Sabet 3 Predikat Akreditasi Paripurna, Puskesmas Taliabu Terus Tingkatkan Fasyankes

Taliabu, Investigasi.news – Perlahan tapi pasti hasil akreditasi telah kami peroleh, setelah dari bulan Oktober-Desember melaksanakan survey re-akreditasi oleh lembaga akreditasi Fasyankes, yakni Lembaga Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia ( LASKESI ) , sedangkan Fasyankes itu sendiri adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan ungkap Kuraisia Marsaoly, Kadis Kesehatan Pemda Pulau Taliabu (8/1).

Dari 6 Puskesmas, Dinas Kesehatan Taliabu meraih predikat lulus tingkat paripurna, dan itu ada pada 3 Puskesmas, yaitu:

1. Puskesmas Lede yang sebelum tahun 2019 lulus tingkat madya, tahun 2023 lulus dengan hasil tingkat paripurna.

2. Puskesmas Samuya pada tahun 2019 lulus tingkat utama, 2023 lulus paripurna.

3. Kemudian yang terakhir Puskesmas Bobong yang pada tahun 2018 lulus tingkat dasar, dan 2023 lulus paripurna.

Sementara itu hasil akreditasi 3 Puskesmas lainnya, adalah:

1. Puskesmas Nggele yang pada tahun 2019 lulus utama, tahun 2023 masih mempertahankan status utamanya.

2. Puskesmas Loseng yang di tahun 2019 lulus tingkat madya, kini tahun 2023 masih dengan lulus tingkat madya.

3. Dan Puskesmas Gela pada tahun 2019 lulus tingkat dasar, tahun 2023 naik status menjadi tingkat madya.

Sedangkan dua Puskesmas yang baru akreditasi yaitu, Puskesmas Tabona dan Pancadu sementara masih menunggu hasil akreditasinya.

”Status re-akreditasi paripurna merupakan amanah yang perlu dijaga dan dipertahankan, kemudian pencapaian kinerja ini tidak berhenti sampai disini, artinya pelayanan kesehatan yang lebih baik dan maksimal harus kita upayakan untuk diberikan dan dirasakan oleh masyarakat”, ucap Kuraisia.

Hasil re-akreditasi yang sangat memuaskan ini adalah upaya perbaikan, pembenahan dan peningkatan dari hasil akreditasi tahun 2018-2019, upaya peningkatan mutu pelayanan, penggalangan komitmen, baik internal maupun eksternal, juga pelatihan dan edukasi untuk petugas kesehatan terus menerus dilaksanakan sehingga sumber daya manusia juga siap dan lebih paham tugas dan fungsinya, sehingga masyarakat dapat nyaman dan mudah mengakses pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), oleh karenanya perbaikan mutu sarana dan prasarana juga terus kami upayakan untuk lebih baik lagi, sambung Kuraisia.

”Terima kasih juga kami sampaikan kepada semua stakeholder atas semua upaya dan partisipasinya sehingga hasil yang didapat bisa maksimal, kemudian saya juga harus mengapresiasi kerjasama yang baik antara lintas sektor, dan ini sangat luar biasa, baik pada tingkat kecamatan dan desa, selanjutnya ada PKK dan kader posyandu yang turut mempunyai andil luar biasa, untuk itu saya berikan apresiasi juga kepada mereka”, lanjut Kadinkes itu

Masih menurut Kadis Kuraisia, bahwa dalam penilaian re-akreditasi terdapat sejumlah aspek penilaian, mulai dari Tata Kelola Sumber Daya (TKSD), kemudian ada Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), sehingga hal ini juga harus menjadi perhatian Tenaga Kesehatan (Nakes) pada setiap Puskesmas.

”Terakhir harapan saya agar semua puskesmas bisa mempertahankan pencapaiannya serta meningkatkan pelayanannya, dan jujur saya bangga atas pencapaian ini, dan ini harus berbanding lurus dengan mutu serta kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat”, ujarnya.

Dalan kesempatan ini, Kadis Kuraisia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman teman pers/media yang selalu bersama dalam pelaksanaan program terlebih pada saat penilaian akreditasi.

( Redaksi )

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles