Beranda blog Halaman 4368

Polda Sumbar Ungkap Beberapa Kasus Narkoba

0

Padang,Investigasi-Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat berhasil mengungkap kasus narkotika di wilayah Sumbar. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik saat menggelar jumpa pers, Rabu (30/6) di Mapolda Sumbar.

Sementara, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Roedy Yoelianto, S.Ik. MH menyampaikan, dari pengungkapan tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan 20 ribu orang dari bahaya narkoba.

Dirinya menerangkan, kasus tersebut berawal petugas Ditresnarkoba menerima informasi terkait akan masuknya barang haram tersebut ke wilayah sumbar, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka berinisial MAK (30) dan IM (31) warga Pekanbaru dengan dibantu oleh anggota Satlantas Polres Padang Pariaman.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 1.998,03 gram, 2 Unit HP dan kendaraan yang digunukan tersangka.

“Dari penangkapan ini, kita berhasil menyelematkan sekitar 20 ribu orang dari bahaya narkoba,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengungkap dua kasus sebelumnya dalam bulan yang sama. Pertama hari Selasa 15 Juni 2021 dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dengan barang bukti sebanyak 10 Paket besar di pinggir jalan depan Mushalla Al-Fallah Jorong Parit Nagari Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

“Tersangka yakni AP (36) warga Jorong Ampek Koto Nagari Kinali Pasaman Barat,” jelasnya.

Sementara, kasus yang kedua yaitu penyalahgunaan narkotika jenis ganja, Selasa 22 Juni 2021 sekitar pukul 21.30 wib dikawasan Air Pacah Kota Padang dengan tersangka ET (38) dan R (35). Dari kedua tersangka ini, petugas menyita 3 paket narkotika jenis ganja, 2 Handphone dan 1 unit sepeda motor.

Kombes Roedy menuturkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggota dilapangan, yang berawal dari pengaduan dari masyarakat melalui fitur pengaduaan online di website Ditresnarkoba.

“Kami dari jajaran Ditresnarkoba Polda Sumbar memiliki website yang didalamnya terdapat fitur pengaduan online, silahkan kunjungi websitenya,” tuturnya.

Ditambahkan, saat ini pihaknya memiliki wadah untuk menampung pengaduan dari masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba, silahkan sampaikan informasi tanpa perlu datang dan tanpa menyebutkan tentang identitas.

Dalam kasus yang dilakukan oleh tersangka AP ini, diterapkan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2) undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun paling lama 20 tahun, untuk tersangka ET dan R diterapkan pasal yang sama, sementara untuk tersangka MAK dan IM diterapkan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Gubernur Tegaskan Pentingnya Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi dalam Pemerintahan

0

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan pentingnya Komunikasi,Koordinasi dan Kolaborasi antar instansi dalam pemerintahan karena pada dasarnya pemerintahan adalah kumpulan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saling mendukung satu sama lain agar kinerja dan pelayanan pada masyarakat bisa maksimal.

“Ibarat satu tubuh, kalau ada satu bagian saja yang mati, yang tidak berfungsi maka akan merusak “tubuh” Pemprov Sumbar secara keseluruhan,” katanya dalam Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (30/6/2021)

Karena itu kata Gubernur, ke depan komunikasi,koordinasi dan kolaborasi harus menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian serius. Seluruh asisten harus mampu meningkatkan koordinasi jajaran yang menjadi tanggung jawabnya serta dengan instansi yang di bawah asisten yang lain termasuk dengan Sekretaris Daerah.

“Dengan lancarnnya Komunikasi dan Koordinasi berbagai permasalahan yang ada dapat terdeteksi sejak dini, yang telah selesai, yang sedang terjadi, yang terkendala dan bisa dicarikan solusi bersama-sama,” tegasnya.

Menurutnya, instansi pemerintahan seperti Sekretariat Daerah itu lengkap, ada biro hukum, biro pembangunan, staf ahli dan banyak pula ahli di Balitbang yang bisa diajak berkoordinasi dan menjadi tempat konsultasi.

Dengan demikian ia meminta ke depan tidak boleh lagi ada persoalan yang tidak terselesaikan. Tidak boleh ada masalah yang tidak ada solusi di Pemprov Sumbar.

Koordinasi itupun tidak pula harus melalui rapat resmi tetapi bisa menggunakan telepon atau secara virtual.

“Tidak ada hambatan dan batas saat ini. Itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan koordinasi antarinstansi,” katanya.

