Beranda blog Halaman 10

1 Sak Semen Lebih Berarti daripada 1 Juta Komentar, Warga Bangun Jembatan Sementara Secara Gotong Royong

0
Jembatan Sementara yang dibangun secara gotong royong. Foto: Suprene

BANYUASIN, SUMSEL — Di tengah keterbatasan infrastruktur, semangat gotong royong masyarakat kembali menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dengan banyak kata. Sebuah jembatan sementara yang menghubungkan Desa Telang Karya dengan Desa Telang Rejo, Jalur 8, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga yang setiap hari membutuhkan jalur penghubung antardesa. Kondisi akses yang membutuhkan perhatian mendorong masyarakat untuk mengambil langkah nyata dengan membangun jembatan sementara secara gotong royong.

Menariknya, pesan yang terpampang pada spanduk di lokasi menjadi gambaran kuat tentang semangat warga.

“1 sak semen lebih berarti daripada 1 juta komen.”

Pesan tersebut seolah menyindir sekaligus mengingatkan bahwa persoalan di tengah masyarakat tidak cukup hanya dibicarakan atau dikomentari. Dibutuhkan kepedulian dan tindakan nyata agar persoalan dapat sedikit demi sedikit teratasi.

Pembangunan jembatan sementara itu dilakukan dengan memanfaatkan material yang tersedia dan dukungan dari para dermawan. Warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan, mulai dari pemasangan pondasi hingga penyusunan bagian konstruksi jembatan.

Spanduk yang dipasang di sekitar lokasi juga mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi.

“Jembatan Sementara Swadaya Gotong Royong.”

Semangat tersebut menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat di wilayah Telang. Di tengah keterbatasan, warga memilih bergerak bersama demi menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat.

Jembatan ini diharapkan dapat membantu aktivitas warga, terutama mobilitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut untuk bekerja, membawa hasil pertanian maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun, keberadaan jembatan sementara juga menjadi pengingat bahwa infrastruktur penghubung antardesa tetap membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah. Swadaya masyarakat merupakan bentuk kepedulian, tetapi pembangunan infrastruktur yang aman dan permanen tentu membutuhkan perencanaan serta dukungan anggaran yang memadai.

Bagi warga, satu sak semen yang benar-benar digunakan untuk membangun jembatan jauh lebih bermakna daripada jutaan komentar yang berhenti di layar.

Sebab, kepedulian bukan sekadar tentang apa yang dikatakan, tetapi tentang apa yang dilakukan.

Suprene

KAI Buka Rekrutmen 2026, Masyarakat Diimbau Waspadai Penipuan dan Calo

0
Lokomotif dan rangkaian kereta api KAI melintas di jalur rel Sumatera Barat. KAI mengingatkan masyarakat untuk mengikuti informasi rekrutmen 2026 melalui kanal resmi dan waspada terhadap penipuan serta calo.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka rekrutmen pegawai tahun 2026. Seiring dengan dibukanya kesempatan tersebut, KAI mengimbau masyarakat, khususnya calon pelamar, untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya. KAI juga tidak menyediakan jalur khusus, jasa perantara, maupun pihak tertentu yang dapat menjamin kelulusan calon pelamar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa seluruh calon pelamar memiliki kesempatan yang sama dan wajib mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan KAI dan meminta sejumlah uang, mengarahkan untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan. Seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon pelamar yang memenuhi persyaratan,” ujar Reza.

KAI juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun media sosial palsu, pesan berantai, maupun tautan yang menggunakan nama, logo, dan identitas perusahaan untuk menawarkan lowongan pekerjaan. Calon pelamar diminta memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi KAI.

Modus penipuan yang perlu diwaspadai antara lain permintaan biaya administrasi, biaya seleksi, pemberkasan, transportasi maupun akomodasi. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jasa pemesanan hotel, transportasi atau akomodasi tertentu dengan alasan untuk kepentingan proses rekrutmen, maupun pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.

“Apabila ada pihak yang meminta uang, mengarahkan calon pelamar untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan, kami meminta masyarakat untuk tidak mempercayainya. Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya,” tegas Reza.

Pada rekrutmen tahun 2026, KAI membuka kesempatan bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SLTA, D3, hingga D4/S1. Pendaftaran akun rekrutmen mulai dibuka pada 4 September 2026, sedangkan periode pendaftaran dan pemilihan formasi berlangsung pada 7–10 September 2026.

Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara daring melalui situs resmi KAI di karier.kai.id. Masyarakat diminta memastikan informasi yang diperoleh dan diikuti berasal dari kanal resmi perusahaan serta tidak melakukan pendaftaran melalui pihak ketiga.

Pada rekrutmen tahun ini, KAI membuka sejumlah posisi di bidang operasional, pelayanan, teknik, logistik, kesehatan, dan administrasi.

Untuk lulusan SLTA, formasi yang tersedia antara lain kondektur, masinis, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Sementara lulusan D3 dapat mengikuti seleksi untuk posisi kondektur, operasional yang mencakup masinis dan asisten PPKA, operator KPJR, pemeliharaan sarana dan prasarana, paramedis, serta administrasi.

Adapun lulusan D4/S1 dapat mengikuti seleksi untuk posisi administrasi legal, staf logistik dan bangunan, serta petugas Negative Check Sintelis dan Fasilitas.

Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara hingga kesehatan akhir. Kelulusan peserta ditentukan berdasarkan hasil setiap tahapan seleksi dan kesesuaian dengan kebutuhan formasi perusahaan.

KAI juga menegaskan tidak menerapkan sistem pengembalian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen. Oleh karena itu, calon pelamar tidak perlu mengeluarkan biaya kepada pihak mana pun selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Reza mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen KAI agar tetap bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

“Rekrutmen resmi KAI dilakukan melalui kanal resmi, tidak dipungut biaya, dan tidak menggunakan jasa calo. Kami mengajak masyarakat untuk selalu teliti dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan kelulusan. Mari bersama-sama menjaga proses rekrutmen agar tetap bersih, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon pelamar,” kata Reza.

Masyarakat yang menemukan informasi atau proses rekrutmen yang mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI 121 atau 021-121, WhatsApp KAI di 0811-2223-3121, serta media sosial KAI 121 @kai121_.

KAI mengimbau seluruh calon pelamar untuk mengabaikan pesan berantai, unggahan media sosial maupun tautan rekrutmen dari sumber tidak resmi, terutama apabila disertai permintaan transfer uang, permintaan data pribadi, penggunaan jasa tertentu, atau janji kelulusan. Hms


Antrean BBM di Bondowoso, Situbondo, dan Jember Dipicu Kemacetan Parah di Pelabuhan Ketapang, Pertamina Gerak Cepat Lakukan Pengamanan

0
Antrean Panjang di SPBU A. Yani Jember. Foto: Js

Jember, Investigasi.news- Antrean panjang kendaraan dilaporkan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bondowoso, Situbondo, dan Jember. Kondisi ini dipicu oleh kemacetan lalu lintas parah yang melanda kawasan Tanjung Wangi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang menghambat mobilitas mobil tangki (MT) pengirim BBM.

PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa kemacetan total yang terjadi sejak Kamis (3/9) kemarin telah mencapai panjang 12 hingga 15 kilometer. Kepadatan kendaraan yang memenuhi hingga tiga jalur jalan membuat mobil tangki Pertamina kesulitan melintas, bahkan di bawah pengawalan sekalipun.

Di depan Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi, arus kendaraan dilaporkan tersendat parah. Kendaraan hanya bisa bergerak selama 7–8 menit, lalu berhenti total selama 45–60 menit. Akibatnya, waktu tempuh pengiriman BBM ke wilayah Bondowoso dan Situbondo membengkak drastis dari yang biasanya 8–10 jam kini menjadi 15–23 jam.

Hingga saat ini, dilaporkan sedikitnya ada 10 mobil tangki yang masih terjebak di tengah kemacetan tersebut.Kondisi ini sempat diperparah oleh adanya aksi penyampaian aspirasi dari pengemudi angkutan di kawasan ASDP pada Kamis sore, yang kian melumpuhkan pergerakan roda kendaraan di sekitar lokasi.

Merespons situasi darurat ini, Area Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa perusahaan bergerak cepat dan tetap memprioritaskan kelancaran pasokan BBM di empat wilayah terdampak, yakni Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo.

“Untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Satuan Lalu Lintas, KP3, Polairud, Lanal, Polsek, dan Babinsa, untuk memberikan prioritas pergerakan bagi mobil tangki Pertamina,” ujar Ahad Rahedi.

Selain berkoordinasi meminta prioritas jalur dan pengawalan dari aparat keamanan, Pertamina juga memastikan aspek operasional di lapangan tetap terjaga, termasuk memberikan dukungan konsumsi bagi para Awak Mobil Tangki (AMT) yang tertahan lama di jalan guna menjaga kondisi fisik mereka selama proses distribusi darurat ini berlangsung.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik karena stok BBM di terminal dalam kondisi aman, dan Pertamina terus mengupayakan segala jalur alternatif serta skema pengamanan agar pasokan di SPBU Bondowoso, Situbondo, dan Jember bisa segera kembali normal. Js

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 1.373 KPM di Pariaman Utara

0
Wali Kota Pariaman kembali mendistribusikan bantuan pangan beras kepada 1.373 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. ( Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Kota Pariaman—Wali Kota Pariaman kembali mendistribusikan bantuan pangan beras kepada 1.373 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Jum’at (4/9).

Wali Kota Pariaman menyampaikan bahwa bantuan beras ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami sengaja mendekatkan titik penyaluran di Kantor Desa Sikapak Timur ini agar Bapak dan Ibu penerima tidak perlu jauh-jauh mengambil bantuan. Harapan kita prosesnya cepat, tertib, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh keluarga di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Pariaman, Marlina Sepa menambahkan bahwa pendistribusian hari ini menyasar delapan desa di wilayah Pariaman Utara dengan total penerima mencapai 1.373 KPM.

“Seluruh data penerima telah diverifikasi agar tepat sasaran. Dengan pembagian per kelompok desa di titik sentral ini, alur penyerahan menjadi lebih efisien dan teratur,” jelasnya.

Adapun rincian data penerima bantuan pangan hari ini, yaitu Desa Tungkal Selatan sebanyak 297 KPM, Cubadak Air Utara 251 KPM, Cubadak Air 246 KPM, Balai Naras 203 KPM, Tungkal Utara 178 KPM, Sikapak Timur 176 KPM, Cubadak Air Selatan 140 KPM dan Tanjung Saba 82 KPM.

Penyaluran bantuan beras berlangsung lancar dengan pendampingan dari perangkat desa dan dinas terkait hingga seluruh kuota terdistribusikan kepada warga yang berhak.(dewi lestari/Afri)

Wali Kota Pariaman Buka Kejuaraan Tenis Internasional BAVETI Piala Wali Kota Pariaman 2026

0
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Kejuaraan Tenis Internasional Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Piala Wali Kota Pariaman Tahun 2026.( Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Kota Pariaman—Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Kejuaraan Tenis Internasional Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Piala Wali Kota Pariaman Tahun 2026 di Lapangan Tenis Karan Aur, Kota Pariaman, Jum’at (4/9).

Pembukaan turnamen yang dihadiri oleh Ketua Umum BAVETI Pusat Theo L. Sambuaga, Ketua BAVETI Sumatera Barat Prof. Ganefri, memperebutkan total hadiah sebesar Rp 85 juta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BAVETI Pusat, Theo L. Sambuaga menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan olahraga tenis di Sumatera Barat dan antusiasme Kota Pariaman sebagai tuan rumah.

“Atas nama Pengurus Pusat BAVETI, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Pariaman atas komitmen luar biasa dalam menyelenggarakan Kejuaraan Tenis Internasional BAVETI Piala Wali Kota Pariaman 2026 ini. Kehadiran para atlet dari berbagai daerah di Indonesia, hingga mancanegara seperti Malaysia, membuktikan bahwa Pariaman memiliki daya tarik besar dan fasilitas yang sangat memadai sebagai tuan rumah event olahraga berskala internasional. BAVETI sangat mendukung semangat Kota Pariaman yang terus menggalakkan sport tourism,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Pengurus BAVETI Sumatera Barat periode 2026 – 2031 yang diketuai oleh Prof. Ganefri berdasarkan Surat Keputusan PP BAVETI Nomor 046/PP-BAVETI/01/SK/VIII/2026 yang ditetapkan pada 6 Agustus 2026.

“Mudah-mudahan BAVETI Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Prof. Ganefri semakin maju, semakin solid, dan semakin banyak menggelar kejuaraan. Kami di Pengurus Pusat sangat menyambut baik antusiasme Pemerintah Kota Pariaman, dan tentu akan mempertimbangkan agenda-agenda BAVETI tingkat nasional maupun internasional untuk dapat kembali digelar di kota bertuah ini,” ungkapnya.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyambut hangat kedatangan pimpinan BAVETI dan para atlet serta menegaskan komitmen Pariaman dalam mendukung sport tourism.

“Atas nama Pemerintah Kota Pariaman, kami mengucapkan selamat datang di Kota Pariaman kepada Bapak Theo L. Sambuaga, Prof. Ganefri, serta seluruh atlet dari dalam dan luar negeri. Kehadiran kejuaraan ini selaras dengan visi kami untuk menjadikan Pariaman sebagai kota sport tourism,” ujarnya.

Ajang bergengsi yang berlangsung pada 4–6 September 2026 ini diikuti ratusan atlet dari dalam dan luar negeri, termasuk atlet mancanegara seperti Prof. Zul dan Bapak Pudin dari Kelantan, Malaysia. Selain itu, hadir pula atlet dari berbagai provinsi, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Aceh, Sumatera Utara, Jambi, hingga Sumatera Selatan.

Walikota Pariaman juga menyampaikan harapannya agar ajang BAVETI Nasional dapat rutin diselenggarakan di Kota Pariaman di masa mendatang.

“Kami berharap Bapak Theo Sambuaga berkenan mengagendakan event BAVETI Nasional di Kota Pariaman, kalau perlu dua kali dalam setahun. Kami di Pemko Pariaman siap menjadi tuan rumah terbaik. Selain bertanding, kami mengundang para atlet untuk menikmati keindahan pariwisata dan kelezatan kuliner khas Pariaman, khususnya olahan kulinernya yang legendaris,” tambahnya.

Adapun kategori lomba pada pertandingan ini, yaitu Kategori KU BAVETI, KU 100 (Min. 45 tahun), KU 110 (Min. 50 tahun), KU 120 (Min. 55 tahun) dengan hadiah Juara 1 (Rp8 Juta), Juara 2 (Rp4 Juta), Juara 3 Bersama (Rp2,5 Juta), Quarter Final (Rp1 Juta). Untuk Kategori Umum / KU 32 Tahun ke Atas, hadiahnya Juara 1 (Rp6 Juta), Juara 2 (Rp3 Juta), Juara 3 Bersama (Rp1 Juta).(dewi lestari)

Bupati Malang Hadiri Pengajian Akbar Maulid Nabi di Lapangan Lumba-Lumba Turen

0
Bupati Malang Hadiri Pengajian Akbar Maulid Nabi di Lapangan Lumba-Lumba Turen

MALANG — Bupati Malang dijadwalkan menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Lapangan Lumba-Lumba, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jumat (4/9/2026) malam.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

Pengajian akbar tersebut menghadirkan KH Anwar Zahid sebagai penceramah. Kehadiran ulama dan masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW serta mendorong masyarakat untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Malang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan keteladanan Rasulullah SAW.

“Maulid Nabi merupakan momentum bagi kita untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Semoga nilai-nilai keteladanan beliau dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Malang.

Ia menambahkan, kegiatan pengajian dan peringatan hari besar keagamaan juga memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat.

Tiga orang pengusaha Kabupaten Malang yang menjadi Penyelenggara sekaligus panitia acara

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap silaturahmi semakin erat, kerukunan tetap terjaga, dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Malang semakin kuat,” katanya.

Bupati Malang berharap Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Lumba-Lumba Turen dapat berlangsung khidmat dan memberikan manfaat bagi seluruh jamaah yang hadir.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani Rasulullah SAW,” pungkasnya. Guh

Pemko Pariaman Apresiasi Sosialisasi dan Bantuan Pokir DPRD Sumbar untuk Pokdarwis Desa Taluak

0

Kota Pariaman—Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman mengapresiasi penyelenggaraan Sosialisasi Pengembangan Desa Wisata bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat di Desa Taluak, Jumat (4/8).

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Yasin, untuk menguatkan kapasitas masyarakat dan memperkokoh pengelolaan pariwisata berbasis komunitas di Kota Pariaman.

Kepala Disparbud Kota Pariaman, Ferialdi, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi Pemprov Sumbar dan DPRD Sumbar yang tidak hanya membekali wawasan, tetapi juga menyerahkan bantuan peralatan tenda camping beserta sarana pendukungnya.

“Kami berharap kegiatan dan perhatian seperti ini terus berlanjut. Bantuan ini sangat berarti bagi Pokdarwis dalam memajukan potensi wisata lokal,” ujarnya.

Ferialdi juga menekankan pentingnya regenerasi dan keberlanjutan struktur organisasi Pokdarwis. Menurutnya, pembaruan kepengurusan berkala menjadi kunci agar Pokdarwis tetap aktif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika pariwisata.

“Pokdarwis adalah ujung tombak pariwisata berbasis masyarakat. Pengurus harus terus bergerak dan berinovasi agar pengembangan kawasan wisata berjalan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Sumbar, Doni Hendra, berharap bantuan yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menyusun paket-paket wisata kreatif berbasis potensi lokal.

Di sisi lain, Anggota DPRD Sumbar, Muhammad Yasin, menegaskan bahwa alokasi Pokir ini merupakan wujud kepeduliannya terhadap kesiapan warga dalam mengelola destinasi.

“Bantuan ini diharapkan meningkatkan standar pelayanan masyarakat kepada wisatawan. Kita ingin pengunjung mendapatkan pengalaman berkesan sehingga tertarik untuk kembali berkunjung ke Desa Taluak,” ungkap Yasin.

Acara ini juga menghadirkan penggerak ekowisata Desa Wisata Nyarai, Ritno Kurniawan, sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman praktis seputar pengelolaan Pokdarwis dan kelestarian lingkungan.

“Melalui kolaborasi antara Pemprov Sumbar, Pemko Pariaman, dan DPRD Sumbar, penguatan kapasitas Pokdarwis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat daya saing pariwisata Kota Pariaman,”tutupnya.(dewi lestari)

Bukittinggi Jadi Tuan Rumah Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII dan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Sumbar

0
Pembukaan Jambore Kader PKK ke-XXII dan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Sumbar. ( Foto: Kominfo Bukittinggi)

Bukittinggi — Bukittinggi dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII dan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatra Barat tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Rabu, 2 September 2026.

Ketua Pelaksana Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Ny. Arymbi Ari, menjelaskan, kegiatan ini mengangkat tema “Bersinergi, Berprestasi dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK Membangun Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan yang berlangsung pada 1 hingga 3 September 2026 ini diikuti oleh TP PKK dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Rangkaian kegiatan meliputi penandatanganan MoU PKK dengan BNNP Sumatera Barat, penyerahan penghargaan Piagam Adhi Bhakti Tingkat Pertama, Madya dan Utama, bantuan sosial bagi 100 kader PKK dan masyarakat kurang mampu yang berkolaborasi dengan Baznas Sumbar, serta berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif.

“Selain perlombaan defile, paduan suara, cerdas cermat, Cakap Gelari Pelangi, kampanye pengelolaan sampah, bermain peran STBM, senam bersama dan outbound, kegiatan juga diisi penyuluhan kesehatan, sosialisasi keamanan pangan, kajian keagamaan dan muhasabah. Bazar UP2K PKK dan UMKM,” jelasnya.

Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, membacakan sejarah singkat Gerakan PKK yang bermula dari Seminar Home Economic di Bogor tahun 1957, kemudian berkembang menjadi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga pada 1961. Gerakan PKK selanjutnya berkembang secara nasional dan pada 1984 disempurnakan menjadi Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

“Gerakan PKK berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dengan tujuan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, mandiri, dan berkepribadian dalam budaya bangsa melalui 10 Program Pokok PKK. Selama lebih dari setengah abad, PKK terus menjadi gerakan sosial kemasyarakatan dan mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya. ( Yas)

Penataan Halaman TMSBK Dimulai, Kembalikan Fungsi Ruang Publik dan Tingkatkan Kualitas Wisata

0
Pemerintah Kota Bukittinggi telah mulai melaksanakan pembenahan halaman Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan. ( Foto: Kominfo Bukittinggi)

Bukittinggi-Pemerintah Kota Bukittinggi telah mulai melaksanakan pembenahan halaman Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK). Hal ini menjadi salah satu upaya peningkatan kualitas kawasan wisata agar tertib, aman, nyaman dan representatif untuk masyarakat Bukittinggi dan juga para pengunjung.

TMSBK hadir sejak tahun 1900an, dibangun oleh pemerintahan Hindia Belanda dan diberi nama Stormpark. Pada 3 Juli 1929, kawasan ini dikembangkan menjadi kebun binatang dengan nama Fort De Kocksche Dieren Park. Kemudian hingga tahun 1995 melalui Perda No 2 Tahun 1995, kawasan ini secara resmi dinamakan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) hingga saat ini.

Sepanjang sejarahnya, TMSBK telah beberapa kali melakukan pembenahan, seperti pembangunan kandang harimau, pembuatan kandang burung raksasa atau kandang aviari terbesar di Asia Tenggara, serta zona reptil pada tahun 2021. Untuk menambah daya tarik wisata, pada tahun 2026 ini, Pemko Bukittinggi menetapkan penataan kawasan TMSBK sebagai salah satu program prioritas daerah berdasarkan Keputusan Wali Kota Bukittinggi Nomor 188.45-133-2026 tentang Kegiatan Prioritas Daerah tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, menjelaskan, pembenahan halaman TMSBK dilakukan dengan tujuan mengembalikan fungsi lahan sebagai fasilitas umum, meningkatkan dan mengoptimalkan sarana dan prasarana TMSBK, menyediakan ruang terbuka yang lebih tertata, meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan serta meningkatkan daya saing pariwisata Kota Bukittinggi.

“Pembenahan mulai dilaksanakan pada 3 September 2026 dengan anggaran sebesar Rp1,7 miliar. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam 100 hari. Proses pembenahan dilakukan dengan mengganti beberapa tatanan halaman TMSBK, seperti mengganti paving block dengan batu alam agar ramah bagi anak-anak, disabilitas dan para pengunjung,” ungkapnya, Jumat, 4 September 2026.

(Yas)

Pemko Bukittinggi Gelar Pelatihan dan Pengukuhan Tim CORE ORARI Bukittinggi-Agam

0
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi gelar pelatihan dan pengukuhan Tim Communication in Rescue and Emergency (CORE) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) atas dukungan dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria. ( Foto: Kominfo Bukittinggi)

Bukittinggi — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi gelar pelatihan dan pengukuhan Tim Communication in Rescue and Emergency (CORE) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) atas dukungan dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria. Kegiatan selama dua hari, 4 dan 5 September 2026 ini, dibuka di Bumi Perkemahan Tapian Ratu, Jumat, 4 September 2026.

Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Bukittinggi, Riri Alhadilla Sukma, menjelaskan, Pelatihan dan Pengukuhan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam diikuti oleh 40 anggota ORARI Lokal Bukittinggi Agam yang tergabung dalam Tim CORE Group A. Kegiatan pelatihan ini menghadirkan 2 orang instruktur atau narasumber yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi radio kebencanaan, keselamatan dan penanganan keadaan darurat.

Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria, mengatakan pelatihan dan pengukuhan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan komunitas dalam menghadapi kondisi kebencanaan. Menurutnya, berbagai komunitas di Kota Bukittinggi perlu memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan yang dapat mendukung penanganan bencana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, keberadaan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam menjadi hal positif dalam mendukung komunikasi pada kondisi darurat maupun kebencanaan. Menurutnya, komunikasi yang cepat dan dapat diandalkan dibutuhkan untuk mempercepat penyampaian informasi serta koordinasi di lapangan.

“Pada kondisi darurat dan kebencanaan, respon cepat menjadi sangat penting. Kecepatan menerima dan menyampaikan informasi sangat dibutuhkan sehingga bantuan dapat segera dikerahkan,” ujar Ibnu Asis.

Melalui pembentukan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, ORARI, relawan, dan unsur terkait lainnya semakin kuat dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan. Yas