baik sehingga menjadi tauladan bagi masyarakatnya, sebaliknya Ningsi malah sering berprilaku yang menabrak moral, etika atau juga peraturan perundang-undangan yang ada.

Kemarin beredar photo Bupati Sula konvoi naik motor, peserta konvoi rata-rata tidak menggunakan helm, sedang Bupati bukan saja tidak mengenakan helm tapi juga tidak menggunakan plat motor (nomor polisi-red).

Dalam photo yang beredar caption-nya adalah ”Touring Sula Bahagia”, yang diduga Bupati dan rombongan konvoi dari ISDA (Istana Daerah) ke pantai Pastina.

”Saya rasa ini bukan baru pertama kali Ibu Bupati tidak menghargai Polres Sula, sebelumnya juga demikian, jadi kalo hari ini yang tidak dihargai Kasat Lantas, kemarin itu soal Pesta Ronggeng yang tidak digubris himbauannya Kasat Intel, jadi kalo mudel begini silahkan warga tidak usah lagi mengenakan helm, dan jangan ada razia tertib berkendara”, ujar salah satu warga kota Sanana kepada investigasi, Senin malam (1/1).

Diketahui Kasat Intelkam Polres Sula memang pernah mengeluarkan himbauan untuk tidak menggelar pesta ronggeng selama tahapan pemilu 2024 demi untuk menjaga situasi Kamtibmas yang tetap kondunsif, tapi hal ini kemudian diabaikan Bupati Ningsi, dengan cuek menggelar pesta siang-malam pada HUT putranya Gavin beberapa waktu lalu, alhasil mungkin masyarakat mencontoh menggelar pesta ronggeng, terjadilah tawuran warga pada kecamatan Sanana Utara antara desa Wainin dan Malbufa yang berawal dari pesta ronggeng.

”Sebenarnya para pejabat di sekeliling Ibu Bupati sadar bahwa itu langgar aturan, tapi mereka tidak berani bilang karena mungkin takut kehilangan jabatan, jadi Ibu Bupati buat barang yang salah tidak ada kontrol dari orang disekitar dia, sehingga kasihan juga Ibu Bupati Ningsi tidak ada check and balance”, pungka warga Sula lainnya.

Sedangkan warga lainnya mengatakan jika apa yang dilakukan Bupati Ningsi sebagai suatu tindakan ’Show Force Kekuasan’.

Sementara itu sampai berita ini ditayangkan, awak media kami masih berupaya menghubungi pihak terkait, yakni Kasat Lantas Polres Sula dan Kabag Prokopim Pemda Kepulauan Sula.

( RL )

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles