Beranda blog Halaman 4925

Ada Mayat Di Pondok Ladang

0

Koto Baru. Investigasi.News

Masyarakat Koto Baru, kecamatan Kubung, Kabupaten Solok dan sekitarnya, digegerkan dengan penemuan Sesosok mayat dalam posisi duduk, Rabu, 25 Agustus 2021, di sebuah pondok ladang tampa pintu.

Mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga setempat bernama Wawan (40), disaat akan mengambil buah kelapa diladang tersebut, sekira pukul 10.00 Wib,

Menurut keterangan Wawan, sesampainya diladang tersebut, ia dikagetkan melihat kondisi mayat yang telah mengeluarkan aroma yang tidak sedap, dan dari kesaksiannya itu, Wawan segera melaporkan ke kepala Jorong setempat.

Beranjak dari hal tersebut, Wawan dan Kepala Jorong Ardi Sardi, segera melapor ke Polsek Kubung, dan dibantu oleh anggota dari Polres Solok, pihak kepolisian mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP), untuk melakukan evakuasi mayat.

Kapolres Solok, AKBP.Apri Wibowo, melalui Kasat Reskrim, Iptu.Rifki Yudha Ersanda, kepada awak media yang ada,membenarkan kejadian tersebut, dan diterangkannya, lokasi mayat ditemukan adalah disebuah pondok ladang yang berlokasi di Jorong Simpang Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Dalam melakukan evakuasi mayat, juga dibantu tim Unit Identifikasi Polres Solok, serta petugas Medis Puskesmas Selayo, dan disaksikan oleh Wali Nagari Koto Baru, serta kepala Jorong Simpang.

Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, diketahui Almarhum bernama Martius (67), warga Jorong Simpang Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, dan dugaan sementara korban meninggal karena sakit, dan pada tubuh mayat tidak ditemukan adanya tindak kekerasan.

Dari keterangan pihak Puskesmas Selayo, karena mengetahui kondisi jenazah, pihak keluarganya menyatakan tidak akan melakukan otobsi, dan hal itu diperkuat dengan surat pernyataan yang ditanda tangani.

(Gia Wiranda)

Gagas Pertemuan,Anggota DPRD Agam Syafril, SE, Dt Rajo Api Disambut IKLA di Pekanbaru

0

Agam, Investigasi.News

Rombongan Anggota DPRD Kabupaten Agam yang turut serta dalam kunjungan silaturahmi ini masing-masing ketua Komisi Syaflin ( PAN), Wakil Ketua Komisi Zulfahmi (dari Golkar), Mardisal Athan(PPP) Zulhendrif Bandaro Labiah (Gerindra), Feri Adrianto (Demokrat), Guswardi (PKS), Muhammad Ater Datuk Manambun (Berkarya) dan Syafril (Demokrat) ikut dalam rombongan Sekretaris Daerah Martias Wanto, Kepala BKPSDM Budi Perwira Negara dan kepala bagian Organisasi Roza Linda dan Sekretariat DPRD Kabupaten Agam Bustimar dan Meta.

Sementara itu, Syaflin ketua Komisi I Dprd Agam menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan dan pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) Provinsi Riau periode 2021-2026.

Selanjutnya, Syaflin mengatakan pertemuan dalam rangka bersilaturahmi dengan Pengurus IKLA Provinsi Riau yang di gagas oleh anggota Dprd dari Komisi I Syafril Dt Rajo Api dengan Mardisal Athan yang dilaksanakan di cafe Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, Selasa (24/08/2021).

Dikatakan, tidak itu saja, dari cara pengukuhan saja Syaflin melihat bagaimana semangat dalam pelaksanaan dengan mengundang tokoh-tokoh di Agam seperti Bupati dan jajarannya.

“Nah sekarang kami hadir dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam beserta anggota DPRD. Ini salah satu pertanda ada harapan baru di IKLA sebagai jembatan antara perantau dengan ranah kampung halaman”.

Syaflin berharap kepada IKLA Provinsi Riau sebagai salah satu wadah untuk berkumpul para perantau dalam menggali potensi, termasuk mengorbitkan para perantau dan bagaimana perantau itu terperhatikan. Sehingga membangun sukses dan sukses untuk hal-hal yang baru. Selain itu, akan memberi kontribusi untuk daerah atau kampung halaman bagaimana memberikan sumbang saran, pemikiran, ide-ide dan gagasan untuk kebaikan daerah. Tentu juga memberikan material kepada kampung halaman. 

