Beranda blog Halaman 4952

Tim Satopspatnal Lapas Padang Geledah Blok Hunian, Petugas Temukan Ini

0

Padang, Investigasi.News

Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang kembali melakukan penggeledahan terhadap badan dan kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (22/7/2021) malam. Giat rutin ini dipimpin langsung oleh Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Rusdi yang merupakan Koordinator Tim Satopspatnal, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Bagus Dwi Siswandono dan diikuti oleh jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Padang.

Kasi Adm. Kamtib Rusdi mengatakan bahwa razia tersebut digelar sebagai upaya penanganan serta pencegahan penggunaan narkoba, ponsel, dan barang-barang terlarang lainnya oleh WBP di dalam lapas. “Demi mewujudkan Lapas Padang yang bersih dari Halinar, segala upaya pemberantasan barang terlarang akan terus digelar. Tetap waspada dan hati-hati dalam melaksanakan penggeledahan”, ujar Rusdi saat memberi pengarahan sebelum giat dimulai.

Lebih lanjut, Ka. KPLP Bagus Dwi Siswandono juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya, seluruh jajaran khususnya jajaran pengamanan berkomitmen akan terus upayakan pemberantasan terhadap barang terlarang di dalam lapas. “Baik itu dalam giat razia atau tidak, seluruh jajaran pengamanan baik itu JFU maupun regu pengamanan telah berkomitmen untuk berantas barang terlarang di dalam lapas,” jelasnya.

Meskipun tidak ditemukannya satupun ponsel dan narkoba, petugas berhasil menyita beberapa potongan besi, gelas kaca, charger HP, pemanas air, sendok besi, seutas kabel dan beberapa barang terlarang lainnya. Seluruh hasil sitaan dicatat dan dilaporkan yang kemudian dilakukan pemusnahan. Kegiatan penggeledahan blok hunian WBP berlangsung dengan tertib dan kondusif tanpa menimbulkan keributan dan gejolak.

“Sesuai atensi Kalapas Era Wiharto, Tim Satops Patnal beserta jajaran Kamtib dan KPLP akan melakukan razia secara insidentil maupun rutin lebih giat lagi dan memusnahkan barang terlarang dari barang temuan penggeledahan guna mencegah timbulnya gangguan kamtib di dalam Lapas Kelas IIA Padang,” tambah Ka. KPLP Bagus Dwi Siswandono usai razia digelar. (Rel/Ag)

Wah, Dua Pejabat Berpengalaman di Dukcapil Tak Lolos Tiga Besar Cakadis Dukcapil

0

SAWAHLUNTO, Investigasi.News

Tahapan penjaringan Calon Kepala Dinas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kota Sawahlunto terbilang luar biasa. Pasalnya dua orang pejabat berpengalaman didinas ini yang ikut sebagai bakal calon diantara tak lolos ketahap tiga besar.

Kedua bakal calon itu adalah Sekretaris Dinas Dukcapil Sawahlunto Nasratul Choiria yang hampir delapan tahun sebagai Sekretaris didinas ini dan Aljukri Papua yang lebih enam tahun sebagai Kepala Bidang didinas ini harus terhenti pasca keluar surat keputusan Panitia Seleksi nomor 36/PANSEL-JPT-SWL/2021 yang meloloskan Andy Rastika, Zamril dan Dodi Febrizal.

Terkait hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIB ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sawahlunto Guspriadi tak dapat berkomentar luas karena dirinya tak ikut sebagai anggota tim panitia seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka kota ini.

“ saya tak masuk dalam tim pansel jadi tak dapat menjelaskan secara detail tentang hasil seleksi tahap ini. Silahkan langsung tanyakan kepada Setdako yang juga ketua Tim pansel” kata Guspriadi usai keluar surat pengumuman ini.

Guspriadi hanya menjelaskan tahapan yang akan dilalui oleh bakal calon selanjutnya yakni wawancara serta mengajukan tiga calon Kadis Dukcapil ini ke Kemendagri.

Selain seleksi calon Kadis Dukcapil juga digelar penyaringan calon Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan yang pada tahap tiga besar meloloskan Henny Purwaningsih, Yulianti dan Desismon.

(T.Ab)

Ketua Fraksi PKS Minta Kepariwisataan Berlandaskan Halal Tourism

0

Safrudin; Itu Sejalan Dengan Nilai Ditengah Masyarakat

Agam, Investigasi.News

Kabupaten Agam yang bervisikan Agam Madani mestilah menjadi landasan setiap kebijakan pembangunan, begitu juga pembangunan kepariwisataan. Hal tersebut jika tidak dilakukan, tentu tidak akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Karena nantinya hal tersebut akan berbenturan dengan nilai yang hidup ditengah masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Safrudin ketua Fraksi PKS yang juga anggota pansus RPJMD 2021-2026 dihadapan Bupati Agam Bapak Dr.Andri Warman beserta tim RPJMD Kab Agam, pada Minggu (18/7). Itu disampaikan saat sedang berlangsungnya rapat pembahasan Ranperda RPJMD yang diadakan di Hotel Balcone gadut Kab Agam.

“Pembangunan pariwisata sebagaimana menjadi prioritas Bupati Agam terpilih mestilah berlandaskan Syariah atau “Halal Tourism”, sebab dalam dokumen RPJMD belum jelas tertera, hanya menyebut “Green tourism, edukasi, agro, olah raga dan budaya lokal” ungkap Safrudin yang juga politisi PKS 4 priode di Agam.

Sementara itu, kepada tim RPJMD Agam Safrudin menyampaikan bahwa Pemda tidak perlu ragu menjadikan syari’ah sebagai landasan pariwisata, sebab secara nasional sudah menjadi kebijakan kementrian pariwisata untuk mendukung pariwisata halal/halal tourism, apalagi Agam masyarakatnya kuat memegang Adat dan syara’ dengan falsafah minang ABS SBK (adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah.

“Apalagi kami melihat ada rencana untuk membangun proyek pariwisata prestisius berupa kereta gantung di maninjau, kebun binatang di Canduang dan Masjid terapung di pantai Tiku, maka hal tersebut sangatlah bagus untuk menjadi daya tarik dalam menarik peminat wisatawan ke Agam, namun mestilah wisatawan yang datang dan pengusaha wisata memperhatikan nilai Syariah”, ungkap Safrudin.

Dalam kesempatan tersebut, Safrudin juga mengusulkan pada RPJMD 2021-2026 proyeksi kenaikan PAD sebagai lambang kemandirian daerah, “lima tahun terakhir rata-rata PAD Agam hanya 118 milyar atau 7,6% dari total APBD, maka saya mengusulkan proyeksi kenaikan rata-rata 10% dari total APBD dengan membenahi sarana, SDM dan teknologi” imbuh Safrudin.

Daji

Pasca Ditemukan 10 Kg Sabu, Polres Muba Kantongi Identitas Pelaku

0

Muba, Investigasi.News

Setelah berhasil menemukan 10 bungkus   sabu didalam mobil Daihatsu Terios, yang mengalami tabrakan di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi tepatnya di Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Muba, Minggu (11/07), sekitar pukul 22.00 WiB lalu, Satres Narkoba Polres Muba sudah mengetahui indentitas pelaku, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berstatus Buronan (DPO).

“Adanya tabrakan antara mobil Terios putih dengan mobil Box Muatan Indah Cargo Mitsubhisi Diesel Box dengan Nopol B 9424 FXS. Mendapat Informasi tersebut Kaposlantas mendatangi TKP, setelah sampai korban Lakalantas Sopir Kendaraan Mobil Daihatsu Terios sudah tidak ada lagi, yang ada hanya Sopir dari kendaraan Mobil Truk Box Muatan Indah Cargo Mitsubhisi Diesel Box,” kata Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, melalui Wakapolres Kompol Irwan Andeta SIK MH, Kamis (22/07).

Kemudian sambung Irwan, akibat kejadian tersebut didapat kecurigaan di dalam Daihatsu Terios, Dimana sopir yang melarikan diri, dari keterangan Sopir Truk Box ada 2 (Dua) orang yang kelur dari Mobil tersebut. Yang sempat berbicara kepadanya mengalami Luka dan Kepala Pusing. Kedaraan langsung dibawa ke Polsek Tungkal Jaya agar dilakukan Penggeledahan bersama. Satres Narkoba.

“Ketika di geledah ditemukan Barang Bukti 10 (Sepuluh) Bungkus Kantong Plastik Warna Hijau Merk “Guanyinwang”, dengan Berat 10 (Sepuluh) Kilogram, diduga Narkotika Jenis Sabu yang tersimpan  di dalam Box dinding Kiri dan Kanan Belakang Mobil, kemudian ditemukan juga Barang Bukti  1 (Satu) Lembar Bukti Transfer ATM,” tambah Irwan serta Kasatres Narkoba AKP Jonroni Hasibuan SH, Kanit 1 Iptu Hermanto SH, dan Paur Humas Iptu Indra Jaya SH.

Lanjutnya, Satres Narkoba langsung melakukan Penyelidikan terkait dengan Barang Bukti yang ditemukan. Dari keterangan Saksi Sopir Truk Box muatan Indah Cargo Irsal (42) warga Jalan Buton RT 021 desa Payo Lebar, kecamatan Jelatung Kota Jambi, bahwa ia Pertama Kali melihat tidak jelas Sopir atau Penumpang dengan Kepala Pusing dan Bicara mau ambil Minuman arah Belakang Mobil.

“Lalu orang kedua keluar dari Mobil dengan Luka di Leher Akibat Kecelakaan menanyakan kepada saya dimana teman saya tadi, dan saya jawab ada dibelakang Mobil mencari minuman. Setelah datang dari Pihak Kepolisian Lalu Lintas kedua orang tersebut tidak diketahui lagi kemana perginya. Kedua orang tersebut didapatkan Ciri-cirinya adalah sebagai Penumpang Tinggi Badan 170 CM, Rambut Pendek, Kulit Putih Postur Tubuh Kurus. Sebagai Sopir Tinggi Badan 165 CM, Memakai Topi, Kulit Hitam Manis, Ada Luka dileher, Badan Berisi, Memakai Baju Kaos Warna Hitam, Celana Pendek,” urai Irwan.

Masih menurut Irwan, dari Penyelidikan terkait dengan Kendaraan Daihatsu Terios Warna Putih Nopol B 1962 EFY dari Data Aplikask Samsat Online dan Aplikasi E-MP pemilik Kendaraan Saufitri Mahmudah, warga Jalan Dana Mahalona Blok B5 RT004/RW021, kelurahan Mekar Sari, kecamatan Cimanggis Kota Depok. Didapat keterangan dari saudara perempuannya Soraya (48), membenarkan bahwa pernah tinggal di rumahnya dan juga benar Kendaraan Daihatsu Terios Warna Putih Nopol B 1962 EFY kendaraan milik adiknya.

“Dari penelusuran didapatlah keterangan bernama Irfan Akmal Benar sudah membeli Kendaraan Daihatsu Terios dari Penjual Ihdarwani. Kendaraan tersebut sudah dijualnya Kembali melalui Aplikasi OLX kepada Pembeli Tengku Syarifudin yang berada di Kota Medan Seharga Rp105.000.000,- Berikut dengan Lampiran Bukti Transfer kepada Pembeli,” ungkap Irwan.

Pihak Satres Narkoba Polres Muba juga melakukan Penyelidikan dengan Track Hasil Bukti Transfer yang ditemukan di Dalam Kendaraan Daihatsu Terios Berupa 1 (Satu) Lembar Bukti Transfer ATM Anidar dari Gerai ATM yang berada di Kota Pekanbaru, pada saat dilakukan Pengecekan melalui Nomor Rekening 72770100007429530 Bank BRI, pemilik Rekening berada di dusun Bleng Jambo Lubok, kecamatan Indra Makmur, kabupaten Aceh Timur.

“Satres Narkoba Polres Muba dengan di Back Up Jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel menuju Aceh Timur menelusuri alamat serta Kontak Pemilik Rekening BRI Anidar, didapat keterangan bahwa ia adalah Perangkat Desa beralamat di Lobak Aceh Timur dari Keterangannya ATM BRI miliknya dipinjam oleh Tetangganya Mursidah dengan alasan bahwa Suami dari Mursidah ingin Mentransfer Uang untuk mempermudah Proses Jual Beli Getah Karet, saat ini ATM dipegang oleh Suaminya.” paparnya.

Setelah dilakukan Croscek dengan Foto serta Identitas Pelaku dan Keterangan dari Saksi Sopir Truk Muatan Indah Cargo Nopol B 9424 FXS yang sempat berbicara dengan Sopir Kendaraan Daihatsu Terios Nopol B 1962 EFY yang ditemukan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu. ‘’Hasil Penyelidikan dan Penyidikan Kuat Pelaku adalah Abdul Mahdi bin Husenben (Alm) saat ini Diterbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO),” tambahnya.

Pelaku merupakan Jaringan Bandar yang Berasal dari Kota Aceh akan dijerat dengan Pasal Primer 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2), dengan Ancaman Hukuman Mati Seumur Hidup atau Penjara Minimal 6 Tahun Maksimal 20 Tahun.

“Dari Barang Bukti Narkoba yang disita dengan jumlah Nilai Rupiah diperkirakan Sebesar Rp. 10 Miliar, maka Aparat Kepolisian berhasil menyelamatkan : 40.000 Anak Bangsa dari Penyalahgunaan Narkotika, dengan Rasio 0,25 Gram yang di Konsumsi oleh 1 Orang,” pungkasnya.

(Mira)

Lindungi Semua Pasien Isoman COVID-19, Muba Keluarkan Panduan Khusus

0

SEKAYU, INVESTIGASI.News

Hingga 18 Juli 2021 sebanyak 212 warga Musi Banyuasin melakukan isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19. Rinciannya, 183 orang ber-KTP Muba dan 39 orang luar Muba.

Isolasi mandiri direkomendasikan bagi orang yang dinyatakan positif COVID-19 melalui rapid antigen dan tidak bergejala. Lama isolasi 10 hari setelah ada gejala atau positif ditambah 3 hari setelah bebas dari gejala demam.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan penyembuhan pasien terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif COVID-19 melalui isolasi mandiri di rumah dapat dilakukan dengan efektif jika pasien melakukan panduan yang mengacu pada penerapan protokol kesehatan.

“Mereka ini (pasien isoman COVID-19) kita hargai, jangan kita kucilkan, karena mereka sedang berjuang melawan penyakit, dan berjuang jangan sampai orang sekitarnya terjangkit,” ujar Kadinkes dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan, kelurahan serta Isolasi Mandiri (Isoman Care) di Kabupaten Muba yang dipimpin Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi secara virtual, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Kamis (22/7/2021).

Lanjutnya orang yang kena COVID-19 tanpa gejala dalam 10 hari pasien tersebut tidak akan terjadi lagi penularan kalau sudah isoman. “Yakinlah bahwa itu (COVID-19) sudah hilang,” tandasnya.

Kemudian dr Azmi memaparkan kondisi terkini perkembangan COVID-19 dan upaya yang akan dilakukan di kabupaten Muba peta zonasi resiko bahwa saat ini status Kabupaten Muba telah menurun dari resiko tinggi ke sedang.

“Artinya segala upaya yang kita lakukan sudah menunjukkan hasil. Untuk itu kami ucapkan terima kasih ke satgas kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa.
Tapi kita harus tetap waspada karena varian virus yang baru sudah masuk,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan mengenai status Kabupaten Muba, berada di status Zona Orange baru turun dari Zona Merah, yang artinya semua kegiatan yang mengundang kerumunan masih belum di perbolehkan.

Dikatakannya rakor tersebut fokus memberikan petunjuk isolasi mandiri bagi masyarakat terpapar COVID-19 yang perlu dibantu dan dilindungi.

“Kita ingin di semua wilayah hukum Muba, bagi yang terkonfirmasi positif kita jaga dan lindungi. Pada saat isoman ini memerlukan tambahan gizi, perlu tempat dan pengawasan,” kata Apriyadi.

Khusus kepada Satgas COVID-19 tingkat Desa, ia menegaskan 8% dana desa wajid digunakan untuk penanganan COVID-19, selain bantuan langsung tunai yang harus digelontorkan desa untuk masyarakat.

“Karena orang yang terkena COVID-19 ini bukan aib, kalau ada masyarakat kita isolasi mandiri tolong dibantu. Dan menurut kami tidak harus dari pemerintah kabupaten, desa juga bisa,” tuturnya.

Rakor turut dihadiri Kasdim 0401 Muba M Daud, Kabag OPS Polres Muba Zulkifli, Kepala BPBD Muba Jonni Martohonan selaku Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Muba, Organisasi Perangkat Daerah terkait, para camat, lurah, kepala desa, dan puskesmas secara virtual.

Adapun pedoman isoman diantaranya :
Syarat Isoman Care, usia dibawah 45 tahun, tidak memiliki komorbid, dan tanpa gejala. Syarat rumah, tinggal di kamar terpisah, ada kamar mandi di dalam rumah, dan sirkulasi udara berjalan baik.

Hal yang wajib dilakukan saat menjalani Isoman Care, yakni tetap dikamar dan dapat dihubungi, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau pakai hand sanitizer, menggunakan masker ganda dengan benar saat keluar kamar, melakukan prosedur kebersihan lingkungan, kemudian memanfaatkan fasilitas PSC 119 aplikasi android “Sirine Muba” atau menghubungi nomor 0812 3000 119 atau menghubungi fasyankes terdekat dan menghubungi Satgas COVID-19.

Selanjutnya mengkonsumsi multivitamin dan minuman herbal peningkat imunitas tubuh dan melaksanakan kegiatan harian.

(Mira)

Audiensi PT BSRE Dengan Bupati Asahan

0

ASAHAN, Investigasi.News

Bupati Asahan Asahan H. Surya, BSc didampingi Wakil Bupati Asahan, Kepala Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu menerima audiensi PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE) di Ruang Kerja Bupati Asahan, Kamis (22/07/2021).

Dalam audiensi ini Finance Director PT BSRE Nobutshu Arai didampingi oleh R Siahaan(GM Adminitration), L Sihotang (Sr Advisor Plasma), M Zulkarnaen (Mgr Plasma) dan Johny T (Mgr Plasma) mengatakan tujuan dari audiensi ini ialah bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Selanjutnya kami jajaran Management-Staf dan Karyawan PT BSRE mengucapkan selamat atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Asahan, semoga bersama rakyat sukses membangun Kabupaten Asahan lebih maju kedepannya.

Selain itu beliau juga mengatakan PT BSRE yang bergerak di bidang Usaha Perkebunan Karet yang berada di Kecamatan Bandar Pulau, selama ini menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Beliau menambahkan dalam menjalankan aktivitas kami selalu berusaha membangun hubungan kerjasama serta membantu masyarakat sekitar berupa penyaluran CSR meliputi perbaikan sarana jalan umum, bantuan bantuan donasi ke masyarakat dan rumah ibadah.

“Saat ini kami juga sedang membangun kemitraan dengan masyarakat petani Karet di Asahan dan petani binaan PT BSRE sebagai area Plasma. Dan kami juga membuka pintu bagi masyarakat petani Karet untuk bemitra dengan PT BSRE dalam bentuk kerja sama membangun kebun karet masyarakat, sehingga harapan kami kedepannya adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat petani karet secara umum,” ucap beliau.

Kami juga telah melakukan penandatanganan kerja sama kemitraan dengan 2 Kelompok Tani yang berada di Desa Marjanji Aceh Kecamatan Aek Songsongan yaitu Koperasi Simbur Barokah Jaya dan Kelompok Tani Sukadame seluas 76 Ha. Dimana kami akan memberikan bimbingan teknis berupa training dan penyuluhan kepada petani dan serta menyalurkan bantuan material bibit dan sarana produksi kepada Koperasi/ Kelompok Tani tersebut.

Menutup pembicaraannya beliau berharap bantuan dan suport Pemerintah Kabupaten Asahan untuk membantu kami memperpanjang HGU kami yang akan berakhir pada awal tahun 2023.

Dikesempatan ini Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan selama ini PT BSRE telah menjalin hubungan yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Asahan. Kami menilai PT BSRE cukup baik dalam menjalankan aktifitasnya dan menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar.

Terkait tentang perpanjang HGU, PT BSRE dapat melakukan komunikasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan tentang mekanisme perpanjangan HGU tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu beliau berharap CSR yang dikeluarkan nantinya oleh PT BSRE dapat membantu masyarakat sekitar, seperti membangun jalan yang akan digunakan oleh masyarakat sekitar.

“Saya yakin dengan keberadaan PT BSRE ditengah-tengah masyarakat, besar manfaat yang didapat oleh masyarakat Kabupaten Asahan terkhusus masyarakat sekitar,” Tutup Bupati Asahan.

(Adi)

Mudahkan Pelaku Usaha Urus Izin, DPMPTSP Pasaman Gelar Bintek OSS

0

Pasaman, Investigasi.News

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pasaman gelar bimbingan teknis tata cara pengoperasian aplikasi Online Single Submission (OSS) tahun 2021, di Hotel Arumas Lubuksikaping, Kamis (23/7/2021).

Bintek diikuti 50 orang peserta dari unsur pelaku usaha, pelaku pariwisata, organisasi jasa konstruksi, dan ketua serta pengurus organisasi profesi se-Kabupaten Pasaman.

Bupati Pasaman diwakili Asisten Administrasi Umum, Djoko Rifanto dalam sambutannya menilai perizinan melalui OSS ini sangat tepat dalam melayani kepentingan masyarakat.

“OSS mempermudah proses perizinan sesuai dengan tuntutan dunia usaha, pekembangan teknologi serta persaingan global guna mendukung investasi yang berkelanjutan,” kata Bupati.

Dijelaskan, OSS merupakan mekanisme perizinan usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS atas nama Menteri, Pimpinan Lembaga, Gubernur, Bupati, Wali Kota.

“Perizinan dilakukan secara elektronik yang terintegrasi dengan payung hukumnya berupa Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik,” terangnya.

Dengan sistem ini membuat proses perizinan menjadi lebih mudah dikarenakan menggunakan satu portal nasional, satu identitas perizinan berusaha (NIB), dan satu format izin berusaha (Izin Usaha dan Izin Operasional/Komersial).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Pasaman, Yusnimar mengatakan ruang lingkup dan tujuan penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dalam berusaha, dan kerjasama antara SKPD terkait diperlukan dalam sistem OSS ini.

Asrul narasumber dari DPMPTSP Sumbar, menjelaskan tentang penyempurnaan sistem OSS, seperti perubahan fitur dan tampilan sistem OSS, sehingga memerlukan penyesuaian dari user (pelaku usaha).

“Kendala dalam sistem OSS masih ada, namun akan terus disempurnakan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid PSIDP Puji Radial dalam laporan menyebut materi yang disampaikan berupa Penyelenggaraan Perizinan di daerah, Tata cara Pengoperasian Aplikasi OSS bagi para pelaku usaha (teori dan praktek), serta diakhiri diskusi dan tanya jawab.

“Bintek digelar sehari, dengan tetap menjalankan aturan Protokoler Kesehatan Covid-19 selama pelaksanaannya.

(Ris)

Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Dinas Pendidikan, Bupati dan Wakil Bupati Asahan Sampaikan Hal ini

0

ASAHAN, Investigasi.News

Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan mengadakan vaksinasi covid-19 kepada Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Kabupaten Asahan, Kamis (22/07/2021).

Pelaksanaan vaksinasi yang diadakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan ini ditinjau langsung oleh Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S. Sos, M. Si.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Drs. Sofian, M. Pd yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Elfina Br. Taringan, MKT mengatakan bahwa jumlah Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang mengikuti vaksinasi hari ini berjumlah 300 orang.

“Hari ini Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menyedikan 30 vial vaksin covid-19 yang disediakan untuk 300 orang Tenaga Pendidikan dan Kependidikan di Kabupaten Asahan yang diperuntukan kepada Tenaga Pendidik Paud, TK, SD dan SMP, baik itu negeri maupun swasta yang belum melakukan vaksinasi covid-19,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.

Beliau juga mengatakan jumlah Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berjumlah 7823 orang, dimana 4743 orang telah melakukan vaksinasi covid-19.

“Dan untuk hari ini 300 orang Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang melakukan vaksinasi covid-19 tahap pertama ialah Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang berada di Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kota Kisaran Timur, Sei Dadap, Rawang, Air Joman, Pulau Bandring, Sei Kepayang Sei Kepayang Barat, Setia Janji, Simpang Empat dan Rahuning,” tutup beliau.

Disela-sela peninjauannya Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan kepada petugas vaksinasi agar memberikan pelayanan terbaik kepada tenaga pendidik yang mengikuti vaksinasi covid-19.

Dan kepada para Tenaga Pendidik dan Kependidikan beliau mengatakan agar jangan takut untuk di vaksin, karena vaksin ini telah diuji oleh tenaga ahli.

(Adi)

Kominfo Muba Bagikan Daging Qurban Untuk TKK

0

Muba, Investigasi.News

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyembelih satu ekor sapi kurban di halaman kantor Dinkominfo Muba, Rabu (21/7/2021).

Penyembelihan sapi ini disaksikan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Muba Herryandi Sinulingga AP, Sekretaris Dinkominfo Hj Nurzahrawati SPd MT dan pejabat lainnya, secara terbatas sesuai protokol kesehatan COVID-19.

Herryandi menyatakan sangat bersyukur karena tahun ini instansinya masih diberikan kesempatan untuk berkurban hewan sapi. “ segenap pegawai Dinas Kominfo bersyukur masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga bisa berkurban tahun ini walupun masih pandemi COVID-19,” tutur dia.

Sapi tersebut merupakan insiatif setiap ASN maupun Tenaga Kerja Kontak (TKK) di Dinas Kominfo. Kegiatan ini insyaallah rutin akan dilaksanakan setiap tahunnya.

Sementara itu Sekretaris Dinkominfo Hj Nurzahrawati SPd MT menambahkan, penerapan protokol kesehatan dalam penyembelihan hewan kurban dilakukan, dan diharapkan dapat berlangsung aman dan sesuai tuntunan Agama Islam, sekaligus meminimalkan risiko penularan virus corona.

Daging kurban tersebut dibagikan kepada Tenaga Kerja Kontak (TKK), para cleaning service, penjaga kantor dan dimasak untuk makan-makan bersama di kantor. Dirinya berharap pada tahun yang akan datang, hewan kurban ini akan terus bertambah jumlahnya sehingga bisa menjangkau lebih banyak masyarakat kurang mampu.

“Inti berkurban ini bukan pada masalah kemampuan individu, tapi lebih pada niat yang ikhlas untuk saling membantu sesama,” ucapnya.

Salah satu TKk Dinkominfo Muba Leli Ustalia mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada segenap Dinas Kominfo, atas diterimanya daging kurban bersama rekan-rekan TKK lainnya juga.

“Alhamdullilah kami seluruh TKK Dinkominfo bersyukur tahun ini dapat rejeki dibagikan daging kurban. Semoga setiap tahunnya Dinas Kominfo selalu dilimpahkan rezeki yang berkah sehingga dapat melaksanakan pemotongan kurban setiap tahunnya,”ungkap Leli.

(Mira)

SIRENE MUBA Melaju Babak 23 Besar Inovasi Nasional

0

Duel Lawan Badan Riset dan Inovasi Nasional Kategori Inovasi Replikasi

Sekayu MUBA, Investigasi,News

Setelah melampaui berbagai penilaian administrasi hingga faktual di lapangan, inovasi SIRENE MUBA (Sistem Informasi Emergensi Terpadu) Dinas Kesehatan Musi Banyuasin berhasil melaju hingga babak final. Dari 23 inovasi yang berhasil lolos sebanyak 21 kategori inovasi umum dan khusus sedangkan 2 peserta lain adalah inovasi replikasi. Musi Banyuasin yang mengusung Sirene Muba satu-satunya wakil Sumatera Selatan di ajang ini dan bersaing dengan lawan tangguh yakni Badan Riset dan Inovasi Nasional.BRIN melalui Lembaga Biologi Molekular Eijkman memajukan Inovasi bertajuk Replikasi Waspada COVID-19 Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (WASCOVE). Uji keunggulan masing-masing inovasi ini akan digelar Jumat, (23/7/2021) mulai 10.00 WIB secara daring (zoom meeting). Kepastian status Sirene Muba maju diajang penentuan setelah diterimanya pengumuman nomor: B/153/PP.00.05/2021
19 Juli 2021 tentang Verifikasi dan Observasi Lapangan Virtual KIPP 2021.

Menurut Kadinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah, Selasa, (20/7/2021) ke 23 inovasi yang berhasil masuk merupakan inovasi terpilih yang memiliki keunggulan berbeda. Pada penilaian Kunat mendatang Azmi mempersiapkan penjelasan cara kerja inovasi dan kegunaannya.

“Inovasi bertujuan memangkas bisnis dan mepercepat urusan dan pelayanan. Indeks keberhasilan salah satunya ditandai adanya peningkatan pelayanan baik dari segi waktu, hasil dan kepuasan masyarakat. Teknologi dan sistem informasi digital penting namun itu hanya alat mempermudah kinerja. Goal dari inovasi Sirene Muba adalah efektif efisien,” terang Azmi.

Di hadapan tim penilai inovasi, Sirene Muba juga akan diiuji secara nyata lewat simulasi inovasi.

“Kemungkinan ada peragaan bagaimana cara kerja, hasil penerapan inovasi hingga menunjukkan bagaimana layanan kepada stakeholder. Kita akan jelaskan dengan jejaring layanan yang sudah dimiliki Muba dan terintegrasi semisal mobil khusus antar jemput pasien. Moda antar jemput pasien berupa bus ini secara gratis mengantar ke rumah sakit dan memulangkan ke rumah pasien,”bebernya.

Perjalanan Sirene Muba hingga sejauh ini dimulai ketika berhasil masuk 10 besar terbaik finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021. Capaian Pemkab Muba dalam layanan ambulan gratis dan kegawatdaruratan 24 jam ini dikukuhkan panitia KIPP Kementrian PAN/RB nomor B/112/PP.00.05/2021 pada 16 Juni 2021 tertanggal 16 Juni 2021.

Inovasi Sirene Muba didisain untuk mempermudah akses masyarakat pada pemenuhan hak dasar yakni layanan kesehatan. Diluncurkan sebelumada kompetisi dan sudah dijalankan sejak 26 Nopember 2019.

Program layanan ini sesuai arah pembangunan yakni peningkatan sumber daya manusia, peningkatan mutu layanan serta bukti komitmen Pemkab Muba yang selalu hadir di tengah warganya. Seperti yang ditunjukkan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin selalu fokus pada kesehatan masyarakat. Sirene Muba ikut kompetisi inovasi seiring pengumuman MenPAN/RB yang mengadakan KIPP. Saat itu inovasi ini masuk 20 besar terbaik.

Tentang PSC 119 SIRENE MUBA, adalah layanan ambulans gratis dan kegawatdaruratan medik pra rumah sakit 24 jam berbasis aplikasi android. Implementasinya, saat masyarakat memencet tombol gawat darurat atau emergency button pada aplikasi Sirene Muba maka petugas akan merespon dan mengirimkan bantuan medis yg dibutuhkan.

Untuk memperluas jangkauan, PSC 119 juga melayani homecare atau panggilan darurat medis di rumah. Untuk langkah ini Pemkab Muba menyediakan bus rujukan pasien rawat jalan. Tak hanya lewat aplikasi berbasis android, Pemkab Muba melalui Finkes Muba membuka layanan telepon GSM di nomor 0812-3000-119.

Sebagai instrumen pelayanan, program Sirene Muba dirancang mampu menjangkau seluruh wilayah Muba yang akan direspon cepat oleh petugas puskesmas dan petugas kesehatan di desa. Sejak diluncurkan program ini sudah melayani 3000an panggilan baik melalui aplikasi maupun saluran telepon.

Sirene Muba ikut lomba Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) KemenPAN/RB melalui Bagian Organisasi pada April 2021. Lalu 20 Mei 2021 diumumkan lulus administrasi dan pada 17 Juni 2021 diumumkan masuk urutan 10 Besar TOP 15 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2021 dari 1.619 proposal yg masuk se Indonesia yg terdiri dari 3 kategori yaitu Umum, Replikasi dan Khusus.

(Mira)