Dalam rapat koordinasi itu, Gubernur juga menekankan pentingnya perencanaan secara luas, tidak hanya dalam lingkup terbatas Pemprov Sumbar, tetapi dalam konteks kemajuan Provinsi Sumbar.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah pengentasan stunting yang angkanya cukup tinggi di Sumbar. Data Dinas Kesehatan Sumbar angka stunting itu mencapai 27,67 persen atau hampir sepertiga. Artinya dari tiga orang anak yang lahir satu stunting.

Permasalahan ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh provinsi karena itu perlu peran aktif dari sembilan kabupaten/kota yang memiliki angka stunting yang tinggi di Sumbar.

Salah satu cara adalah dengan mengarahkan APBD kabupaten/kota itu untuk mengalokasikan anggaran untuk program pengentasan stunting di daerahnya.
Pemprov memiliki posisi strategis untuk bisa “mengarahkan” melalui evaluasi APBD kabupaten/kota yang tengah berjalan.

“Bakeuda yang bertugas untuk evaluasi tolong pastikan ada anggaran di APBD kabupaten/kota itu untuk pengentasan stunting,” katanya.

Bersamaan dengan program pengentasan stunting, secara bersamaan bisa pula dilakukan upaya meningkatkan imun untuk mengantisipasi COVID-19. Diantaranya dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah misalnya membuat program makan tambahan untuk ibu hamil dan anak-anak.

“Telur, madu dan sayuran produksi petani dan peternak Sumbar bisa dimanfaatkan. Dibeli dengan APBD atau CSR kemudian diberikan kepada masyarakat,” katanya.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy juga menekankan tentang kesehatan terutama terkait vaksinasi yang capaiannya masih belum maksimal di daerah itu. Beberapa langkah telah diambil diantaranya pembatalan dan penghentian sementara semua perjalanan dinas ke Pulau Jawa.

Ia juga menekankan soal pemanfaatan teknologi untuk berbagai bidang dalam jajaran pemerintahan di Sumbar seperti sistem merit untuk pegawai, e catalog di perpusatakaan dan arsip.

Ia juga menyinggung soal iven wisata, budaya dan aset daerah baik bergerak maupun tidak bergerak termasuk SDM PNS.

Wagub menilai hilirisasi sektor pertanian dan peternakan di Sumbar masih lemah. Itu yang menjadi salah satu fokus ke depan diantaranya untuk komoditas gambir yang sebenarnya menjadi salah satu keunggulan Sumbar.*

Gubernur : Lulusan Perguruan Tinggi Harus Melek Teknologi Digital

0

Perguruan Tinggi harus memiliki orientasi menciptakan lulusan yang memiliki kemampuan keilmuan yang mumpuni sekaligus juga menguasai teknologi digital yang sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini.

“Lulusan Perguruan Tinggi harus memiliki kompetesi di bidangnya sehingga bisa diserap oleh lapangan kerja, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran dan menurunkan tingkat kemiskinan. Selain itu juga harus melek teknologi digital yang telah menjadi keseharian kita saat ini,” kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat menghadiri Dies Natalis Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) ke-1 di Padang, Rabu (30/6/2021).

Gubernur mengatakan digitalisasi tidak hanya merambah sektor swasta, perusahaan-perusahaan tetapi juga pada bidang pemerintahan. Secara bertahap sistem dalam pemerintahan mulai beradaptasi dengan digitalisasi.

Faktor perkembangan zaman dan juga pandemi COVID-19 mendorong hal tersebut terjadi lebih cepat. Pertemuan-pertemuan sekarang dilakukan dengan teknologi konferensi video. Sistem penilaian kinerja PNS juga mulai terdigitalisasi termasuk untuk pengarsipan.

Karena itu Pemprov Sumbar mendukung penuh upaya menciptakan SDM berdaya saing dan melek teknologi ke depannya terutama melalui pintu Perguruan Tinggi.

Ia mengatakan meningkatkaan kesadaran masyarakat di bidang digitalisasi dan percepatan menggunakan IT menjadi salah satu visi misi gubernur. Diantaranya diimplementasikan dalam penyediaan jaringan di daerah sulit (3T) agar semua masyarakat secara merata melek informasi dan bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan perekonomian.

“Kita juga merancang dan mendorong pemasaran produk UMKM secara digital. Kawasan blank spot kita kurangi hingga bisnis digital bisa meningkat,” katanya.

Mahyeldi mengucapkan selamat kepada UPERTIS yang bisa terus berkembang meski di tengah terjangan badai COVID-19.

Dies Natalis UPERTIS ke1 tersebut dimeriahkan rangkaian kegiatan mulai dari 30 Juni hingga 31 Juli 2021.

Diantara kegiatan itu pameran prodk hasil penelitian dan pengabdian masyarakat sivitas akademika UPERTIS, Lomba kreatifvitas Nasional, lomba Vollyball dan badminton, lomba cover lagu dengan gendre musik yang berbeda dari aslinya.

Kemudian khitanan massal, pemeriksaan kesehatan, demo memasak, penyuluhan obat dan cara menggunakan obat, seminar dan publikasi internasional, jalan santai hingga perintis EXPO produk penelitian inovasi, teknolgi dan makanan karya mahasiswa.***

Wali Kota Padang Berikan Dukungan Kepada Bank Nagari

0

Padang, Investigasi

Wali Kota (Wako) Padang, Hendri Septa menyatakan dukungan atas konversi Bank Pembangunan Daerah Sumbar atau Bank Nagari ke syariah.

“Pemprov Sumbar bersama pemerintah kabupaten dan kota selaku pemegang saham Bank Nagari tengah mengupayakan konversi menjadi bank syariah, dan sikap Pemkot Padang jelas memberikan dukungan penuh,” kata dia di Padang, Rabu (30/06).

Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung konversi Bank Nagari menuju Bank Syariah Nagari.

Wako mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya akan sosialisasi secara masif kepada seluruh masyarakat Kota Padang dan Sumbar pada umumnya.

“Bank Syariah Nagari adalah pilihan yang baik. Rasanya tidak salah bagi kita warga Kota Padang punya bank kebanggaan yang menggunakan pola sistem keuangan syariah,” ujarnya yang juga merupakan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Kota Padang.

Oleh sebab itu, ia menggagas membahas pembentukan tim khusus gabungan yang terdiri atas seluruh pihak terkait dan juga Ormas Islam.

“Tujuannya untuk mengajak masyarakat menabung atau menyimpan hartanya di bank syariah Nagari,” kata dia.

Dengan demikian ini akan menjadi penguatan bahwa Sumbar butuh bank syariah nagari tersebut.

Oleh karena itu, semua pihak harus menyatukan visi dan misi bersama-sama berjuang agar bank nagari segera bisa menjadi bank syariah nagari,” lanjut dia.

Wako menyampaikan sebelumnya pihaknya juga telah menerima kunjungan Gerakan Anak Muda untuk Ekonomi Syariah yang juga menyampaikan dukungan atas rencana konversi Bank Nagari menjadi syariah.

Ia juga mengharapkan dukungan dan bantuan dari Gerakan Anak Muda untuk Ekonomi Syariah dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Ranah Minang.

Sementara Ketua Gerakan Anak Muda untuk Ekonomi Syariah Arief Rosyid Hasan menyatakan dukungannya untuk pendirian Bank Syariah di Sumatera Barat.

Ia juga menyerukan kepada para pemuda untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah.

(Rel)

Brigadir Desi Susanti Dampingi Warga Vaksinasi Covid-19 Di Wilayah Binaan

0

Painan_Bhabinkamtibmas Polsek Koto XI Tarusan terus menerus melakukan pendampingan kepada masyarakat di daerah binaannya. Kali ini dengan memberikan himbauan ops yustisi kepada masyarakat binaan di Nagari Pulau Karam Kabupaten Pessel pada Rabu (30/6).

Dengan semangat Brigadir Desi Susanti Kesatuan Polres
Pesisir Selatan ikut serta menghadiri acara Sosialisasi Desa aman covid-19 dalam meningkatkan imun yang bertujuan untuk pencapaian program kesehatan. untuk menjalin kedekatan silaturrahmi ke Nagari Binaan dan memberikan Himbauan Ops Yustisi kepada Masyarakat Binaan.

Dengan harapan kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi dan nilai positif untuk memicu sistem kesehatan menjaga produktifitas dan mengurangi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. “Kebersamaan dengan masyarakat kiranya dapat menciptakan rasa kedekatan dan rasa kekeluargaan kami dengan warga setempat”, kata Brigadir Desi Susanti Pada media ini.

Sementara itu, Brigadir Desi Susanti juga menyampaikan bahwa kehadirannya di nagari Pulau Karam untuk menghimbau kepada Masyarakat Binaan agar tetap waspada dengan tetap Memakai Masker, Jaga Jarak, Cuci Tangan, serta Menjaga Kebersihan Lingkungan Tempat Tinggal sebagai wujud membantu pemerintah dalam memerangi covid-19.

“Selama Kegiatan sambang dalam Era Kebiasaan baru berlangsung, situasia dalam keadaan aman, tertib dan lancar”, jelas Desi lagi.

“Bhabinkamtibmas Polsek Tarusan akan terus melakukan pendampingan terhadap masyarakat binaannya agar kesulitan yang masyarakat hadapi dapat teratasi dengan cepat”, tutupnya.

Ns

HUT Bhayangkara ke 75, Polres Pasaman Dipenuhi Karangan Bunga

0

Pasaman, Investigasi — Karangan Bunga ucapan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-75, ‘banjiri’ halaman Mapolres Pasaman, hingga tumpah ke jalan raya

Deretan papan bunga yang terpajang rapi di Polres Pasaman itu, berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari unsur Forkopimda, instansi pemerintah, BUMN/BUMD, dan organisaai profesi, kepemudaan serta Ormas yang ada di Kabupaten Pasaman

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah menyampaikan ucapkan terima kasih atas atensi yang diberikan berbagai pihak di Hari Jadi Bhayangkara Negara ke 75, tahun ini.

“Kami atas nama Kepolisian Republik Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi semua pihak, telah ikut menyampaikan ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke 75,” ujar Kapolres Dedi Nur Andriansyah, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, ucapan dan doa yang diberikan kepada institusi Polri, akan dapat memotivasi pihak kepolisian untuk bekerja lebih baik lagi dan dipercaya, serta dicintai oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Pasaman, Rismainaldi didampingi Sekretaris dan Bendahara Budhi Hermawan dan Horizon, turut menyampaikan ucapan selamat HUT Bhayangkara ke-75 buat Kapolres Pasaman hingga ke jajaran Polsek dan Babinkamtibmas.

“Alhamdulillah, hubungan polisi dan masyarakat selama kepimpinan Bapak Dedi Nur Andriansyah selaku Kapolres Pasaman, terjalin dengan baik. Dan masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang telah diberikan Polres Pasaman,” ujar Rismainaldi.

Selain itu, PWI Pasaman menilai, Kapolres Dedi juga telah berhasil menunjukan kinerja positif institusi Polri, terutama dalam penanganan, pencegahan wabah pandemi virus corona atau Covid-19 di Pasaman.

“Kegiatan 1000 Vaksinasi yang digagas oleh Polres Pasaman beberapa hari lalu, saya kira sebuah novasi yang cukup luar biasa, karena mampu menggaet minat masyarakat serta organisasi kemasyarakatan lainnya untuk datang melakukan vaksinasi di Polres,” jelasnya.

Terakhir, PWI Pasaman mengucapkan selamat HUT Bhayangkara Ke-75, semoga diusia yang matang ini, Korps Bhayangkara semakin profesional, Kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif serta selalu berada digaris terdepan dalam mengayomi masyarakat.

“Kami atas nama Ketua PWI Kabupaten Pasaman beserta jajaran, mengucapkan selamat HUT Polri, terkhusus jajaran Kepolisian Resort Pasaman yang merakayan ulang tahunnya pada Kamis 1 Juli 2021, semoga ke depan selalu menciptakan suasana yang kondusif dan selalu bersinergitas bersama masyarakat di Pasaman,” timpal Herizon. (R)

Kejati Sumbar Berkunjung Ke Pasaman, Senior-Yunior Bertemu

0

PASAMAN, INVESTIGASI – “Pak Benny Utama ini senior Saya,” kata Anwarudin Sulistiyono
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, dalam sambutanya di Balairung Pusako Anak Nagari, kediaman Bupati Pasaman, Rabu (30/6).

Hal tersebut disampaikan Kajati Sumbar, lantaran Bupati Pasaman H. Benny Utama merupakan mantan jaksa aktif, dua angkatan diatas Anwarudin Sulistiyono.

Sejak dilantik di Kejagung RI akhir tahun 2020 lalu (8/12), Anwarudin mengawali tugasnya dengan melakukan konsolidasi internal bersama seluruh Kajari serta Kacabjari se-Sumtera Barat dan mengagendakan kunjungan kerja ke seluruh kejaksaan negeri di Ranah Minang.

Dikatakan, ia datang ke Sumbar dengan misi menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan di tengah masyarakat. Baginya, tidak ada lagi hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Terkait informasi jaksa ikut bermain proyek, Kejati menegaskan akan menindak tegas.

“Kalau ada jaksa di Sumatera Barat bermain proyek, lapor ke saya melalui Kejari, maka akan saya tindak sendiri,” kata Kejati, tegas.

Selain itu, sehubungan tender proyek di instansi pemerintah, Kejati mengingatkan kepada panitia lelang untuk tidak berpatokan pada tawaran terendah dalam menetapkan pemenang tender.

“Buat apa terlalu rendah, turun hingga diatas 20 persen, jika harga satuannya tidak wajar,” ingatnya.

Dijelaskannya, item harga satuan dibuat perencana mengacu pada harga barang dan jasa yang berlaku di suatu daerah lokasi pekerjaan.

“Semua sudah dihitung, termasuk persentase keuntungan. Nah, jika harga yang ditawar jauh dibawah harga yang berlalu, bagaimana kualitas pekerjaan itu nantinya,” ujar Kajati.

Disampaikan, kejaksaan adalah sebagai pengacara negara, mendukung, mengawal dan mendampingi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan tugas sebaiknya-baiknya.

Ia menjelaskan apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19, Kepala Kejaksaan Agung mengintruksikan kepada seluruh Kejati dan Kejari mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut bisa terwujud apabila pembangunan tetap berjalan terus meskipun masa pandemi, sepanjang protokol kesehatan COVID-19 tetap dijaga.

Bupati Pasaman H. Benny Utama dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Pemkab. Pasaman sudah melakukan kerjasama bantuan hukum dengan Kejaksaan Negeri Pasaman.

“Kita siap mewujudkan keterbukaan dan transparansi, menuju pemerintahan yang bersih dan akuntablel di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman,” ujar H. Benny Utama, bupati berkinerja tertinggi se-Indonesia tahun 2014 itu.

Kunjungan kerja perdana Kejati Sumbar di Kabupaten Pasaman, sekaligus silahturahmi dengan jajaran Forkopimda Pasaman.(***)

Rahman,S,Ip,MM Gantikan Drs.Misran,MPd Jadi Plt Kepala Disdukcapil Agam

0

Agam,Investigasi- Sekian lama menjabat sebagai kepala Disdukcapil Agam. Akhirnya Drs.Misran,MPd, melepaskannya jabatannya terhitung, Kamis,(1/7) besok karena akan memasuki masa pensiun.

Namun menjelang dilantiknya pejabat Kadisdukcapil Agam yang baru, hasil seleksi pejabat tinggi pratama Pemkab.Agam yang masih dalam proses seleksi oleh panitia seleksi (pansel), untuk sementara waktu posisi jabatan Kepala Disdukcapil Agam dijabat Rahman,S,Ip,MM, Asisten I Sekab.Agam.

Seperti diketahui, Rahman sendiri juga pernah menjabat sebagai kepala Disdukcapil Agam beberapa tahun lalu, sebelum menjabat kepala Badan Kesbangpol Agam dan kini menjabat Asisten I Sekab.Agam.

Pada Hari ini, Prosesi serah terima jabatan Kadisdukcapil Agam sudah digelar secara internal di kantor Disdukcapil Agam Rabu,(30/6) sore, dirangkai dengan acara perpisahan sederhana yang dilakukan jajaran keluarga Disdukcapil Agam Padang Baru, Lubukbasung tersebut.

Dalam keterangannya, Rahman,S,Ip,MM, Asisten I Sekab.Agam membenarkan, sesuai perintah bupati Agam, pihaknya ditunjuk menjabat pelaksana tugas Kadisdukcapil Agam sampai ada instruksi lebih lanjut dari pimpinan Pemkab.Agam tersebut.

Ditambahkan, Rabu sore dilakukan proses serah terima tugas, sesuai ketentuan yang digariskan, mengingat tugas dan tanggungjawab operasional di Disdukcapil dikenal khusus, karena berkait dengan administrasi kependudukan.

Selanjutnya Rahman, pihaknya sesuai instruksi bupati Agam akan melaksanakan tugas sampai ada petunjuk lebih lanjut, termasuk kemungkinan menjelang pelantikan pejabat baru kepala Disdukcapil Agam yang masih dalam proses seleksi.

(Daji)

Terima Kunjungan Kajati Sumbar, Bupati Pasaman Harapkan Hubungan Yang Solid

0

Pasaman,Investigasi-Kejaksaan merupakan lembaga yang berwenang sebagai pendamping dan pengawas pembangunan melalui TP4D. Namun kami juga mengharapkan bimbingan dan arahan dari Kajati Sumbar. Kedepannya kita harapkan hubungan kita lebih solid lagi, sehingga sinegritas antara Pemkab Pasaman dengan Kajari Pasaman serta rekan-rekan Forkompida yang lain akan lebih baik kedepannya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasaman H.Benny Utama saat menerima kunjungan kerja dan silahturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat DR.Anwarudin Sulistoyino, SH,M.Hum.

Dalam acara kunjungan kerja dan silahturahmi Kajati turut hadir, Forkompida, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD dan Jurnalis di Balerong Pusako Anak Nagari, Rabu (30/6).

Bupati Pasaman dalam sambutannya menambahkan, Kabupaten Pasaman merupakan salah satu Kabupaten di bagian wilayah Utara Sumatera Barat dengan luas wilayah 3.947.64 Km, dengan jumlah penduduk 301.328 jiwa, yang terdiri dari bermacam macam suku dan etnis dengan mata pencaharian yang pada umumnya petani.

Selanjutnya, Benny juga menyampaikan bahwa hubungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman dengan Kejaksaaan Negeri Pasaman telah terjalin dengan baik dan selalu bersinergi dalam melakukan upaya penegakan hukum, baik itu berupa pencegahan, pengawasan dan penindakan serta demi kelancaran proses pembangunan di Kabupaten Pasaman.

Lebih lanjut, Kajati DR. Anwarudin Sulistoyino,SH, M.Hum dalam kunjungan kerja dan silahturahmi dengan Bupati bersama jajaran SKPD menyampaikan, Kejaksaan sebagai jaksa Pengacara negara dan mendukung mengawal dan mendampingi ASN untuk menjalankan tugas dengan baik.

“Karena tupoksi Kejaksaaan disamping sebagai jaksa lembaga penuntut umum juga sebagai pengacara negara, sehingga harus bisa membantu berkontribusi pada pembangunan yang dilaksanakan Bupati dan jajarannya,”ujar Kajati.

Diakhir wawancara Kajati mengatakan dimasa Pandemi Covid-19, Kejaksaan Agung menginstruksikan pada seluruh Kajati dan Kajari untuk membantu mendukung pemulihan ekonomi nasional, itu terwujud apabila pembangunan tetap berjalan terus meskipun kita sedang pandemi yang penting protokol kesehatan harus kita jaga bersama.(R/Sc)

Setengah Jam Perjalanan, Kapal Mentawai Fast Berbalik Arah Ke Padang

0

Padang, Investigasi – Badai yang sangat kencang, menghambat pelayaran Kapal Mentawai Fast yang berangkat pada Selasa (29/06). Awalnya perjalanan dari Padang sekitar pukul 07.00 wib menuju pulau Mentawai Siberut masih aman. Namun Kapal Mentawai Fast berbalik arah menuju Padang setelah berlayar setengah jaman di sekitar Pulau Toran.

Kapal Mentawai Fast yang membawa penumpang sekitar seratus orang tersebut terpaksa balik arah. Dan semua penumpang di evakuasi dengan mengunakan dua armada mobil TNl AL menuju pelabuhan Muara Padang tempat semula dimana penumpang berangkat.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Syahbandar Muaro Padang Nazirwan menyatakan bahwa kapal di suruh berbalik arah, karena angin kencang dengan tiba-tiba dari utara. Sehingga untuk keamanan penumpng kapal tidak bisa melanjutkan perjalanannya ke Siberut”, ucap Nazirwan.

“Sebelumnya sudah sering juga terjadi angin kencang dengan tiba-tiba, kapal Ambu-ambu dan Gambolo juga pernah di tunda keberangkatanya karena angin kencang” lanjutnya.

“Untuk menjaga keselamatan penumpang kapal Mentawai Fast maka keberangkatan kapal di tunda hari Kamis tanggal 1 Juli 2021, bagi penumpang yang sudah membeli tiket nantinya dibolehkan naik kapal Mentawai Fast menuju Siberut” tutupnya. (Mebri)