Beranda blog Halaman 4913

Komunitas Kicau Mania Dukung Gebyar Vaksin Polres Solokkota

0


Kota Solok, Investigasi

Dalam rangka menggalakan program Nasional terhadap Vaksinasi Covit 19 untuk Masyarakat. tepatnya Rabu 22/9 bertempat di Gor Pemko Solok kelurahan Tanjung Paku Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, Polres Solokkota memberikan Pelayanan Vaksin Gratis melalui Program Aksi nyata “Gebyar Vaksin Covit 19”.

Kegiatan tersebut sangat di minati oleh masyarakat bahkan sampai di tingkat Komunitas yang ada di wilayah kota Solok Seperti Komunitas Kicau Mania Kota Solok yang seluruh anggotanya telah di Vaksin, Weri selaku Koordinator Komunitas Kicau Mania Kota Solok sangat antusias dan merasa bangga atas kegiatan Vaksin Gratis yang bertemakan Gebyar Vaksin ini, Secara otomatis masyarakat kita sedikitnya terbantu dengan adanya program ini, lagi pula informasi terhadap Pencegahan dini terhadap virus covit bisa di peroleh masyarakat.

Kami selaku Komunitas Kicau Mania Kota Solok mendukung sekali adanya kegiatan ini dan berharap kegiatan ini tetap berlangsung agar resiko warga terkena dampak dari virus ini semakin kurang dan turun, Katanya.

Sementara mengenai Anggota Komunitas yang belum di Vaksin Weri menyatakan Hingga saat ini semua Anggota Kami yang tergabung dalam Komunitas Kicau Mania sudah di Vaksin dan kami juga menghimbau kepada masyarakat mari bersama kita manfaatkan program polres solokkota ini demi Kesehatan kita bersama katanya.

Sementara Hingga saat ini menurut Kapolres Solokkota AKBP.Feri Suwandi.SIk. melalui Kasat Intel Iptu Jufrinaldi.SH. menyampaikan Alhamdulillah hingga saat ini kegiatan Vaksin Gratis yang kita lakukan sangat diminati masyarakat buktinya, hingga hari ini peminat Gebyar Vaksin Gratis kita hampir mendekati angka seribu dan itu artinya masyarakat sangat membutuhkan Vaksin dan begitu pula terhadap informasi pencegahan terhadap Virus Corona ini. Dan kami jajaran Polres Solokkota selalu menyuarakan dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi yang kami sediakan ini.

Mumpung Vaksin kami masih tersedia dan bagainanapun vaksin ini terbatas sekali jumlahnya, maka dari itu kami mengajak masyarakat mari bersama kita jaga kesehatan diri melalui vaksinasi. tutupnya. ( Bram)

Jakop Saguruk blak-blakan, Perjalanan Dinas Sekwan DPRD Mentawai Sampai Empat Kali Seminggu

0
sekwan

Mentawai, Investigasi.News

Sekwan DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Halomoan Pardede, sering melaksanakan perjalanan dinas keluar Mentawai sampai empat kali seminggu. Jakop Saguruk Wakil Ketua II DPRD Mentawai angkat bicara masalah seringnya Sekwan DPRD Mentawai melakukan perjalanan dinas keluar Mentawai. “Itu sangat luar biasa, sampai empat kali seminggu, saya saja tidak akan bisa seperti itu”, ujarnya sewaktu wawancara di hotel Basko Padang Selasa (21/09/2021).

“Hari Senin dari Padang berangkat jam tujuh pagi baru sampai di Mentawai jam setengah sebelas siang, masuk kerja kantor di DPRD jam sebelas siang, jam setengah tiga udah naik kapal lagi menuju Padang, itu adalah korupsi waktu yang besar dilakukan oleh Sekwan DPRD Mentawai”, tutur Yakop.

Sementara itu , Pardede menyatakan, “Kita ke Padang melaksanakan pendampingan, dalam melaksanakan tugas, dan seperti staf staf yang lainnya juga melakukan pendampingan”.

Pardede juga membantah bahwa tidak benar dia melakukan perjalanan dinas empat kali seminggu. “Dalam satu minggu itu empat hari perjalanan dinas, itu sudah perbub/aturan dari Bupati Mentawai” kata Pardede.

(Mebri)

Deni Nofri Pudung; Pemerintah Harus Mampu Menggali Sumber Pendapatan Daerah

0


Kota Solok. Investigasi.News

Dalam menyelenggarakan pemerintahan, walikota Solok bersama SKPD yang ada, harus mampu menggali sumber sumber pendapatan daerah, baik itu didapatkan dari memberdayakan potensi lokal yang ada, maupun sumber pendapatan yang bisa didapatkan dari luar daerah.

Ungkapan itu disampaikan juru bicara Fraksi Solok Bersatu (F-SB) DPRD kota Solok, Deni Nofri Pudung disela membacakan pandangan umum fraksi tersebut terhadap penjelasan walikota Solok terkait Ranperda perubahan APBD 2021, Senin, 20 September 2021, di DPRD kota Solok.

Menurut F-SB, Ranperda indentik dengan belanja daerah, dan prinsip dasar dalam menyusun belanja tersebut adalah aliran dana atau ketersedian anggaran yang ada, berdasarkan dari pada itu, melahirkan sumber pendapatan daerah harus menjadi kegiatan perioritas dalam menyelenggarakan pemerintahan.

Terkait penjelasan Ranperda perubahan tahun anggaran 2021 yang telah disampaikan walikota Solok, pada prinsipnya F-SB dapat memahami, namun diharapkannya, hasilnya dapat menjadi tolak ukur dalam melaksanakan pembangunan yang pro rakyat dan berkolerasi dengan RPJMD serta RPJP kota Solok.

Disela kesempatannya itu, politisi yang terlahir dari Partai Demokrat tersebut, juga menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan walikota Solok terkait pemindahan anggaran pembelian mobil dinas walikota Solok ke Baitul Mal Wa Tanwil ( Bantuan Koperasi Masjid yang telah memiliki Badan Hukum).

Pandangan umum F-SB juga merekomendasikan SKPD terkait, agar tepat waktu dalam menyalurkan bantuan untuk masyarakat.

Tentang akan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka, F-SB sangat mendukung, namun harus berdasarkan surat edaran walikota Solok Nomor : 420/899/DDIK-SE-KP-2021 tanggal 16 September 2021 tentang Pelaksanaan Pembelajaran tatap muka di PAUD/TK/RA, SD/ MI, SMP/MTS, SMA/SMK, dan SLB yang menyatakan bahwa siswa dan siswi wajib di vaksin.

Dalam melaksanakan vaksinasi untuk para pelajar, F-SB meminta pemerintah daerah setempat melalui OPD terkait, agar terlebih dahulu mensosialisasikannya, agar proses vaksinasi berjalan lancar dan tepat sasaran, serta tidak menimbulkan pro-kontra terhadap pradigma masyarakat terkait program tersebut.

(Gia Wiranda)

JPU Tuntut Ringan Dua Terdakwa Pemalsu Surat Di PN Jakbar, Kuasa Hukum Djap Njit Fong Kecewa

0
tuntut


Jakarta, Investigasi.news

Djap Njit Fong melalui penasihat hukumnya Darmon Sipahutar, mengaku kecewa dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua orang terdakwa Phe Susilawati dan Tjhai Nam Liung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Senin (20/9/2021).

Dalam tuntutannya, meski menyatakan kedua terdakwa bersalah melanggar pasal 263 ayat (2), namun JPU hanya menuntut hukuman selama 3 tahun penjara.

“Kita sangat keberatan terkait dengan ringannya tuntutan JPU M.Kurniawan SH, padahal barang bukti berupa Akta Jual beli yang dipergunakan untuk melakukan jual beli rumah tersebut tidak dilakukan penyitaan, dimana pembeli atas nama Anthony Kifli sudah menjual lagi kepada orang lain yang bernama Ronny Kurniawan,” kata Darmon, dalam keterangannya kepada wartawan, usai sidang.

Kendati demikian, Advokat yang dikenal vokal ini berharap Majelis Hakim dapat menjatuhkan putusan maksimal terhadap kedua terdakwa.

“Kami sebagai kuasa hukum korban juga berharap Majelis Hakim menyatakan agar Akta Jual Beli yang diduga hasil kejahatannya kedua terdakwa tidak memiliki kekuatan hukum,” harap Advokat dari Law Firm “Darmon, Parisman, Jhon & Partners” ini.

“Kami akan terus berjuang untuk memperoleh keadilan, dimana klien kami sangat dirugikan dalam perkara yang perjalanan penuh lika liku. Semoga Majelis Hakim dapat objektif dalam memutus perkara ini,” sambung Darmon, yang juga Ketua Umum DPP LSM Masyarakat Anti Korupsi (MAK).

Dalam perkara ini, kedua terdakwa Phe Susilawati dan Tjhai Nam Liung menjadi pesakitan di PN Jakarta Barat terkait dugaan menggunakan surat palsu atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akta otentik.

Keduanya dilaporkan oleh Djap Njit Fong di Polres Metro Jakarta Barat dengan Laporan Polisi No: LP/570/VI/2020/PMJ/Res Jakbar, tanggal 3 Juni 2020.

Sementara itu, baik JPU maupun kuasa hukum kedua terdakwa belum dapat dikonfirmasi.(rel/RT)

Irwan Fikri Buka Pelatihan Digitalisasi

0

Agam, Investigasi.news

Akhir-akhir ini, Disparpora Agam gencar melakukan pelatihan untuk desa wisata, pokdarwis, homestay, pemandu dan unsur lainnya, sehingga perlu usaha memasarkan dan membranding.

Hal tersebut dilakukan karena Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah minta pengelola pariwisata melek teknologi informasi dalam memasarkan produk pariwisata.

Agar memasarkan produk wisata secara digital, tentu akan mengusung perbaikan pemasaran yang selama ini masih apa adanya.

“Apalagi di era digital saat ini banyak mengusung inovasi teknologi, serta konten kreatif sebagai unsur utama pemasaran pariwisata,” ujar Irwan Fikri saat buka pelatihan digitalisasi, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Senin (20/9/2021).

“Branding terhadap pariwisata sangat penting, karena pariwisata diidentikkan dengan visualisasi, narasi dan persepsi,” sebutnya.

Dengan begitu, pariwisata tidak cukup dengan mempersiapkan fisik produk saja, karena membangun pariwisata harus dengan pencitraan yang cukup. Jika kurang tentu manfaat optimalnya juga sulit diharapkan.

“Kini kita ingin strategi pemasaran pariwisata yang kreatif berdasar pada peran digitalisasi, tidak mungkin lagi kita hanya gunakan cara lama untuk memasarkannya,” sebutnya.

Diyakininya, semua pelaku pariwisata di Kabupaten Agam miliki media sosial, yang dapat dimanfaatkan sebagai media pemasaran produk wisata dan lainnya.

Tidak hanya itu, pengelola pariwisata juga harus bisa beradaptasi seiring kecepatan perkembangan teknologi informasi, yang searah dengan kemajuan zaman saat ini, sebab pemasaran pariwisata harus didukung oleh kekuatan digital. (Aji)

Bupati Pessel Rusma Yul Anwar Serahkan Santunan Dari BPJS Ketenagakerjaan

0

Painan, Investigasi.news

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, menyerakan santunan dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Padang senilai Rp549 juta pada apel gabungan di halaman kantor bupati setempat, Senin (20/09).

“Penyerahan santunan ini merupakan bukti bahwa perlindungan bagi pekerja penting,” kata Rusma usai kegiatan tersebut, di Painan.

Ia menyebutkan, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi kepada pekerja oleh karena itu dibutuhkan berbagai persiapan, salah satunya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kendati ada iuran bulanan yang menjadi kewajiban, namun jika terjadi musibah maka status kepesertaan akan sangat membantu,” ungkapnya.

Terkait hal itu, ia mendorong seluruh ASN di kabupaten setempat menyosialisasikan keuntungan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Sosialisasi tidak hanya bagi mereka yang bekerja secara mandiri, namun juga kepada pemberi kerja sehingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa merata di Pesisir Selatan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, kepada kepala perangkat daerah juga mesti memikirkan agar para honorer di lingkungan kerjanya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Tetty Widayantie, menyebut, santunan yang diserahkan oleh bupati tersebut diterima oleh delapan ahli waris, dua orang tenaga kerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja, dan enam orang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.

Dua orang tenaga kerja yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja itu adalah Yandri Idria, diterima oleh ahli warisnya, Media Novita Sari dengan total santunan sebesar Rp142 juta serta beasiswa sebesar Rp3 juta per tahun, dan Syahrudin diterima oleh ahli warisnya, Murni sebesar Rp142 juta serta beasiswa Rp12 juta per tahun.

Selanjutnya, enam orang yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja adalah Elfita, dan santunan diterima oleh ahli warisnya, Hendri sebesar Rp48, 244.000, serta beasiswa Rp2 juta per tahun, Ermasdi diterima ahli warisnya Mayunis Rp42 juta, Syafril santunan diterima oleh ahli warisnya Yarmaneli sebesar Rp42 juta.

Berikutnya, Dahlion diterima oleh ahli warisnya, Endriyeni sebesar Rp54 juta serta beasiswa Rp12 juta per tahun, Yursal diterima oleh ahli warisnya, Musniati Rp46.561.000,- dan Hasan Basri diterima oleh ahli warisnya Rukmawati Rp42 juta, dan beasiswa Rp3 juta per tahun.

Anggota DPRD Pesisir Selatan, Novermal Yuska yang menyaksikan penyerahan santunan mengaku mendukung dan mengapresiasi arahan bupati setempat akan pentingnya perlindungan bagi pekerja.

Ia juga berharap agar seluruh pegawai non PNS juga dilindungi dengan program BPJS Kesehatan. Dengan demikian, ketika mereka sakit ada pelayanan dari BPJS Kesehatan, dan ketika mereka kecelakaan kerja ada program BPJS Ketenagakerjaan yang menanggung semua biaya pengobatan, dan ada santunan kecacatan kalau mereka cacat atau meninggal dunia.

“Soal regulasi dan persiapan anggaran merupakan pekerjaan rumah kita bersama yakni eksekutif dan legislatif,” katanya lagi.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Unit Pesisir Selatan Zul Qifli menyebutkan peserta BPJS Ketenagakerjaan secara umum terdiri dari pekerja bukan penerima Upah, dan penerima upah, kendati demikian tidak ada perbedaan dalam pelayanan terhadap mereka.

Masing-masing peserta bisa menikmati tiga program BPJS Ketenagakerjaan mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua.

Bagi pekerja bukan penerima upah khusus jaminan kematian mereka dibebankan iuran Rp6.800 per bulan, sementara jaminan kecelakaan kerja dibebankan iuran Rp10.000, dan jaminan hari tua Rp20.000.

Jaminan kecelakaan kerja akan memberikan peserta kompensasi dan rehabilitasi jika mengalami kecelakaan kerja baik pada saat berangkat, sesaat ataupun pulang bekerja.

Sementara jaminan kematian akan diberikan kepada ahli waris peserta, jika ia meninggal dunia namun bukan karena kecelakaan kerja yang mencakup santunan kematian Rp20 juta, santunan berkala dengan total Rp12 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, dan beasiswa pendidikan kepada anaknya maksimal dua orang anak sebesar Rp1,5 juta per tahun untuk pendidikan TK/SD sederajat, Rp2 juta per tahun untuk pendidikan SMP sederajat, Rp3 juta per tahun untuk pendidikan SMA Sederajat, dan Rp 12 Juta per tahun untuk pendidikan S1 dengan catatan yang bersangkutan sudah menjadi peserta aktif minimal tiga tahun.

Berikutnya Jaminan Hari Tua, dananya bisa diambil oleh peserta sekaligus saat memasuki masa pensiun, cacat total tetap, berhenti bekerja ataupun meninggal dunia.

Salah seorang ahli waris penerima santunan, Murni, berterimakasih atas santunan yang diterima, ia berencana akan menggunakannya untuk membuka usaha kecil-kecilan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan biaya kuliah anaknya.

“Alhamdulillah anak saya juga menerima beasiswa, santunan ini sangat membantu apalagi setelah suami saya yang merupakan tulang punggung keluarga meninggal dunia,” ujarnya.

Syap

Hendrizal Anggota DPRD Agam Tutup Turnamen Gendesia CUP 21

0

Agam, investigasi.news

Dalam sambuttannya Hendrizal mengucapkan terimakasih kepada panitia yang mana telah sukses menyelenggarakan turnamen ini.
“Jadikanlah olah raga ini sebagai ajang pemersatu kita semua, baik yang muda, tua serta para peserta” harap Hendrizal.

“Selamat kepada pemenang dan seluruh time yang telah berprestasi di Gendesia Cup 2021 ini, semoga dengan berolahraga kita sehat dan mari kita perkuat persatuan dan kesatua untuk kedepannya. Tukasnya

“Salam olah raga”. Tutupnya.

Sementara Tokoh Muda Nagari Koto Rantang Fitrah Wahyudi (Chalifa) kepada awak media mengatakan Turnamen ini terselenggara atas dukungan Pj. Wali Nagari Ibu Maiferni yang merupakan Pegawai Kantor Camat Palupuh, serta lapisan masyarakat setempat.

Turnamen di tupup dengan pinal antara TIGER PASLA dari jorong pasia laweh Nagari pasia laweh vs BAHANA dari jorong Sariak laweh nagari nan v persiapan dan PERTISA dari Simaung mudiak nagri nan tujuah. Terang Owner Cv. Chalifa.

Pada final tersebut keluar juara 1 dari club Tiger Pasla, juara 2 Bahana serta ke
3.Perstisa tutupnya.

Ary

Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman Buka Bimtek Jitu Pasna Angkatan V

0

Padang, Investigasi.news

Bimbingan teknis Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitu Pasna) angkatan ke lima digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar), pada Senen (20/9) di Kyriad Bumiminang Hotel.

Acara dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan guna pencegahan pandemi COVID-19. Semua peserta dan panitia wajib lulus tes swab antigen.

Dikesempatan itu, Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan” Bahwa dalam penanganan situasi bencana semua unsur harus ikut terlibat, karena tidak bisa dilakukan tanpa kebersamaan” katanya.

Erman Rahman juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua peserta walaupun ada yang gagal mengikuti bimtek karena hasil tes swab reaktif.

“Walaupun semua yang hadir di Bimtek sudah lulus tes swab tapi jangan sampai menjadi lalai dengan Prokes, karena Covid-19 menyerang siapa saja tanpa memandang usia dan golongan” harap Erman Rahman.

Erman Rahman menyebut, “Sumbar merupakan wajah bencana di Indonesia karena semua bencana ada di Sumbar, seperti ancaman tsunami dari megatrust Mentawai, longsor dan banjir serta ancaman gempa,” sebutnya.

“Kita masih ingat akan bencana gempa 2009 yang dari peristiwa itu mengakibatkan 1.115 orang tewas dan 2.329 lainnya terluka, 279.000 bangunan mengalami kerusakan, serta berdampak pada 1.250.000 warga di kawasan,” paparnya.

“Semoga dengan digelarnya Bimtek ini peserta dapat melakukan hitung cepat pengkajian pasca bencana, dan dengan ini Saya selaku Kepala BPBD Sumbar membuka Bimtek ini, “ ujarnya.

Sc

Bimtek Jitu Pasna, Erman Rahman: Membantu Percepatan Pemulihan Pasca Bencana

0

Padang, Investigasi.news

Guna meminimalisir korban dan kerugian jika bencana datang melanda maka perlu kesiapsiagaan mitigasi bencana hingga penanganan pasca bencana perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. Termasuk bagaimana pelaksanaan percepatan pemulihan setelah bencana terjadi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Barat (Kalaksa BPBD Sumbar), Erman Rahman, ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis Hitung Cepat Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Bimtek HC Jitu Pasna) Sumbar Angkatan 5 di hotel Kyriad, pada Senin (20/9/2021).

“Bencana boleh datang, tapi korban harus diminimalisir. Karena itu mutlak diperlukan kesiapsiagaan,” kata Erman Rahman.

Ia tak menampik sebutan Sumbar sebagai salah satu ‘supermarket’ bencana di Indonesia. Berbagai jenis bencana dari laut hingga daratan seperti gempa dan tsunami, banjir, tanah longsor hingga kebakaran hutan rentan terjadi di daerah ini. Bahkan ke depan Sumbar dihadapkan dengan salah satu bencana yang tidak bisa dipastikan datangnya, namun mungkin saja bisa terjadi yakni gempa dan tsunami megathrust Mentawai.

“Menurut perkiraan, jika tsunami megathrust Mentawai terjadi akan berdampak pada 7 kabupaten dan kota serta 1 juta jiwa di daerah tersebut,” ungkap Erman.

Bertolak dari prediksi tersebut, kesiapsiagaan mulai dari mitigasi bencana hingga penanganan pasca bencana sangat diperlukan. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, namun segenap lapisan masyarakat juga dituntut berperan, salah satunya dalam hal penanganan pasca bencana.

Erman kemudian menyinggung penanganan bencana gempa tahun 2009. Menurutnya, saat itu terjadi kesimpangsiuran data pasca bencana yang berakibat bantuan dari pusat datang terlambat.

Kabid Rehab Rekon BPBD Sumbar Suryadi Eviontri pose bersama Pimprus SumatraZone, Ecevit Demirel, di ruang kerjanya. “Tentu kita harus belajar dari peristiwa tersebut. Penanganan pasca bencana membutuhkan data yang akurat. Dengan data yang akurat pemerintah pusat akan cepat menindaklanjuti,” terangnya.

“Nah, demi mendapatkan data cepat dan akurat seputar kerusakan dan kerugian akibat bencana, maka BPBD Sumbar menggelar Bimtek HC Jitu Pasna. Kemampuan yang diperoleh dalam bimtek bisa membantu percepatan pemulihan pasca bencana,” imbuhnya.

Sebelumnya, pembukaan Bimtek HC Jitu Pasna Sumbar Angkatan 5 Tahun 2021 dimulai dengan laporan ketua panitia Suryadi Eviontri yang juga Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kabid Rehab Rekon) BPBD Sumbar.

Dipaparkan Suryadi, kegiatan kali ini akan berlangsung selama empat hari, 20 hingga 23 September 2021, diikuti sekitar 115 peserta dari 4 daerah yakni Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan dan Kota Padang, ditambah 18 orang jurnalis.

Sc

Kembali, Rupiah di Senin Pagi Melemah

0

Jakarta, Investigasi.news

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan bergerak melemah seiring fokus pelaku pasar yang tertuju ke pertemuan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).

Rupiah pagi ini bergerak melemah 35 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp14.258 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.223 per dolar AS.

“Hari ini kemungkinan rupiah bisa melemah terhadap dolar AS karena pasar mengantisipasi hasil rapat kebijakan moneter bank sentral AS pekan ini pada Kamis dini hari. Pasar mencari petunjuk kemungkinan tapering pada akhir tahun ini,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Menurut Ariston, dengan belum adanya kepastian soal kebijakan tapering, pasar selalu waspada menjelang kegiatan The Fed ataupun data-data ekonomi penting AS.

Data-data ekonomi AS saat ini sudah membaik dan hal itu mendukung bank sentral untuk memulai kebijakan pengetatan moneternya.

Beberapa pejabat tinggi The Fed juga menyuarakan kemungkinan tapering pada akhir tahun. Nilai tukar utama dan regional juga terlihat melemah terhadap dolar AS pagi ini.

“Di sisi lain, membaiknya kondisi pandemi di Tanah Air yang menggerakkan kembali perekonomian, bisa menahan pelemahan rupiah terhadap dolar AS,” ujar Ariston.

Jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Minggu (19/9) bertambah 2.234 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,19 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 145 kasus sehingga totalnya mencapai 140.468 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 6.186 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,99 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 60.969 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 79,52 juta orang dan vaksin dosis kedua 45,13 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.280 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp14.220 per dolar AS.

Pada Jumat (17/9) lalu, rupiah menguat 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.223 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.(*)