Beranda blog Halaman 4894

Resmikan Gedung Tahfidzul Qur’an dan Perpustakaan Ambacang, Bupati Agam AWR Sampaikan Hal Ini

0
tahfidzul

Agam, Investigasi.news

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman resmikan pemakaian gedung tahfidzul Qur’an dan Perpustakaan Jorong Ambacang, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Sabtu (16/10).

Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita ini, dihadiri Kakan Kemenag Agam, Marjanis, anggota DPRD Agam, Syafrudin, Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra, Kabag Kesra Setdakab Agam, Surya Wendri, masyarakat baik di kampung maupun perantauan.

Menurut bupati, gedung yang diresmikan ini akan berikan dampak positif bagi masyarakat, terutama generasi dalam belajar hafidz dan meningkatkan minat baca.

“Kita ada program prioritas pengembangan tiga sektor pendidikan, salah satunya bidang agama, termasuk tahfidzul Qur’an ini,” ujarnya.

Dijelaskan, ke depan pihaknya akan berdayakan rumah tahfidz yang ada di Agam, dalam melahirkan para generasi yang hafidz dan hafidzah.

“Tentu harus ada perhatian khusus yang kita berikan. Kita rencanakan, 2022 bakal berikan tunjangan bagi guru dan pengelola rumah tahfidz ini,” terangnya.

Menurutnya, rumah tahfidz banyak di Agam yang akan diberdayakan untuk mendidik generasi agar jadi orang yang hafidz dan hafidzah, tentu harus ada dukungan dari pemerintah supaya apa dicita-citakan itu dapat terwujud.

“Jika ini tercapai, tentu banyak lahir generasi yang hafidz, sehingga akan membawa kebaikan bagi daerah, terutama nagari tempat mereka tinggal,” sebut bupati.

Dengan begitu, ia sampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Magek yang telah miliki gedung tahfidzul Qur’an ini, dengan harapan mendorong anak-anaknya untuk belajar tahfidz.

Sementara itu, panitia pembangunan, Alwais mengatakan, gedung berlantai dua itu dibangun dengan swadaya masyarakat, baik di kampung maupun perantauan.

“Pembangunan menelan biaya sekitar 149 juta lebih, dengan lama pengerjaan lebih kurang dua tahun,” terangnya.

Ia ucapkan terimakasih pada masyarakat baik di kampung maupun perantauan, yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membangun gedung ini.

“Semoga adanya gedung ini, Nagari Magek khususnya Jorong Ambacang ke depan banyak melahirkan para hafidz dan hafidzah,” harapnya. (Daji)

Buka Workshop PGRI Sumbar, Wabup Pasaman Ingatkan Guru Agar Tingkatkan Kompetensi

0
Workshop

Pasaman, Investigasi.news

Wakil Bupati Kabupaten Pasaman Sabar AS membuka secara resmi acara Workshop Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Barat yang diselenggarakan di Gedung Kogusda Lubuk Sikaping, dalam sambutannya ia mengapresiasi upaya yang dilakukan PGRI dalam meningkatkan kompetensi pengajar pada masa pandemi covid-19,Sabtu(16/10).

“Hampir dua tahun pandemi melanda dunia dan hampir dua tahun pula anak-anak didik kita belajar dengan keterbatasan, ini merupakan hal baru bagi peserta didik maupun guru dan berbagai pihak mencoba untuk mengatasi kendala-kendala yang ada salah satunya dengan memberikan pelatihan kepada guru dan alhamdulillah PGRI turut seta, memberikan kontribusi dalam peningkatkan kapasitas guru”ungkapnya.

Selanjutnya ia juga menjelaskan RPJMD kabupaten Pasaman 2021-2026 dimana salah satunya yaitu Pasaman Cerdas.

“Program Pasaman Cerdas sejatinya sangat membutuhkan peran berkualitas dari semua pihak terutama dari teman-teman guru, agar teman-teman guru bisa memberikan kontribusi positif dan berkualitas tentunya kompetensi para guru juga mesti mumpuni,”tuturnya.

Diakhir sambutannya Sabar AS berpesan kepada para guru yang mengikuti workshop agar memanfaatkan acara tersebut sebaik mungkin.

“Terakhir, saya mengingatkan kepada kawan-kawan peserta workshop agar mempergunakan kesempatan yang baik ini untuk meningkatkan kemampuan mengajar. Kemampuan itu pada gilirannya akan dirasakan manfaatnya oleh anak-anak didik kita dikelas, mari ikuti kegiatan ini dengan serius, penuh semangat dan gembira,”tutupnya.

Ris

Uang Konsinyasi Tidak Ada, Osmiati Tutup Akses Jalan

0
uang

Buayan, investigasi.news

Imbas belum dibayarkannya Uang Ganti Rugi lahan untuk pembangunan Jalan Tol, akhirnya Osmiati tutup akses jalan masuk kelokasi pengerjaan proyek. Informasi yang dihimpun dari Lawyer Osmiati, Joni Sudirman, SH mengatakan, kliennya merupakan salah satu penerima Uang Ganti Rugi (UGR) lahan pembangunan jalan tol tepatnya di Korong Simpang Buayan, Kanagarian Buayan, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Namun hingga kini kliennya belum menerima UGR tersebut lantaran menurut pihak Panitia Pengadaan Lahan dan BPN sedang Konsinyasi di pengadilan. “Klien saya merupakan salah satu pemegang Nis yang termasuk penerima Uang Ganti Rugi lahan untuk pembangunan jalan Tol.

Memang diakui, klien saya pada waktu itu sedang bermasalah dengan keluarga besarnya, setelah dilakukan upaya penyelesaian dan akhirnya klien saya sudah berdamai dengan keluarga besarnya. Setelah itu, klien saya an. Osmiati membawa rekomendasi ke kantor pengadilan dengan tujuan untuk pencairan uang UGR nya sebesar kurang lebih Rp. 2,3 Miliar, namun alangkah terkejut nya setelah di kantor pengadilan, pihak pengadilan mengatakan uang UGR tersebut tidak ada di titip di pengadilan” kata Joni Sudirman heran.

Setelah itu klien saya mendatangi kantor PUPR dan menemui ibu siska, katanya uang tersebut ditarik lagi dengan alasan masih dalam perkara, padahal kesepakatan damai sudah ada antara klien saya dengan keluarga, sebab kalau itu ada kesepakatan tentu surat rekomendasi dari pihak BPN Padang Pariaman tidak dikeluarkan” terangnya heran.

Dengan berbelit seperti itu akhirnya diputuskan untuk mendatangi kantor kanwil pertanyaan sumbar, didapat penjelasan dari sana, katanya akan segera diproses, sedangkan klien saya sudah melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan untuk pencairan, kalau seperti ini wajar saja pihak kami menduga ada sesuatu yang terjadi ke pihak Panitia Pengadaan Lahan PUPR dengan BPN” sentilnya.

Untuk itu saya selaku lowyernya ibu Osmiati memutuskan untuk menutup sementara akses jalan yang melalui lahan klien saya sampai Uang Ganti Rugi klien saya dibayarkan” timpalnya.

Terpisah Panitia Pengadaan lahan Siska dihubungi ponsel nya tidak menjawab hingga berita ini diturunkan. Km

Diduga Korupsi, 5 Anggota Pejabat Di Muba Diamankan KPK

0
5

Muba, Investigasi.news

Operasi Senyap KPK akhir tahun 2021 sangat memuaskan, KPK berhasil amankan 5 pejabat kab.muba di duga korupsi berjemaah. Dengan kejelihan kerja KPK anti korupsi, jelas angka kemiskinan akan berkurang, kebiasaan otak pelaku koruptor dapat epek jera. Masyarakat di Kab. Muba. sangat berterimakasih, pada organinasi anti korupsi yaitu KPK, yang mana telah kedua kalinya membekuk pelaku koruptor pejabat muba.

Adapun uraian kronologis OTT pada jumat malam (15/10/2021) 5 diantara pejabat muba berinisial DRA,,FR,,HM,,EU,,IF di duga melakukan tindak pidana korupsi aset muba dengan cara modus membengkakkan anggaran (mar-up) di setiap kegiatan pekerjaan dinas. Dengan dua motif, kegiatan fisik & pengadaan

“Untuk saat ini pihak media Lintas Sektor,belum dapat info dari hasil penyidik KPK, adapun keterangan sementara dari PLT juru bicara KPK ALI PIKRI.masi dalam pengembangan proses penyidik “ungkapnya.

Desakan masyarakat meminta info ketentuan proses hukum otak pelaku koruptor pejabat muba.Kami pihak media Akan terus memantau proses penyidik KPK. untuk di tanyakan edisi selanjutnya.

(Mira)

Hadiri Muskablub PMI, Diwakili Plh Sekda, Bupati Sampaikan Pentingnya Kualitas PMI

0
bupati

Agam, Investigasi.news

Bupati Agam diwakili Plh Sekda Ir. Jetson menghadiri Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) PMI Agam, di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Kamis (14/10)

Plt Ketua PMI Agam, Musriza, S.H mengatakan, bahwa Muskablub PMI digelar karena mundurnya Ketua PMI Agam periode 2017-2022.
“Muskablub ini merupakan realisasi atas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PMI karena mundurnya ketua PMI Kabupaten Agam 2017-2022,” katanya.

Muskablub tersebut turut dihadiri Ketua PMI Provinsi Sumbar Drs. Aristo Munandar, Kepala Markas PMI Sumbar, Hidayatullah Irwan, S.Kom. Dalam sambutannya Bupati Agam menekankan bahwa muskablub merupakan momentum penting untuk memilih ketua PMI yang terbaik.

“Pemilihan Ketua PMI Agam 2021-2026 harus mempedomani kriteria dan rekam jejak termasuk kiprah dalam kegiatan kepalangmerahan,” ujarnya.

Lebih lanjut bupati menegaskan bahwa Agam berada pada kondisi geografis dengan potensi kebencanaan yang tinggi, sehingga PMI perlu meningkatkan kualitas relawan.

“Agam seperti etalase bencana. Kita punya laut, gunung, danau serta lembah yang menjadi potensi bencana. Untuk itu PMI perlu meningkatkan kapasitas dan kemampuan relawan,” katanya. (Daji)

Tim Penggerak PKK Kota Solok Ikuti Bimbingan Teknis

0

Kota Solok. Investigasi.News

Untuk meningkatkan wawasan yang dimilikinya, serta demi kelancarannya dalam mengimplementasikan tugas dan fungsinya ditengah masyarakat, seluruh TP-PKK beserta kadernya, diberikan bimbingan teknis (Teknis).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi tersebut, dibuka oleh wakil walikota Solok, Dr Ramadhani Kirana Putra, Jumat, 15 Oktober 2021, dikediaman resmi orang nomor dua dikota tersebut.

Turut hadi dalam pembukaan itu, kepala dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pemerintah Solok, Delfianto, serta wakil ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, dr. Fitria Amalia Audy, Sp.KK, M.Kes.

Dalam paparan yang disampaikannya, Ramdhani mengharapkan, Bintek yang dilaksanakan itu, nantinya dapat meningkatkan kinerja TP PKK kota Solok berserta kadernya, dalam keikut sertaannya mengayomi masyarakat daerah setempat.

Berdasarkan dari pada itu, seluruh peserta harus mengikuti kegiatan dengan baik dan serius, ungkap wakil walikota Solok.

Disela kesempatannya itu, Ramadhani Kirana Putra juga mengakui peranan yang telah yang implementasikan oleh TP PKK kota Solok dan kadernya, dan dijatakannya, 10 Program pokok PKK dapat dijalankan dengan maksimal.

Dan selain itu, wakil walikota Solok juga mengapresiasi TP-PKK atas keikut sertaannya dalam penanganan virus Corona, baik dilakukan sebagai edukator maupun sebagai motifator yang berbentuk dukungan atas kebijakan perintah daerah.

Dari data yang dirangkum media ini, Bimtek untuk TP-PKK kota Solok beserta kadernya, akan dilansungkan selama tiga hari, yakni dimulai pada Jumat, 15 Oktober 2021, sementara ketua PKK kota Solok sebagai pelaksana kegiatan mendatangkan Nara sumber dari TP-PKK provinsi Sumatera Barat.

(Gia)

Armada Food Bus – ACT Segera Beraksi Di Kota Solok

0
act

Kota Solok. Investigasi.News

Armada Food Bus Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang memiliki komponen dapur ala hotel bintang lima, segera beraksi dikota Solok dan sekitarnya, untuk membagikan makanan bergizi dan bernutrisi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lunching Event Humanity Food Bus – (ACT) dilansungkan oleh wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, Jumat,15 Oktober 2021, di halaman Majid Agung Al Muksinin kota Solok.

Pasca Lounching dilakukan, kepada media ini Ramadhani menerangkan, ACT meluncurkan armada pangan terbaru yakni Humanity Food Bos, yang nantinya akan berkeliling membagikan makanan lezat bergizi dan bernutrisi secara gratis.

Food bus berukuran 12 meter, pada bagian dapur memiliki panjang 2,5 meter yang didekor ala hotel bintang lima. Humanity Food Bos juga dilengkapi dengan teknologi yang mampu menyerap panas, sehingga koki merasa nyaman dan adem dalam menjalankan tugasnya.

” Food Bus menjadi yang pertama di Indonesia bahkan dunia untuk mobile Kitchen yang memiliki dapur ala hotel bintang lima, dan akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menangani kerawanan sosial dan kerawanan bencana ” ungkap wakil walikota Solok.

Disela kesempatannya itu Ramadhani Kirana Putra juga mengatakan bahwa, keberadaan Humanity Food Bus-ACT memiliki harga mati untuk diapresiasi dan mendapatkan dukungan dari seluruh kalangan yang ada.

Gerakan yang sangat luar biasa dan penuh ke ihklasan yang dikemasnya itu, akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi pada kondisi saat ini, Pandemi yang disebabkan oleh virus Corona telah menggerogoti perekonomian secara merata.

” Kehadiran Food Bus – ACT ditengah duka masyarakat menjadi aksi yang tepat dan sangat luar biasa ” ungkap wakil walikota Solok mengakhiri.

(Gia)

Mushalla Darussalam Naik Status Menjadi Masjid Darussalam

0
mushalla

Kota Solok. Investigasi.News

Setelah berdiri lebih kurang selama 35 tahun, akhirnya Mushalla Darussalam Naik Status menjadi Masjid Darussalam, dan sekarang ini rumah Allah itu telah tercatat menjadi Masjid ke 69 di kota Solok.

Lahan tempat berdirinya Mushala Darussalam didapatkan dari waqaf salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, sementara itu pembangunannya dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 1986 silam.

Dan tepatnya pada Jumat, 15 Oktober 2021, Mushalla Darussalam yang terletak di kawasan Biruhun, kelurahan Simpang Rumbio, kecamatan Lubuk Sikarah, kota Solok, diresmikan menjadi Masjid Darussalam.

Peresmian dilakukan oleh wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, dan dihadiri oleh kepala Kemenag Kota Solok, anggota DPRD kota Solok, Yoserizal dari Partai Nasdem, Rusnaldi dari Partai Hanura, serta tiga orang anggota legislatif lainnya.

Dalam sambutan yang disampaikannya, wakil walikota Solok mengapresiasi masyarakat setempat, atas upaya mendirikan tempat ibadah tersebut.

Dan dikatakannya, tempat ibadah seperti Masjid ataupun Mushola merupakan kebutuhan Krusial umat Islam yang wajib untuk dipenuhi.

Lebih jauh Ramadhani menyampaikan, Masjid Darussalam untuk kedepannya akan menerima anggaran dari APBD setempat, baik untuk pembangunannya maupun untuk memenuhi fasilitas dan kebutuhan lainnya, seperti honor Marbut atau penjaga Masjid.

Untuk memberikan kenyamanan kepada para jamaah, serta untuk memproduktifkan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan agama bagi generasi penerus, dibutuhkan manajement dan sistim yang tertata.

Berdasarkan dari pada itu, diharapkannya pengurus Masjid Drussalam kota Solok, untuk mengakomodir seluruh sistim atau manajement yang dibutuhkan tersebut.

” Apa yang telah dilakukan masyarakat dan pihak lainnya untuk membangun rumah Allah ini, akan terus tercatat sebagai amal disetiap jamaah melakukan ibdah di Masjid Darussalam kota Solok ” ungkap wakil walikota Solok mengakhiri.

(Gia)

Ini Upaya Legislator Kota Solok Dalam Mempertahankan Khazanah Budaya

0
budaya


Kota Solok. Investigasi.News

Mempertahankan serta melestarikan Tradisi dan Khazanah budaya yang menopang ajaran dan syiar agama, sehingga budaya dapat menjadi bagian dari infrastruktur agama, menjadi tanggung jawab masyarakat adat yang berbudaya.

Seperti yang terus dilakukan oleh masyarakat kota Solok, dipimpin oleh pemangku jabatan yang ada, sampai saat ini masih tetap mempertahankan tradisi dari leluhurnya. Salah satunya memanjadkan do’a, dan berjalan mengelilingi hamparan persawahan sambil membaca Shalawat Nabi.

Tradisi ini dinamakan ritual Tolak Bala, dilakukan untuk mengusir hama atau wabah penyakit tanaman, serta untuk meningkatkan hasil panen masyarakat.

Ritual Tolak Bala yang dilakukan satu kali dalam setahun itu, juga merupakan wujud atau bentuk ungkapan dari rasa Syukur atas segala Nikmat yang telah Allah berikan.

Budaya yang tetap terjaga itu, dalam pelaksanaannya dipandu oleh salah seorang ulama, dan diikuti oleh puluhan masyarakat petani, serta masyarakat lainnya tampa membedakan status sosial yang dimilikinya.

Seperti yang dilaksanakan pada Kamis, 14 Oktober 2021, di sepanjang hamparan persawahan KTK. Tolak Bala turut diikiuti oleh ketua DPRD kota Solok, Hj.Nurnisma, ketua LKAAM, serta ketua Bundo Kanduang kota Solok, sementara itu Tolak Bala diselenggarakan oleh Yoserizal, yang merupakan salah seorang Legislator kota Solok, dan sekaligus mengetuai Partai Nasdem di kota setempat.

Dari keterangan yang disampaikan Legislator itu, sebagai masyarakat adat yang berbudaya, berkewajiban untuk menjaga dan melestarikannya, sehingga nilai nilai itu tetap eksis ditengah kehidupan masyarakat.

Keberhasilan suatu bangsa, Suku, atau daerah, juga dipandang dari kemampuannya merawat karakter yang beraneka ragam, dan menjadi ciri khas atau keunitkan yang dimiliki oleh bangsa, Suku, atau daerah itu sendiri. Dan itulah yang disebut nilai nilai dalam kehidupan yang diwariskan secara turun temurun.

Dan menurut ketua Partai Nasdem kota Solok tersebut, karakter yang beraneka ragam itu, harus dapat dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa, sehingga menjadi suatu kekuatan yang utuh.

Sementara itu nada serupa juga disampaikan oleh ketua DPRD kota Solok, menurut Hj.Nurnisma, masyarakat adat yang berbudaya adalah, Komunitas yang harus menjaga nilai nilai budaya secara turun temurun.

Dan selain itu dikatakannya, masyarakat adat merupakan masyarakat yang hidup dalam suatu wilayah yang memiliki leluhur yang sama, dan untuk menghormati dan menghargai jasa para leluhur itu, kita berkewajiban menjaga dan terus melestarikan tradisi yang telah menjadi aset budaya tersebut.

Apa yang telah digerakan oleh masyarakat tersebut, wajib didukung dan mendapat perhatian dari pemerintahan setempat, sebab kegiatan itu merupakan bagian dari tupoksi pimpinan daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan, ungkap ketua DPRD kota Solok mengakhiri.

(Gia)

Webinar Kepariwisataan Pasaman, Benny Utama Diskusi Dengan Sandiaga Uno

0
webinar


Pasaman, Investigasi.news

Bupati Pasaman H. Benny Utama paparkan program kepariwisataan Kabupaten Pasaman kepada Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam diskusi Webinar, Rabu (13/10) malam.

Menurut Bupati Benny Utama, program pengembangan Pariwisata merupakan salah satu prioritas arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pasaman, yang telah dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

“Banyak objek wisata potensial yang bisa dikembangkan di daerah ini. Mulai dari objek wisata sejarah, wisata religi, wisata budaya, wisata alam serta wisata edukasi, dan kulinernya,” terangnya.

Artinya, lanjut bupati, jika pengelolaannya dilakukan sungguh-sungguh dan terintegrasi, dengan konsep kawasan wisata terpadu, maka Kabupaten Pasaman sebagai daerah Tujuan Wisata, bukan mustahil, akan dapat diwujudkan.

Selaku pemateri tunggal dalam webinar bersama Menteri Sandiaga Uno, Bupati Benny Utama menjelaskan secara rinci arah kebijakan pembangunan kepariwisataan Kabupaten Pasaman.

Disebutkan, ada 13 sasaran utama yang ingin dicapai, diantranya menciptakan daerah Bonjol sebagai kawasan wisata terpadu berskala nasional, dan peningkatan manajemen dan pelayanan sektor pariwisata.

Selain itu, melalui dinas terkait, Pemkab Pasaman akan memberdayakan potensi dan kapasitas masyarakat lokal dalam pengembangan kepariwisataan, sekaligus meningkatkan SDM pelaku pariwisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Selanjutnya, jelas bupati, integrasi pariwisata dan ekonomi kreatif dan sinergi promosi investasi di bidang pariwisata dengan sektor terkait di dalam dan luar negeri, akan ditingkatkan.

Dan, Pemkab Pasaman juga memprogramkan peningkatkan sarana dan prasarana kepariwisataan, sembari meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata berbasis digital.

Untuk program pendukung, seperti pengembangan usaha ekonomi kreatif dan menciptakan wirausaha muda mandiri, termasuk menciptakan produk unggulan sebagai brand Kabupaten Pasaman, juga dilaksanakan secara terpadu.

“Khusus wisata lokal bagi masyarakat Kabupaten Pasaman, tetap didorong agar bisa seiring sejalan, tumbuh maju dan berkembang,” ujar bupati.

Menteri Sandiaga Uno secara langsung mengapresiasi dan menyambut baik upaya yang tengah dilakukan Pemkab Pasaman.

“Kementerian Parekraf mendukung penuh Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam melakukan terobosan di bidang Pariwisata,” ujar ‘Mas Sandi’.

Berbagai program nasional kepariwisataan yang tengah dilaksanakan, dijelaskan Menparekraf dalam diskusi online tersebut, ditambah keterangan teknis oleh empat orang deputy menteri parekraf, sesuai bidang tugasnya masing-masing.

Webinar kepariwisataan Pasaman berlansung menarik, apalagi para perantau dan masyarakat Pasaman turut menyampaikan sejumlah gagasan dan masukan terkait pengembangan pariwisata Pasaman, melalui situs web di akun medsos masing-masing.

Hadir menyaksikan langsung webinar di balairung rumah dinas Bupati Pasaman malam itu, Forkopimda, wakil Bupati Pasaman, pimpinan OPD, dan pemerhati wisata Pasaman.

Tampil sebagai moderator, Rektor Universitas Ekasakti, DR. Otong Rosadi, SH. MH.

(Ris/B)