“Karena bagaimana pun juga tradisi merantau bagi kita itu harapannya adalah bagaimana membangun kampung halaman, keluarga dan daerah secara umum,” harap Syaflin yang berasal dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Dari kepengurusan IKLA Provinsi Riau ini, imbuh Syaflin, terbangun jembatan antara Pemerintah Kabupaten Agam dengan IKLA. Karena memang banyak yang harus dikerjasamakan, bagaimana produk-produk daerah baik UMKM maupun pertanian, termasuk wisata hendaknya IKLA menjadi penyambung jembatan. Termasuk untuk mempromosikan bagaimana Agam dikenal dari luar, khususnya di daerah Riau. Sehingga orang Riau datang ke Kabupaten Agam. 

“Untuk diketahui, kita punya kelompok asosiasi pariwisata, asosiasi homestay dan asosiasi kuliner bagaimana ini kita coba perkuat di daerah nanti IKLA membantu promosi dan mengajak orang ke Kabupaten Agam. Karena ini salah satu yang kita harapkan untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan ekonomi kita di daerah,” ulas Syaflin.

(Daji)

Hebat ! Pembahasan KUA -PPAS Ditingkat Komisi Selesai Dalam Waktu 2 Hari

0

Kota Solok.Investigasi.News

Ketua DPRD Kota Solok, Hj.Nurnisma mengatakan, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2022 ditingkat komisi hanya membutuhkan waktu dua hari, terhitung sejak Selasa, 24 Agustus 2021 hingga Rabu 25 Agustus 2021, dan tepatnya pada Jumat, 27 Agustus 2021, lansung dilaksanakan pembahasan ditingkat gabungan komisi.

Menurut Hj Nurnisma, pembahasan KUA-PPAS dilaksanakan secara maraton bersama pemerintah yang menjadi Mitra kerjanya, dan pembahasan yang hanya membutuhkan waktu dua hari tersebut, bisa dilaksanakan, karena tiga komisi yang ada di DPRD kota Solok, memiliki mitra kerja yang cukup banyak.

Disebutkannya, komisi I DPRD Kota Solok, menangani 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komisi II sebanyak 11 OPD, dan komisi III sebanyaj 9 OPD.

Lebih jauh ketua DPRD yang terlahir dari partai Golkar tersebut mengatakan, dilakukannya pembahasan KUA-PPAS secara maraton, dan hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat, ditenggarai karena agenda anggota Dewan yang cukup padat, sehingga ditetapkannya, seluruh pembahasan akan rampung dalam waktu satu Minggu.

Dan dikatakannya, adapun agenda kegiatan yang dilaksanakan itu, adalah berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD kota Solok, pada Senin, 23 Agustus 2021, di sekretariat DPRD kota Solok.

Melanjutkan agenda pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2022 yang disampaikannya itu, ketua DPRD kota Solok menerangkan, setelah rapat internal gabungan komisi dilaksanakan pada Jumat, 27 Agustus 2021, pembahasan dilanjutkan oleh Badan Anggaran DPRD kota Solok bersama Tim Anggaran pemerintah daerah setempat, dimulai pada 28 Agustus 2021, hingga 31 Agustus 2021 yang akan datang.

Mengakhiri keterangan yang disampaikannya itu, ketua DPRD kota Solok mengatakan, agar jadwal atau agenda kegiatan yang telah disepakati tersebut dapat terlaksana sesuai waktu yang ditargetkan, telah ditegaskannya kepada seluruh OPD yang menjadi mitra kerjanya, agar Pro aktif dalam melaksanakan pembahasan, dan pada 1 September 2021, KUA-PPAS tahun Anggaran 2022 disepakati.

(Gia Wiranda/Bram)

Bekerja Siang Dan Malam, Ada Apa Dengan Gubernur Sumbar?

0

(Menjawab tulisan seorang akademisi )

Oleh : Safrudin,SS,MM 
Penggiat literasi Sumatra Barat/Ketua umum Forum Literasi Agam

Membaca tulisan seorang senior dan akademisi, teras utama Padang Ekspres/23/8/2021 dengan judul “Ada apa dengan Gubernur Sumbar?”, membaca paragraf demi paragraf bahkan hingga akhir tulisan dapat disimpulkan bahwa beliau mengingatkan Gubernur agar lebih berhati-hati dalam mengambilkan kebijakan terkait banyak hal, termasuk permohonan sponsor yang mestilah mempedomani berbagai regulasi agar tidak berpotensi mal administrasi dan bisa saja disalah gunakan oleh oknum tertentu.

Kritikan sangatlah penting untuk sebuah pemerintahan, terutama dilakukan oleh akademisi hal pertanda adanya kepedulian dan perhatian namun  tentunya diharapkan lebih berimbang dan netral memandang permasalahan tetapi jika tidak berimbang menimbang dan menilai atau justru melakulan sesuatu yang terkesan “framing”, opini penggiringan  suatu masalah yang berlebihan dan bahkan menyebutkan partai tertentu akan menggiring opini yang kurang baik, publik tentu akan menilai dan menimbang tentang sikap, pendapat dan objektivitas sebuah tulisan dan pemikiran seseorang dalam menilai permasalahan.

Untuk berimbang kita menilai bahwa penganggaran mobil dinas seharga 700 juta dan juga dibawah plafon anggaran dan dianggarkan sebelum beliau terpilih jadi Gubernur dan setujui oleh DPRD propinsi dan dengan mobilitas yang tinggi tentulah publik juga mafhum dan menerima seorang Gubernur mestilah memiliki kendaran yang sehat dan aman, tetapi karna situasi yang tidak pas saat ini banyak kritikan muncul dan Gubernur juga dapat mengarifinya dengan mengalihkannya untuk operasioanal penanggulangan covid 19, namun sisi lain yang juga perlu di perhatikan terdapat anggaran yang tidak terlalu _urgent_ seperti rehab rumah dinas ketua DPRD  yang mencapai hampir 7 milyar didiamkan saja, lalu pertanyaanya dimana sisi berimbangnya kita menimbang?

Seharusnya, jika mau sedikit objektif  dengan pilihan dan keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan mobnas barunya untuk operasional penanganan Covid 19 demi menjaga perasaan masyarakat Sumbar dan “sense of crysis” harusnya diberikan apresiasi dan pujian juga tapi demikianlah yang terjadi, baiknya seorang akademisi berdiri dan memandang dengan objektif juga permasalahan yang terjadi dan menghindar dari dinamika politik yang sedang berkelindan, publik juga mafhum masih ada pihak-pihak tertentu yang belum ikhlas menerima kemenangan Buya Mahyeldi menjadi Gubernur Sumbar

Terkait permasalahan pembuatan buku profil daerah untuk keperluan investasi, dapat kita mengaca pada berbagai daerah lain bahwa meminta dukungan pihak lain dengan keterbatasan dana APBD dengan menggaet para sponsor bukan sumbangan dan hal yang sama juga dilakukan diberbagai daerah seperti di kota Surabaya sebagaimana dikatakan seorang wartawan senior asal ranah minang Yousri Nur Raja Agam beliau Dewan Pakar PWI Jatim dan Pimpinan Media nasional yang terbit di Surabaya, beliau mengatakan malu mendengar bahwa hal-hal kecil dipermasalahkan di Sumbar, di Surabaya saja sudah mencetak buku dengan bantuan sponsor dan dikerjakan oleh pihak lain diluar OPD secara profesional, selanjutnya dapat kita baca pada web (www.sumatrazone.co.id)

Secara objektif publik bisa menilai upaya dan kerja keras Buya Mahyeldi dan Audy membangun Sumbar, sejumlah langkah yang ditempuh dan usaha gigih yang diperjuangkan dalam 100 hari kepemimpinan buya Mahyeldi memimpin Sumbar, Sumbar meraih juara terbaik 1 Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat nasional, dalam 100 hari berbagai kunjungan mentri dan wakil presiden ke Sumbar dan juga pertemuan Buya ke kementrian dalam rangka melakukan lobi dan pendekatan untuk pembangunan ranah minang.

Banyak kalangan pada awalnya pesimis dengan kepemimpinan Buya dan juga partai pengusung yang kerap bersebrangan politik di tingkat nasional tetapi justru Buya Mahyeldi mampu membuktikan bahwa ranah minang dengan kepemimpinan Buya siap berkolaborasi dan mendukung kebijakan pembangunan nasional yang ini terbukti dengan hadirnya mentri Suharso monoarfa kepala BAPENNAS dalam rangka rencana prmbangunan fly over sitinjau lauik, sport centre/stadion utama sikabu, revitalilasi danau maninjau, dan juga menjadikan geopark maninjau dan ngarai sionok menjadi Unesco global geopark.

Dicanangkanya pembangunan MONUMEN BELA NEGARA di lima puluh kota merupakan sebuah terobosan monumental yang gagas Buya Mahyeldi di ranah minang dimana rantai sejarah PDRI yang telah ditetapkan sebagai hari bela negara 19 Desember berdasarkan Keppres No 28/2006 akan terus dikenang sebagai tonggak sejarah berdirinya bangsa Indonesia, mimpi besar buya Mahyeldi tentunya disambut baik oleh masyarakat Sumbar.

Sangat banyak contoh bagaimana tangan dingin buya telah menepis angggapan atau kesan bahwa Sumbar tidak akan mampu berkordinasi yang baik dengan pemerintah pusat tetapi kenyataan berbicara lain, kunjungan Kemenko kemaritiman dan investasi Bapak Luhut Binsar Panjaitan, kunjungan Wapres Prof Ma’ruf amin, kunjungan Buya Mahyeldi dan wakil gubernur Audy ke berbagai kementrian dalam rangka lobi untuk pembangunan ranah minang yang lebih baik ke depan, lobi ke kementrian PUPR, kementrian pertanian, dan lain sebagainya serta dilanjutkanya proyek jalan tol trans Sumatra di Sumbar bisa menjawab keberimbangan informasi dan opini tentang buya Mahyeldi Gubernur Sumbar.

Kinerja Pemprov Sumbar dalam penangan Covid 19, dapat dilihat dengan berbagai kebijakan yang ambil Buya Mahyeldi baik soal adanya mobil SWAB keliling, pencanangan nagari tageh penanggulangan covid, pengawasan terhadap pemberlakuan PPKM diberbagai daerah di Sumbar, dalam hal pemberlakuan PPKM dapat dilihat bagaimana seorang Buya Mahyeldi sangat berhati-hati baik soal kebebasan masyarakat melakukan ibadah dengan membolehkan sholat id adha, dan berbagai kegiatan di rumah ibadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, begitu juga dampak ekonomi masyarakat Pemprov dengan kordinasi yang intensif dengan para Bupati dan Wali kota se Sumbar, termasuk kita lihat bagaimana Buya melobi ke daerah lain untuk mengantisipasi kekurangan oksigen di Sumbar.

Semoga banyak hal yang sedang berdinamika dapat menjadi ibroh bagi semua pihak terutama Gubernur Buya Mahyeldi yang baru memimpin Sumbar,  teruslah buya berbuat untuk Sumbar, lelah letih buya dapat dirasakan oleh masyarakat Sumbar, insya Allah rakyat Sumbar akan selalu mendoakan buya Mahyeldi siang dan malam agar bisa memimpin Sumbar yang lebih baik dan maju dan semua kritikan dan serangan kepada Buya Mahyeldi akan menjadi suplemen semangat untuk tetap bergerak membangun Sumbar, Semangat selalu Buya Mahyeldi, doa kami selalu.

Wallahua’lam bissawab

Penyanyi Legendaris Minang Elly Kasim Meninggal Dunia

0

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, Penyanyi Minang Legendaris asal Tiku, Kab.Agam, Sumatera Barat, Elly Kasim meninggal dunia, Rabu (25/8) dini hari.

Pelantun Ayam Den Lapeh itu diketahui meninggal dunia sekitar pukul; 03.48 WIB di Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun….Al fatihah. Musisi Legenda dan Pahlawan Budaya Indonesia yang kami cintai. Elly Kasim binti Ali Umar. Pada hari Rabu tgl. 25 Agustus 2021, Pkl. 3:48 pagi di RS. MMC – Kuningan, tulis salah satu kerabat

Tidak diketahui apa penyebab meninggalnya wanita 76 tahun tersebut. Namun, terakhir kali Elly Kasim yang kini memiliki usaha di bidang Wedding masih sempat membantu jalannya acara Malapeh Bujang serta Malam Bainai jelang pernikahan pasangan artis Lesti Andryani dan Rizky Billar.

Elly Kasim lahir di Tiku, Tanjung Mutiara, Agam, Sumatra Barat, 27 September 1944. Pada September ini berumur 77 tahun.

Elly Kasim yang merupakan penyanyi wanita Minang, dengan tembang karya-karya yang pernah dibawakan dan direkam yang berjumlah ratusan serta tidak sedikit pula yang menjadi hits di Indonesia pada jamannya.

Elly Kasim telah merilis kurang lebih 100 buah album solo. Ia juga tengah sibuk mengurusi wedding organizer khusus adat minang, dengan label Elly Kasim Collection.

Informasi meninggalnya Elly Kasim juga ramai dibicarakan di media sosial.

Seperti halnya dalam grup Facebook “Jaringan Perantau Minang Dunia” diumumkan kabar sang legendaris meninggal dunia.

BERITA DUKA

Inna lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun

Atas nama Keluarga Besar Minang Diaspora Network-Global turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Uni Elly Kasim Artis Legendaris Kebanggaan Masyarakat Minang Sedunia pada:

Hari Rabu
Tanggal 25 Agustus 2021.

Semoga diampuni dosa dosanya, diterima amal ibadahnya, diberi tempat yang mulia disisiNya dan semoga Keluarga Beliau diberi kesabaran, ketabahan dan keikhlasan Aamiin YRA

Hormat Kami

DR. Dino Patti Djalal
Presiden

Burmalis Ilyas
Direktur Eksekutif MDN-G

***

Proyek Jalan Kelok ‘S’ Kota Sawahlunto Terbilang Lamban

0
jalan

SAWAHLUNTO,INVESTIGASI.NEWS

Pelaksanaan pekerjaan proyek Jalan Kelok ‘S’ – Air Dingin (006) di Kelurahan Aurmulyo Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto yang dikerjakan rekanan CV Gunung Timbago bernilai Rp260 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 terbilang lamban.

Pasalnya, proyek dibawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sawahlunto dengan kontrak nomor: 10/BM-DPUPR/PJ-KSAD/SWL-2021 itu tertanggal 24 Mei 2021 baru pekan ini dikerjakan.

Terkait lambannya pekerjaan proyek Jalan Kelok ‘S’ – Air Dingin (006) ini tak dibantah Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR kota Sawahlunto Abadi Palusia, Selasa (24/8/2021)

Dia menyebutkan keterlambatan memulai pekerjaan ini karena ada perubahan administrasi terkait izin dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebab pemotongan lahan pekerjaan ini, lahan milik kejaksaan.

“ surat izin ini ada perubahan volume luas lahan yang dipotong, tentu harus menunggu. Dan minggu lalu sudah terima, maka langsung pekerjaan ini bisa dimulai ” sebutnya.

(T.Ab)

Nominasi ADWI, Nagari Sungai Batang Masuk 50 Besar

0

Agam, Investigasi.News

Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, masuk ketahapan 50 besar dalam Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Dikatakan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Syatria bahwa, dari 1.400 desa se Indonesia yang berkompetisi, mengerucut menjadi 300 besar, lalu 100 besar hingga terpilih 50 besar.

Nagari Sungai Batang menjadi satu dari empat nagari di Sumatera Barat yang bakal memperebutkan predikat bergensi dari ajang yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu.

Di Provinsi Sumatera Barat katanya lagi, ada empat desa yang lolos ke babak 50 besar. Selain Nagari Sungai Batang di Agam, ada Desa Wisata Kampung Minang Nagari Sumpu, Tanah Datar. Desa Wisata Seribu Gonjong, Lima Puluh Kota dan Desa Apar, Kota Pariaman.

“Alhamdulillah, Sungai Batang lolos hingga ke tahap nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, dengan satu-satunya perwakilan Agam itu, pihaknya berharap dukungan penuh dari masyarakat. Selain itu, jajaran OPD di Kabupaten Agam bisa lebih fokus menghantarkan Nagari Sungai Batang ke puncak klasemen.

“Kemudian dengan dukungan penuh Bapak Bupati Agam, Andri Warman dan seluruh OPD yang ada, kita optimis meraih predikat pada kompetisi Desa Wisata di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini,” ujarnya, Senin (23/8).

Agar persiapan lebih maksimal ulas Syatria, pihaknya akan menindaklanjuti untuk memperkuat Tim Pokdarwis dan Organisasi Kepemudaan yang ada di Sungai Batang.

Menurutnya, banyak penggerak yang telah melakukan aksi beberapa tahun ini, selain pokdarwis. Seperti Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya yang binaan langsung Camat Tanjung Raya.

Sementara itu, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengaku bangga atas prestasi yang diraih Nagari Sungai Batang. Dikatakanya, prestasi itu tidak lepas dari kerjasama semua pihak dan kepedulian bersama.

Menurutnya prestasi itu merupakan buah dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Agam bersama Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang melakukan pendampingan secara intens beberapa waktu terakhir dan empat bulan kedepan.

“Kami sangat bangga dan akan berusaha terus membantu perjuangan pemuda-pemudi Sungai Batang ini. Mengangkat potensi wisata religius dan budaya yang dimiliki secara maksimal. Dukungan semua pihak jelas sangat kita butuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UM Sumbar, Muhammad Abdi mengatakan, banyak pihak yang ikut serta membantu dalam mensukseskan sejumlah Nagari di Agam berkompetisi dalam ajang ADWI 2021 ini.

“Namun keberuntungan diperoleh Nagari Sungai Batang. Mungkin ada keunggulan tersendiri dari Kampung Kelahiran Buya Hamka ini. Sehingga berhasil lolos 50 nominasi Anugrah Desa Wisata Indonesia 2021 ini,” terangnya.


(Daji)

Gerak Cepat Dinas PUPR Kota Bengkulu

0

Bengkulu, Investigasi.News

Hujan deras yang hampir setiap menguyur Kota Bengkulu mengakibatkan terjadinya longsor dibadan jalan Sumur Dewa 3 menuju Hibrida 13. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman bersama Kabid dan staf bina marga langsung lakukan peninjauan lokasi guna mencari solusi dengan melakukan survei awalan. Selasa pagi (24/8/2021).

Noprisman mengatakan bahwa longsor dibadan jalan saat ini ukurannya cukup lebar, setelah dilakukan survei, secepatnya akan diperbaiki.

Lebih lanjut ia menyampaikan, untuk sementara waktu telah dipasang peringatan agar pengendara lebih berhati-hati ketika melintasi jalan itu guna memastikan keselamatan pengendara yang melalui jalan tersebut.

“Dinas PUPR sudah melakukan survei awal dan saat ini masih dilakukan perhitungan penanganan lonsoran tersebut, terutama rencana perbaikan dan langkah antisipatif terhadap lonsor susulan, insyaallah segera akan kita perbaiki,” Jelas kadis PUPR Kota Bengkulu. (R)

Pelatihan Pramuka Bentuk Karakter WBP Lapas Bukittinggi

0

Bukittinggi, Investigasi.News

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi bertekad menyiapkan mental dan spritual Warga Binaan Penasyarakatan (WBP) terutama saatnya nanti jika sudah berbaur kembali dengan masyarakat. Salah satunya dengan menggelar pelatihan Pramuka bagi WBP, Selasa (24/08/21). Dalam pelatihan ini, Lapas Bukittinggi bekerja sama dengan Kwartir Cabang Kabupaten Agam.

“Saya berharap kualitas kepramukaan akan tetap terjaga demi meningkatkan skill dan pengetahuan anggota Pramuka, khususnya WBP di Lapas Bukittinggi”, ujar Kepala Lapas Bukittinggi, Marten.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik Lapas Bukittinggi, Nova Herman, menjelaskan Pramuka merupakan salah satu kegiatan pembinaan bagi WBP yang berusia muda. “Semoga program kepramukaan di Lapas dapat meningkatkan pembentukan karakter bagi WBP di sini,” jelas Nova.

Nova mengatakan pelatihan Pramuka di Lapas Bukittinggi jumlah anggota Pramuka sekarang sebanyak 20 orang WBP. Diharapkan nantinya mereka akan menjadi motor penggerak geliat pramuka di Lapas Bukittinggi. Gugus Depan Lapas Bukittinggi pun ditargetkan akan diresmikan pada tahun ini. “Latihannya pun sesuai dengan program Pramuka pada umumnya seperti baris-berbaris, pasang tenda, serta sandi morse,” terang Nova.

Pada kesempatan yang sama, Pelatih dari Kwarcab Pramuka Kabupaten Agam, Kak Andri, mengaku antusias melatih Pramuka bagi WBP. “Kami sangat antusias ketika diajak bekerjasama oleh pihak lapas tentang pelatihan Pramuka ini. Saya pun berharap pelatihan ini akan membentuk karakter yang lebih baik demi kemajuan WBP tentunya,” tutup Andri.

(JR)

Bupati DRA Gencarkan Suntik Vaksin Covid-19 bagi Peserta Didik Muba

0

SEKAYU, Investigasi.News

Guna memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di Kabupaten Muba berjalan lancar. Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (24/8/2021) memulai pelaksanaan suntik vaksin perdana yang dikhususkan untuk pelajar jenjang SMP Sederajat atau usia 12 ke atas.

“Hari ini perdana dilakukan vaksinasi, kemarin perdana mulai diterapkan PTM terbatas, agar lebih aman selain tenaga pendidik yang diharuskan sudah divaksin, sekarang anak didiknya juga harus vaksin. Adapun jenis vaksin Sinovac yang disuntikkan bagi peserta didik karena sudah uji klinis vaksin Sinovac paling aman bagi remaja 12-17 tahun,”ujar Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA usai melakukan peninjauan vaksinasi bagi peserta didik tingkat SMP.

Kepala Daerah Inovatif ini menyebutkan, hari ini perdana akan dilakukan suntik vaksin kepada 128 peserta didik ditingkat SMP kelas IX SMPN 6 Unggul Sekayu. Dirinya juga berpesan kepada Dinas Kesehatan untuk lebih mengakselerasi suntikan perdana bagi anak-anak peserta didik.

“Alhamdullilah hari ini kita melihat langsung anak-anak peserta didik sudah divaksin dan aman tidak ada gejala apapun yang terjadi pada anak setelah dilakukan vaksinasi. Dengan begini kalau tenaga pendidik dan peserta didik sudah divaksin semua, maka PTM dengan menerapkan Prokes maka akan berjalan dengan aman dan lancar,”pungkasnya.

Lanjutnya, Pemkab Muba akan terus kebut vaksinasi bagi semua lapisan warga di Kabupaten Muba. Data terakhir tercatat jumlah remaja yang divaksin paling tinggi di Provinsi Sumsel yaitu Kabupaten Muba.

“Jadi kita akan terus mengejar herd immunity, kalau di tingkat satuan pendidikan ialah tenaga pendidik dan peserta didik, kita semua Pemkab Muba, TNI, Polri dan instansi lainnya termasuk semua nakes sebagai vaksinator akan terus bersemangat untuk mensukseskan program vaksinasi di Kabupaten Muba,”ucap Dodi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menjelaskan, target jumlah peserta didik yang akan divaksin hari ini sebanyak 128 peserta didik. Sasarannya peserta didik usia 12 tahun ke atas, dengan jenis vaksin Sinovac. Adapun target sasaran vaksin untuk remaja di Kabupaten Muba sebanyak 63.350 orang.

Salah satu peserta didik SMPN 6 Unggul Sekayu, Bayu Nugraha (13) menyampaikan rasa senang karena sudah disuntik vaksin, dirinya tambah senang karena disaksikan langsung oleh Bupati Muba.

“Senang sekali kami hari ini di suntik vaksin di saksikan langsung oleh Pak Bupati Dodi Reza, setelah divaksin tidak ada gejala apapun yang kami rasakan, alhamdullilah sehat-sehat saja,”ucap Bayu.

Peninjauan vaksinasi bagi peserta didik turut dihadiri Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba diwakili Kasat Binmas AKP Nofrizal Dwiyanto SH, Kajari Muba diwakili oleh Kasi Intel Abu Nawas SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musni Wijaya SSos MSi serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS, Camat Sekayu Taisir SSos dan Kepala Sekolah SMPN 6 Unggul Sekayu Muri Ahmad SPd MM.

(Mira)