Soal Dugaan Sunat Dana Bimtek KPPS Pekan Labuhan Ramai Diperbincangkan

Medan Labuhan, investigasi.news – Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan menuai masalah. Pasalnya honor Rp. 300 ribu per amplop dirobah menjadi Rp. 150 ribu. Kemaren Minggu (28/01/2024) sekitar pukul 09.00 Wib.

Ratusan anggota KPPS Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan ikuti Bimtek di Four Point by Sheraton Hotel Medan. Usai pelaksanaan Bimtek itu, seluruh anggota KPPS terima honor yang dikemas ke dalam amplop putih.

Pembagian honor ratusan anggota KPPS itu diberikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Pekan Labuhan. Amplop yang berisi Rp. 300 ribu per amplop tersebut dikurangi Rp. 150 ribu.

Pengurangan isi amplop yang dilakukan PPS Kelurahan Pekan Labuhan sempat diabadikan anggota KPPS dan viral di kalangan masyarakat (Dividiokan-red).

Ketua PPS Pekan Labuhan Medan Labuhan, Hafizal yang dihubungi tim Aliansi Wartawan Medan Utara via telepon, Rabu 31 Januari 2024 mengatakan tidak ada pemotongan dana transpot bagi anggota KPPS Pekan Labuhan.

“Gak dipotong bang, memang anggaran transpot bagi anggota KPPS Pekan Labuhan yang mengikuti Diklat sebesar Rp. 150 ribu sesuai dengan nota absen yang kawan – kawan tandatangani, dan itu semua diketahui anggota KPPS yang mengikuti Diklat,”ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Hafizal, pihaknya juga sudah mengetahui isi tersebut dan sudah dijelaskan lagi ke seluruh anggota KPPS.

“Sudah saya jelaskan juga lagi masalah itu di grup PPS Pekan Labuhan bang, jadi pas pembagian tidak ada uang pecah Rp. 50 ribu maka kita membagikan Rp. 300 ribu untuk dua orang dan itu kita bagi berdasarkan kelompok KPPSnya biar tak rancu bang,”jelasnya.

“Kalau memang rekan – rekan KPPS mau lebih jelas dapat langsung ke PPS agar bisa diterangkan lebih jelas lagi,”tambahnya.(Man).

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles