Beranda blog Halaman 4927

Forum Anak Kabupaten Agam Gelar Podcast, Bupati Ikut Serta

0

Agam, Investigasi.news

Bupati Agam Dr. H. Andri Warman, ikuti podcast yang digelar oleh Forum Anak Kabupaten Agam, di Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, pada hari senin (23/8/2021).

Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Asnidawati mengatakan, podcast ini merupakan dialog interaktif spesial HUT RI ke -76, antara Forum Anak Kabupaten Agam, dengan Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

“Host pada podcast ini, langsung dari Fasilitator Forum Anak Kabupaten Agam, Alicia Cindy Miranda. Kegiatan ini mengangkat tema, Bersama Lindungi Anak (Berlian) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam,” jelasnya.

Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program dari Forum Anak Kabupaten Agam, dalam upaya memenuhi dan melindungi atas hak-hak anak.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk peran dan fungsi dari Forum Anak Kabupaten Agam sebagai pelopor pemenuhan dan perlindungan hak anak, mulai tingkat kabupaten hingga ke tingkat nagari.

Dijelaskan, kegiatan yang diinisiasi Forum Anak tersebut, merupakan salah satu penunjang untuk menjadikan Kabupaten Agam sebagai Kabupaten Layak Anak.

(Daji)

Musni Wijaya; PTM Hanya Berlangsung 2 Jam

0

MUBA, Investigasi.News

Aktifitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas bagi SD-SMP sederajat di Musi Banyuasin dimulai. Dikesempatan hari perdana ini, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Dengan di dampingi Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, Musni Wijaya,S.Sos MSi menyempatkan diri memantau secara langsung beberapa SD-SMP di Kota Sekayu yakni diantaranya di SMP Negeri 1 Sekayu dan SD Negeri 3 Sekayu,Pagi Senin (23/08/21).

Bupati Muba melakukan peninjauan didampingi Wakil Ketua DPRD Muba H Rabik SH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIk MSi, Kajari Muba diwakili oleh Kasi Intel Abu Nawas SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musni Wijaya SSos MSi serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS.

“Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai ketentuannya. Sekolah sudah melaksanakan ketentuan yang ada. Siswa sudah menggunakan masker, tempat cuci tangan sudah ada dan siswa di kelas juga diberi jarak,” ujar Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA,di tengah peninjauan.

Dikatakannya, hari perdana dilaksanakan sekolah PTM terbatas, merupakan simbol hasil dari perjuangan selama ini untuk mengupayakan PTM terbatas, akhirnya bisa dimulai hari ini. Setelah kriteria dan syarat yang telah ditetapkan bersama, hari ini peserta didik SD dan SMP Se Kabupaten Muba yang sudah memenuhi kriteria dan syarat bisa melaksanakan sekolah PTM terbatas.

“Hari ini kita lihat langsung, bagaimana anak-anak SD dan SMP dengan semangatnya bisa belajar di sekolah dan tentu dengan segala upaya telah dilakukan pihak sekolah dan harapan semua orang tua telah direalisasikan,”ucapnya.

Lanjut Dodi,”kami harapkan setelah satu bulan berjalan kita akan mengevaluasi kembali pelaksanaan tersebut, kemungkinan jam belajar ditambah kemudian frekuensi atau ada hal-hal yang menjadi pelajaran bagi kita untuk memeperbaiki kondisi kedepan, sehingga bobot pembelajaran secara fisik disekolah ini bisa lebih besar dibandingkan sekolah daring, dengan syarat jangan sampai kasus-kasus timbul dari pembelajaran di sekolah ini,”pungkasnya.

Kepala Daerah Inovatif se Indonesia ini menerangkan, bagi siswa yang tidak boleh mengikuti proses KBM secara tatap muka, mereka tetap mendapatkan pelajaran yang sama yakni semua materi yang diberikan oleh guru ke siswa di sekolah akan dikirimkan langsung ke siswa via online.

“Jadi, mereka tidak akan ketinggalan materi pelajaran. Karena pihak sekolah setiap hari mengirimkan materi pelajaran ke siswa yang bersangkutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Musni Wijaya SSos MSi, pelaksanaan PTM terbatas dilaksanakan dengan peserta didiknya dibagi, ada yang hadir langsung kesekolah, ada juga yang sekolah secara daring, dan PTM hanya berlangsung 2 jam, ada yang jam 07:30 – 09:30 dan 10:30 – 12 : 30.

Lanjut Musni,”Untuk sekolah tingkat SD dibagi, hari Senin – Selasa kelas 5 dan 6, hari Rabu – Kamis kelas 3 dan 4, Jum’at – Sabtu kelas 1dan 2. Sementara untuk tingkat SMP hari Senin – Selasa kelas IX, hari Rabu – Kamis kelas VIII, dan hari Jumat – Sabtu Kelas VII. Kalau nanti dari hasil evaluasi berjalan dengan bagus, protokol kesehatan baik, tidak ada terjadi kasus yang terpapar COVID-19 dari PTM terbatas ini maka akan kita beri reward, kita tingkatkan sekolah tatap muka, rencananya tingkat SMP Kelas IX dan 50 persen kelas VIII pada hari Senin-Rabu, Kelas VII dan 50 persen kelas VIII pada hari Kamis – Sabtu. Sementara tingkat SD hari Senin – Rabu kelas 4, 5 dan 6, hari Kamis – Sabtu kelas 1, 2 dan 3,”Papar Musni.

(Mira)

Anggota Polisi Resor Musi Banyuasin Polda Sumsel Diberhentikan Dengan Tidak Hormat

0

Muba, Investigasi.News

Lagi, Satu Anggota Polisi Resor Musi Banyuasin Polda Sumsel, menjalani Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Senin (23/08/21).

Kapolres Musi Banyuasin Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M. Si mengatakan, PTDH ini dilakukan sudah melalui Tahapan – Tahapan yang telah dilalui. Berupa sanksi hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun kode etik Kepolisian.

“Tingkatkan terus semangat menjadi anggota Polri, sehingga menjadi tauladan di masyarkat dan ditengah keluarga” Katanya.

Lanjutnya, keputusan PTDH ini sudah melalui pertimbangan – pertimbangan yang telah dilakukan. Alamsyah juga berharap agar anggota nya bisa mengambil hikmah serta pelajaran dari Upacara PTDH ini.

“Tegur dan ingatkan sesama anggota baik itu senior maupun yunior, jika ada yang menyimpang” Tegasnya di lapangan Upacara lagi tadi.

Polisi polres muba tersebut bernama Bripda Suhandi Cahaya dengan kasus Disersi selama 3 (tiga)bulan berturut-turut dan melakukan pelanggaran disiplin lebih dari 3 (tiga) kali.

“Mari kita bekerjasama dengan baik, yang terpenting adalah kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Tebarkanlah selalu kebaikan dimana pun rekan rekan berada” Kata Kapolres dalam arahannya.

(Mira)

Bupati DRA bersama Forkompimda Mengecek PTM Perdana SD-SMP di Muba

0

SEKAYU, INVESTIGASI.News

Aktifitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas bagi SD-SMP sederajat di Musi Banyuasin dimulai Senin Senin (23/8) pagi. Dikesempatan hari perdana ini, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyempatkan diri memantau secara langsung beberapa SD-SMP di Kota Sekayu yakni diantaranya di SMP Negerk 1 Sekayu dan SD Negeri 3 Sekayu.

Bupati Muba melakukan peninjauan didampingi Wakil Ketua DPRD Muba H Rabik SH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIk MSi, Kajari Muba diwakili oleh Kasi Intel Abu Nawas SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musni Wijaya SSos MSi serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS.

“Dari hasil peninjauan, Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai ketentuannya. Sekolah sudah melaksanakan ketentuan yang ada. Siswa sudah menggunakan masker, tempat cuci tangan sudah ada dan siswa di kelas juga diberi jarak,” ujar Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.

Dikatakan, hari perdana dilaksanakan sekolah PTM terbatas, merupakan simbol hasil dari perjuangan selama ini untuk mengupayakan PTM terbatas, akhirnya bisa dimulai hari ini. Setelah kriteria dan syarat yang telah ditetapkan bersama, hari ini peserta didik SD dan SMP Se Kabupaten Muba yang sudah memenuhi kriteria dan syarat bisa melaksanakan sekolah PTM terbatas.

“Hari ini kita lihat langsung, bagaimana anak-anak SD dan SMP dengan semangatnya bisa belajar di sekolah dan tentu dengan segala upaya telah dilakukan pihak sekolah dan harapan semua orang tua telah direalisasikan,”ucapnya.

Lanjut Dodi, “kami harapkan setelah satu bulan berjalan kita akan mengevaluasi kembali pelaksanaan tersebut, kemungkinan jam belajar ditambah kemudian frekuensi atau ada hal-hal yang menjadi pelajaran bagi kita untuk memeperbaiki kondisi kedepan, sehingga bobot pembelajaran secara fisik disekolah ini bisa lebih besar dibandingkan sekolah daring, dengan syarat jangan sampai kasus-kasus timbul dari pembelajaran di sekolah ini,”pungasnya.

Kepala Daerah Inovatif se Indonesia ini menerangkan, bagi siswa yang tidak boleh mengikuti proses KBM secara tatap muka, mereka tetap mendapatkan pelajaran yang sama yakni semua materi yang diberikan oleh guru ke siswa di sekolah akan dikirimkan langsung ke siswa via online.

“Jadi, mereka tidak akan ketinggalan materi pelajaran. Karena pihak sekolah setiap hari mengirimkan materi pelajaran ke siswa yang bersangkutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Musni Wijaya SSos MSi, pelaksanaan PTM terbatas dilaksanakan dengan peserta didiknya dibagi, ada yang hadir langsung kesekolah, ada juga yang sekolah secara daring, dan PTM hanya berlangsung 2 jam, ada yang jam 07:30 – 09:30 dan 10:30 – 12 : 30.

“Untuk sekolah tingkat SD dibagi, hari Senin – Selasa kelas 5 dan 6, hari Rabu – Kamis kelas 3 dan 4, Jum’at – Sabtu kelas 1dan 2. Sementara untuk tingkat SMP hari Senin – Selasa kelas IX, hari Rabu – Kamis kelas VIII, dan hari Jumat – Sabtu Kelas VII. Kalau nanti dari hasil evaluasi berjalan dengan bagus, protokol kesehatan baik, tidak ada terjadi kasus yang terpapar COVID-19 dari PTM terbatas ini maka akan kita beri reward, kita tingkatkan sekolah tatap muka, rencananya tingkat SMP Kelas IX dan 50 persen kelas VIII pada hari Senin-Rabu, Kelas VII dan 50 persen kelas VIII pada hari Kamis – Sabtu. Sementara tingkat SD hari Senin – Rabu kelas 4, 5 dan 6, hari Kamis – Sabtu kelas 1, 2 dan 3,” jelasnya.(Mira)

Tak Kenal Lelah, Demi Kemajuan Kab.Agam Bupati AWR Jemput Aspirasi Masyarakat

0

Agam. Investigasi.News

Bupati Agam, Dr.Andri Warman, MM selepas menjalani dinas luar daerah langsung sambangi masyarakat Agam di berbagai daerah pada Senin (23/08).

Daerah yang menjadi sambangan Bupati diantaranya sedang melakukan senam sehat pada pagi hari di Koto Marapak Nagari Biaro Gadang.

Lanjut untuk Bertemu sekaligus menjemput Aspirasi dalam acara temu ramah bersama tokoh masyarakat Nagari Padang lua. Tak hanya itu, Bupati Agam yang kerap disapa AWR ini melanjutkan perjalanan ke Matur dalam Kegiatan menghadiri pengajian pimpinan daerah Aisyah Kabupaten Agam di aula lawang Park Kecamatan Matur.

Bupati Agam yang dulunya juga merupakan dosen Univ.Trisakti Jakarta ini melakukan kunjungan langsung ke Kampung Inggris Lawang yang membentuk kerjasama dengan kampung Inggris di Pare.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Agam mengatakan,”hadirnya kampung Ingris di Kabupaten Agam merupakan sebuah langkah tepat untuk kita semua dalam membangun Agam yang lebih maju kedepannya.

“Kita menciptakan Kabupaten Agam memiliki generasi emas yang tumbuh dengan kecakapan ilmu serta kekokohan budaya serta keteguhan ilmu maupun pengamalan Agamanya, kita yakin dan percaya, Agam akan lebih maju kedepannya.

Dengan rasa cinta, Kepedulian dan rasa saling tolong menolong serta kokohnya kerjasama pemerintah daerah dengan masyarakat Agam baik di daerah maupun perantau. Seperti kata pepatah ninik mamak kita, Duduak Surang Basampik-sampik, Duduak Basamo Balapang-lapang”, tambah beliau.

Selepas Mengunjungi Kampung Inggris, Bupati Agam mengunjungi rumah masyarakat Agam di Kecamatan Matur. Rumah tersebut dihuni oleh Budi yang menderita Tumor Kaki. Bupati Agam dalam menjenguk Saudara Budi ini didampingi istri Beliau Ny.Yennita Andri Warman selaku Ketua TP- PKK Agam dan Juga hadir Wakil Ketua TP-PKK Agam Ny. Nila Kartika Irwan Fikri beserta rombongan pengurus PKK Kabupaten Agam.

“Kita sangat prihatin dengan Kondisi Budi dan Kita baru tau selepas berkunjung ke daerah ini, Insyallah Besok Kita akan lansung mengantar Budi Ke Rs.M.Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang lebih intensif.” Kata Bupati Agam

(Daji/Bram)

Kasus Covid-19 Menurun, Rupiah Menguat

0

Jakarta, Investigasi.News

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan, ditutup menguat ditopang penurunan kasus harian COVID-19 di dalam negeri.

Rupiah ditutup menguat 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.413 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.453 per dolar AS.

“Ada penguatan sedikit di rupiahnya hari ini ya. Sentimen tapering memang santer pengaruhi pasar, tapi kelihatannya masih menunggu kepastian nanti di Jackson Hole,” kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Menurut Nikolas, apabila di acara Simposium Tahunan Kebijakan Ekonomi di Jackson Hole, Wyoming, AS, nanti The Fed memberikan sinyal baru, dolar AS bisa menguat dan berdampak ke nilai tukar rupiah.

Untuk lokal, Nikolas melihat efek turunnya kasus harian COVID-19 yang cukup signifikan menjadi sentimen positif bagi rupiah.

“Ada harapan roda ekonomi bisa kembali berputar. Sementara itu, Indonesia baru saja kedatangan tambahan dosis vaksin. Kalau saya melihatnya ini jadi sentimen ke rupiah,” ujar Nikolas.

Di Tanah Air, jumlah kasus harian COVID-19 terus menurun di mana pada Minggu (22/8) mencapai 12.408 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,98 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 1.030 kasus sehingga totalnya mencapai 126.372 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 24.276 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,55 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 306.760 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.435 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.408 per dolar AS hingga Rp14.435 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menguat ke posisi Rp14.415 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.464 per dolar AS.

(Aye)

DPRD Agam Gelar Rapat Paripurna Penyampaian KUPA-PPAS Perubahan APBD 2021

0

Agam, Investigasi.news

DPRD Kabupaten Agam menggelar rapat peripurna penyampaian Nota Penjelasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021, di Aula Utama DPRD setempat, Senin (23/8).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Agam Novi Irwan, didampingi Wakil Ketua Irfan Amran, dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, Forkopimda, Anggota Dewan dan Kepala OPD baik secara langsung maupun virtual.

Dalam penyampaian Nota Penjelasan tersebut, Wakil Bupati Agam mengatakan KUPA-PPAS Perubahan 2021 disusun untuk mengakomodir dan sekaligus melakukan penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Ia juga mengatakan untuk pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2021 direncanakan 1 triliun 417 miliar 937 juta rupiah lebih. Jumlah tersebut turun 1,28 persen atau 18 miliar 455 juta rupiah lebih dari target awal APBD 2021 sebesar 1 triliun 436 miliar 392 juta rupiah lebih.

“Untuk belanja sendiri, pada perubahan APBD tahun 2021 ini sebesar 1 triliun 529 miliar 710 rupiah lebih. Jumlah tersebut bertambah 0,44 persen atau sebesar 6 miliar 690 juta rupiah lebih dari APBD awal,” ujarnya.

(Daji)

Era Industri 4.0 Dikhawatirkan Menggerus Nilai-Nilai Kemanusiaan

0

Jakarta, Investigasi.News

Dunia pendidikan saat ini sedang mengalami masalah yang serius. Dengan perubahan Ilmu Pendidikan dan Teknologi (Iptek) yang sangat cepat dan kompleks.

Hal inilah yang menuntut untuk lebih mempersiapkan secara matang dalam menghadapi perubahan dunia yang serba cepat ini. Society 5.0 sedang hangat-hangatnya diperbincangkan.

Penulis dari Alumni Universitas Padjadjaran Program Doktoral, Nanda Dwi Riskia mengatakan bahwa era super smart society (society 5.0) yang diperkenalkan Pemerintah Jepang pada tahun 2019 lalu adalah sebuah tindakan antisipasitif dari gejolak disrupsi akibat revolusi industri 4.0.

“Akibat revolusi industri 4.0 menyebabkan ketidakpastian yang kompleks dan ambigu (VUCA). Dikhawatirkan invansi yang dapat menggerus nilai-nilai karakter kemanusiaan yang dipertahankan selama ini,” jelas Nanda.

Menurut Nanda, dalam menghadapi era society 5.0, dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Selain pendidikan, tambah dia, beberapa elemen dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan seluruh masyarakat juga turut andil dalam menyambut era society 5.0 mendatang.

“Untuk menjawab tantangan Revolusi industri 4.0 dan Society 5.0 dalam dunia pendidikan diperlukan kecakapan hidup abad 21 atau lebih dikenal dengan istilah 4C (Creativity, Critical Thingking, Communication, Collaboration),” papar Nanda.

Sementara itu, lanjut Nanda, di abad 21 kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh pelajar adalah memiliki kemampuan 6 Literasi Dasar (literasi numerasi, literasi sains, literasi informasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewarganegaraan).

“Tidak hanya literasi dasar namun juga memiliki kompetensi lainnya yaitu mampu berpikir kritis, bernalar, kretatif, berkomunikasi, kolaborasi serta memiliki kemampuan problem solving. Dan yang terpenting memiliki perilaku (karakter) yang mencerminkan profil pelajar pancasila seperti rasa ingin tahu, inisiatif, kegigihan, mudah beradaptasi memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kepedulian sosial dan budaya,” ulasnya.

Nanda menuturkan, kehadiran Society 5.0 dalam masyarakat adalah solusi untuk menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era Revolusi industri 4.0 seperti Internet on Things/internet untuk segala sesuatu.

(Rel/Ism)

Walikota Solok Sampaikan KUA-PPAS Tahun 2022

0

Solok, Investigasi.News

Walikota Solok, Zul Elfian Umar melaksanakan presentasi dalam rangka penyerahan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Penyusunan Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2022 kepada DPRD di Ruang Rapat Besar Sekretariat DPRD Kota Solok, Senin (23/8).

Acara tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Solok,Hj.Nurnisma.SH,serta Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng dan Bayu Kharisma, turut dihadiri oleh seluruh Anggota DPRD Kota Solok lainnya.

Dalam presentasinya, Walikota Solok, Zul Elfian Umar menyampaikan rancangan KUA-PPAS ini memuat rancangan program prioritas Pemko Solok untuk tahun 2022. Rancangan KUA-PPAS ini berdasarkan hasil Musrenbang yang disesuaikan dengan program jangka menengah dan program jangka panjang daerah.

Kebijakan umum APBD pada dasarnya memuat kondisi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, kebijakan pembiayaan daerah dan strategi pencapaiannya.

Sedangkan PPAS disusun untuk menetapkan skala prioritas pembangunan daerah, prioritas program pada masing – masing urusan dan plafon anggaran sementara masing – masing perangkat daerah untuk pendapatan belanja daerah dan belanja program atau kegiatan sesuai dengan tupoksi dan target kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sedangkan KUA dan PPAS perubahan APBD disusun untuk mengakomodasi perkembangan yang terjadi dalam tahun anggaran berjalan.
“Pada kesempatan ini Pemerintah Daerah menyampaikan kepada DPRD secara resmi KUA-PPAS tahun 2022 untuk kita bahas dan disepakati secara bersama,” tutur Walikota yang turut didampingi oleh Asisten serta Pimpinan OPD.

Sementara itu,Ketua DPRD Kota Solok,Nurnisma.SH mengatakan bahwa KUA-PPAS Pemko Solok akan segera dibahas secara bersama antara eksekutif dan legislatif.
“Insya Allah, besok akan segera kita jadwalkan dalam rapat Bamus untuk agenda pembahasan KUA-PPAS bersama DPRD Kota Solok dan Pemko Solok melalui Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Lanjutnya, “tentunya pihak dewan akan mempelajari nanti dalam pembahasan apakah pos-pos belanja sudah memenuhi syarat tentang belanja yang diarahkan dan sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang urusan wajib Pemerintahan.

“kami berharap anggaran yang dibahas nantinya bisa lebih berkualitas dan tepat sasaran serta dapat bermanfaat secara kongkrit untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bram

80 Warga Binaan Lapas Bukitinggi Diberi Bekal Pelatihan Bakery

0

Bukittinggi, Investigasi.News

Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi diberikan pelatihan manufaktur berupa pembuatan kue, Senin (23/08/2021).

Pelatihan bakery dilakukan bekerjasama dengan CV. Jasa Indah Mandiri dari Pekanbaru dan WBP akan dilatih oleh instruktur profesional bersertifikasi. Direktris CV. JIM, Irni Oktavia, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program pelatihan kemandirian WBP ini dan berharap kegiatan pembuatan kue dapat terus dikembangkan agar skill yang telah didapat tidak hilang dimakan waktu.

“Hari ini pelatihan resmi dibuka, kami berharap kegiatan pelatihan dapat berjalan lancar sesuai rencana dan Warga Binaan bisa mengikuti arahan dari instruktur dengan baik,” ujar Kalapas Bukittinggi, Marten.

Kemudian karena masih masa pandemi Covid-19, Marten juga berpesan kepada jajarannya agar dalam pelaksanaan pelatihan selalu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan selalu mencuci tangan sebelum memulai aktivitas.

“Nantinya, kita juga akan memproduksi kue secara kontinyu untuk kebutuhan intern di dalam Lapas sendiri dan semoga dapat bersaing dengan produk sejenis,” sambung Marten.

Kegiatan ini merupakan bentuk program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Bukittinggi. Program kegiatan pembinaan kemandirian rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan untuk memberikan keterampilan kepada warga binaan.

“Setelah mengikuti pelatihan Warga Binaan diberi sertifikat tanda lulus sehingga apabila nantinya mereka kembali ke masyarakat diharapkan bekal keterampilan tersebut bisa bermanfaat untuk berwirausaha minimal skala home industry,” kunci Marten.

(JR)